Belajar di RSUP Kandou Manado, Ini Pesan Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan Kepada Mahasiswa Poltekes Kemenkes Gorontalo

Manado,GN- Mulai 1-4 September 2025, Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Gorontalo mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BHD, PMKP, PPI, K3RS dan Pelayanan Prima di RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K)FIHA, MARS.

Dalam sambutannya Dirut memberikan apresiasi kepada Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo telah mempercayakan Rumah Sakit Kandou untuk menjadi tempat menimbah ilmu bagi Mahasiswa.

Dirut mengatakan RSUP Kandou Manado sebagai pelaksana Diklat ini, akan memotret peserta selama berjalannya pendidikan dan pelatihan.

” Peserta Mahasiswa akan dinilai lewat Pre Test dan Post Test, juga perilaku serta performance,” kata Dirut Senin (1/9/2025).

Semua materi dalam Diklat ini kata Dirut, agar dapat diperhatikan, karena ini menjadi syarat bagi yang melakukan praktek di RSUP Kandou akan dibekali terlebih dahulu dengan pelatihan terkait dengan Bantuan Hidup Dasar(BHD, Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi(PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan Pelayanan Prima,

“Agar saat melakukan praktek nanti dilapangan, sudah dibekali terlebih dahulu dengan ilmu dasar. Jadi saya harap apa yang kalian dapat dalam pelatihan ini dapat di implementasikan dan akan menjadi bekal di institusi kalian masing masing,”ujar Dirut

Sementara, Direktur Poltekkes Gorontalo, mengingatkan kepada para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik selama pelatihan berlangsung, sehingga RSUP Kandou Manado bisa menjadi lahan praktek bagi mahasiswa selanjutnya.

Dengan demikian menjadi satu kebanggaan bagi RSUP Kandou Manado dengan status Rumah Sakit Pendidikan yang Institusi diklat sudah terakreditasi. Semua proses pelatihan yang di gelar di RSUP Kandou Manado sudah sesuai dengan regulasi.

Turut hadir Manajer Diklat dr Judy Flora Sengkey, Asisten Manager Pendidikan dr.Silvana E Lumeno , dr Eny Ermawaty Samian, Direktur Poltekkes Gorontalo Masrif SKM, M.Kes, Ketua Jurusan Gizi Indra Domili SKM,M.Kes. (sisco)

 




Prestasi Gemilang, Bapelkes Dinkes Sulut Raih Akreditasi A

Sulut,GN – Prestasi gemilang dicatat kembali oleh UPTD Bapelkes Dinkes Sulawesi Utara (Sulut). Setelah melalui berbagai prosedur dan mekanisme penilaian dari tim asesor direktorat mutu Kementerian Kesehatan (Kemenkes), akhirnya Bapelkes Dinkes Sulut meraih Akreditasi A.

Penyerahan sertifikat Akreditasi A di terima langsung oleh Kepala Bapelkes Dinkes Sulut dr Samuel Tanos,MKes usai kegiatan Pembinaan lembaga penyelenggara pelatihan bidang kesehatan dan penyerahan sertifikat akreditasi lembaga pelatihan bidang kesehatan di Jakarta pekan lalu.

Kepada media Gemparnews.com saat ditemui di ruangan kerjanya, Kepala Bapelkes Dinkes Sulut menjelaskan terkait penerimaan sertifikat Akreditasi A dari Kemenkes direktorat mutu.

” Iya, Bapelkes Sulut menerima sertifikat Akreditasi A dari Kemenkes. Tahun sebelumnya Bapelkes Sulut Akreditasi B, namun tahun ini sudah naik setingkat menjadi Akreditasi A,” jelasnya.

Dengan di terimanya sertifikat Akreditasi A dari Kemenkes kata dr Sam, maka Bapelkes Sulut sudah dapat menyelenggarakan pelatihan, webinar dan seminar di bidang kesehatan.

” Ini adalah standar akreditasi untuk institusi pelatihan tenaga kesehatan. Jadi Bapelkes merupakan salah satu institusi pelatihan tenaga kesehatan yang sudah terakreditasi, dimana setelah tim asesor direktorat mutu turun langsung melakukan penilaian kualitas dan kuantitas dari institusi kami saat menyelenggarakan pelatihan di bidang kesehatan melalui berbagai proses penilaiannya sehingga kami mendapatkan penilaian bahwa Bapelkes Sulut terakreditasi A,” kata dr Sam.

“Jadi semua pelatihan – pelatihan untuk tenaga kesehatan, institusi kami sudah terakreditasi A dan tandanya bahwa apabila peserta dinyatakan lulus dari pelatihan yang kami selenggarakan, akan mendapatkan sertifikat dari kementerian kesehatan direktorat mutu yang ber SKP,” tandasnya. (sisco)




Tingkatkan Service Excellent di RSUP Kandou, Tim Kerja Humas Yankes Kemenkes Gelar Bimtek

Manado,GN- Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat umum di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado tim kerja Informasi dan Humas Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait perilaku interaksi pelayanan publik (Service excellent) bagi Dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, administrasi, security dan cleaning service, Kamis (29/02/2024) di kantor pusat administrasi RSUP Kandou.

