PT Pelindo Regional 4 Manado Jamin Pelabuhan Bebas Pungli

Manado – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Manado menjamin, tidak ada praktik pungutan liar (pungli) terkait pas masuk ke pelabuhan. Manajemen Pelindo memastikan seluruh prosedur administrasi dan pembayaran mengikuti regulasi dan ketentuan yang telah berlaku.

PT Pelindo Regional 4 Manado (foto:Gemparnews)

Tidak ada pungutan diluar aturan yang sudah berlaku, sehingga masyarakat penumpang maupun pengunjung, membayar sesuai dengan regulasi.

General Manager Pelindo Regional 4 Manado, Nurlayla Arbie menegaskan pengelolaan pas masuk ke pelabuhan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.

“Kami menjamin semua pembayaran dilakukan melalui mekanisme resmi dan tidak ada pungutan di luar ketentuan. Dan jika ada pihak yang menemukan indikasi pungli, kami mengimbau untuk segera melaporkannya melalui saluran pengaduan resmi Pelindo,” tegasnya.

Tarif pas masuk ke pelabuhan Manado menurutnya, telah diatur melalui Peraturan Direksi Nomor PD 5 Tahun 2020 dan tidak mengalami perubahan sejak penetapan pertama kali pada tahun 2020. Tarif pas masuk pengunjung, pengantar atau penjemput, misalnya, dikenakan Rp 5.000 per orang. Untuk kendaraan, tarifnya bervariasi sesuai jenisnya: truk atau bus besar Rp10.000, minibus dan kendaraan lainnya Rp12.500, sepeda motor Rp 4.000, serta gerobak sebesar Rp 3.000 per kendaraan.

Sementara, untuk pas kade untuk truk besar dikenakan tarif sebesar Rp 60.000, sementara untuk truk ¾ atau pick-up dikenakan Rp 40.000. Tarif ini hanya dibayarkan jika kendaraan memasuki dermaga. Setiap kegiatan di dermaga dipantau melalui CCTV untuk memastikan kelancaran operasional.

“Semua besaran tarif pas masuk Pelabuhan Manado dapat dilihat oleh siapa saja yang akan memasuki area pelabuhan karena terpajang dengan jelas di gate dan area publik lainnya di kawasan pelabuhan Manado,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa pihak PT Pelindo tidak memungut biaya lebih dari yang telah ditetapkan. Sehingga PT Pelindo Regional 4 Manado berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Selain itu, PT Pelindo dalam rangka menciptakan kenyamanan bagi pengguna jasa, Pelindo telah menerapkan sistem pembayaran non-tunai untuk kendaraan roda 4 ke atas sejak tahun 2025 lalu.

“Kami bertahap mengimplementasikan sistem non-tunai ini untuk memastikan operasional berjalan lancar,” ungkapnya.

PT Pelindo Regional 4 Manado mengimbau kepada pengguna jasa agar tidak memberikan imbalan dalam bentuk apapun kepada oknum yang mengatasnamakan perusahaan.

“Jika ada pelanggaran, pengguna jasa diminta untuk segera melaporkan melalui kanal pengaduan resmi yang telah disediakan,” tandasnya. (sisco)

 




Poltekes Kemenkes Manado Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Moyongkota Baru Boltim

Sulut,GN- Pengabdian kepada masyarakat (Pengabmas) adalah kegiatan sukarela di mana orang-orang dari kampus,seperti dosen dan mahasiswa memakai ilmu mereka untuk membantu warga. Kegiatan ini adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi (tiga kewajiban utama kampus).

Tujuan Utama Pengabmas Membantu memecahkan masalah di lingkungan. Membuat warga lebih pintar dan mandiri. Memakai hasil penelitian kampus agar berguna secara nyata.

Terkait dengan hal tersebut, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Manado menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Moyongkota baru Kabupaten Bolaangmongondow Timur (Boltim), 29 Mei 2026.

Kegiatan Pengabmas ini dalam rangka pelatihan kader kesehatan dalam pengelolahan dan pencegahan resiko kontak serumah pada keluarga diabetes melitus tipe II komorbid tuberkolosis.

Peserta yang hadir diantaranya Sangadi Boyongkota baru, Kepala Puskesmas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Moyongkota baru Kabupaten Boltim.

Sementara itu, Sangadi Moyongkota baru Sisca Mamonto, S.Kep mengapresiasi kegiatan pengabmas tersebut. Menurutnya Pengabmas sangat membantu pemerintah Desa.

