Direksi RSUP Kandou Manado, Paparkan Kerusakan Alat Medis Saat RDP Bersama Lintas Komisi DPRD

Manado,GN- Rapat Dengar Pendapat (RDP) RSUP Kandou Manado bersama Lintas Komisi DPRD Sulut, Senin (16/6/2025) dilaksanakan di lantai tiga ruangan serba guna.

RDP di pimpin oleh Ketua Komisi IV Vonny Paat di dampingi Sekretaris Komisi IV Cindy Wurangian dan Wakil Ketua DPRD Sulut Stella Runtuwene serta anggota DPRD.

Foto Bersama RSUP Kandou Manado Bersama Pimpinan Lintas Komisi DPRD Sulut (foto : Gemparnews)

Pada kesempatan itu, Ketua komisi IV memberikan kesempatan kepada keluarga almarhum Gabriel Sineleyan untuk mengemukakan hal yang berkaitan  dengan pelayanan di RSUP Kandou termasuk juga keberadaan alat medis.

Usai mendengarkan pemaparan pihak keluarga almarhum Gabriel Sineleyan, Pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada Direksi RSUP Kandou Manado menjelaskan kronologi kerusakan alat medis berupa bor dan komponen lainnya.

Plh Direktur Utama dan juga selaku Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr R D Kandou Manado, dr Wega Sukanto, SpB TKV (K), memaparkan secara rinci audit kerusakan alat medis

Sebelumnya dr Wega menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum Gabriel Sineleyan.

Lebih jauh dr Wega menjelaskan bahwa kerusakan pada alat medis yang dimaksud pertama kali terdeteksi pada 20 Januari 2025.

Sebagai prosedur standar, rumah sakit segera memanggil tenaga ahli untuk mengevaluasi apakah alat tersebut dapat diperbaiki di tempat atau perlu dikirim ke luar daerah.

“Bila ada kerusakan alat medis, strategi kita adalah mencari pinjaman alat dari pihak lain selama proses perbaikan berlangsung,” jelas  dr Wega.

Kemudian kata dr Wega, pada 4 Februari 2025, atau sekitar dua minggu setelah kerusakan terjadi, RSUP Kandou berhasil mendapatkan alat medis pinjaman.

Namun, pada 6 Mei 2025, alat pinjaman tersebut juga mengalami kerusakan di luar kendali pihak rumah sakit.

“Direktur Medik saat itu langsung turun tangan mencari alat pinjaman baru dari vendor lain. Sayangnya, kami tidak berhasil mendapatkannya karena alat serupa sedang digunakan rumah sakit lain,” ujarnya.

Dalam kondisi sulit tersebut, RSUP Kandou tetap berupaya agar pasien mendapatkan penanganan semaksimal. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan rujukan ke rumah sakit lain.

“Karena tidak ada kepastian soal ketersediaan alat, manajemen memutuskan untuk merujuk pasien yang membutuhkan alat tersebut,” kata dr Wega.

Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan terkait prosedur rujukan antar rumah sakit, karena rujukan ini dari rumah sakit tipe A ke rumah sakit tipe yang lebih rendah.

Barulah kabar baik itu datang pada 5 Juni 2025 karena dua alat medis telah tiba di RSUP Kandou, satu alat yang selesai diperbaiki dan satu lagi alat pinjaman baru.

Alat milik rumah sakit yang telah diperbaiki langsung diuji fungsi saat itu dan sudah dapat digunakan kembali.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSUP Kandou, dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS, membenarkan bahwa upaya pencarian alat pinjaman telah dilakukan ke berbagai daerah, termasuk Makassar, Bali, bahkan Jakarta.

“Alat kami buatan Jerman dan memiliki empat komponen yang mengalami kerusakan. Saat dikirim ke Jakarta untuk diperbaiki, kami dipinjamkan alat dengan merek berbeda oleh vendor,” terang  dr Jehezkiel.

Namun, alat pinjaman tersebut hanya dapat digunakan sampai 6 Mei 2025 sebelum mengalami kerusakan.

Melalui RDP ini, RSUP Kandou berharap masyarakat dan pemangku kepentingan memahami tantangan teknis dan logistik yang dihadapi dalam pengelolaan peralatan medis, khususnya saat terjadi kerusakan.

