Manggopa : Kuota 352 Siswa diterima di SMPN 8 Manado

Manado,GN- Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026 untuk SMPN 8 Manado sudah di tutup Rabu 25 Juni 2025 Pukul 23.59 wita tadi malam. Kuota yang diterima bagi siswa baru di SMPN 8 Manado sebanyak 352 siswa.

Plt Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,S.Pd (foto: Gemparnews)

Itu disampaikan oleh Plt Kepala SMPN 8 Manado Rahman Manggopa,S.Pd kepada media Gemparnews.com ketika di temui di ruangan kerjanya Kamis (26/06/2025).

” Penerimaan siswa baru sudah di tutup. Semua data siswa yang di terima sudah dikunci. Kuota sebanyak 352 siswa baru yang di terima,” kata Manggopa.

Data ini, kata Manggopa sudah terintegrasi dengan Kementerian dan Pemerintah Kota Manado. ” Dari data yang ada, semua yang diterima sudah terintegrasi,” ucapnya.

Sementara rombel yang di siapkan, lanjut Manggopa mengatakan sebanyak 11 rombel atau ruangan kelas di SMPN 8 Manado. ” Jadi 352 siswa tersebut, menampung 11 rombel. Tidak ada lagi penambahan karena sesuai ruang kelas,” jelas Manggopa.

“Dari 352 siswa yang diterima sudah mencakup penerimaan sistem Zonasi, Prestasi,Afirmasi dan Mutasi,” tambahnya.

Untuk pengumuman siswa baru akan di umumkan hari ini secara serentak. ” Nanti pukul 14.00 wita hari ini akan di umumkan,” ujarnya.

Lanjut Kepsek mengatakan siswa yang sudah di terima akan mendaftar kembali. ” Untuk memastikan sekolah disini, siswa dapat mendaftar kembali sampai batas yang telah di tentukan,” terangnya.

Dia berharap, siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. Selain itu, pembentukan karakter sangat penting di sekolah untuk menghadapi tantangan ke depannya. (sisco)




Ambil Langkah Strategis, Kadis Dikda Sulut Bakal Panggil Kacabdin Dan Kepsek Se- Sulut

Sulut,GN- Menindaklanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Provinsi dengan Dinas Pendidikan Daerah Selasa, 21 Februari 2023 lalu, terkait dugaan masih banyak sekolah yang menahan ijazah siswa lulusan SMA/SMK di sekolah Negeri maupun swasta, maka Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Kadis Dikda) Sulawesi Utara (Sulut) akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut dr Grace L Punuh,MKes di dampingi Sekretaris Dinas Jefry Runtuwene Saat Hearing Bersama Komisi IV DPRD Sulut beberapa hari lalu (foto: Gemparnews)

Langkah yang diambil oleh Dinas Pendidikan Daerah Sulut yakni akan memanggil Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) dan Kepala Sekolah (Kepsek) se-Sulut.

” Langkah strategis yang kami ambil dengan memanggil Kacabdin dan kepsek se-Sulut dengan membawa laporan hasil dan laporan penyaluran ijazah kepada peserta didik,” kata Kadis Dikda Sulut dr Grace L Punuh,MKes melalui rilis yang diterima awak media ini Kamis (23/02/2023).

Kadis Dikda Sulut menyampaikan terimakasih serta mengapresiasi atas atensi dan perhatian yang di berikan oleh Komisi IV DPRD Provinsi Sulut.

“Terima Kasih atas atensi Dan perhatian yang diberikan oleh Komisi IV DPRD Provinsi Sulut dan anggota Pansus DPRD Provinsi kepada kami. Disadari tanpa Pengawasan dari DPRD, maka niscaya Kinerja Kami akan berjalan Di tempat,” ucapnya.

Punuh mengatakan pihaknya akan mengambil langkah tegas apabila didapati bahwa dari hasil dengar Pendapat tersebut adalah benar adanya.

” Sebagai langkah awal Kami akan melakukan verifikasi dan validasi data lulusan siswa dengan penyaluran ijazah apakah sama atau tidak pada Jumat 24 Februari 2023 besok hari,” tutupnya. (sisco).




Kepsek Rosang  : Meskipun Libur, Siswa Dan Siswi Tetap Belajar Dari Rumah

Manado,GN- Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Manado Drs. Salmon C Rosang, MM mengatakan dalam rangka hari raya Idul Fitri maka siswa dan siswi akan diliburkan selama seminggu lebih (29 April- 9 Mei 2022).