“Kami memberikan apresiasi terlaksananya kegiatan Pengabmas. Tentu kegiatan ini sangat membantu pemerintah desa mensosialisasikan faktor yang memicu kejadian penyakit Diabetes Melitus khususnya masyarakat desa moyongkota baru,” ucap Sangadi.

Mamonto mengatakan kegiatan Pengabdian masyarakat ini sangat memberi manfaat sehingga Dia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut.

Ditempat yang sama Kepala Puskesmas Modayag Barat Ns. Chichie Fitriani,S.Kep, juga memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini.

“Pengabmas ini sangat membantu terutama program deteksi dini kejadian penyakit tidak menular DM yang termasuk skala prioritas perhatian pemerintah daerah dan pusat dalam penanggulangan di masyarakat,” terangnya.

Usai kegiatan Pengabmas, dilaksanakan penandatanganan kerjasama MOA pemerintah desa dengan poltekkes kemenkes manado melalui salah satu kegiatan tridharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Muh. Ali Makaminan,S.Kep,Ns,M.Kes dosen jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Manado, Anggota tim dosen Dr Dra Linda A. Makalew, M.Kes, dan  Dr Muksin Pasambunan,M.Kes. (sisco)

 

 




Dinkes Manado Bakal Terima Bantuan Fasilitas Kesehatan

Manado,GN – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benjamin Paulus Octavianus,Sp.P,.FISR menegaskan Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan fasilitas pemerataan kesehatan.

Kehadiran Wemenkes di RSUP Kandou Manado, Kamis (09/04/2026) dalam agenda sosialisasi pemerataan fasilitas kesehatan.

Wamenkes menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendorong pemerataan fasilitas kesehatan, khususnya di wilayah Sulawesi Utara. Program yang disosialisasikan mencakup distribusi sedikitnya 19 jenis alat kesehatan untuk setiap rumah sakit.

Wamenkes berharap, bantuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkecil kesenjangan layanan medis antar daerah. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh di setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

“Pemerataan fasilitas dan alat kesehatan menjadi kunci utama agar standar layanan di berbagai daerah bisa setara. Dengan kelengkapan fasilitas, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh untuk mendapatkan penanganan yang memadai di daerah,” ujarnya.

Wamenkes mengatakan distribusi alat tidak dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan. Setiap rumah sakit diminta aktif mengusulkan kebutuhan alat berdasarkan kondisi dan layanan yang dimiliki.

“Permintaan alat harus datang dari masing-masing rumah sakit. Mereka yang paling tahu apa yang dibutuhkan, alat apa yang belum ada, dan layanan apa yang ingin diperkuat,” sebutnya.

Terkait itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado bakal jadi percontohan dalam pemerataan fasilitas kesehatan di Sulawesi Utara. Hal itu, ditegaskan oleh Wamenkes saat mengunjungi sekaligus sosialisasi di RSUP Kandou.

Banyak hal yang di sampaikan oleh Wamenkes, terkait penanganan kesehatan penyakit Tuberkolosis atau TBC. Sesuai data yang ada, Kota Manado peringkat pertama di Sulawesi Utara penderita TB terbanyak. Sehingga Kota Manado akan menjadi percontohan dalam penanganan kasus kesehatan ini.

Kepala Dinas Kesehatan Manado Boby Kereh,SH.M.Si bersama Sekretaris Dinas hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Kadis menyambut baik dan memahami apa yang di sampaikan oleh Wamenkes terkait penanganan kasus kesehatan dan pemerataan fasilitas kesehatan. (sisco)




Louis Schramm Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas di Bumi Nyiur Melambai

Sulut,GN- Menjelang sejumlah perayaan keagamaan besar, Anggota DPRD Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan Kota Manado, Louis Schramm, mengajak masyarakat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) untuk terciptanya suasana kondusif dan aman di bumi nyiur melambai.

Louis Shcramm (foto: Gemparnews)

Louis menilai kondisi Kamtibmas di beberapa wilayah Kota Manado saat ini relatif aman dan terkendali. Akan tetapi, Louis terus mengingatkan agar penting menjaga kondusivitas, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Kondusivitas lingkungan itu sangat penting, terlebih saat umat Konghucu merayakan Imlek, Umat Kristiani menghadapi Paskah dan umat muslim menjalankan ibadah puasa, kita semua harus menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat toleransi agar suasana tetap damai,” ujar Politisi Partai Gerindra ini kepada sejumlah media Rabu (18/02/2026) di kantor DPRD Sulut.

