Pemkab Sangihe dan Politeknik Negeri Manado Teken MoU dan PKS untuk Pengembangan Pariwisata

SANGIHE,GN- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat langkah strategis dalam pengembangan sektor pariwisata melalui kerja sama lintas sektor, Selasa, 26 Agustus 2025 , bertempat di Kampus Politeknik Negeri Manado, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Politeknik Negeri Manado.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata serta Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan disambut oleh jajaran pimpinan Politeknik Negeri Manado.

Kerja sama ini mencakup pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata, pelatihan kepariwisataan, penguatan kelembagaan, serta pengembangan strategi promosi destinasi wisata berbasis potensi lokal di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini, yang dianggap sebagai langkah nyata dalam membangun sektor pariwisata daerah secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Pengembangan sektor pariwisata memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan vokasi seperti Politeknik Negeri Manado. Kami optimis, melalui kerja sama ini, pariwisata Sangihe akan semakin maju dan kompetitif,” ujar Bupati.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Manado Dra. Maryke Alelo, MBA menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penerapan ilmu terapan dan pendekatan vokasional yang tepat sasaran.

Melalui penandatanganan MoU dan PKS ini, kedua pihak berharap terbangun sinergi jangka panjang dalam rangka mewujudkan Kepulauan Sangihe sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur, yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(RB)




Dukung Pengembangan Pariwisata,Pemkab Sangihe Jalin Kerja Sama Dengan PT Angkasa Pura

SANGIHE,GN – Untuk pengembangan dunia Pariwisata di Tanah Tampungang Lawo, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menjalin kerjasama dengan PT. Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.Hal ini resmi dilakukan untuk menjalin kerja sama strategis dalam bidang promosi pariwisata, yaitu dengan dilakukannya Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilaksanakan pada Senin, 20 Januari 2025, bertempat di kantor PT. Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.

Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, dan General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti, menandatangani dokumen kesepakatan ini, diikuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) oleh GM PT. Angkasa Pura Bandar Udara Sam Ratulangi Manado Manado dengan Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kerja sama ini bertujuan untuk memanfaatkan fasilitas Bandar Udara Sam Ratulangi sebagai sarana promosi pariwisata Kepulauan Sangihe. Program promosi akan mencakup pemasangan media visual di area strategis bandara, serta kegiatan promosi lainnya seperti kolaborasi dalam penyelenggaraan event dan pameran pariwisata.

Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Kami berterima kasih atas kerjasama yang boleh terjalin dengan PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado. Ini adalah langkah penting untuk memperkenalkan Kepulauan Sangihe, sebuah destinasi dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang luar biasa, kepada wisatawan domestik maupun internasional,” ungkapnya.

General Manager PT. Angkasa Pura Bandar Udara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti, turut menyampaikan komitmennya. “Kami sangat antusias mendukung pengembangan pariwisata daerah melalui pemanfaatan fasilitas dan jaringan promosi kami di Bandar Udara Sam Ratulangi. Kerja sama ini akan memperkuat daya tarik wisata Sulawesi Utara, termasuk Kepulauan Sangihe, sebagai tujuan utama wisatawan,” jelasnya.

Dengan ditandatanganinya MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk memaksimalkan potensi pariwisata yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.(RB)




Bahas Kerjasama, Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Manado Terima Kunjungan Kerja Rektor Universitas Klabat

Manado,GN- Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Wega Sukanto,SpB,TKV(k) menerima kunjungan kerja Tim Universitas Klabat (Unklab) yang dipimpin langsung Rektor Unklab Danny Ivan Rantung,MBA. Ph,D, di aula lantai 2 kantor pusat RS Kandou,Kamis (16/1/2025).

Kunjungan kerja ini bertujuan membahas kerjasama RSUP Kandou Manado dalam mendukung pembukaan Prodi Kedokteran di Unklab. Dalam kerjasama ini, RSUP Kandou Manado diharapkan, dapat berperan sebagai rumah sakit pendidikan yang akan mendukung proses pembelajaran mahasiswa kedokteran Unklab.

