Dinas Dikbud Kota Manado Diduga Hambat Pencairan Dana BOS

Manado,GN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado diduga menghambat pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pasalnya, hingga saat ini sejumlah Sekolah Menengah Pertama di Kota Manado belum juga melakukan pencairan dana BOS. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah harus menunggu rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado (Foto: Gemparnews.com)

“Kami belum bisa melakukan pencairan dana BOS dikarenakan belum ada rekomendasi dari Dinas. Sudah tiga bulan yakni Oktober,November dan Desember,” ujar salah satu sumber yang enggan menyebutkan namanya kepada media Gemparnews.com ,Selasa (16/12/2025).

Sumber menyebutkan, pihaknya belum bisa membayar honor bagi Tenaga Harian Lepas (THL) karena menunggu dana BOS. ” Kami harus menunggu dana BOS, barulah bisa membayar honor para THL,” katanya.

Sementara itu, Salah satu THL saat ditemui, mengatakan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima honor dari sekolah. ” Iya, kami sudah tiga bulan ini belum menerima honor dari sekolah,” ujarnya.

” Padahal kami sangat membutuhkan itu. Apalagi menghadapi hari Natal dan libur. Kasihan kami banyak kebutuhan. Kami berharap pemerintah Kota Manado dapat merespon ini,” ucapnya.

Terkait itu, awak media Gemparnews.com melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado. Disana awak media mencoba menemui Kepala Bidang SMP untuk konfirmasi, namun kepala bidang enggan menemui. “Kabid lagi sibuk,” ujar salah satu staf.

Tidak sampai di situ, awak media Gemparnews.com kembali mencoba menemui salah satu Tim BOS Dinas untuk Konfirmasi. Namun sangat disayangkan salah satu Tim BOS juga menolak untuk menjelaskannya. “Itu bukan ranah kami pak. Nanti ke ibu Kabid,” ujar Ibu Ina Sambuaga.

Dari situ, kami lanjut berusaha konfirmasi ke Sekretaris dinas. Lagi- lagi Kami awak media diarahkan ke kepala bidang SMP. ” Bapak silahkan ke Kabid SMP,” kata salah satu satpol pp dikantor Dinas. ” Ibu bilang bukan ranahnya, nanti Kabid yang jelaskan,” sambungnya.

Awak media sudah mencoba berusaha mengkonfirmasi, dan mencoba menghubungi salah satu Kabid lewat telephone selularnya dan tidak mendapatkan informasi, sampai berita ini diterbitkan.

Untuk diketahui, sesuai peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 6 tahun 2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional sekolah reguler ( pasal 24 : 1) Dalam pengelolaan Dana BOS Reguler, Tim BOS provinsi,
kabupaten/kota dilarang: Poin (e) menghambat proses pencairan dan penggunaan Dana BOS Reguler.

Dan (pasal 24 : 2) Tim BOS provinsi, kabupaten/kota yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. (sisco)




Boby Kereh: Dinkes Kota Manado Dukung Festival Sulut Sehat 2025

Manado,GN- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Festival Sulut Sehat tahun 2025 di atrium Mantos tiga lantai satu.

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari (10-12 September) di buka oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, di hadiri Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Ketua panitia selaku Direktur RS Manembo – nembo Dr dr Charly, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong, MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby Kereh,SH,MSi serta undangan lainnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby C Kereh,SH,MSi

Pantauan media ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado juga turut ambil bagian mendukung kegiatan festival Sulut sehat tahun 2025 ini. Beberapa petugas kesehatan yang menempati booth Dinkes Kota Manado antusias melayani pengunjung yang ikut memeriksa kesehatan.

Ditemui di booth Dinkes Kota Manado di Mantos tiga, Plt Kepala Dinas Boby C Kereh SH MSi mengatakan pihaknya turut memeriahkan acara festival Sulut sehat ini yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut.

“Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kesehatan Manado memberikan sumbangsi dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis, dimana ini juga merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota Manado dalam hal bapak Walikota dan Wakil Walikota,” kata Boby, Rabu (10/9/2025).

Lanjut Boby menjelaskan Dinas Kesehatan Kota Manado juga mendukung program kesehatan dari pemerintah pusat.

“Dan juga menunjang program kesehatan dari pemerintah pusat. Pemeriksaan kesehatan gratis ini meliputi pemeriksaan gula darah, colestrol dan juga untuk screening kesehatan,” ujarnya.