Terrkait pentingnya pelayanan di rumah sakit untuk masyarakat Sulut, management RSUP Kandou Manado berharap jiga suport dari DPRD Sulut.

Hadir dalam RDP tersebut Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes dan Direktur Keuangan, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP MSi, dan para Manager. (sisco)




Selama Tiga Bulan,107 CPNS Kemenkes Lingkup RSUP Kandou Manado Ikut Orientasi

Manado,GN- Plt Direktur SDM,Penelitian dan Pendidikan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep, M.Kes mengatakan sebanyak 107 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup RSUP Prof Dr RD Kandou Manado akan mengikuti kegiatan orientasi.

Mereka akan mengikuti orientasi di lingkup RSUP Kandou selama tiga bulan ke depan. Orientasi ini akan di mulai Senin 2 Juni 2025.

” Sesuai arahan Kemenkes secara resmi 2 Juni, semua mulai masuk orientasi tentang SPO dan pelatihan – pelatihan dasar yang harus di ikuti bagi seorang pegawai yang masuk di rumah sakit,” kata Luneto kepada media gemparnews.com, Senin (26/5/2025).

Lanjut Luneto menjelaskan, selain dokter spesialis, mereka akan melakukan ikut orientasi ke semua bagian – bagian satu per satu selama satu minggu sampai dua minggu.

” Sesudah itu mereka akan melakukan kredensial sehubungan dengan tugas pokok sebagai profesi untuk mendapatkan rincian kewenangan clinis. Jadi kurang lebih tiga bulan mereka akan melakukan orientasi,” jelas Luneto.

Luneto menegaskan usai mengikuti orientasi, akan dilakukan penempatan kepada semua CPNS sesuai levelnya.

“Sesudah orientasi akan dilakukan penempatan di lingkup RSUP Kandou sesuai dengan level kopetensi,” tandasnya. (sisco)




Tempuh Sejauh 1,6 KM, RSUP Kandou Manado Lakukan Pengujian Track Pertama Kebugaran Jasmani Pegawai

Manado,GN – Menindaklanjuti surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait program kesehatan pegawai dan perpanjangan jadwal pengukuran kebugaran periode II April 2025, maka Civitas Hospitalia Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar pengukuran kebugaran jasmani bagi pegawai, Jumat (23/05/2025) di halaman kantor pusat RSUP Kandou Manado.

Kegiatan Pengujian Kebugaran Jasmani RSUP Kandou (foto : Gemparnews)

Aplikasi Sitker Kementerian yang di gunakan dalam pengukuran kebugaran ini bagi semua pegawai RSUP Kandou Manado.

Hal itu dikatakan Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan, Ns Suwandi Luneto, S.Kep, M.Kes, di sela sela pengujian jalan sehat. “Hari ini kita melakukan pengujian track yang pertama sejauh 1,6 kilo meter dengan waktu dan ketepatan tertentu, ” kata Luneto.

“Pengukuran kebugaran meliputi empat item utama, yaitu tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta tes Rockport,” sambung Luneto.

Luneto mengatakan kesehatan bukan gaya- gayaan akan tetapi sehat itu merupakan suatu kebutuhan, terutama saat melayani pasien. “Kita harus benar- benar bugar sesuai dengan regulasi Kementerian Kesehatan,” terangnya.

Pegawai Yang Ikut Kegiatan Pengukuran Kebugaran Jasmani (foto : Gemparnews)

Bagi pegawai yang telah dipanggil namun menolak untuk mengikuti pengukuran kebugaran jasmani, Luneto menegaskan akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Ada sanksi yang akan di kenakan kepada pegawai yang di panggil dan menolak mengikuti pengukuran. Namun bagi pegawai yang sedang berstatus tugas belajar atau telah pindah tugas ke instansi lain dibebaskan dari kewajiban ini,” tegas Luneto. (sisco)




Gelar Halal Bihalal, Berikut Pesan Plh Dirut Ns Suwandi Luneto

Manado,GN – Keluarga Besar RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Badan Takmir Masjid As-Syifa menggelar acara halal bihalal, 1 Dzulqidah 1446 H – 29 April 2025.

Hadir pada kesempatan itu, Plh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes, Manager dan Asisten manager dan staf serta undangan lainnya.

Plh Dirut RSUP Kandou Manado dalam sambutannya menyampaikan halal bihalal dilaksanakan setiap tahun dengan satu tujuan untuk ajang silahturahim sesama karyawan muslim yang ada di lingkup RSUP Kandou Manado.