“Kami menyambut baik rencana pembukaan Prodi Kedokteran di  Unklab. RSUP  Kandou Manado siap mendukung pengembangan Prodi Kedokteran di Unklab dengan memberikan fasilitas  dan sumber daya yang diperlukan untuk proses pembelajaran,” kata dr Wega.

Lanjut dr Wega, kerjasama ini merupakan langkah  penting dalam meningkatkan akses  pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara.

” Untuk itu kami berharap  kerjasama ini dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional untuk melayani masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Rektor Unklab Danny Ivan Rantung,MBA,PhD memberikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan RSUP Kandou Manado terhadap rencana dari Universitas Klabat. Rektor pun berharap kerjasama ini dapat terjalin dengan baik dan berkelanjutan untuk mendukung pembukaan Prodi Kedokteran di Unklab.

“Kami mengharapkan dukungan yang  berkelanjutan dari RSUP Kandou Manado dalam menjalankan program pendidikan kedokteran di Unklab. Kerjasama ini akan  menjadi  langkah penting dalam  meningkatkan  kualitas pendidikan  kedokteran  di Sulawesi Utara,” tukas Rektor. (sisco/*)




RSUP Kandou Manado dan KPU Sulut Sepakat Teken Kerjasama Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah

Manado,GN- Dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 maka semua calon kepala daerah di Sulawesi Utara  yang sudah resmi di usung oleh partai harus melakukan tes pemeriksaan kesehatan. Maka berkaitan dengan itu, KPU Sulut bersama RSUP Kandou Manado menggelar penandatanganan kerjasama pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah, Sabtu (24/8/2024) bertempat di Grand Novotel Manado.

Acara penandatanganan  tersebut  disaksikan oleh lima Komisioner KPU Sulut  dan Direksi RSUP Kandou Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan,SH.MARS, Direktur Perencanaan & Keuangan Dr Erwin Sondang S. SSTP, MSi , Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Suwandi I Luneto, S.Kep, Ns, MKes.

Pada kesempatan itu Direktur Utama (Dirut) Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menyampaikan RSUP Kandou siap memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan profesional sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan.

“Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan bahwa calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada tahun 2024 dalam keadaan sehat baik secara fisik serta mental,” ujar Dirut.

Ditempat yang sama, Komisioner KPU Sulut Salman Saelangi mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pencalonan kepala daerah, Gubernur dan Wakil Gubernur pada pemilihan tahun 2024.

“Pemeriksaan kesehatan adalah salah satu item dan merupakan syarat bagi calon kepala daerah. Jadi, ketika calon yang akan mendaftar memiliki dokumen yang lengkap, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan,” ujar Saelangi.

Hasil pemeriksaan kesehatan kata Saelangi, akan menentukan apakah calon tersebut mampu atau tidak memenuhi syarat dari segi kesehatan.

“Jika calon dinyatakan mampu dari syarat kesehatan, maka ia dianggap memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap pencalonan berikutnya,” kata Saelangi.

Diharapkan dalam kerjasama ini dapat memastikan bahwa proses pencalonan kepala daerah di Sulawesi Utara berjalan dengan lancar dan sesuai dengan standar kesehatan yang sudah ditetapkan. (*/sisco)




Kantor UPP Kelas III Likupang Dan PT MSM Teken Kontrak Kerjasama

Sulut,GN- Kerjasama Pemanfaatan Garis Pantai untuk kepentingan Kepelabuhanan antara Kantor UPP Kelas III Likupang dan PT MSM, Rabu (03/05/2023).

Penandatanganan kontrak kerjasama ini terkait Ijin pemanfaatan garis pantai berlaku selama 1 tahun yang telah dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Kepala Kantor UPP Kelas III Likupang Muhammad Qowi mengatakan Sebagai amanat Undang – undang 17 Tahun 2008 tentang pelayaran bahwa setiap orang / badan usaha yang akan memanfaatkan pantai untuk digunakan sebagai tempat menaikkan / menurunkan barang / orang dari dan ke kapal wajib memiliki izin.