Dia berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. “Harapan kami mudah -mudahan pelaksanaan kegiatan festival Sulut sehat ini, bisa mengcover dan juga mewadahi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat dan berjalan dengan sukses. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengunjungi stand Dinkes Kota Manado untuk memeriksa kesehatannya,” pungkasnya. (sisco)

 




INKAI Kota Manado Sukses Menggelar Kejuaraan Piala Dandim Cup Kodim 1309/Manado

Manado,GN- Institut Karate-DO Indonesia (INKAI) Kota Manado kembali menggelar Kejuaraan Liga INKAI Kota Manado, Memperebutkan Piala Dandim Cup Kodim 1309/Manado.

Kejuaraan tersebut di laksanakan Jumat 3-5 Mei 2024 di Kota Manado. Kejuaraan ini di ikuti seluruh ranting INKAI Kota Manado.

Ketua INKAI Kota Manado dr Samuel Tanos mengatakan kejuaraan Liga INKAI Kota Manado di buka langsung Dandim 1309/Manado.

” Jadi kejuaraan ini memperebutkan Piala Dandim Cup Kodim 1309/Manado mulai dari usia dini hingga dewasa,” kata dokter Samuel.

Lebih jauh Kepala Bapelkes Dinkes Sulut ini menjelaskan kejuaraan piala Dandim cup Kodim 1309/Manado diharapkan dapat menghasilkan bibit – bibit yang unggul.

” Tujuannya tentu untuk mencari bibit-bibit unggul KOHAI Karateka INKAI yang ada di Manado,” jelasnya.

Sementara Peserta yang ikut dalam kejuaraan ini sebanyak 425 peserta.

” Mereka yang ikut kejuaraan ini, seluruh ranting dan cabang perguruan INKAI Kota Manado,” tutupnya. (sisco)




Dewan Komisaris, Direksi Dan Karyawan/i Bank SulutGo Mengucapkan Dirgahayu Kota Manado Ke-400 Tahun

Manado,GN – Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan/i Mengucapkan Dirgahayu Kota Manado Ke-400 Tahun




Pasca Bencana Banjir Dan Tanah Longsor, Ormas BARMAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Manado,GN– Musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa warga kota Manado pekan lalu menyisahkan kepedihan juga kerugian materi. Musibah ini, mengundang prihatin sejumlah kalangan masyarakat yang ada di daerah Sulawesi Utara bahkan dari luar daerah. Bantuan pun datang dari berbagai kalangan yang turut merasakan kepedihan dan kepedulian sepenanggungan sesama warga.

Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (BARMAS) yang merupakan salah satu organisasi masyarakat adat turut ambil bagian membantu dan meringankan beban warga masyarakat Kota Manado yang terdampak bemcana banjir dan tanah longsor.

Di bawah komando Tonaas Wangko Dicky Maengkom Ormas BARMAS turun langsung bergerak menyalurkan bahan Natura kepada warga masyarakat di Kelurahan Tingkulu, Kampung Baru (Teling Atas), dan Mahkeret Timur. Meskipun kondisi Tonaas Wangko Decky Maengkom mengalami gangguan kesehatan namun tidak memyurutkan niatnya untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kota Manado yang mengalami musibah banjir dan tanah longsor.

Bantuan bahan natura itupun diserahkan Ormas BARMAS di sejumlah Posko yang didirikan warga.

Ketua Harian DPP BARMAS, Sevry Nelwan mengatakan bahwa bantuan bahan natura inipun didonasi jajaran pengurus BARMAS yang tersebar di Sulut dan luar Sulut.

“Apa yang kami berikan ini merupakan jerih payah kami sendiri (BARMAS). Ini bentuk kepedulian BARMAS bagi masyarakat yang menjadi korban bencana,” kata Sevry Nelwan saat menyerahkan bantuan bahan natura di lokasi bencana Tingkulu didampingi Defly Brando Lengkey (Tonaas BARMAS Sulut) dan Michael Salim (Tonaas BARMAS Kota Manado) serta jajaran pengurus BARMAS, Selasa (26/1/2021).

Sementara itu, Lurah Tingkulu Selvie Tea, SE yang menerima langsung bantuan bahan natura dari BARMAS, menyambut baik bantuan dan kepedulian DPP BARMAS.

“Kami menyampaikan terimakasih atas kepedulian BARMAS terhadap warga korban banjir dan tanah longsor di Kelurahan Tingkulu. Tentunya, masyarakat Kelurahan Tingkulu menyampaikan terimakasih pada bapak/ibu,” kata Lurah Selvie Tea.

Ucapan terimakasih juga disampaikan warga Kampung Baru (Teling Atas), dan Mahkeret Timur yang mengalami musibah bencana.

Aksi kemanusiaan BARMAS juga akan berlanjut pada sejumlah titik dan lokasi bencana lain di Kota Manado.(*/sisco)