KSOP Manado Bersama Tim Terpadu Musnahkan Babuk Ilegal

Manado,GN- KSOP Kelas III Manado beserta Tim Terpadu Melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti (Babuk) Ilegal yang di temukan selama operasi bersama.

Acara pemusnahan Babuk, Selasa (21/5/2024) dilaksanakan di pelabuhan Manado.

Babuk yang akan dimusnahkan berupa cosmetic dan minuman beralkohol (Cap tikus).

Kepala KSOP Manado Letkol (Mar) Benyamin Ginting di sela – sela acara pemusnahan barang bukti mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan pemusnahan barang milik negara yang sudah melalui proses yang sah untuk di musnahkan.

Selain itu, kata Ginting bahwa kegiatan pemusnahan ini dilakukan di pelabuhan karena untuk mengakomodir pertanggungjawaban terhadap tim terpadu yang selama ini sudah dilakukan di pelabuhan Manado.

“Sebagian besar ini merupakan hasil penegakan dan penindakan di pelabuhan Manado sehingga kita bersama tim terpadu walaupun tidak lengkap semuanya tapi sudah hadir sebagian untuk menyaksikan bahwa apa yang kita lakukan khususnya di dalam penindakan itu yang kita pertanggung jawabkan juga barang buktinya ada dan kita musnahkan,” kata Ginting.

Lanjut Ginting menjelaskan bahwa barang ilegal tersebut di serahkan kepada kantor bea dan cukai sebelum dilakukan acara pemusnahan. ” Ini barang – barang yang diserahkan tim terpadu pelabuhan Manado kepada bea dan cukai,” ungkapnya.

Sementara kepala Kantor Bea dan Cukai Manado Fery Hadi menjelaskan bahwa cap tikus ilegal dan kosmetik yang di musnahkan hari ini di pelabuhan Manado merupakan hasil tegahan dan kerjasama dengan tim terpadu pelabuhan Manado di bawa binaan kepala KSOP Manado.

” Selain rokok ilegal, kami juga menyita 15 ribu liter minuman beralkohol, sebagian tadi kami sudah musnahkan di halaman kantor bea dan cukai Manado dan sisanya kami bawah kesini dalam bentuk cap tikus curah. Kenapa kami bawa kesini, karena cap tikus dan kosmetik merupakan barang tegahan yang kami peroleh kerjasama dengan tim terpadu pelabuhan,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara pemusnahan barang bukti diantaranya, kantor Karangtina Manado,Pelindo Manado, kantor bea dan cukai Manado, Dinas Perhubungan Sulut dan Dinas Perhubungan Kota Manado. (sisco)




Kapal Cepat Bahari Indah Bakal Layani Penumpang Rute Manado – Talaud, Kepala KSOP Manado : Kapalnya Sudah Ready

Manado,GN- Menjawab kebutuhan masyarakat Nusa Utara khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud terkait kapal penumpang yang sempat di keluhkan, akhirnya terjawab.

Kepala KSOP Manado Letkol Mar. B Ginting (foto: Gemparnews)

Salah satu perusahaan pelayaran yang terkenal yakni PT Bahari Indah telah merespon permintaan kapal penumpang yang akan membantu melayani masyarakat kabupaten kepulauan Talaud.

Hal ini di katakan oleh Kepala KSOP Manado Letkol Mar. B Ginting kepada media ini ketika di temui usai melakukan sidak diatas kapal penumpang di pelabuhan Manado, Jumat (23/6/2023) sore.

Rencana masuknya kapal Bahari Indah ini, jelas Ginting untuk mengisi kekosongan dan permintaan dari masyarakat serta pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Nah, kapal baru ini sudah ready posisinya sudah ada di Bitung. Tinggal nanti rencana pola ijin trayeknya sudah jadi kapal akan masuk ke pelabuhan Manado. Jadi menunggu trayeknya dulu dan harus ada rekomendasi dari pemerintah daerah kabupaten Talaud dan UPP pelabuhan Talaud kemudian rekomendasi dari KSOP Manado dan rekomendasi dari asosiasi kapal penumpang. Begitu ada semua baru diusulkan artinya semua pihak sudah meminta dan menyetujui sehingga nanti tidak ada lagi protes ketika kapal masuk lewat trayek ini,” jelasnya.