Luneto berpesan agar pegawai selalu mensuport pengembangan rumah sakit kandou ini. “Torang saat ini lagi dalam pengembangan rumah sakit kandou secara keseluruhan, kita harus mensuport,” kata Luneto.

Selain itu, Luneto mengingatkan kepada pegawai untuk meningkatkan etos kerja. ” Diharapkan untuk terus meningkatkan etos kerja, jangan selalu mengeluh,” tukasnya.

Plh Dirut RSUP Kandou Manado Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes Saat Memberikan Sambutan (foto : Gemparnews)

“Apa yang ada harus disyukuri. Oleh sebab itu, mari kita sama-sama suport rumah sakit kandou ke arah yang lebih baik,” sambungnya.

Sementara itu, Ceramah dalam tausyiah yang disampaikan oleh ust KH Muyassir Arif, M.Pd.I bahwa halal bihalal merupakan ajang silahturahim untuk mempererat tali persaudaraan.

halal bihalal ini lanjut ust Muyassir mengatakan merupakan kegiatan unik, karena hanya ada di Indonesia.

“Kegiatan silaturahim hanya di Indonesia. Sehingga kita berharap kegiatan yang mulia ini dapat mempererat tali persaudaraan kita,” ucapnya.

Tujuan kegiatan halal bihalal kata ust Muyassir, untuk saling memaafkan. Halal bihalal adalah ingin mensucikan dosa-dosa kita. Kalau kita saling bersilahturahim membuat kita semakin kompak. (sisco)




568 Peserta Ikut Seleksi PPPK Lingkup Kemenkes RI Wilayah Sulut, Luneto : Proses Berjalan Lancar dan Transparan

Manado,GN – Panitia Seleksi Kementerian Kesehatan RI Wilayah Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan tahapan seleksi kompetensi PPPK Tahap II Tahun Anggaran 2024. Tahapan seleksi yang di laksanakan di Kantor Regional XI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kecamatan Mapanget Kota Manado ini berjalan lancar dan sukses.

Ns Suwandi Luneto,S.Kep,M.Kes (foto: ist)

Ns Suwandi Luneto SKep MKes yang dipercayakan sebagai Ketua Panitia oleh Kemenkes, kepada media Gemparnews.com mengatakan, tahapan seleksi berkolaborasi antara panitia pelaksana dengan Kantor Regional XI BKN Manado.

Dia menjelaskan seleksi berlangsung selama empat (4) hari. “Seleksi kompetensi pada Kamis sampai Minggu, (24-27 April 2025) diikuti oleh 568 peserta,” jelas Luneto,Senin (28/4/2025) diruangan kerjanya.

Lebih jauh Direktur SDM, Pendidikan dan Pelatihan RSUP Prof Kandou ini mengatakan seleksi kompetensi tersebut juga diawasi langsung oleh Biro Umum dan Biro OSDM Kemenkes RI.

“Dari 568 peserta ujian tersebut memperebutkan formasi Calon PPPK yang tersebar di unit-unit Kemenkes RI di wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Diantaranya RSUP Prof Kandou Manado, Poltekkes Kemenkes Manado, Balai Karantina Kesehatan, BTKLPP, dan unit lainnya,” kata Luneto.

Proses seleksi ini kata Luneto, dijamin berlangsung secara transparan, akuntabel, serta memperhatikan prinsip meritokrasi dalam rekrutmen ASN. “Proses seleksi dipastikan berjalan secara transparan,” tandasnya. (sisco)




Pimpinan RSUP Kandou Manado Dorong Pegawai Semangat Memberikan Pelayanan

Manado,GN- Seluruh unit pelayanan kesehatan maupun administrasi untuk terus mempertahankan kinerja baik yang telah dicapai. Hal ini di ingatkan oleh Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama RSUP Kandou Manado Ns Suwandi Luneto SKep MKes pada saat apel di halaman kantor utama gedung RSUP Kandou, Senin (28/4/2025).

Direksi RSUP Kandou Manado Memberikan Motivasi (Foto : Gemparnews)

“Melakukan evaluasi dan perbaikan jika ada target yang belum terlaksana sesuai harapan yang ada,” kata Luneto.

