Hari Anak Nasional 2026, Dirut Prof Starry Rampengan Berikan Dukungan dan Bantuan Bagi Anak di Pusat Pelayanan Kanker Estella

Manado,GN – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026, yang diperingati pada tanggal 23 Juli 2026 dengan mengusung tema utama “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia.

‎‎RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, terus memberikan dukungan, hiburan, serta bantuan bagi anak-anak, pasien serta orang tua pendamping yang dilaksanakan di ‎Pusat Pelayanan Kanker Anak Estella.

‎Kegiatan ini secara rutin digelar setiap tahunnya dengan mengelar berbagai kegiatan untuk anak-anak yang sedang dirawat di pusat pelayanan kanker Estella.

‎Direktur Utama ‎RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof  Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K),FIHA,MARS hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, juga hadir dokter spesialis anak Prof Max Mantik ‎dan sejumlah dokter lainnya.

‎‎Dirut Prof Starry Rampangan mengatakan pasien yang datang dari berbagai pelosok khususnya Indonesia bagian timur dengan latar belakang ekonomi yang berbeda.

‎”Meski dalam keadaan sakit, namun mereka bisa tersenyum bahagia walaupun tengah pergumulan menjalani perawatan penyakit kanker, namun tekad mereka untuk sembuh begitu besar,” ucapnya.

‎Mereka adalah generasi penerus bangsa, dan tentu saja kami akan berupaya memberikan pelayanan terbaik agar supaya anak – anak bisa sembuh dengan mendapatkan fasilitas terbaik, apalagi tidak lama lagi gedung Cancer Center akan rampung tahun ini.

“Hingga tahun depan secara bertahap akan di lengkapi peralatan yang lengkap dengan 148 tempat tidur dan diharapkan menjadi pusat rujukann kanker terpadu,” pungkas Dirut.

‎‎Dalam kegiatan ini juga digelar berbagai kegiatan dilaksanakan seperti lomba mewarnai kategori anak kecil dan remaja, lomba cuci tangan, lomba kebersihan tempat tidur dan ruangan lomba lainya. (sisco)

 




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Tentang Peduli Kesehatan Wanita, Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Teknologi Radiologi

Manado,GN -Kegiatan edukasi kesehatan mengenai deteksi dini kanker serviks digelar di Gereja GMIM El-Jireh Sea Minahasa Sabtu, (09/05/2026). Kegiatan yang dimotori oleh Perhimpunan Radiografer Indonesia Cabang Sulawesi Utara adalah bentuk pengabdian kepada Masyarakat yang dikemas dalam tema “Peduli Kesehatan Wanita, Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Tehnologi Radiologi” bekerjasama dengan Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) RSUP Kandou Manado.

Nara sumber dr Bismarck Joel Laihad, Amd.Rad menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran, mengurangi stigma, dan memperluas jangkauan skrining, terutama bagi wanita usia subur.

Kegiatan ini juga sering dilakukan melalui kolaborasi antara Puskesmas, bidan desa, dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam materi yang di sampaikan oleh dr Bishmarck Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang pada sel-sel di leher rahim. Ini merupakan salah satu kanker yang paling mematikan pada wanita, setelah kanker payudara.

Ada 2 (dua) jenis utama kanker serviks, yang pertama, Karsinoma Sel Skuamosa (KSS), yang merupakan jenis yang paling umum dan dimulai pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim. Dan kedua, adalah Adenokarsinoma, yang berkembang dari sel-sel kelenjar di saluran leher rahim.

Penyebab pasti terjadinya kanker serviks masih belum sepenuhnya diketahui, namun kondisi ini sangat terkait dengan infeksi virus Human Papillomavirus (HPV).

Selain itu, faktor keturunan dan riwayat penyakit menular seksual juga dapat berperan dalam peningkatan risiko. Pada tahap awal, kanker serviks sering tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi pada stadium yang lebih lanjut, penderita bisa mengalami beberapa gejala, seperti nyeri pada panggul, haid yang tidak teratur, keputihan, rasa sakit saat berhubungan seksual, perdarahan di luar siklus menstruasi, serta pendarahan yang terjadi setelah menopause.

Usia pemaparan materi, para peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut langsung menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait dengan materi yang disampaikan oleh nara sumber.