Berkaitan dengan itu maka PT MSM dalam menunjang operasional kegiatan pertambangan juga mengajukan ijin pemanfaatan garis pantai dari Dirjen Perhubungan Laut.

“Kantor UPP Kelas III Likupang sebagai Instansi Teknis Kementerian perhubungan menindaklanjuti ijin pemanfaatan garis pantai tersebut dengan melakukan pengukuran garis pantai yang akan dimanfaatkan guna kegiatan kepelabuhanan serta melakukan perjanjian kerjasama pemanfaatan perairan,” kata Qowi.

Penandatanganan kerjasama ini langsung ditandatangani oleh Direktur PT MSM bersama Kepala UPP Kelas III Likupang.

Lanjut Qowi menjelaskan setalah ini pihak PT MSM akan segera membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak langsung ke Rekening Kas Negara atas pemanfaatan garis pantai tersebut. ” Dan setiap kegiatan perkapalan/ kepelabuhanan di lokasi tersebut nantinya berada di bawah pengawasan Kantor UPP Likupang,” tandasnya. (sisco)




Kembangkan Pelayanan Kesehatan, RSUD ODSK Jajaki Kerjasama Dengan KPU Sulut

Sulut,GN- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK terus melakukan inovasi dan pengembangan untuk kemajuan rumah sakit. Ini terlihat dengan sepak terjang RSUD ODSK dengan memberikan terobosan kerjasama di bidang pelayanan kesehatan di beberapa instansi seperti Komisi Pemilihan Umum.

Foto Bersama Usai Pertemuan Dan Diskusi (foto: gemparnews)

Kepada sejumlah media Jumat 2 September 2022, Direktur RSUD ODSK dr Enrico H Rawung,MARS menyatakan bahwa pihaknya melakukan terobosan, inovasi dan terus memberikan pelayanan terbaik bahkan telah menjajaki kerjasama di bidang pelayanan kesehatan dengan pihak KPU Sulut.

“Pada intinya kami memperkenalkan kepada teman-teman di KPU bahwa RSUD ODSK sudah beroperasi dan sudah ada beberapa layananan. Kalau dapat memungkinkan, kedepannya bisa ada kerjasama dengan pihak KPU terkait dengan pemeriksaan kesehatan calon legislatif, calon kepala daerah yang akan di laksanakan tahun depan,” kata dokter Enrico.

Lebih jauh, dokter Enrico menjelaskan kerjasama ini sudah mendapat respon positif dari ketua KPU Sulut untuk tindak lanjut ke depannya. “Pak ketua KPU Sulut Ardiles Mewo sangat merespon positif atas kunjungan kami dan sudah berdiskusi dan menyampaikan beberapa hal terkait tentang kegiatan-kegiatan KPU yang akan dilaksanakan pemilihan calon legislatif dan calon kepala daerah tahun depan. Saya sudah menyampaikan kesiapan RSUD ODSK, jika berkolaborasi dan bekerjasama tentunya kami (RSUD ODSK) siap memberikan pelayanan terbaik termasuk aspek kenyamanan calon-calon tersebut, supaya mereka nyaman ketika melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan sabagai syarat pemilihan bagi calon legislatif maupun kepala daerah ke depan,” jelas dokter Enrico.

Respon positif ini kata dokter Enrico, akan di tindak lanjuti dan melakukan pertemuan antara staf kami yang membidangi kegiatan ini dengan staf KPU. “Kami akan tindak lanjuti dan follow up dengan beberapa kali pertemuan secara teknis staf yang membidangi kegiatan tersebut dengan staf KPU dan Itu akan terus kami tindak lanjuti,” terangnya.

