Bupati Thungari Bangga di Sangihe ada Kontes Motor Spektakuler

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM menghadiri Kontes Motor spektakuler dalam rangka anniversary ke- 4 generation beat Motor Club (GBMC), bertempat di Tahuna beach Hotel minggu, ( 22/2/2026 ). Pada kesempatan itu Bupati juga menjadi tim penilai untuk kategori modifikator.

Pada Kontes motor spektakuler ini ada Beragam kategori yang dipertandingkan, mulai dari 2Tak Style Open, Street Racing Style, Honda Matic Fashion Pemula, Yamaha Matic Pemula, Matic Open, Sunmori, Airbrush Open, Vietnam Style, Decal Cutting Sticker, FFA, Class The Best Modificator, hingga The Best Team.

Tak hanya itu, kategori Meet Up juga menjadi daya tarik tersendiri dengan penilaian seperti Best Beat, Best Vario, Best Stylo, Best PCX, Best N-Max, Best Aerox, Best Mio, hingga Best 2 Tak.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan merasa senang berada di ruangan karena ada Kontes motor yang tempatnya sesuai standar .

“Empat tahun dalam komunitas motor bukanlah yang mudah, dan kami di Kabupaten Kepulauan Sangihe bahwa pemuda tidak boleh lagi hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi harus menjadi perubahan itu sendiri, jadi kalian sebagai anak-anak muda tentunya diharapkan dapat menjadi mitra penting Pemerintah daerah dalam kegiatan apapun ,dan komunitas – komunitas motor seperti ini sangat penting bagi Pemerintah daerah,”kata Bupati.

Lanjut Thungari bahwa, Pemerintah daerah senantiasa memberi ruang dan wadah bagi siapapun yang berkembang, menyalurkan ide,bakat, talenta,hobi di semua bidang manapun selama kegiatan positif.

” Pada malam hari ini, Saya berbangga karena ada Kontes motor spektakuler yang tentunya banyak anak muda yang terlibat dalam konteks ini,bisa menyalurkan hobi,bakat, saling bertukar informasi dan semoga ivent-ivent seperti ini bisa dikembangkan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, bukan cuma motor tapi juga bisa mobil ,sehingga dari luar bisa datang,jadi anak-anak Sangihe tidak kalah dengan selera modifikasi dan lain-lain Terima kasih sudah menyalurkan hobi dan bakat pada tempatnya dan terima kasih kepada panitia yang sudah mempercayakan Sangihe pada salah satu ivent ini,dan kami terus berharap sinergi kedepan dan para peserta ada dan terus mendukung kegiatan otomotif yang ada di daerah ini,” tutup Bupati .( RB ).




Perdana.. UKSW Kolaborasi RCTI Gelar Kontes Campus Special Hunt Miss Indonesia 2023

Salatiga,GN- Untuk pertama kali (Perdana red) RCTI berkolaborasi dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang akrab dikenal dengan Kampus Indonesia Mini menggelar kontes yang bertajuk Campus Special Hunt Miss Indonesia 2023.

Kontes yang di kemas oleh panitia di laksanakan Kamis (02/03/2023). Kontes ini diikuti oleh mahasiswa UKSW dari berbagai Fakultas dan juga di ikuti masyarakat umum.

Yan Satriana selaku Head Off Air Marketing Communication RCTI mengungkapkan di pilihnya UKSW sebagai kampus Indonesia Mini karena sangat potensial untuk program Miss Indonesia ini.

Lanjut kata Satriana, di Kampus Indonesia Mini terdapat beragam suku, budaya bahkan perwakilan dari tiga puluh delapan provinsi di Indonesia.

“Indonesia Mini ini cocok sekali untuk program kita yang membutuhkan perwakilan dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. Harapannya kita mendapatkan kandidat dari kampus Indonesia Mini yang mewakili provinsinya sendiri,” ungkapnya.

Meskipun pelaksanaan kontes ini dalam kondisi hujan, namun tidak menyurutkan antusias peserta dalam mengikuti tahapan seleksi pada kontes tersebut.

Untuk tahapan seleksi pada audisi ini, meliputi tahap registrasi, tes tertulis dan interview. Audisi ini dibuka untuk mahasiswa UKSW dan masyarakat umum, namun target utama pada special audition kali ini adalah mahasiswa UKSW.

Selain itu Satriana menjelaskan kontes ini pertama kalinya di laksanakan untuk audisi Miss Indonesia di kampus Indonesia Mini. Dia mengapresiasi Kampus Indonesia Mini, sebab kedatangan tim disambut dengan penampilan berbagai etnis yang menjadi ciri khas kampus sangat asri ini.

“Jika hasil overview dari audisi ini sesuai dengan tujuan dan ekspetasi, maka kedepannya RCTI dapat berkolaborasi dengan UKSW untuk program-program yang lainnya. Bila hasilnya sesuai dengan ekspetasi dan tujuan kami pastinya kami akan datang lagi ke Salatiga. Kita mencoba meningkatkan kerja sama dengan UKSW, tidak hanya program Miss Indonesia saja namun kerja sama untuk program-program lainnya,” ujarnya.

Sementara, Kepala Divisi Promosi dan Komunikasi Publik UKSW Gamaliel Septian Airlanda, M.Pd menyebutkan UKSW sebagai kampus terakreditasi institusi Unggul dan kampus Indonesia Mini yang dapat menyalurkan talenta dan dimiliki mahasiswa melalui kolaborasi dengan media nasional seperti RCTI dalam gelaran Miss Indonesia 2023.

“Talenta mahasiswa UKSW layak untuk ditampilkan ke ajang nasional. Melalui acara Miss Indonesia ini, kerja sama antara RCTI dan UKSW dapat berlanjut untuk bidang lainnya,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Nicky Angelica Giarto mahasiswa Fakultas Psikologi UKSW salah seorang peserta audisi Miss Indonesia ikut merasa bangga dimana dirinya dapat mengikuti Miss Indonesia yang dilaksanakan di kampus sendiri untuk menyalurkan bakat dan minat mereka.

“Miss Indonesia adalah tempat yang tepat menyalurkan bakat dan minat yang saya miliki. Motivasi saya ikut Miss Indonesia saya ingin mendorong perempuan Indonesia untuk menerapkan Manner, Impressive, Social and Smart (MISS),” kata mahasiswa asal Sragen ini.

Sementara, Christivania F Dodolang mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UKSW, mengaku pertama kali mengikuti audisi kecantikan seperti ini. Dirinya menyampaikan berterima kasih kepada UKSW karena telah memfasilitasi untuk menyalurkan talenta yang ada dalam diri mahasiswa.

“UKSW membantu dan memfasilitasi saya untuk membuktikan bahwa kontes Miss Indonesia tidak hanya dilihat dari kecantikan secara fisik saja namun mereka memiliki hati yang cantik melalui sikap mereka,” terang mahasiswa asal Ambon.

Peserta lainnya, Erika Immanuela mahasiswa FKIK UKSW juga ikut menyampaikan pandangannya. Mahasiswa asal Boyolali Jawa Tengah ini menyatakan kontes Miss Indonesia membantu men-challenge dan meningkatkan kapabilitas diri.

”Saya ingin meningkatkan kapabilitas diri dan menunjukan bahwa perempuan Indonesia memiliki karakteristik dan kelebihannya masing-masing sehingga hal tersebut menjadi ciri khas mereka,” tutupnya.

Dalam kontes Miss Indonesia ini Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., berkesempatan hadir untuk mengunjungi tempat seleksi dan sekaligus berbincang dengan para peserta yang ikut audisi tersebut. (sisco/*)