Louis Schramm Terima Aksi Demo Massa Koalisi LSM Anti Korupsi

Sulut,GN- Senin (09/12/2025) Koalisi LSM Anti Korupsi di DPRD Sulawesi Utara menggelar aksi demo di Kantor DPRD Sulut.

Koalisi LSM ini menyuarakan pentingnya pemberantasan korupsi di lembaga DPRD, mengingat lembaga ini memiliki kewenangan dalam pengelolaan anggaran dan pengawasan.

Beberapa anggota DPRD Sulut menerima massa aksi, termasuk Lois Schramm, Henry Walukow, Rhesa Waworuntu, Jeane Laluyan, Nick Lomban, dan Sekwan Niklas Silangen.

Massa aksi datang menyampaikan aspirasi untuk memastikan DPRD bebas dari kasus korupsi.

Maikel Tielung mengatakan, aksi demo itu dilakukan terkait Hari Anti Korupsi sedunia yang jatuh tanggal 9 Desember.

“Aksi demo yang kami laksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya masyarakat untuk meningkatkan transparansi di lembaga pemerintahan.” kata Tielung.

Sementara itu, anggota DPRD Louis Schramm yang ikut menerima aksi demo menegaskan para wakil rakyat di Gedung DPRD Sulut jauh dari praktik korupsi bahkan dalam setiap pembahasan anggaran selalu mengedepankan akuntabilitas disampaikan secara transparan ke publik.

“Saya menjamin tak ada praktek korupsi di gedung ini. Tak ada yang ditutup-tutupi di DPRD. Semua bisa mendapat akses untuk mendapat informasi tentang anggaran,” ucapnya. (sisco)




FAS Apresiasi Upaya Petani Dumoga Di Bawah Binaan Pak Jems Tuuk

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD menyampaikan apresiasi atas upaya petani di wilayah tersebut yang bisa mandiri tidak tergantung dari bantuan pemerintah.

” Ini contoh bagi masyarakat Sulawesi Utara, dimana kita membangun bukan hanya tanggungjawab pemerintah tetapi masyarakat turut berperan aktif,” ujar Silangen kepada wartawan Jumat (14/10/2022).

Silangen menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian yang sangat penting di Sulawesi Utara sehingga terobosan para petani di kecamatan dumoga ini perlu mendapatkan dukungan semua pihak.

” Ini prakarsa pak Jems, lewat LSM yang bergerak di bidang pertanian dan perikanan. Jadi tulang punggung perekonomian di Sulawesi Utara selain hasil tambang, hasil sandang pangan ini luar biasa dan sungguh luar biasa penghargaan kepada pak Jems Tuuk,” katanya. (sisco)