Sementara terkait syarat dan ketentuan pemeriksaan kesehatan bagi calon, dokter Enrico mengatakan pihaknya hanya mengikuti petunjuk yang di tetapkan oleh KPU Pusat yang akan di jabarkan ke daerah termasuk Sulut.

“Kami akan menyesuaikan syarat dan ketentuan dari KPU dalam hal ini di tetapkan oleh KPU Pusat kemudian penjabarannya di daerah-daerah termasuk Sulawesi Utara ini. Sekali lagi, kami yang akan menyesuaikan syarat tersebut,” tutup dokter Enrico yang pernah menyabet gelar juara 1 eselon 3 terbaik tingkat Provinsi Sulawesi Utara ini.(sisco)




RSUP Kandou Manado Terima Hibah Alkes, Kerjasama Pemerintah Inggris

Sulut,GN- Direktur Utama RSUP Prof Dr R D Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD, menerima Hibah Alat Kesehatan (Alkes) dan menyepakati kerja sama pengendalian Anti Microbacterial Resistance (AMR), di ruang Webinar RSUP Kandou, Rabu (31/8/2022).

Kesepakatan kerja sama dengan Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Inggris ini, melalui Fleming Fund Country Grand Indonesia (FFCGI) difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan RI.

Pada kesempatan itu, Dirut Jimmy Panelewen didampingi Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN, Frets Melope, SE MSi, serta pejabat terkait menyambut baik kerja sama dengan Pemerintah Inggris.

“Terima kasih kepada Pemerintah Inggris dan apresiasi bagi Kementerian Kesehatan RI yang sudah memfasilitasi acara ini. Kerja sama ini akan sangat mendukung peningkatan layanan kesehatan di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Langkah ini menurutnya, juga menjadi pilihan yang harus dilakukan dari berbagai aspek yang ada untuk menekan angka kejadian AMR.

“Ini sangat penting bahwa ternyata resistance antimikroba kontribusinya dari dokter, farmasi, dan Rumah Sakit. Sebagai Pimpinan RSUP Kandou Manado tentu merasa bertanggung jawab bagaimana menekan angka resistance,” katanya.

Dijelaskannya, mendapatkan antimicroba sangat sulit, selalu tertinggal dengan resistansinya sehingga kehadiran pemerintah Inggris melalui David Richard Thomas akan sangat membantu dan mendukung Indonesia, lebih khusus RSUP Kandou Manado.

“Pemerintah Inggris membantu dan mendukung dengan menyediakan alat-alat kesehatan untuk menunjang keputusan dokter terhadap pemberian antibiotik,” terang Panelewen.

Sementara itu, David Richard Thomas mewakili Pemerintah Inggris mempresentasikan terkait kerja sama Hibah Alkes.

“Kami difokuskan pada area kerja sama layanan kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit, teknologi, dan alat kesehatan. Terkait pengendalian resistensi akan dilakukan kolaborasi untuk mengembangkan pelaksanaan layanan kesehatan masyarakat secara digital,” kata Thomas.

Di ketahui kerja sama ini, Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Inggris, melalui Fleming Fund Country Grand Indonesia (FFCGI) menghibahkan Alkes sebanyak 17 item kepada RSUP Kandou Manado. (sisco)




Tim Identifikasi KATAMATAKU Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dan RSCM Bekerjasama Dengan RSUP Prof Dr R D Kandou Manado Serta Universitas Sam Ratulangi Gelar Baksos Di Likupang Timur Minut

Manado,GN-Direktur Utama RSUP Prof Dr R.D dr Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SoB-KBD, yang di wakili oleh Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jeheskiel Panjaitan, SH MARS mengatakan bahwa Kemenkes melalui program transformasi kesehatan saat ini tetap menekankan pada pelayanan rujukan dimana pergeseran pola penyakit sudah terlihat dari penyakit menular ke tidak menular.

