KPU RI Umumkan Calon Timsel 118 Di Kabupaten Dan kota

Sulut,GN- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah menetapkan dan mengumumkan keanggotaan tim seleksi (Timsel) calon anggota KPU di 118 kabupaten dan kota periode 2023-2028. Timsel itu telah ditetapkan di Jakarta tertanggal 24 Februari 2023. Surat penetapan itu ditandatangani langsung Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.


Dari 118 kabupaten dan kota di 15 provinsi, 7 kabupaten /kota diantaranya ada di Sulawesi Utara (Sulut) yaitu : 1. KPU Kabupaten Bolaang Monogondow Selatan, 2. KPU Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, 3. KPU Kabupaten Minahasa, 4.KPU Kabupaten Minahasa Utara, 5. KPU Kota Bitung, 6. KPU Kota Manado, 7 KPU Kota Tomohon.Berdasarkan Surat tersebut, termasuk di Provinsi Sulut ada 5 orang yang ditetapkan sebagai Timsel yakni, 1. Dian Sri Mulia Sari Tangoi, 2. Karel Najoan, 3. Muin Sumaila, 4. Rahmi Hattani dan 5. Wehelmina Rumawas.

Ke-5 Timsel tersebut akan menyeleksi Calon Komisioner di 7 Kabupaten Kota di Provinsi Sulut  yakni Kabupaten Bolsel, Kabupaten Boltim, Kabupaten Minahasa,  Kabupaten Minut,  Kota Manado dan Kota Tomohon.

Sesuai pengumuman tersebut juga ada link  untuk masyarakat yang mengetahui rekam jejak para Tim Seleksi. Di link itu masyarakat bisa memberikan informasi dan masukan.

Link tesebut adalah, https://bit.ly/formtanggapantimselgel2, dan dikirimkan ke email [email protected] hingga tanggal 26 Februari 2023.

Timsel ini akan mulai melaksanakan proses tahapan seleksi calon anggota KPU kabupaten dan kota terhitung mulai Maret hingga April 2023. (*/sisco)




Pesan Ketua KPU RI Pada Raker Dalam Rangka Pelaksanaan Program Kegiatan Dan Anggaran T.A 2023

Sulut,GN- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari bersama Anggota Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, dan Mochammad Afifuddin serta Sekretaris Jenderal, Bernad Dermawan Sutrisno, membuka dan memberikan arahan pada Rapat Kerja (Raker) Dalam Rangka Pelaksanaan Program Kegiatan dan Anggaran TA 2023, di Manado, Sabtu (21/1/2023).

Hasyim dalam sambutan menyampaikan terkait tiga aspek penting pemilu, yakni pemilih, peserta pemilu, dan proses pemilihan itu sendiri. Oleh karena itu, peserta rapat diminta bersama-sama dalam tiga hari ke depan untuk konsentrasi penuh terhadap hal-hal yang akan dikerjakan pada tahun 2023.

Rapat ini diharapkan akan menghasilkan rumusan sekaligus menyamakan persepsi, khususnya penganggaran dalam membiayai setiap kegiatan tahapan pemungutan, penghitungan suara, dan penetapan hasil yang terkonsolidasi, terkoordinasi, terintegrasi, dan sinergis pada Pemilu Tahun 2024.

Turut hadir Pejabat Eselon I, II, III struktural, Jabatan fungsional, Tenaga Ahli di lingkungan Setjen KPU serta Ketua, Anggota, dan Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Utara. (*/sisco)




Kawal Pemilu 2024, IJTI Resmi Teken MoU dengan KPU RI

Jakarta,GN- Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) resmi menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) di Hall Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Pada Jumat 11 November 2022. MoU ditandatangani langsung Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan dan ketua KPU Hasyim Asy’ari. Hadir juga Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya, Pengurus IJTI serta Konstituen Dewan Pers.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim,Program IJTI Kawal Pemilu dimulai,” ujar Ketum IJTI Herik Kurniawan diiringi riuh dan tepuk tangan.

