KPU Sangihe Hadiri Launching Tahapan Pilgub dan Wagub Sulut Tahun 2024

Sulut,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sangihe menghadiri launching tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2024, di lapangan basket kawasan Megamas Manado.

Acara launching tahapan Pilgub dan Wagub Sulut tahun 2024 menampilkan berbagai stand dari berbagai Kabupaten di Sulawesi Utara. Launching Tahapan Pilgub dan Wagub Sulut Tahun 2024 ini dilaksanakan selama tiga (3) hari.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Sekretaris Alwi Kawoka kepada media Gemparnews.com mengatakan KPU Sangihe turut berpartisipasi dan hadir dalam rangkaian acara launching tahapan Pilgub dan Wagub Sulut tahun 2024 di laksanakan di lapangan basket Mega mall Manado.

” Acara ini dilaksanakan oleh KPU Sulut. Jadi kami KPU Sangihe turut hadir untuk berpartisipasi dalam suksesnya acara launching ini,” kata Kawoka, usai acara penutupan kegiatan, Rabu (1/5/2024).

Sekretaris KPU Sangihe Alwi Kawoka Menghadiri Launching Tahapan Pilgub dan Wagub Sulut Tahun 2024 (Foto : Gemparnews)

Lanjut, kata Kawoka, pihaknya Kamis 2 Mei 2024 besok akan bertolak kembali ke kabupaten kepulauan Sangihe, untuk melaksanakan persiapan agenda di KPU Sangihe.

“Jadi Kamis besok kami akan kembali lagi ke Kepulauan Sangihe untuk melaksanakan tugas yang ada di KPU dan persiapan – persiapan terkait pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Persiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sangihe,” jelasnya. (sisco)




KPU Sangihe Gelar Simulasi Pemungutan, Perhitungan Suara Dan Sirekap, Ini Harapan RST

SANGIHE,GN- Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar simulasi Pemungutan dan perhitungan suara serta penggunaan sistem informasi rekapitulasi suara (sirekap), Kabupaten Kepulauan Sangihe, bertempat di GOR Menente Tahuna , sabtu (27/1/2024).

Simulasi Pemungutan suara dimulai dari pukul 07.00-13.00 wita di TPS VIII Kelurahan manente Kecamatan Tahuna.

Kegiatan simulasi di buka oleh Plh Ketua KPU Sangihe Iklam Patonaung sekaligus sebagai Kepala divisi sosialisasi, Parmas, Pendidikan Pemilih Dan SDM KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe

Dalam laporan Panitia menyampaikan bahwa tujuan kegiatan adalah untuk mempersiapkan PPK,PPS, dan KPPS dalam memahami mekanisme serta alur Pemungutan suara,Perhitungan Suara serta rekapitulasi hasil perolehan suara, termasuk aplikasi penggunaan aplikasi sirekap.

Iklam Patonaung Plh Ketua KPU Sangihe sekaligus kepala divisi sosialisasi, Parmas, Pendidikan Pemimilih dam SDM menyampaikan bahwa kegiatan simulasi sangat penting agar dapat mampu mengevaluasi, apa saja yang menjadi kekurangan sehingga kedepan akan disampaikan apa saja dipersiapkan secara matang pada saat pelaksanaan Pemilihan Umum tanggal 14 februari 2024.

Lanjut Patonaung bahwa dalam kegiatan simulasi saat ini, yang berbeda hanya satu yaitu kertas suara, sementara perangkat dan pelaksana semua adalah berada di TPS VIII,KPPS yang terpilih dan dilantik kemarin langsung bertugas menjadi petugas simulasi, dan Pemilihan adalah pemilih di TPS VIII.

