DPRD Bersama Pemrov Sulut Terima Persub RTRW dari Menteri ATR/BPN RI

Sulut,GN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menerima Persetujuan Substansi (Persub) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RTRW dari Kementerian ATR/BPN RI.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen, SpB- KBD, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE dan Ketua Pansus Henry Walukow, Louis Shcramm serta jajaran pemprov Sulut.

Penyerahan Persub Ranperda RTRW oleh Menteri ATR/BPN di laksanakan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI di Jakarta, Kamis (19/02/2026).

Usai menerima Persub dari Kementerian ATR/BPN, Ketua DPRD dr Fransiscus Andi Silangen mengatakan, persetujuan substansi ini adalah syarat mutlak Ranperda RTRW ini akan dijadikan perda.

“Langkah selanjutnya yaitu persetujuan bersama dan ini sudah menggambarkan bahwa kita semua di DPR bersama-sama dengan pemerintah untuk menetapkan RTRW yang mendapatkan persetujuan substansi,” kata Silangen saat memberikan keterangan pers di Jakarta. (sisco/*)

 




Ketua DPRD Sulut Sampaikan Bela Sungkawa Atas Tragedi Kebakaran Panti Werdha Damai Ranomuut

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut Dr Fransiscus Andi Silangen menyampaikan duka. Mendalam atas peristiwa kebakaran yang  menghanguskan bangunan panti Werdha Damai Ranomuut Kota Manado, Minggu (28/12/25) malam yang menyebabkan 16 penghuni meninggal dunia.

Menurutnya kejadian tersebut adalah duka bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

” Atas nama Pimpinan dan anggota DPRD Sulut menyampaikan Belasungkawa dan dukacita mendalam atas peristiwa yang terjadi yang memakan korban jiwa. Semoga Tuhan Yesus sumber penghiburan menguatkan keluarga yang ditinggalkan ,” ucap Silangen saat membuka rapat paripurna DPRD Sulut Senin, (29/12/25)

Diketahui kobaran api hebat meluluhlantakkan Panti Werdha Damai pada Minggu malam. Tragedi tersebut menewaskan sedikitnya 16 orang penghuni panti, sementara tiga korban lainnya mengalami luka bakar serius dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Api yang membesar dengan cepat membuat para penghuni panti, yang mayoritas lanjut usia, tidak sempat menyelamatkan diri. Peristiwa ini sontak menggemparkan warga sekitar yang berupaya memberikan pertolongan seadanya sebelum petugas tiba di lokasi.

Sekretaris Daerah Kota Manado, Steaven Dandel, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 20.31 WITA. Berdasarkan estimasi awal, api diduga sudah berkobar sekitar lima hingga sepuluh menit sebelum laporan masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran.

“Begitu menerima panggilan darurat, tim pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi,” ujar Dandel.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 25 personel dikerahkan untuk mengendalikan api. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.20 WITA, meski proses evakuasi sempat terkendala akibat beberapa titik api yang kembali menyala serta kondisi bangunan yang telah rapuh.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Keterangan awal dari sejumlah saksi menyebutkan api diduga berasal dari area dapur, namun hal tersebut belum dapat dipastikan.

“Semua masih dalam tahap pendalaman. Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran,” tegas Dandel.

Dari hasil evakuasi sementara, petugas menemukan 16 jenazah korban di dalam bangunan panti. Sementara itu, tiga korban luka bakar masing-masing dua orang dirawat di RSUD Kota Manado dan satu korban lainnya dirujuk ke RS Awaloei. Tragedi ini menjadi duka bersama sekaligus pengingat pentingnya perhatian serius terhadap keselamatan fasilitas sosial, khususnya yang menampung kelompok rentan seperti lanjut usia. (sisco/*)

 




Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen Hadiri Ibadah Penghiburan Alm Bapak Fanny Legoh

Sulut,GN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus A Silangen, SpB,KBD menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan dan penghiburan duka atas meninggalnya Alm bapak Fanny HB Legoh anggota DPRD Provinsi Sulut, Sabtu (14/01/2023).

Ketua DPRD Sulut Saat Menyampaikan Sambutan Dan Penghiburan Untuk Keluarga Berdukacita (foto : ist)

Dalam sambutan menyampaikan dan memberi penghiburan bagi keluarga yg ditinggalkan melalui Firman dalam Pengkhotbah 7:1-2 “Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran. Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya.”

Ketua DPRD Sulut menyampaikan bahwa Kematian adalah jalan menuju kepada kehidupan kekal dan mengajak keluarga untuk mengaminkan apa yang TUHAN buat adalah baik adanya sekalipun melalui jalan kematian, karena TUHAN telah menyediakan tempat terindah buat Alm Bapak Fanny.