Herik Kurniawan mengatakan IJTI berkomitmen untuk bersama seluruh elemen anak bangsa mengawal jalannya proses pemilu dan pilkada 2024 agar berkualitas. Caranya dengan terus meningkatkan kompetensi para jurnalis, sehingga mampu menyampaikan informasi yang baik dan benar, terhindar dari misinformasi dan disinformasi karena bisa merugikan masyarakat

“Pesta demokrasi harus berjalan dengan baik dan penuh kegembiraan. IJTI akan mengawal agar publik mendapat informasi yang cukup terkait kepemiluan sehingga masyarakat bisa mengikuti pesta demokrasi sesuai semestinya,” kata Herik.

Lebik lanjut Herik kurniawan menambahkan, peningkatan kompetensi jurnalisi televisi menjadi satu keharusan, sehingga bisa melahirkan karya jurnalistik positif dan berkualitas untuk pemilu yang bermartabat.

“Dengan jurnalisme positif IJTI akan terus meningkatkan kualitas kompetensi jurnalis dan jurnalis televisi khususnya, agar pemilu berjalan dengan damai, adil dan bermartabat,” terang Herik.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Hasyim Asy’ari berharap banyak dengan adanya kerjasama tersebut. Termasuk, memberikan edukasi bagi masyarakat melalui media televisi terkait Pemilu 2024.

“Itu saya kira bagian strategis dari jurnalis televisi itu ada di situ, ada gambar ada suara dan seringkali real-time karena ada breaking news, atau ada streaming,” ujar Hasyim

Hasyim menambahkan, kekuatan jurnalis televisi menjadi harapan penting bagi KPU hingga masyarakat. Sebab, perlu ada statemen penting dari tokoh politik hingga harapan masyarakat yang harus terdengar dan mengudara.

“Itu kan diantaranya juga disuarakan oleh media, melalui siaran siaran langsung atau rekaman video yang dipotong. Mengapa penting? karena dalam pemilu 2024 maupun pilkada 2024 di situlah peristiwa rotasi kepemimpinan dari jabatan kenegaraan baik yudikatif maupun legislatif dilakukan,” sambungnya.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya berharap MoU tersebut bisa membuat proses pemilu 2024 berjalan dengan baik.

“Kami berharap tidak terjadi lagi pemilu seperti tahun 2019 ada dua Kelompok yang berseberangan dan terus berkelanjutan perbedaan pendapatnya,” kata Agung.

Untuk itu, IJTI harus bisa menjaga pesta demokrasi 2024 dengan berkualitas dan sehat. (*)




KPU Sulut Ikut Bimtek Uji Skenario Dan Uji Beban Sistem Informasi Administrasi Anggota KPU Dan Badan Ad Hoc Di Selenggarakan KPU RI

Sulut,GN- Dalam rangka persiapan pembentukan badan Ad Hoc serta untuk menguji kemampuan server KPU, tanggal 8 – 10 November 2022, KPU Provinsi Sulawesi Utara mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), Uji Skenario dan Uji Beban Sistem Informasi Administrasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) yang diselenggarakan secara hybrid oleh KPU RI.


Kegiatan dibuka oleh Anggota KPU, Parsadaan Harahap didampingi Plt. Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Yuli Hertaty.

Dalam sambutannya, Harahap menyampaikan Badan Ad Hoc yang merupakan tulang punggung dari lembaga KPU harus dikelola dan dirawat dengan baik. Jajaran Badan ad Hoc harus di pastikan kualitasnya.

“Untuk memastikan kualitas badan ad hoc yang baik, harus dilakukan proses rekruitmen yang baik pula.” tambah Harahap.

Harahap berharap agar penggunaan SIAKBA dapat mendukung proses pembentukan menjadi lebih tertata dan dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Yuli Hartati dalam arahannya, menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan sebagai persiapan pembentukan badan Ad Hoc, memantapkan teknis penggunaan aplikasi SIAKBA serta menguji kemampuan server KPU.

Kegiatan ditutup oleh Plt Deputi Bidang Administrasi Purwoto Ruslan Hidayat. Purwoto menyampaikan agar kegiatan ini perlu diadakan kembali guna memberikan penyempurnaan aplikasi SIAKBA sebelum diluncurkan kepada masyarakat luas.

Kegatan ini diikuti Ketua Divisi, Kabag, Kasubag yang membidangi SDM serta staf pada subag SDM baik KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota se – Indonesia. (*/sisco)