” Simulasi kali ini, tidak hanya selesai pada pencoblosan sampai pukul 13.00 tetapi akan dilanjutkan sampai dengan perhitungan suara dalam PKPU diharuskan jam 13.00 wita dimulai, sampai selesai sehingga, ini kami laporkan ke pusat apakah durasi perhitungan suara,bisa memakan waktu sehari semalam seperti pemilu yang lalu atau tidak, sehingga ada kebijakan-kebijakan dari Pusat yang akan diturunkan setelah hasil simulasi dari seluruh Indonesia, berjalan lancar dan melihat durasi waktu tepat, kalau kemarin aturannya sehari semalam tanpa jedah, dan ini membuat KPU mendapat banyak sorotan karena sekitar 800-an orang sekian KPPS kita meninggal dunia 2019 dengan beban kerja 5 kotak suara perhitungan dan, satu hari semalam tanpa jedah, jadi kalau belum selesai saat itu tidak boleh beristirahat sampai selesai, maka secara undang-undang perekrutan KPPS kali ini, dimaksimalkan umur 55 tahun keatas tidak akan diterima , selama masih ada dan mau untuk menyumbangkan dirinya dalam proses demokrasi bangsa ini, maka kami akan merekrut umur dibawah 55 tahun,”Jelas Patonaung .

Sementara itu Penjabat Bupati Sangihe dr.Rinny Silangen Tamuntuan, dalam arahannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KPU Sangihe, petugas dan masyarakat di TPS VIII di kelurahan Manente yang sejak pagi sudah melaksanakan simulasi Pemungutan suara, dan sampai pada perhitungan suara sampai penggunaan sirekap.

” simulasi yang dilaksanakan dari sejak tadi lagi, sampai saat ini berlangsung merupakan contoh, kalau di hari H tanggal 14 februari sudah seperti ini kegiatannya, untuk itu Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU Sangihe, petugas KPPS di TPS dan masyarakat di TPS VIII yang sudah hadir dari sejak pagi melaksanakan simulasi Pemungutan suara, Perhitungan dan sampai penggunaan sirekap.

Tamuntuan berharap agar menjaga bersama ciptakan Pemilu yang adil, damai, sejuk menjaga diri dan mensukseskan Pemilu secara bermartabat.

” Mari kita jaga bersama ciptakan situasi Pemilu yang adil,damai, sejuk , menjaga diri dan mensukseskan Pemilu secara bermartabat,” Kata Rinny Tamuntuan.

Pada kesempatan itu Pj Bupati bersama Komisioner KPU dan Forkopimda langsung meninjau lokasi TPS VIII tempat simulasi Pemungutan suara.

Turut Hadir Forkopimda, sejumlah Pimpinan OPD,Ketua Bawaslu bersama jajaran, Asisten satu Setda, tokoh agama, dan undangan.(ROBIN).




KPU Sangihe Gelar Rakor Penataan Dapil Dan Alokasi Kursi

SANGIHE,GN- Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Sangihe menggelar rapat koordinasi (Rakor) peraturan KPU nomor 6 tahun 2022,tentang penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/kota dalam pemilihan umum,kamis (10/11/2022) di Hotel Hayana Tahuna.

Peserta rakor terundang yaitu dari unsur Media,LSM partai politik,Pemda,tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Ketua KPU Kabupaten Sangihe Elysee Philby Sinadia mengatakan bahwa kegiatan rakor digelar dalam rangkakian menindaklanjuti peraturan KPU nomor 6 tahun 2022 tentang penataan daerah pemilihan sudah aturannya PKPU nomor 6 tahun 2022.

” Satu hal pasti bahwa tahapan demi tahapan telah kita lalui,kami sebagai penyelenggara pemilu,terlebih teman-teman yang merupakan calon peserta pemilu yaitu partai politik,sudah melaksanakan tugas masing-masing ada tahapan yang telah kita ikuti bersama,kita lalui bersama walaupun memang pada kenyatannya semua kita dalam tahapan perbaikan,kami juga mengharapkan kepada calon peserta pemilu teman-teman pengurus parpol untuk tetapkan ada dalam koridor aturan.

Sementara harapan Ketua KPU Sangihe ini bagi media dan LSM agar turut ada dalam semangat dan komitmen bersama terus melaksanakan apa yang menjadi kerinduan agar pemilihan di Kabupaten Sangihe berjalan baik,aman dan sukses.

Ketua Devisi Parmas sosdikli dan SDM Iklam Patonaung menyampaikan tentang partai politik yang tidak lolos verifikasi faktual namun diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan.