Apresiasi juga diberikan kepada aparat keamanan yang terus menjalankan tugas menjaga stabilitas Kamtibmas di tengah masyarakat terlebih di Kota Manado.

“Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban umum dapat mencegah potensi konflik sosial serta memastikan fasilitas umum tetap terpelihara,” kata Louis.

Dia menegaskan, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, sekaligus memperkuat semangat toleransi antar umat beragama di bumi nyiur melambai. (sisco)

 




Pelabuhan Manado Bersolek, Pelindo Berikan Pelayanan Aman dan Nyaman

Manado,GN – Di penghujung tahun 2025, PT Pelindo Regional 4 Manado memberikan bukti kepada masyarakat dengan menyulap pelabuhan Manado semakin nyaman bagi penumpang.

Tak tanggung – tanggung manajemen mempercantik wajah depan pelabuhan hingga area terminal di rancang begitu indah, sehingga membuat kenyamanan bagi siapa saja yang akan masuk area di pelabuhan Manado.

Mulai dari pintu masuk pelabuhan, tempat parkir kendaraan, Selasar jalan dibuat seindah mungkin, bahkan tempat duduk di dalam terminal penumpang sudah ditata dengan rapi. Khusus bagi masyarakat atau penumpang disabilitas telah disiapkan tempat duduk demi menjaga keamanan dan kenyamanan.

Dipimpin oleh seorang General Manager Nurlayla Arbie yang mempunyai visi dan misi yang visioner terus membangun pelabuhan Manado semakin menarik.

Pelabuhan Manado di bawah pengelolaan PT Pelindo Regional 4 Manado menjadi salah satu pelabuhan yang melayani penumpang antar kepulauan kabupaten dan provinsi. Seperti pelayaran Manado – Sitaro, Manado – Sangihe, Manado – Talaud dan Manado – Maluku Utara.

Semua fasilitas di area pelabuhan di siapkan oleh Pelindo Regional 4 Manado bahkan tenaga kebersihan, petugas keamanan dan staf Pelindo dipandang ramah dalam melayani penumpang dan masyarakat yang mengunjungi area pelabuhan Manado.

Semoga di tahun 2026 wajah pelabuhan Manado semakin memikat hati dan membuat para penumpang bahkan masyarakat yang berkunjung membawa cerita menarik untuk di sampaikan kepada setiap masyarakat di Kota Manado dan sekitarnya (sisco)




Wakil Walikota Serahkan Pengisian Pelaksana Tugas di Lingkup Pemkot Manado

Manado,GN- Wakil Walikota (Wawali) Manado dr Richard Sualang, menyerahkan pengisian posisi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di ruangannya, Kamis, (4/9/2025) pasca pelantikan pejabat eselon II.

Wakil Walikota Manado dr Richard Sualang (foto: Gemparnews)

Pejabat yang diberikan rangkap tugas yaitu :

1.Diane Y SE dari Kabag Perencanaan dan Keuangan ke Plt Kabag Umum

2.Hence Patiambano SH Camat Tuminting ke Plt Camat Singkil

3. Drs Ibrahim Sumampouw SSos MSi Kabag Administrasi Pembangunan ke Plt Kabag Tata Pemerintahan.

4. Boby C Kereh SH MSi Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Manado ke Plt Kepala Dinas Kesehatan Manado,
(sisco)




Jelang Nataru, Kol (Mar) Amrul Ardiansyah: Dua Armada Kapal Beroperasi Ke Kabupaten Talaud

Manado,GN- Menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), KSOP Manado menambah dua armada kapal penumpang menuju ke Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kepala KSOP Manado Kol.(Mar) Amrul Ardiansyah (foto : Gemparnews)

Penambahan armada kapal ini, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang terjadi di pelabuhan Manado menuju ke kabupaten Kepulauan Talaud.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala KSOP Manado Kol ( mar) Amrul Ardinsyah kepada media Gemparnews.com ketika di temui awak media ini, Jumat (20/12/2024) di kantor KSOP Manado.

” Biasa hanya satu kapal ke Talaud setiap senin, Rabu dan Jumat, kini sudah ada penambahan satu armada kapal lagi,jadi dua armada kapal beroperasi,” kata Kol Amrul.

Menurut Kol Amrul paling signifikan lonjakan penumpang dari pelabuhan Manado ke tiga Kabupaten, hanya Kabupaten kepulauan Talaud. Sementara penumpang ke Kabupaten Sangihe dan Sitaro berjalan normal.

” Sejak 16 Desember kemarin sudah ada dua kapal yang bergerak menuju ke Talaud,” ujarnya.