Bimtek ini di buka secara langsung oleh Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes di dampingi Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto,SpB TKV.

Tim Kerja Informasi dan Humas Yankes Kemenkes dibawah pimpinan Auliana Sahrawani,SKM, Ini Wisnujati, S.Kom, dan Rahmat Fathoni,S.Sos, akan memberikan panduan dan arahan kepada peserta bimtek RSUP Kandou tentang bagaimana memberikan pelayanan yang excellent kepada pasien. Selanjutnya akan membagikan pengetahuan dan pengalaman terkait strategi dan praktik terbaik dalam memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan profesional.

“Penyelenggara pelayanan publik di tantang untuk senantiasa membuat inovasi dalam memberikan pelayanan sehingga pelayanan publik tidak terhambat,”ujar Sahrawani.

Lanjut kata Sahrawani, bimbingan Teknis ini bertujuan untuk mensosialisasikan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di RSUP Kandou agar dapat memberikan layanan yang excellent kepada pasien sebagai implementasi peraturan Menteri Kesehatan nomor 33 Tahun 2019 tentang panduan perilaku pelayanan publik dilingkungan Kementerian Kesehatan.

“Dengan membuat sebuah terobosan berupa inovasi dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas untuk memenuhi harapan masyarakat dan kepercayaan publik yang positif,”ucapnya.

Sahrawani berharap bimbingan teknis ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi RSUP Kandou dan dapat menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit Kandou.

Sementara itu, Plt Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menyampaikan untuk mempergunakan waktu dan kesempatan yang ada saat mengikuti kegiatan ini.

“Saya berharap kegiatan ini harus dipedomani,dan di implementasikan kepada rekan kerja. Sehingga panduan interaksi pelayanan publik yang ada di peraturan Menteri Kesehatan Nomor 33 Tahun 2019 bisa tersosialisasi,” kata Dirut Ivonne

“Dengan demikian hal ini akan menjadi budaya kerja dimana salah satu tranformasi internal Kementerian Kesehatan adalah budaya kerja, yang nantinya akan memberikan pelayanan excelent kepada masyarakat,” tandasnya. (sisco)




Tim Kerja Kemenkes Lakukan Monitoring Data Integrasi SATUSEHAT Pengiriman Data di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Tim kerja Informasi dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Dirjenyankes Kemenkes) dan tim kerja Pengembangan Sistim Informasi, melakukan kunjungan kerja di RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, guna untuk melakukan Monitoring Integrasi SATUSEHAT Pengiriman Data yang ada di RSUP Kandou Manado.

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Kandou, dr Yeheskiel Panjaitan,SH.MARS mengatakan dengan berjalannya sistim ini nantinya semua akan termonitor dalam satu aplikasi.

“Data kesehatan, data keuangan, bahkan data kriminal semuanya termonitor ketikan semuanya sudah terdata dalam satu sistim,” ujarnya.

Untuk ke arah itu kata Panjaitan, membutuhkan waktu yang cukup lama akan tetap RSUP Kandou Manado sangat mendukung program dari pemerintah pusat.

“Kami sudah mempersiapkan tim IT RSUP Kandou untuk mendampingi tim dari Kemenkes dan semua data kami real time dan terupdate ,”katanya.

Lanjut Panjaitan mengatakan pengembangan sistim data ini tidak mengganggu pelayanan yang ada.

“Dalam pelayanan nantinya boleh berjalan secara bersamaan dengan pengembangan ini serta bisa sinkron,” ucapnya.

Dia berharap kedepan nantinya boleh berjalan dengan baik dan bisa tercapai semua data dalam satu portal, sehingga data yang ada bisa berguna untuk kedepannya nanti.

“Saya berharap semua data boleh terintegrasi sehingga kita bisa mengolah data yang ada sehingga boleh bermanfaat hingga 10 hingga 20 tahun ke depan,” tandasnya.

Hal ini untuk menunjang layanan kesehatan yang unggul di Indonesia, pemerintah terus berupaya untuk memberikan kemudahan layanan konektifitas data melalui digitalisasi sistim.

Platform ini merupakan perwujudan dari pilar ke enam transformasi sistem kesehatan yaitu pilar transformasi teknologi kesehatan yang diinisiasi oleh Menkes Budi.

Salah satunya dengan melakukan integrasi data rekam medis pasien di fasyankes ke dalam satu platform Indonesia Health Services (IHS) yang diberi nama SATUSEHAT yang secara resmi di luncurkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu. (*/sisco).