Direktur SDM dan Diklit Pimpin Serah Terima Area Power House Gedung Kanker

Manado,GN— Kegiatan Join Survey sekaligus serah terima lahan area Power House kepada pelaksana pekerjaan Gedung Kanker, PT Hutama Karya (HK), dilaksanakan pada Rabu (5/11/2025) tadi siang.

Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang mewakili pihak manajemen rumah sakit memimpin acara serah terima.

Acara serah terima ini turut dilakukan join survey antara tim teknis RSUP Kandou dan pihak kontraktor PT Hutama Karya untuk memastikan kesiapan serta sinkronisasi terkait hasil kerja yamg dicapai.

Sesuai laporan progres sampai minggu ke-46, pekerjaan telah mencapai 42,531% dengan deviasi positif, menunjukkan capaian yang melampaui target rencana kerja.

Direncanakan untuk target topping off struktur dijadwalkan terlaksana di minggu kedua bulan November. Ini tentu seiring dengan percepatan penyelesaian konstruksi bangunan di beberapa bagian gedung utama.

Dengan kegiatan ini diharapkan memperlancar seluruh tahapan pembangunan Gedung Kanker RSUP Kandou Manado.

Gedung ini akan menjadi pusat layanan unggulan untuk pasien kanker di Sulawesi Utara dan tentunya untuk wilayah Indonesia Timur. (sisco)




Edukasi Kesehatan, “Kelainan Refraksi” dalam Rangka World Sight Day 2025

Manado,GN – Dalam rangka memperingati World Sight Day 2025, RSUP Prof dr RD Kandou melalui Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) menggelar kegiatan Edukasi Kesehatan bertema “Kelainan Refraksi” Jumat (10/10/2025) di ruang tunggu Poliklinik Bedah RSUP Kandou.

Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Christian Modeong, S.I.Kom, selaku Penanggung Jawab Instalasi Promosi Kesehatan sekaligus MC acara, dengan Mohamad Sahroni, Amd.RO sebagai narasumber, seorang refraksionis optisi yang berpengalaman dalam bidang pemeriksaan dan koreksi penglihatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua KSM I K Mata, dr. Herny Poluan, Sp.M, dan Dr. dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp.M, ChM, FICS, dokter spesialis mata RSUP Kandou, yang juga turut memberikan penjelasan dan menjawab pertanyaan dari pasien yang hadir.

Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan pentingnya mengenali kelainan refraksi seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), dan astigmati. (*/sisco)




Stok Obat di RSUP Kandou Tahun 2025 Relatif Aman

Manado,GN – Memasuki tahun 2025 stok obat di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado masih relatif aman, artinya aman dalam taraf tertentu atau tidak mutlak.

Hal ini dikatakan Direktur Utama RSUP Kandou Manado melalui Manager Pelayanan Penunjang Nurliah Arsham, S.Si,Apt, MARS ketika ditemui awak media ini diruangan kerja, Kamis (20/2/2025).

Manager Pelayanan Penunjang,Nurliah Arsham,S.Si,Apt,MARS (foto : Gemparnews)

“Untuk stok obat tahun 2025, relatif aman. Seperti tahun lalu RSUP Kandou tetap komitmen melaksanakan pelayanan di rumah sakit, baik itu pasien BPJS maupun non BPJS,” kata Nurliah.

Lanjut Nurliah menjelaskan, meskipun tahun ini ada efisiensi anggaran namun harapan kami tidak berimbas kepada penyediaan obat obatan, karena obatan itu vital untuk pelayanan pasien.

” Kalaupun kemudian ada hambatan – habatan itu karena ada mekanisme yang harus rumah sakit ikuti ketetapan dari kementerian yaitu mekanisme konsolidasi. Jadi kalau selama ini pengadaan obat obatan mengacu pada pembelian via e-katalog, sekarang harus melihat hasil – hasil konsolidasi dari kementerian kesehatan,” jelasnya.

Nurliah mengatakan terkait pembelian obat pihaknya harus melihat perbedaan harga konsolidasi dan e-katalog.
“Inikan terus bergulir, jadi rumah sakit harus melihat apakah ada perbedaan harga dari harga konsolidasi dengan e- katalog. Jika harga konsolidasi itu lebih murah maka harus mengacu dari harga konsolidasi dengan negosiasi pada distributor,” ucapnya.

“Nah ini akan memakan waktu sedikit lama dan sedikit akan mengganggu penyediaan obat. Tetapi saya yakin teman teman pengadaan di rumah sakit akan tetap berupaya agar pelayanan terhadap pasien tidak terganggu,” tandasnya. (sisco)




RSUP Kandou Bakal Miliki Gedung Kanker 12 Lantai, Jehezkiel Panjaitan : Rencananya Juli atau Agustus Peletakan Batu Pertama

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bakal miliki gedung kanker 12 lantai. Pembangunan gedung ini untuk menambah sarana dan prasarana dan menjawab kebutuhan pelayanan prima bagi masyarakat yang datang di RSUP Kandou.

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH (foto: Gemparnews)

Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,MARS,SH kepada media Gemparnews.com ketika ditemui diruangan kerjanya mengatakan rencana peletakan batu pertama pembangunan gedung kanker 12 lantai akan di laksanakan antara bulan Juli dan Agustus mendatang. Selain dibangun gedung kanker juga berbarengan dengan dua gedung lainnya yang saling berdekatan di RSUP Kandou Manado.

“Direncanakan peletakan batu pertama pada bulan Juli atau Agustus 2024 mendatang, untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker. Jadi ada tiga bangunan rencana akan kita bangun di sini tapi yang paling besar pembangunan gedung kanker ada 12 lantai,” kata dr Jehezkiel, Kamis (27/6/2024).

Lanjut kata dr Jehezkiel, lahan yang akan disiapkan untuk pembangunan gedung kanker 12 lantai terletak di parkiran depan RSUP Kandou Manado. ” Lahan itu nantinya menjadi tempat pembangunan gedung kanker 12 lantai, sesuai dengan maps dan sambil kita juga siapkan pembangunan dua gedung lainnya yang saling berdekatan,” jelas dr Jehezkiel.

Menurut dr Jehezkiel, pembangunan tiga gedung yang saling berdekatan ini gunanya untuk konektivitas antar ruangan gampang diakses. ” Kalau gedungnya berdekatan tentunya rumah sakit ini konektivitas atau integrasinya antar ruangan lebih gampang diakses,” tukasnya.

Pembangunan gedung kanker 12 lantai ini untuk peletakan batu pertama direncanakan dilakukan oleh Presiden atau menteri. “Sesuai wacana dan rencana, bapak presiden atau menteri atau juga Irjen yang akan melakukan peletakan batu pertama. Yang pasti pada Juli atau Agustus mendatang akan di lakukan kegiatan peletakan batu pertama untuk pembangunan 12 lantai gedung kanker di RSUP Kandou,” pungkasnya. (sisco)