“Jadi dalam rangka hari raya Idul Fitri maka siswa dan siswi SMPN 1 Manado akan di liburkan selama seminggu lebih,” kata Kepsek kepada media ini Kamis, (28/4/2022).

Kepala Sekolah Mencegah Pertama Negeri 1 Manado Salmon Rosang (gemparnews.

Meskipun libur kata kepsek, orangtua harus terus mengawasi dirumah, seperti belajar sendiri, ” Kami berharap, agar orang tua di rumah tetap membantu mengawasi anak-anak terus belajar,” ujarnya.

Disisi lain, kepsek mengatakan bagi siswa dan siswi  kelas 9 yang baru saja menyelesaikan ujian sekolah, hasil kelulusan ditentukan oleh sekolah melalui rapat dewan guru. ” Hasil kelulusan bukan dari Kepala Sekolah tetapi rapat dewan guru yang ada disini SMPN 1 Manado,” ungkapnya.

Dia berharap, semua siswa dan siswi yang mengikuti ujian tentu mendapatkan nilai yang baik,berhasil dan lulus untuk masuk ke jenjang sekolah selanjutnya. (sisco)




Terapkan Protokol Covid-19, SMK N 1 Tenga Lanjutkan KBM Dengan Sistim Daring Dan Luring

MINSEL,GN- Masa Orientasi Sekolah sudah selesai dengan baik dan Sekarang masuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Siswa dengan sistim Dalam Jaringan (Daring) dan juga Luar Jaringan (Luring) sesuai dengan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 yang memperkuat Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19).

Foto: Kepsek SMKN 1 Tenga Hendriek Pelle,SPd

Sebagaimana yang dikatakan Kepala Sekolah SMK N 1 Tenga Hendriek Pelle SPd, kepada media ini pada Selasa 21/07/2020, Pelle yang sudah 3 Tahun melaksanakan tugas Sebagai Kepsek di Sekolah yang Sumber Daya Manusianya ( SDM ) tak mau ketinggalan dengan Sekolah lain yang sederajat, justru melalui kepemimpinan dari tangan dingin Kepala Sekolah berdarah Lolombulan Makasili yang berjiwa muda ini, selalu mengutamakan SDM dalam setiap pelaksanaan tugas sekaligus peningkatan SDM bagi Guru-guru maupun Siswa.

“Memang sesuai petunjuk dan sosialisasi mengenai protokol kesehatan harus tetap dilakukan demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa maka sekolah menerapkan Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) sistem online atau virtual tanpa tatap muka langsung, sistem ini juga dikenal dengan sistem pembelajaran daring atau metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS), lewat menggunakan aplikasi Zoom, Google Meet, dan lainnya.” ucap Hendriek

Lanjut kepsek yang suka bercanda, ada juga sistem pembelajaran Luring yang merupakan sistem pembelajaran tatap muka dengan guru Misalnya belajar melalui buku pegangan siswa dan tenaga pengajar Ini juga penting.

Menurut salah satu teknisi dan juga Operator sekolah Belajar secara daring tentu memiliki tantangannya sendiri. Berbeda dengan Luring, bukan hanya membutuhkan suasana di rumah yang mendukung untuk belajar, tetapi juga koneksi internet yang memadai. Namun, proses pembelajaran yang efektif juga tak kalah penting. Maka diperlukan managemen waktu dan tatap muka yang intens dengan menerapkan protokol kesehatan.

Adapun siswa baru yang masuk Tahun ajaran ini berjumlah 54 dengan jumlah keseluruhan 206 Siswa dengan jumlah pengajar dengan dua Tata usaha maka total 19 Guru dan staf.
(*/Jusak Poludu)




Robi Lumi Kepsek SMPN 1 Manado Tetap Andalkan Tuhan

Manado,GN- Sebagai abdi negara yang siap mengemban tugas mulia demi mencerdaskan anak bangsa, merupakan satu kerinduan bagi sosok Robi Lumi.Kepercayaan yang di berikan oleh pimpinan harus di kerjakan dengan sebaik-baiknya.

Ketika di tugaskan menjadi Kepala SMPN 1 Manado oleh Walikota GSV Lumentut, dirinya juga di percayakan sebagai panitia penerimaan siswa baru tahun ajaran 2020/2021.