Lanjut kata Silangen, karena Kemah tempat Alm bapak Fanny di Sorga Kekal telah selesai dibangun, sehingga TUHAN memanggil pulang Almarhum untuk diam bersama di Sorga Kekal.

Ketua DPRD juga mengingatkan keluarga untuk terus mengkaryakan segala amal dan perbuatan baik yang telah dikaryakan.

Turut hadir wakil ketua DPRD Sulut, dan anggota DPRD Sulut lainnya. (*/sisco)




Pisah Sambut Sekretaris DPRD Sulut, FAS : Terimakasih Ibu Glady Dan selamat Bekerja Ibu Sandra

Sulut,GN- Acara pisah sambut yang diapik dengan baik oleh Sekretariat DPRD Sulut, Senin (24/10/2022) di ruangan Paripurna DPRD meninggalkan kesan dan pesan yang sangat mengharukan.

Pada kesempatan itu, ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD juga menyampaikan terimakasih kepada Glady Kawatu,SH MSi atas dedikasinya di lembaga perwakilan rakyat.

Silangen juga menyampaikan selamat bekerja di lembaga perwakilan rakyat kepada Sekretaris yang baru Ir Sandra Moniaga.

“Terima kasih ibu Glady, selamat bekerja ibu Sandra,” tandasnya. (sisco/*)

 




Silangen Pimpin Rapat Paripurna, Fraksi Demokrat Ingatkan Aspirasi Rakyat

Sulut,GN- Rapat paripurna DPRD Sulut dalam rangka Penyampaian /Penjelasan Gubernur terhadap KUA dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2022, Penyampaian/Penjelasan DPRD terhadap Ranperda tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Pendapat Gubernur terhadap Ranperda,sekaligus Tanggapan/Jawaban Fraksi terhadap Pendapat Gubernur,Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Kedua Masa Persidangan Ketiga Tahun 2022 serta Penutupan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2022 sekaligus Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun 2022.

Rapat dibuka Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen, SpB KBD didampingi Wakil Ketua James Kojongian, Wakil Ketua Billy Lombok. Rapat dihadiri langsung Wakil Gubernur Drs. Steven OE Kandouw, diruang Sidang Paripurna Kantor DPRD Provinsi Sulut, Rabu (14/9/2022).

Dalam penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi di DPRD, Fraksi Demokrat bersama rakyat tetap berkomitmen terima aspirasi rakyat ‘tolak’ terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disuarakan oleh para pendemo dalam 5 gelombang di DPRD Sulut.

Ketua Fraksi Demokrat, Henry Walukow menyatakan Fraksi Demokrat sudah 5 kali menerima gelombang demo menolak kenaikan BBM. Hal itu dikatakannya dihadapan Pimpinan DPRD dan Wakil Gubernur Sulut drs Steven OE Kandouw.

“Kami mengingatkan aspirasi yang sudah disuarakan, wajib di tindaklanjuti apa yang sudah dibawa ketempat ini. Fraksi Demokrat menyikapi dan mendukung aspirasi terkait ojek, penciptaan lapangan kerja, pemberian subsidi Pemerintah Provinsi Sulut,” ujar Walukow.

Lanjut Kata Walukow, pihaknya akan mengusulkan agar aspirasi tersebut dibawa langsung ke pemerintah pusat atau mengundang perwakilan dari pendemo untuk sama-sama zoom meatting dengan pemerintah pusat.

“Supaya aspirasi ini tidak terkesan dibiarkan seperti kata pendemo bahwa aspirasi tak ada tindak lanjut,” kata Walukow, mengutip pernyataan pendemo dihalaman parkir kantor DPRD Sulut baru-baru ini.

“Kami pun mengakui sangat menghormati sikap dari fraksi-fraksi yang lain. Tapi kami tegaskan kembali, Fraksi demokrat sudah jelas dan tegas menolak kenaikan harga BBM. kami bersama dengan rakyat,” tukas Walukouw.

Walukow, juga mengingatkan pemerintah soal penanganan inflasi. “Karena beredar harga yang ada sudah mengalami kenaikan 30%, Ini harus ada tindakan konkrit dan nyata yang harus dilakukan pemerintah dan kita semua,” tutup wakil rakyat dapil Minut-Bitung itu.

di ketahui Fraksi Demokrat menyetujui pembahasan KUA-PPAS tahun 2022 untuk dibahas lebih lanjut. (sisco)

 




HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Tahun Ketua DPRD Sulut Bacakan Teks Proklamasi

Sulut,GN- Pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 77 tahun di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung khidmat.

Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD Ketika Membacakan Teks Proklamasi (foto: Gemparnews)

Pantauan awak media ini, Rabu (17 Agustus 2022) Upacara Bendera di hadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut, Forkopimda, Sekprov Sulut bersama jajaran, TNI/Polri bahkan undangan lainnya.

Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE. Sementara, Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD di percayakan untuk membacakan teks Proklamasi.

Pengibaran bendera merah putih sukses di laksanakan oleh pasukan pengibar bendera di lapangan kantor Gubernur Sulut. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Sampaikan Selamat Atas Terpilihnya Ketua MD GPdI Sulut Pdt Yvonne Awuy-Lantu

Sulut,GN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD di sela-sela rapat paripurna DPRD Sulut dalam rangka mendengarkan penjelasan Gubernur tentang KUA PPAS tahun 2023 menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara (Sulut) Pdt Yvonne Awuy Lantu periode 2022-2027, melalui Musyawarah Daerah (Musda) pekan lalu.

Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD Ketika Diwawancarai Awak Media (foto : gemparnews)

“Selamat melanjutkan tugas buat Pdt Yvonne Awuy Lantu, Tuhan pasti memberikan selalu kekuatan dan kesehatan,” kata Silangen,Selasa (26/07/22) di ruangan sidang paripurna DPRD Sulut.

Ucapan selamat kepada Pdt Yvonne Awuy-Lantu, juga disampaikan berbagai kalangan seperti Bupati dan Wakil Bupati,Walikota dan Wakil Walikota bahkan masyarakat yang ada di Sulut. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Buka Kegiatan Pembekalan Sosial Kebangsaan, Hadirkan Kapolda Sulut Sebagai Keynote Speaker

Sulut,GN- Sekretariat DPRD Sulut, Selasa (21/6/2022) menggelar pembekalan Sosialisasi Kebangsaan untuk Narasumber serta staff pendamping bahkan seluruh Anggota DPRD Sulut.

Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Andi Silangen,SpB-KBD membuka kegiatan ini dengan mengahadirkan Narasumber Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Drs Mulyatno SH MM.

Ketua DPRD Sulut mengatakan wawasan kebangsaan sangat dibutuhkan, bagi bangsa negara Indonesia yang terus membangun agar NKRI memiliki karakter percaya diri yg tinggi dalam menjalani hidup berbangsa dan bernegara.

” Kita patut memberi apresiasi karena kehadiran Kapolda menjadi narasumber akan menambah wawasan kita terkait wawasan kebangsaan,” kata Silangen.

Sebelumnya, Sekertaris DPRD Sulut Glady Kawatu diawal kegiatan menyampaikan pelaksanaan Sosialisasi wawasan kebangsaan oleh Anggota DPRD Sulut didasarkan pada Peraturan Daerah no 1 pasal 123 yang mengamanatkan anggota DPRD mensosialisasikan peraturan perundang undangan kepada komponen masyarakat diwilayah daerah pemilihan masing – masing dengan menyatukan visi dan persepsi terkait wawasan kebangsaan.

Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Mulyatno SH MM, sebagai keynote Speaker dalam pembekalan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan mengatakab bahwa bagi Anggota DPRD Sulut juga bagi staff ASN pendamping pada pelaksanaan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan yang akan berlangsung mulai 25 – 30 Juni 2022, agar tidak mengajarkan tetapi shering pengetahuan soal wawasan kebangsaan yang berdasar pada 4 pilar bangsa yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

” Wawasan kebangsaan sangat penting agar Indonesia tidak punah dengan masyarakat yang memiliki integritas dan mampu bersaing yang selalu mencintai Indonesia dengan semangat bela negara yang didasari pada sikap dan perilaku untuk berbuat segala kebaikan yang dijiwai oleh kecintaanya kepada NKRI, ,” ujar Mulyatno.

Kapolda Sulut menambahkan Wawasan Kebangsaan sangat penting dan harus selalu dihidup. “Wawasan Kebangsaan sangat penting sekali dan harus selalu dihidup kembangkan terus,supaya semua masyarakat tanpa terkecuali, baik pejabat maupun masyarakat umum, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sehingga mampu berkontribusi menjadi warga negara yang baik dan berkontribusi kepada negara.”tambahnya.

Kapolda pun dengan tegas megatakan bahwa wawasan kebangsaan juga memegang peranan penting dalam menjamin eksistensi dan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Ini bukan berarti wawasan kebangsaan kita lemah, tidak ya, tetapi wawasan kebangsaan itu harus ditingkatkan terus supaya kita semakin sadar akan wawasan kebangsaan,” terangnya.(*/sisco)




Ratusan Mahasiswa Demo Di Gedung DPRD Sulut, Silangen : Aspirasi Mahasiswa Akan Kami Bawa Ke Pemerintah Pusat

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulit Fransiscus Andy Silangen (FAS) menegaskan pihaknya akan segera menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan Mahasiswa.

