Johnny Suak Apresiasi Strategi dan Langkah Bawaslu Sulut

Sulut,GN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan, tentang Evaluasi dan Rekomendasi tindak lanjut dukungan Sekretariat Bawaslu bersama Stakeholder dalam Pelibatan Pemantau Pemilu dan Pengawasan Partisipatif Masyarakat pada Pemilihan Kepala daerah tahun 2024 di Provinsi Sulawesi utara.

Plt Kaban Kesbangpol Sulut Johnny Suak (foto : Gemparnews)

Acara di laksanakan di Lantai dua Kantor Bawaslu Sulut pada Kamis (13/03/2025) dan menghadirkan peserta Para Pemantau Partisipatif, Mahasiswa dan media.

Plt Kaban Kesbangpol Sulut Jhonny Suak, Rendy NS Umboh Koordinator Nasional JPPR dan Jeirry Sumampow dari Aktivis dan Pengamat Politik menjadi nara sumber dalam acara tersebut.

Plt Kaban Kesbangpol Sulut Jhonny Suak memaparkan peran Kesbangpol dalam mendukung pengawasan Netralitas ASN. Bahkan juga  Suak menjelaskan bagaimana konsekwensi ASN apabila tidak netral.

Suak pun mengapresiasi salah satu langkah Bawaslu Sulut dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami punya banyak sekali melakukan kegiatan edukasi atau pendidikan pengawasan partisipatif, dan saya acungi jempol untuk Bawaslu periode ini dan KPU Sulut. Kenapa ? Karena pendidikan politik mereka dan pendidikan pengawasan partisipatif mereka basisnya ke kecamatan. Itu luar biasa,” ujarnya.

Lanjut Suak mengatakan bahwa strategi atau langkah yang di lakukan oleh Bawaslu Sulut ke Kecamatan-kecamatan ini dinilai sangat efisien. ” Sekali lagi saya katakan langkah dan strategi dari Bawaslu Sulut sangat luar biasa,” tandasnya. (sisco)




Jelang PSU di Kecamatan Essang Talaud, Kesbangpol Sulut akan Lakukan Scanning Keamanan

Sulut,GN- Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Utara (Sulut) Johnny Suak mengatakan, menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Kepulauan Talaud di Kecamatan Essang, Kesbangpol Sulut akan melakukan scanning keamanan dan ketertiban.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulut Johnny Suak (foto : Gemparnews)

“Kesbangpol Sulut setelah mengikuti hasil dari MK dan hasil dari pertemuan KPU Talaud dan KPU RI, maka mau tidak mau Kesbangpol Sulut akan melakukan scanning, untuk keamanan dan ketertiban menjelang PSU,” kata Suak kepada media Gemparnews.com ketika di temui diruangan kerjanya, Kamis (27/2/2025).

Untuk membantu KPU dan Bawaslu Talaud sebagai penyelenggara pilkada disana, kata Suak pihaknya akan mencoba mendekati organisasi masyarakat terutama Kesbangpol Talaud.dan juga berkoordinasi dengan TNI Polri dalam memantapkan keamanan dan ketertiban.

“Kita akan mendekati beberapa organisasi masyarakat dan terutama kesbangpol talaud. Kami juga berkoordinasi dengan TNI Polri, untuk membantu KPU dan Bawaslu Talaud sebagai penyelenggara pilkada di sana dalam memantapkan keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan PSU,” ujarnya.

Selain itu, kata Suak Kesbangpol Sulut masih menunggu arahan dari KPU dan Bawaslu RI dan juga menunggu arahan dari Gubernur Sulawesi Utara.

“Kita masih menunggu arahan dari KPU dan Bawaslu RI dan juga menunggu petunjuk dan arahan dari Gubernur Sulawesi Utara Bapak Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE,” terangnya.

“Untuk persiapan, kita sudah berkoordinasi dengan TNI Polri dan juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah disana termasuk Kesbangpol Talaud,” tandasnya. (sisco)




Dibuka Kaban Kesbangpol Sulut Rakerda II DPD Pewarna Indonesia Sulut Sukses Di Laksanakan, Manossoh : Terimakasih Atas Dukungan Dan Bantuan Semua Pihak

Sulut,GN- Kegiatan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) II DPD Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sukses dilaksanakan.Acara yang bertemakan Mewarnai Karya Pewarta Demi Masa Depan, di laksanakan di RM Pondok Bambu, Perumahan GPI Mapanget Kota Manado Sabtu, (30/10/2021).

Hadir pada kesempatan itu, Pdt Dr Robert Longkutoy, Kepala Kesbangpol Sulut Steven Liow,SSos mewakili Pemerintah Provinsi Sulut, Dr Sonia Tampanguma, SAg.MTH mewakili Bimas Kristen Kanwil Provinsi Sulut dan Ketua API Kota Manado Pdt Stevi Pamikiran.
Acara di awali dengan Ibadah yang di pimpin oleh Ketua Majelis Pusat GPdI Pdt Dr Robert Longkutoy dengan mengambil pembacaan ayat Firman Tuhan 2 Timotius 4:1-2 mengatakan, Pewarna harus memberitakan situasi apapun, tetapi berita dari Pewarna harus menciptakan situasi yang kondusif. Berita terpenting yang harus diberitakan yaitu berita keselamatan, usahakan pemberitaan mengutamakan kasih.