“Saya ditugaskan menggantikan kepala sekolah yang lama sebab sudah masa purnabakti,” kata Lumi kepada sejumlah media saat diwawancarai Selasa (7/07/2020).

FOTO: Kepala SMPN 1 Manado Robi Lumi

Lanjutnya, pihaknya tetap melaksanakan penerimaan siswa baru, dengan menyesuaikan rujukan pemerintah dengan aturan yang ada melalui sistem zonasi, afirmasi dan prestasi bahkan perpindahan orangtua. “Saya akan melaksanakan konsep manejerial, motivator, dan kewiraswastaan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berprestasi di sekolah ini,” ucapnya lagi.

Selain itu, program yang sudah dilakukan kepalah sekolah sebelumnya akan dilanjutkan dan dirinya hanya akan membuat sedikit perubahan untuk perkembangan dan prestasi yang lebih baik.

“Saya akan berusaha menciptakan kolaborasi dengan teman-teman guru yang ada. Prinsip saya teman sekerja adalah rekan kerja, dan tidak ada bawahan dan atasan dalam bekerja untuk mencerdaskan anak bangsa,” terang Ketua PASI Manado ini dengan tersenyum.

“Semua ini pemberian Tuhan, sehingga saya sangat bersyukur dan saya akan laksanakan amanah Pak Wali Kota dengan selalu berpengharapan kepada Tuhan saja,” tutup Pria yang hobbi olahraga ini dengan rendah hati. (sisco)




Tiga Hari SMKPPN Kalasei Gelar PLS

Sulut,GN- Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) SMKPPN Kalasei telah selesai dilaksanakan. Kegiatan PLS tersebut di Gelar selama tiga hari sejak 15-17 Juli 2019. Kegiatan PLS ini untuk mengenal Lingkungan Sekolah kepada siswa dan Siswi yang masuk tahun ajaran 2019/2020.

Kepala SMKPPN Kalasei Jemmy Jermias (Foto: gemparnews)

Kepala SMKPPN Kalasei Jemmy Jermias saat ditemui awak media ini menjelaskan PLS tersebut berjalan sesuai dengan aturan yang ada. ” Tidak Ada perpeloncoan di sekolah ini, yang Ada hanyalah Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa Dan siswi,” ungkapnya.
Lanjutnya, setelah tiga hari PLS masih ada lagi kegiatan lain diantaranya psikotest Dan orientasi kepramukaan. ” Masih Ada kegiatan lanjutan, psikotest Dan orientasi kepramukaan. Itu dilaksanakan pada hari kamis,jumat Dan Sabtu,” tutupnya.
Untuk diketahui SMKPPN Kalasei memiliki 26 ruangan belajar dari kelas 10 sampai kelas 12.
Sementara siswa yang mendaftar tahun ajaran ini sebanyak 578, yang terakomodir Dan diterima sebagai siswa SMKPPN Kalasei sebanyak 451 siswa.
(Sisco)




Ronald Najoan: Pengumuman Hasil Ujian Direncanakan 29 Mei Mendatang

Kepala Sekolah SMPN 8 Manado Drs Ronald Najoan(foto: gemparnews)

Manado,GN- Kepala sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 (SMPN 8) Manado Drs Ronald Najoan,MPd mengatakan pengumuman hasil kelulusan bagi anak didik kelas 9 direncanakan akan diumumkan 29 Mei mendatang. ” Hasilnya direncanakan akan di umumkan 29 Mei mendatang. Walaupun sudah direncanakan pengumuman hasil ujian,namun bisa bergeser,tanggalnya dimajukan atau diundur,” kata Mantan Kepsek SMP Olarahraga Tompaso Kawangkoan ini kepada awak media ini Selasa,(17/5/19) diruangan kerjanya.
Dijelaskannya, jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional (UN) sejumlah 436 siswa. ” Dewan guru akan mengadakan rapat untuk kepastian kelulusan siswa disini,” ujarnya.
Dia berharap, setelah lulus nanti anak didik dapat melanjutkan studinya ke sekolah jenjang selanjutnya sesuai dengan bakat,minat dan kemampuan mereka. ” Saya berharap bisa melanjutkan ke jenjang sekolah selanjutnya sesuai dengan bakat,minat dan kemampuan anak didik,” pungkasnya. (Sisco)