Luneto menekankan agar tidak neko – neko bekerja melaksanakan tugas pelayanan kesehatan.

“Kita jangan neko-neko untuk bekerja dan memberikan pelayanan kesehatan. Kita dalam posisi ‘Gas 100’, karena itu jangan kendorkan semangat sebagaimana harapan pimpinan di Kementerian Kesehatan RI,” ujarnya.

Dikesempatan Apel Kerja, dua direksi lainnya yakni Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto SpB-TKV serta Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS turut memotivasi kepada setiap staf untuk terus meningkatkan target kerja yang ada. (sisco)




RSUP Kandou Manado Bersama FK Unsrat Sepakat Tingkatkan Mutu Pendidikan Dan Pelatihan PPDS

Manado,GN – Rapat Koordinasi (Rakor) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado,Rabu (23/4/2025), berlangsung di ruangan webinar RSUP Kandou.

Pembahasan dalam rakor tersebut untuk penguatan kedua institusi ini dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Di kesempatan itu,Ns Suwandi I Luneto, SKep,MKes selaku Plh Direktur Utama RSUP Kandou Manado menjelaskan rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan implementasi regulasi yang berlaku di masing-masing institusi.

‎“Perkembangan kita menuju arah yang positif. Dengan begitu, apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Unsrat akan segera terwujud,” Jelas Luneto.

‎Sementara Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat, Dr dr Billy J Kepel, M.Med.Sc, Sp.KKLP, mengapresiasi terhadap kerja sama yang telah terjalin selama ini.

“Kita sadar, dengan kolaborasi erat antara dua institusi ini, progres dari action plan sudah mulai terlihat. Meski masih ada kendala, kami optimis melalui kerja sama ini, kita dapat mencari solusi bersama dan melangkah ke arah perbaikan yang lebih baik,” ujar Dekan.

‎Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi sepakat untuk segera menindaklanjuti kesepakatan yang ada dengan menyusun rencana aksi yang terukur dan terjadwal. Langkah konkret tersebut ditujukan untuk meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan di lingkungan RSUP Kandou.

‎Dengan kerjasama ini diharapkan, dapat berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dokter spesialis di Rumah Sakit dan lebih umumnya untuk pelayanan kesehatan di bumi nyiur melambai.

Untuk diketahui, Rapat koordinasi ini adalah tindak lanjut dari diskusi sebelumnya pada 14 April 2025, dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, dan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes.

‎Hadir dalam pertemuan ini, Ketua SPI  dr Joudy Gessal,Sp.KFR, Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan, dr Judy Flora Sengkey,MKes, Asisten Manajer Tim Kerja Pendidikan, dr Silvana E Sjeane Lumeno.l, Ketua Komkordik dr. Janeline Tengor, Sp.JP., Subsp.P.Kv, Wakil Dekan 1 FK Unsrat Dr,dr Nurdjannah Jane Niode, Sp.DVE, subsp Ven, Wakil Dekan 2, dr Damayanti Pangemanan, M.Kes, AIFO,AIFM. Sp.KKLP, Wakil Dekan 3, dr Frans Wantania,SpPD.
(sisco)

.




Buka Kegiatan Orientasi, Luneto Ingatkan Peserta Hindari Praktik Bullying

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi dokter dan perawat.
Kegiatan di laksanakan Senin (10/3/2025) di Aula Lantai Dua Kantor Pusat Administrasi RSUP Kandou Manado dengan para peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Satu (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, serta perawat dari berbagai rumah sakit yang mengikuti pelatihan dialisis untuk rumah sakit dan klinik khusus dialisis.

Mewakili Direktur Utama, acara di buka oleh Plt Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Kandou Manado Ns. Suwandi I. Luneto, S.Kep, M.Kes. Dalam sambutannya,menekankan bahwa orientasi awal ini merupakan syarat wajib bagi siapa saja yang akan bergabung di RSUP Kandou.

“Selamat datang kepada seluruh peserta. Para perawat akan menjalani pelatihan di RSUP Kandou selama tiga bulan, sedangkan peserta PPDS-1 akan menempuh pendidikan selama empat hingga lima tahun,” kata Luneto.

selama waktu yang cukup panjang, Luneto mengingatkan seluruh peserta untuk menghindari praktik perundungan dan bullying. Mereka akan berinteraksi, berbagi pengalaman, dan saling membantu agar pelayanan berjalan dengan baik, pendidikan berlangsung sesuai aturan.