“Pewarna harus mampu meredam kondisi dan situasi apapun. Wartawan nasrani tujuannya memberitakan berita yang menciptakan sesuatu yang kondusif dan harus dipertanggungjawabkan. Komersialisasi tapi nasraninya harus diutamakan,”ucap Wakil ketua majelis pusat GPdI ini.

Sementara itu, Kaban Kesbangpol Sulut Steven Liow SSos mengatakan Pewarna harus mewartakan kebenaran yang membawa damai sejahterah dengan kasih kristus. Bertujuan membawa umat Tuhan masuk kerajaan sorga dan hidup sesuai ajaran kristus, itu yang harus diwartakan. Sebab, kasih kristus dapat menembus keterbatasan.

”Indentitas wartawan nasrani memenuhi tugas dan panggilan. Prinsip wartawan sebagai orang beriman harus dijaga. Jaga integritas diri, jaga identitas dan memeliharanya. Bersinergi dengan pemerintah dan instansi terkait dalam membangun, merawat dan toleransi. Kita saling menjaga sebagai tubuh kristus,” ujar Liouw.

Di tempat yang sama, perwakilan Kepala bidang urusan agama kristen Kanwil kementrian agama provinsi Sulut Pdt Dr Sonia Tampanguna, SAg.MTH menyampaikan, lewat pelayanan selaku wartawan nasrani harus merawat kerukunan kasih persaudaraan yang ada di Sulut. Bukan hanya beragama kristen tetapi menjadi perekat hubungan dengan agama-agama yang lain.

“Sebagai kaum nasrani, Pewarna mewakili umat kristen. Sejatinya sebagai wartawan kita punya jati diri sebagai orang kristen. Kehadiran sangat dibutuhkan menjadi alat menyampaikan hal-hal positif dan merekat hubungan antar umat beragama di Sulut. Selamat mengikuti rakerda, mari kita bangun sulawesi utara yang kita cintai,” tutur Tampanguna.

Usai Pelaksanaan Rakerda II DPD Pewarna Indonesia Sulut, Ketua DPD Pewarna Indonesia Sulut Sanfransisco Manossoh mengungkapkan rasa terimakasih atas terlaksananya kegiatan tersebut. Manossoh pun menyampaikan Ucapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus dan juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan menopang baik secara ide gagasan maupun secara materi atas suksesnya acara Rakerda II DPD Pewarna Indonesia, Sulut.

“Pertama saya mengucap syukur kepada Tuhan dan juga saya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang tidak saya sebutkan satu persatu, sudah membantu mendukung serta menopang sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses,sekali lagi saya sampaikan terimakasih. Semoga Pewarna di Sulut semakin mewarnai dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia ini,” tandasnya. (yusak Poludu)




Steven Liow : Sumpah Pemuda Merupakan Momentum Untuk Tetap Menjaga Keutuhan, Kesatuan Dan Persatuan Bangsa Indonesia

Sulut,GN- Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steven Liow menyatakan bahwa hari sumpah pemuda merupakan momentum bagi kita sebagai warga negara Indonesia khususnya generasi muda Sulawesi Utara.

“Tentu bersyukur dan kita harus mengerti dan memahami sejarah panjang apa dan bagaimana sumpah pemuda terjadi pada tahun 1928. Sejarah ini mengingatkan kita pada bung Karno dan bung Hatta dan sejarah semangat dari tokoh sentral orang Sulawesi Utara Samratulangi,” kata Liow kepada media ini, Rabu (27/10/2021) di ruangan kerjanya.

Lanjut, Liow menjelaskan tahun 1928 momentum di ingatkan bahwa kalimat pertama di ucapkan kata Indonesia itu adalah Dr Samratulangi dan ini kita tentunya berbangga dimana yon Java,yin Celebes,yon Ambon, yon Aceh dan yon Kalimantan itu bersama-sama mengucapkan sumpah, dengan peristiwa itu sangat luar biasa dengan komitmen pada waktu itu adalah menjadi titik awal dimana pergerakan setelah Budi Utomo dan berlanjut untuk perjuangan kemerdekaan di saat pemuda berkumpul untuk menyatakan sumpah bagi negara kesatuan bangsa Indonesia. ” Sumpah ini terkenal dengan nama Sumpah Pemuda bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu Indonesia,” jelasnya.

Dia mengajak untuk terus menjaga semangat ini, menjaga keutuhan negara dan menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan dalam Pancasila , dimana di jelaskan bahwa kita hidup hasil dari suatu semangat bersama dengan moto Bhineka Tunggal Ika maka kita harus menjaga negara ini dengan utuh, sekalipun kita berbeda latar belakang budaya, suku ragam ras dan agama.

“Marilah terus menjaga Indonesia agar Indonesia akan terus bertumbuh berkembang dan akan mampu menjadi negara hebat dan kita akan mengingat bagaimana semangat 28 itu akan terus terjaga sampai dimasa yang akan datang. Semua ini menjadi momentum kita tetap bersatu dengan semangat sumpah pemuda itu, berjuang terus menjaga keutuhan dan persatuan Negara Republik Indonesia,” tandasnya.
Perlu diketahui hari ini 28 Oktober 2021 merupakan hari Sumpah Pemuda yang ke-93 tahun.(sisco)