” Dibukalah pada tahapan berikutnya yang kemungkinan akan dimulai beberapa hari kedepan tentang perbaikan verifikasi lagi pada partai politik sehingga berharap partai politik bisa menyiapkan apa-apa yang disiapkan termasuk anggota yang diverifikasi,”kata Patonaung

Pada kesempatan itu selaku ketua Devisi Parmas sossikli dan Parmas menyampaikan perekrutan badan Adhoc mulai dari dari PPK,PPS,KPPS bahwa pembentukan badan adhoc sudah keluar namun sampai saat ini masih menunggu juknis kapan dimulai pembentukan.

Sementara Jack Seba ketua devisi teknis penyelenggaraan menyampaikan tentang norma yang mengatur tentang pembentukan dapil yaitu PKPU nomor 6 tahun 2022 tentang penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/ Kota dalam pemilihan umum.

” Dasar dari pembentukan dapil ini adalah daftar agrerat kependudukan per Kecamatan ( DAK2 ),jadi akumulasi data terakhir di semester tahun 2022 itulah dasar untuk menjadi hitungan apakah kursi masih 25 orang sama dengan sekarang atau naik atau berkurang itu dasarnya dari DAK2,” jelas Seba.(ROBIN).




KPU Sangihe Gelar Simulasi ,Ada 15 Hal Baru Terjadi

SANGIHE,GN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Sangihe menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid 19 pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulut Tahun 2020,bertempat di halaman depan GOR Manente jumat,(20/11/2020).

Ketua KPU Sangihe Elsyee Sinadia Pada sambutannya, ketika membuka kegiatan Simulasi mengatakan bahwa,tujuan simulasi ini bagimana nanti membayangkan situasi pilkada kali ini ditengah pandemi Covid 19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ada.” Kata Sinadia.


Lebih jauh Ketua KPU ini mengatakan,pelaksanaan pilkada kali ini siap dijalankan dengan peraturan dan protokol kesehatan yang ada. Lewat simulasi ini kita berharap adanya sebuah pengalaman bagaimana ketika kita berada di TPS pada tanggal 9 Desember nanti.” Jelas Sinadia.

Jeck Seba Ketua Devisi teknis penyelenggara menambahkan bahwa Pilkada kali ini ada 15 hal baru terjadi ketika pemungutan suara nanti yaitu,500 pemilih,pengaturan kedatangan,dilarang berdekatan,tidak bersalaman,mencuci tangan,masker,sarung tangan,pelindung wajah,alat tulis sendiri,tissue kering,KPPS sehat,cek suhu tubuh,desinfeksi TPS,tinta tetes,bilik khusus,”tutup Seba.( ROBIN)




KPU Sangihe Gelar Media Gathering

SANGIHE,GN- Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat serta keterbukaan informasi publik dalam pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2020,Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar media gathering dengan peserta dari Forum Wartawan Sangihe ( FORWAS),yang dilaksanakan di Hotel Tahuna (19/11/2020).

KPU Kabupaten Kepulauan Sangihe Menggelar Media Gathering (Foto: gemparnews)

Ketua KPU Kabupaten Sangihe Elysee Philby Sinadia,S.Pd dalam sambutannya saat membuka kegiatan terlebih dahulu menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran FORWAS pada kegiatan media Gathering.

” Terima kasih kepada teman-teman semua yang berkenan hadir saat ini memenuhi undangan Kami”.

Sinadia menambahkan KPU selaku penyelenggara pemilihan diperhadapkan dengan segala kegiatan dalam rangka untuk suksesnya Pilkada 2020.

Ditambahkanya bahwa Pilkada tahun ini dilaksanakan luar biasa,sebab dilaksanakan ditengah Pandemi covid 19.

” Kami selaku penyelenggara dan semua penyelenggara,berkomitmen bahwa Pilkada ini harus bisa dilaksanakan dengan tetap mengedepankan Protokol kesehatan,sehingga setiap tahapan mulai dari pendaftaran,pencabutan undi pasangan calon,masa-masa kampanye,pemuktahiran data dan lain sebainya kita tetap menjunjung tinggi protokol,” tambah Sinadia.

Usai Sambutan Ketua KPU, dilanjutkan dengan penyampaian Materi oleh Ketua KPU dengan materi Pelaksanaan tahapan lanjutan di tengah covid 19,dan materi peningkatan partisipasi masyarakat dalam tahapan pemilihan 2020,yang disampaikan Iklam Patonaung Devisi Sosialisasi,Pendidikan,Pemilih Parmas dan SDM.(ROBIN).