Untuk kesiapan alat keselamatan di kapal, kepala KSOP Manado menegaskan pihaknya telah melakukan pengecekan terkait keabsahan kelengkapan surat dan alat keselamatan dikapal.

“Awal bulan Desember kami telah melakukan Ramcek ke setiap kapal yang akan beroperasi. Kami sudah mengecek termasuk kelengkapan surat dan alat keselamatan di kapal. Semuanya sudah lengkap,” ungkapnya.

Sementara itu, rencana kapal KM Venecian yang rencananya berangkat Sabtu 21 Desember 2024 besok, di tunda keberangkatan. ” Karena penumpang baru terdata 30 orang, maka keberangkatan kapal di tunda sambil menunggu informasi selanjutnya,” tandasnya. (sisco)




Sebanyak 4.121 Peserta Ikuti Ujian SNBT di Unsrat Manado, Berikut Ini Jadwal dan Persyaratan

Manado,GN– Sebanyak 4.121 peserta calon mahasiswa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tulis (SNBT) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Ini dikatakan Humas Unsrat Manado Dr Max Rembang, Jumat (26/4/2024).

“Jumlah peserta UTBK SNBT di Unsrat adalah 4043, Polnustar 78, jadi Total 4121,” kata Dr Max Rembang.

Seleksi UTBK SNBT di Unsrat akan digelar 2 gelombang. Gelombang pertama pada 30 April – 7 Mei 2024 dan Gelombang kedua pada 14 – 20 Mei 2024. Gelombang tersebut dibuat karena banyaknya peserta yang akan ikut dalam ujian.

Dalam mengikuti seleksi ujian peserta memiliki beberapa kewajiban yang harus diikuti. Kewajiban tersebut sebagai berikut:

1. Melihat lokasi ujian sehari sebelum pelaksanaan ujian

2. Saat UJIAN, peserta mengenakan Pakaian Rapih: (atasan kemeja, rok/celana tidak bolong dan sepatu kets/sneaker tertutup)

3. Datang 1 (satu) jam sebelum waktu memasuki ruangan

4. Membawa kartu Tanda Peserta UTBK 2024

Baca juga:   Bongkar Peredaran Narkoba di Pelabuhan Bakauheni Libatkan 6 Anjing K9

5. Membawa Tanda Pengenal (KTP/ Kartu keluarga/Kartu Siswa)

6. Membawa dokumen resmi yang diminta :

a. fotokopi ijazah yang dilegalisasi (bagi lulusan 2022 dan 2023) atau

b. Sekurang – kurangnya Surat Keterangan sedang duduk di kelas XII (bagi lulusan

2024) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi pasfoto yang dibubuhi cap dan

ditandatangani Kepala Sekolah

7. Menempati tempat duduk sesuai dengan nomor meja masing-masing

8. Menuliskan NAMA dan NOMOR PESERTA pada kertas buram yang disediakan dan MENANDATANGANINYA.

Terdapat beberapa larangan bagi peserta yang akan mengikuti ujian. Larangan tersebut sebagai berikut:

1. Keluar ruangan ujian selama ujian berlangsung, termasuk peserta yang sudah selesai

2. Membawa alat komunikasi, kamera, alat perekam, kalkulator, catatan, dll

3. Berbicara, pinjam alat tulis, dll selama ujianberlangsung

4. Mencatat, merekam, memotret soal-soal yang diujikan

Sedangkan untuk waktu ujian bisa anda lihat dibawah ini :




Sebanyak 71 Mahasiswa Ikut Orientasi Diklat, Dokter Ivonne : Jaga Sikap dan Perilaku Ketika Masuk di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,M.Kes membuka kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bantuan Hidup Dasar (BHD) Peningkatan dan Keselamatan Pasien (PMKP) Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Kesehatan dan Keselamatan Kerja RS (K3RS) & Covid -19 Bagi Mahasiswa Program Profesi Ners Universitas Klabat Airmadidi, Mahasiswa Program Studi D-III Gizi Poltekes Menkes Manado.

Orientasi Diklat tersebut dilaksanakan Senin (29/01/2024) di gedung utama lantai 2 RSUP Kandou Manado.