Hal itu, dikatakannya ketika menyikapi tuntutan Mahasiswa yang menggelar aksi demo di halaman Kantor DPRD Sulut.Selasa (12/4/2022) tadi sore.

Ketua DPRD Sulut Berdialog Dengan Mahasiswa Saat Aksi Demo Tadi Sore (foto: gemparnews)

Menurut Dia, persoalan BBM maupun Minyak Goreng tidak hanya menjadi pergumulan masyarakat Sulut akan tetapi juga menjadi pergumulan seluruh rakyat Indonesia. ” Senin pekan depan, Kami DPRD Sulut segera membawa aspirasi yang disampaikan ke Pemerintah Pusat karena terkait kebijakan BBM dan Minyak Goreng menjadi kewenangan Pemerintah Pusat,” kata dokter Andi sapaan akrabnya.

Politisi PDIP Sulut ini juga mengatakan keberpihakan DPRD Sulut terhadap persoalan rakyat menjadi hal mutlak, sehingga mengapresiasi upaya Mahasiswa yang telah berjuang untuk kepentingan masyarakat. ” Apa yang menjadi tuntutan mahasiswa yang berteriak hidup rakyat, hidup Mahasiswa juga akan sama-sama diperjuangkan,” tegas Silangen.

Untuk di ketahui, aksi demo damai tadi sore, berlangsung aman dan terkendali. Pihak petugas kepolisian terlihat berjaga-jaga di lokasi kantor DPRD Sulut. Dalam aksi demo damai juga berhasil membuat kesepakatan lewat dialog yang dilaksanakan dihalaman kantor DPRD Sulut untuk perjuangan Stok BBM dan penurunan harga bahan pokok khususnya Minyak Goreng yang akan diperjuangkan secara bersama-sama. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Pimpin Rapat KUA PPAS APBD P 2021

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut memimpin Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2021 dilaksanakan di ruang paripurna DPRD Sulut, Senin (23/08/2021).

Saat rapat, ketua DPRD Sulut didampingi Wakil Ketua Vicktor Mailangkay dan Billy Lombok serta anggota DPRD Sulut lainnya, yang merupakan anggota tim badan anggaran.

Sementara hadir dari pihak eksekutif Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang hadir secara fisik maupun virtual dan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Anggota DPRD Sulut, Rocky Wowor mengkritisi prioritas poin pertama mengenai upaya pemulihan ekonomi daerah yang tertera dalam KUA yaitu upaya menggerakkan sektor pariwisata, untuk bekerjasama dengan pelaku usaha.

“Dampak dari pandemi Covid-19 yang menyerang semua faktor ekonomi maupun kesehatan. Saya berpikir dalam keadaan ini kita harus fokus dulu terhadap kesehatan dan harus menjadi prioritas bukan pariwisata,” ungkapnya.

Saat

Dia menambahkan, sesuai yang dikatakan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey untuk membangun perekonomian daerah harus mengairahkan sektor pertanian dan perikanan.

“Saya lihat di poin satu ialah pariwisata sedangkan saat ini sesuai instruksi pemerintah pusat semua pariwisata harus ditutup dahulu, sehingga belum ada kegiatan. Kita semua lagi fokus untuk menangani Covid-19 dan pengerjaan proyek seperti pembangunan jalan,” urai Ketua Fraksi PDIP Sulut ini dengan tegas.

Menanggapi hal ini Sekrpov Sulut, Edwin Silangen angkat bicara. Menurutnya, dalam KUA-PPAS Perubahan 2021 perlu disampaikan soal namanya asumsi.

TAPD menetapkan asumsi ini mempunyai dua dasar pertimbangan. Pertama, mencermati kondisi perkembangan makro secara nasional. Termasuk target asumsi makro secara nasional sebagaimana yang dicantumkan dalam APBN 2021.

“Kami berkesimpulan bahwa arah kebijakan yang pertama adalah pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19, sebab tidak ada satu pun propinsi maupun secara global di dunia ini termasuk NKRI yang tidak berupaya untuk menangani pandemi Covid-19. Namun, di satu sisi kita juga harus menggairahkan ekonomi yang ada di daerah ini. Dengan pertimbangan itu kemudian kami menetapkan angka-angkanya dengan asumsi plus 4-5 persen dengan tingkat inflansi yang terkendali,” tandasnya. (sisco/*)