Ginting menegaskan agar dua operator itu juga tidak boleh melarang, karena mereka tidak bersedia. ” Mereka tidak boleh melarang, sebab dua operator ini tidak bersedia. Jadi saat ini kapalnya sudah ready dan sudah saya kirimkan fotonya ke pemerintah daerah dan memang harus segera beroperasi kapalnya karena ini sangat mendesak apalagi kita menghadapi hari besar natal dan tahun baru (Nataru) memang harus segera,” tegasnya.

Selain itu, Ginting menjelaskan bahwa secara prinsip pihaknya sudah mengundang rapat untuk dua operator kapal Gregorius dan kapal Barcelona. Rapat pertama kata Ginting dilaksanakan disini dan Dishub bersama DPRD namun kedua operator tidak bersedia.

“Karena permintaan dari dishub Talaud kan harus kembali semula, Senin,Rabu, dan Jumat setiap hari dua kapal, namun mereka tidak mau alasannya rugi. Kalau satu hari Senin,Rabu, dan Jumat itu masing – masing dua kapal mereka rugi sehingga mereka tidak mau akhirnya satu kapal satu hari. Nah, pemerintah Talaud minta kembali ke semula, karena operator ini tidak mau dan ini swasta, kami tidak bisa paksa. Karena kemarin di Talaud mereka juga tidak bersedia dan saya panggil juga mereka tidak bersedia. Jadi saya minta mereka buatkan surat pernyataan kalau operator tidak bersedia. Maka saya akan cari kapal lain dan sekarang sudah kapal baru untuk operasi ke Talaud mengisi ke kosongan hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Nanti yang akan masuk itu Bahari Indah (PT Bahari Indah) memiliki 600 seet dan kapal express (cepat red). Kapal ini khusus ke Talaud tapi jika ada permintaan dan perubahan kita tinggal menyesuaikan ijin trayeknya,” tutup Ginting. (sisco)

 




Sadeli : Tahun Depan Pelabuhan Pengembangan Manado Bakal Di Fungsikan Kembali

Manado,GN- Pelabuhan pengembangan Manado yang terletak di samping pasar bersehati bakal di fungsikan tahun depan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Kantor Syabandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado Capt R Sadeli Kepada awak media gemparnews.com ketika di hubungi via telephone selularnya, Selasa (02/08/2022).

Kepala KSOP Manado R Sadeli (foto: gemparnews)

Sadeli menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengajukan ke pusat terkait fungsi pelabuhan pengembangan Manado. ” Kami sudah menyampaikan hal ini ke pimpinan kementerian di pusat. Semua tinggal menunggu anggaran berapa banyak yang akan di setujui untuk pelabuhan pengembangan,” kata Sadeli.

Selain itu kata Sadeli, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pemerintah Kota Manado dalam hal ini Walikota untuk memberikan lahan tanah untuk akses ke pelabuhan pengembangan Manado. ” Kami sudah menemui pak Walikota dan merespons untuk memberikan lahan tanah yang akan di jadikan akses jalan menuju ke pelabuhan pengembangan. Karena saat ini pasar bersehati juga sementara di lakukan perbaikan, jika sudah rampung maka akses jalan pasti akan di kerjakan,” jelasnya.

Sementara, untuk pengerukan area laut pelabuhan supaya kapal bisa masuk, pihaknya juga sudah menyampaikan hal itu kepada pimpinan di pusat. ” Jadi semuanya tinggal menunggu anggaran. Mudah-mudahan tahun depan dapat terealisasi dan rencananya kapal expres akan berlabuh di pelabuhan pengembangan Manado nantinya,” tutup Sadeli. (sisco)