Pada kesempatan itu, Ketua Jurusan Gizi Poltekes Kemenkes Manado Pembriah Kereh SPd, S.St, M.Si berharap agar 45 Mahasiswa jurusan gizi dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap kiranya adik-adik dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik. Dan tentunya kami berharap kepada adik – adik untuk menjaga institusi dengan mengikuti setiap SOP yang berlaku. Sehingga ketika adik-adik mengikuti pelatihan dan praktek disini kami berharap dapat menyerap ilmu dengan baik dari Nara sumber. Untuk itu kami berharap dapat menjaga etitude dan menjaga institusi dengan mengikuti segala ketentuan dan SOP yang di berlakukan di rumah sakit ini,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Koordinator program studi Ners Unklab Elisa Anderson,S.Kep,Ns menyampaikan hal penting terkait keikutsertaan mahasiswa program Ners Unklab Airmadidi Minahasa Utara.

Anderson berharap dalam mengikuti pelatihan di RSUP Kandou ini, yang perlu kami ingatkan adalah harus menjaga etika. ” Jadi etika harus di jaga. Mungkin kalian lupa atau lalai tapi itu akan sangat dampak,” kata Anderson.

Sementara itu, Plt Dirut RSUP Prof Dr dr Ivonne E Rotty, M.Kes dalam sambutannya mengharapkan pada adik-adik bagaimana menjaga sikap dan perilaku ketika masuk di rumah sakit ini, disamping menerima teori dan praktek.

” Sikap dan perilaku kita baik sesama maupun terhadap customer kita itu sangat penting dan kita tahu bersama RSUP Kandou Manado adalah rumah sakit yang terakreditasi secara nasional maupun internasional.dalam pelayanan maupun terakreditasi dalam hal penyelenggaraan diklat oleh karena itu semua proses ini harus sesuai dengan Standar Pelayanan Operasional,” tegasnya.

“Kami mengharapkan selama lima hari adik – adik berada disini menunjukan perilaku etitude yang baik. Karena etitude merupakan penilaian paling utama selain absensi dari Nara sumber atau fasilitator,” tutupnya.

Di ketahui Mahasiswa yang ikut orientasi Diklat ini sebanyak 71 Mahasiswa yang dari 45 Mahasiswa Poltekes Kemenkes D-III Jurusan Gizi dan 26 Mahasiswa Program Ners Universitas Klabat Airmadidi Minahasa Utara. (sisco)




Yasti Soepredjo Mokoagow Bantu Korban Banjir Di Manado

Manado,GN- Sejumlah titik di Kota Manado akhir pekan lalu dilanda banjir dan tanah longsor hingga menimbulkan korban jiwa.

Banjir yang terjadi ikut menimbulkan keprihatinan sejumlah pihak. Salah satunya Yasti Soepredjo Mokoagow.
Dengan menggadeng pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), YSM singkatan Yasti Soepredjo Mokoagow turun ke sejumlah titik di Kota Manado yang terdampak bajir untuk menyerahkan bantuan kepada warga.

Di sana, mantan Bupati Bolmong periode 2017-2022 itu memberikan 800 paket bantuan kepada korban yang terdampak bencana banjir dan masyarakat sekitar.

Lokasi yang disasar pertama yakni Masjid Awwal Fathul Mubiin Kampung Islam Tuminting dan 110 paket bantuan diserahkan oleh YSM khusus kepada ibu- ibu BKMT yang rumahnya terdampak langsung bencana banjir.

Bantuan lain sejumlah 690 paket diserahkan di 4 (empat) titik yang ada di Kelurahan sekitar kawasan yang dilanda banjir

Tidak hanya memberikan bantuan, tapi kedatangan di lokasi banjir, YSM turut memberikan dukungan mental kepada warga agar selalu sabar atas musibah yang terjadi dan mendoakan semoga bencana banjir ini akan memberikan hikmah dan agar kita lebih waspada serta menjaga lingkungan alam agar tidak terjadi lagi pada waktu yang akan datang.

Selain menyerahkan bantuan dengan harapan dapat meringankan beban mereka. “Kedatangan kami beserta rombongan untuk mendoakan saudara-saudara yang sedang diuji kesabarannya oleh Allah SWT melalui banjir ini, dan semoga selalu dalam perlindungan dan pemeliharaanNYA.

Sedikit bantuan dari kami semoga dapat bermanfaat,” kata YSM.
Bentuk bantuan yang diberikan oleh YSM berupa bahan makanan pokok, sarung, mukennah dan sedekah kepada korban.

Saat ini keadaan sudah mulai berangsur pulih meskipun warga masih waspada. Warga sudah mulai membersihkan dan membenahi rumah mereka dengan bantuan para tim relawan.

Begitu juga Pemkot Kota Manado, dan Pemerintah Provinsi juga selalu siap siaga sejak terjadi banjir selalu memantau perkembangan di lapangan dan melaporkan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey. (*/sisco)