Hal itu dikatakannya saat kegiatan Program Sehat untuk penderita Lepra, dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang dilaksanakan di Puskesmas Likupang Timur Minahasa Utara, Jumat (19/08/2022) bersama Tim Identifikasi Tanda-tanda Kelainan Mata, Kulit dan Extremitas pada Kusta (KATAMATAKU), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan RSCM, bekerjasama dengan RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Universitas Sam Ratulangi  dan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara.

“Kami sebagai Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado,selalu membuka diri untuk rujukan terkait penyakit ini, dan kami juga memberikan apresiasi kepada Tim Katamataku Universitas Indonesia atas kepedulian terhadap penyakit inj sehingga kegiatan ini bisa dilakukan,” kata  dr Jeheskiel.

Sementara itu, ketua Katamataku Dr dr Yunia Irawati,Sp.M (K) Fakuktas Kedokteran Universitas Indonesia menyampaikan terima kasih atas sambutan dari semua pihak terkait yang telah menerima tim katamataku.

“Terima kasih untuk Direktur RSUP Kandou Manado dan semua Pihak terkait yang telah siap bekerjasama dengan kami,” ujarnya.

Dia menyebutkan tujuan kedatangan tim katamataku di Sulawesi Utara karena adanya laporan masih ada kasus kasus baru terkait penyakit kusta ini.
“Penyakit kusta ini Adalah penyakit yang endemis di beberapa daerah terutama di daerah timur pasiennya masih banyak,dan menurut laporan masih ada kasus2 baru sehingga menjadi keprihatinan kita untuk lebih giat lagi menyelengarakan kegiatan untuk deteksi penyakit kusta,” sebutnya.

Menurutnya Penyakit kusta bukan hanya penyakit kulit saja tapi bisa terjadi melibatkan seluruh organ Sehingga Bisa terjadi kecacatan. “Makanya kami datang disini ada dokter Mata,THT dan rehab medis, karena Kusta bisa menyebabkan kelainan di kelopak mata,”terangnya lagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Minut yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr Stela Safitri, Tim Pelayanan Baksos, Nakes Katamataku UI, RSUPN dr Cipto Mangunkusumo, dan Unsrat Manado, serta Nakes RSUP Kandou Manado. (sisco/*)




Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUP Kandou Manado Jalin Kerjasama Dengan RS Korsel

Manado,GN- Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr dr RD Kandou Manado, membangun kerja sama dengan Rumah Sakit (RS) di Korea Selatan (Korsel). Kerja sama ini di lakukan guna meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit. Kerja sama ini akan diawali dengan webinar bersama Rumah Sakit Kyungpook National University Hospital Korea Selatan, Senin (8/11/2021).

Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD didampingi Direktur SDM Dr dr Ivonne Rotty, menyampaikan kerja sama bersesuaian dengan renstra dan unggulan brending di RSUP Kandou yakni bedah vaskuler. Juga meminimalisasi jangka panjang, maka gagasan mulai diarahkan kepada kerja sama pelayanan bedah Vascular dan Endovascular.

“Tujuan ke depan sesuai renstra dan unggulan brending adalah bedah vaskuler, kemudian meminimalifasi jangka panjang, kami gagas mulai mengarahkan ke sana,” ujar Dirut .

Diketahui, perkembangan bedah Vaskular Indonesia dimulai dari seorang subspesialis bedah Vaskular dan Endovaskular adalah seorang ahli yang mengkhususkan diri dalam pengobatan semua penyakit pembuluh darah arteri, vena ataupun limfatik, kecuali prosedur pada jantung dan otak.

Di Indonesia spesialis ini dimulai sejak 1973 yang dirintis Prof. dr. Djang Djusi, SpB (K)V, dan dr. Murnizal, SpB(K)V, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Pada 1996 dibentuk Perhimpunan Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia (PESBEVI) dan diterima sebagai anggota Asian Society of Vascular Surgery (ASVS).