Selain itu, Luneto mengatakan pentingnya menciptakan lingkungan kerja dan pendidikan yang bebas dari perundungan. Ia menekankan bahwa semua pihak harus memahami konsep perundungan serta dampak negatifnya, terutama dalam lingkungan rumah sakit yang melibatkan tenaga kesehatan, pasien, dan peserta pendidikan dari berbagai daerah.

“Saya berharap seluruh peserta dapat melaksanakan pendidikan dengan menjunjung tinggi norma, etika, dan aturan yang berlaku. Hormatilah para guru dan senior sewajarnya,” ujarnya.

“Dengan bertambahnya tenaga medis yang kompeten, kami berharap pelayanan di RSUP Kandou akan semakin baik ke depannya,” tandasnya.

Untuk di ketahui pelatihan ini mencakup berbagai aspek, antara lain Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta pelayanan prima. (sisco)




Senam Sehat Warnai Pembukaan Kegiatan Peringatan HUT Ke – 30 RSUP Kandou Manado

Sulut,GN- Pembukaan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke – 30 Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado di warnai dengan olahraga senam sehat serta doa bersama Gedung CVBC, Jumat (24/1/2025) pukul 06.00 Wita.

Direktur Utama RSUP Prof Kandou Manado yang diwakili Plt Direktur SDM, Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi Luneto SKep MKes dalam.sambutannya mengatakan, seluruh elemen Rumah sakit bersyukur atas kebaikan Tuhan yang Maha Kuasa dimana masih di berikan kekuatan dan kesehatan serta keberkahan yang melimpah.

Ini merupakan momentum baik untuk semakin memacu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu diharapkan kepada semua untuk lebih solid dan kompak bekerja bersama-sama maupun menghadapi berbagai tantangan di bidang pelayanan kesehatan,” ujarnya.

“Dewan Direksi meyakini bahwa ke depan RSUP Prof Kandou akan semakin dipercaya oleh masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Panitia HUT diwakili Sekretaris Panitia Riani Kawenas SE MA mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-30 RSUP akan diisi oleh kegiatan-kegiatan ilmiah dan ziarah.

Di antaranya, lomba inovasi unit maupun individu (4 Februari), ziarah ke makam mantan Direktur Utama RSUP Prof Kandou (7 Februari), Groundbreaking Onkologi Center (10 Februari), dan seminar ilmiah (Awal Maret).

“Puncak acara HUT ke-30 RSUP Prof Kandou akan dilaksanakan pada 14 Februari,” pungkasnya.

Turut dihadir para Manager dan Asisten Manajer, Ketua KSM, Kepala Instalasi, Kepala Ruangan, Penanggung Jawab, PPDS-1 dan CoAss, dan seluruh pegawai RSUP Kandou Manado. (sisco)

 




Wakili Dirut RSUP Kandou Manado, Luneto Buka Kegiatan Pelatihan Mahasiswa Gizi

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. R.D. Kandou Manado drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes melalui Plt Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes resmi membuka kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Diploma III Gizi, Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Manado, Senin (13/01/2025).

Kegiatan ini di laksanakan di gedung aula administrasi kantor RSUP Kandou dan akan berlangsung tanggal 13 – 17 Januari 2025.

Luneto menyampaikan harapannya, para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.selain itu, Luneto menekankan pentingnya  komitmen dan dedikasi dalam menjalani pelatihan.

“Diklat ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis di berbagai bidang penting. Materi pelatihan mencakup Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pelayanan Medis Keperawatan Primer (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta Pelayanan Prima.  Diharapkan, pelatihan ini akan meningkatkan kualitas dan kesiapan para mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di bidang gizi,” kata Luneto dalam sambutannya.

Luneto menegaskan larangan terhadap praktik bullying atau perundungan selama masa pelatihan. RSUP Kandou berkomitmen untuk memberikan pelatihan yang profesional dan beretika, tanpa toleransi terhadap segala bentuk perlakuan tidak adil atau merendahkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang tanpa rasa takut atau terintimidasi,” ujar Luneto.  “Praktik bullying tidak akan ditoleransi dan akan ditindak tegas sesuai prosedur yang berlaku,” ucapnya.

Luneto menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini. Diharapkan dalam.kegiatan ini, dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia.(*/sisco)