Sesuai Benchmark yang berkembang di dunia, bedah vaskular Indonesia dikembangkan sebagai subspesialis dari ilmu bedah umum, ahli bedah vaskular dan endovaskular merupakan ahli bedah umum dengan pendidikan lanjutan selama 2 tahun khusus di bidang vaskular.

Seorang subspesialis bedah vaskular dan endovaskular dapat dikatakan ahli yang paling paripurna dalam tata laksana penyakit pembuluh darah dikarenakan melakukan layanan sesuai dengan kekhususan ilmu bedah vaskular dan bukan sebagai sampingan dari spesialisasi lain yang saat ini juga melayani kasus bedah vaskular akibat masih sedikit sekali jumlah subspesialis bedah vaskular dan endovaskular di Indonesia.

Pengetahuan mendalam mengenai penyakit vaskular, kemampuan melakukan pemeriksaan diagnostik baik non-invasif maupun yang invasif dalam bidang pengobatan, seorang subspesialis bedah vaskular dan endovaskular dapat melakukan tindakan konservatif dengan terapi medikamentosa, melakukan tindakan pembedahan terbuka dan dapat juga melakukan tindakan yang non-invasif berupa kateterisasi perkutan.

Dengan menguasai semua modalitas tata laksana tersebut, seorang subspesialis bedah vaskular dan endovaskular dapat memberikan layanan terbaik, pertimbangan terapi yang sesuai kondisi beratnya penyakit pasien serta mampu mengatasi komplikasi yang terjadi pada tata laksana penyakit-penyakit vaskular. (*/sisco)




Pemkab Sangihe Sambut Baik Tawaran Dua Perusahaan Kerjasama Bidang Energi 

SANGIHE,GN- Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME mengadakan pertemuan dgn 2 perusaan, yakin PT.Jasa Tirta Energi yg adalah anak perusahaan dari Perum (Perusaan Umum) Jasa Tirta I milik BUMN dan PT.Renewable Energy First (REF) dari Austria membicarakan kerjasama di bidang Energi Terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihybrid,bertempat di Pondok Hijau Restaurant Manado,selasa (9/2/2021).


Dalam Pertemuan tersebut kedua Perusahaan menyampaikan maksud tawaran kerjasama dimana Kab.Kepl.Sangihe diminta kesediaan sebagai tempat pembangunan project ini sekaligus mendapatkan saham, dimana hasilnya akan dijual ke PLN
dengan harga yang jauh lebih murah dibanding dengan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel. Kedua Perusahaan telah melakukan studi awal dengan meninjau lokasi yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dimana menurut mereka Kab.Kepl. Sangihe yang paling memenuhi Kriteria, sehingga project dapat didahulukan di Sangihe dari 4 daerah lainnya yang menjadi prioritas. Biaya studi awal dan biaya untuk project ini akan didapat dari dana pinjaman 0% dari bank Austria.

“Dengan tawaran kedua perusahaan tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyambut baik akan kerjasama yang ditawarkan ini karena adanya keuntungan yang didapat dari project ini, yakni ,Daerah memperoleh tambahan pendapatan, Masyarakat mendapatkan sistem listrik yang lebih nyaman dan ramah lingkungan,Masyarakat membayar listrik dengan lebih murah,” ujar Irianto Manumpil Kepala bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Sangihe yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam project ini,selain Daerah diuntungkan, tetapi juga negara karena dapat melakukan penghematan biaya yang keluar akibat penggunaan solar dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel.

Hadir dalam Pertemuan ini Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME didampingi Ketua Tim Penggerak PKK dan anak Esterina Gaghana, SH, M.Sc sebagai Interpreter, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bapelitbang, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Kabag Ekonomi, Kabag Sumber Daya Alam, Plt.Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Ibu Ety Sulistiawaty Direktur PT.Jasa Tirta Energi, Bakhtiar Triatmaja sebagai Tenaga Teknis PT.Jasa Tirta Energi dan Mr.Hans dari PT.Renewable Energy First.,(ROBIN)