Sejumlah pertanyaan dijawab langsung oleh narasumber sambil mengajak seluruh peserta untuk selalu berprilaku hidup bersih dan sehat.

Turut hadir Kepala Instalasi Promkes RSUP Kandou Manado Ruslianto Urendeng, SH, Ketua Panitia Christian Yospilando Mbao, Amd.Rad serta Ketua BPMJ GMIM El-Jireh Pdt Ny Herlina Wongkar – Kapoh,STh. (*/sisco)




Informasi Pengalihan Jalur Masuk RSUP Kandou Manado Mengikuti Rambu dan Petunjuk di Lokasi

Manado,GN -Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Gedung Kanker oleh PT Hutama Karya (HK), bersama ini disampaikan kepada seluruh pengguna jalan dan masyarakat bahwa akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas di area sekitar lokasi pekerjaan.

Pengalihan ini dilakukan karena adanya kegiatan galian dan penyambungan kabel, yang berdampak pada penutupan sebagian badan jalan ±2,5 meter.

Adapun pengaturan lalu lintas sebagai berikut:

Jalur kendaraan akan dialihkan mengikuti rambu dan petunjuk di lokasi

Pengguna jalan diimbau untuk memperlambat laju kendaraan dan tetap berhati-hati saat melintas

Petugas akan disiagakan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas

Waktu Pelaksanaan:Mulai Jumat, 10 April 2026 pukul 15.00 WITASelesai Senin, 13 April 2026 pukul 05.00 WITA.

Pimpinan PT HK dan RS Kandou memohon maaf atas dengan adanya perubahan jalur sementara ini.

Di himbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk dapat memaklumi dan menyesuaikan perjalanan, serta mengikuti arahan petugas demi keamanan dan kelancaran bersama.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.(*/sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan, Dampingi Wamenkes RI Buka Acara Topping of Ceremoni Gedung Kanker RSUP Kandou Manado

Manado,GN— Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Benyamin Paulus Octavianus, SpP(K) membuka secara resmi Topping of Ceremony Contruction of Oncology Cervice Center RD Kandou Manado ( pembangunan gedung layanan kanker terpadu) Senin (15/12/2025) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Wamenkes saat membuka acara Topping of Ceremony di dampingi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE dan Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan.

Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan peningkatan layanan kesehatan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di Bumi nyiur melambai dan di kawasan Indonesia timur.

Wamenkes bersama jajaran sekaligus meninjau langsung kesiapan fasilitas pelayanan serta perkembangan pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu.

Dirut RSUP Prof RD Kandou manado menjelaskan posisi strategis rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit rujukan utama, tidak hanya bagi Sulawesi Utara, tetapi juga bagi sejumlah provinsi di wilayah timur Indonesia.

Tingginya angka rujukan pasien kata Dirut, menuntut penguatan layanan secara terintegrasi, baik dari sisi sarana prasarana, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan. Sehingga Dirut menilai kunjungan kerja Wamenkes menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan layanan kesehatan.

Wamenkes juga meninjau ke sejumlah fasilitas kesehatan dan institusi pendidikan kesehatan, di antaranya Poltekkes Kemenkes Manado, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Manado, Laboratorium Kesehatan Masyarakat Manado dan RSUD Sam Ratulangi Tondano dan RSUD Noongan Minahasa.

Dalam kesempatan itu, Wamenkes juga menyampaikan bahwa RSUP Kandou siap memberikan dukungan.

Dirut Prof Starry Rampengan menegaskan pihaknya bersedia mendukung RSUD Sam Ratulangi, baik melalui layanan rujukan maupun dukungan pendidikan dan pelatihan tenaga medis.

‎“RSUP Kandou siap mensuport, baik dari sisi layanan rujukan maupun penguatan SDM melalui pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan,” ucapnya

‎Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Kesehatan dan provinsi Sulut, sehingga peningkatan kualitas layanan kesehatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

Diakhir acara Topping of Ceremony, Wamenkes RI, Gubernur Sulut dan pejabat lainnya memberikan testimoni, disaksikan oleh Direktur Utama RSUP Kandou Manado,Direktur Layanan  Operasional, Direktur SDM dan Diklit Serta Direktur Medik Penunjang dan Keperawatan. sisco)




Progres Pembangunan Gedung Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou Hingga Hari Ini 9,64 Persen

Sulut,GN- Pelaksanaan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado terus di genjot.

Progres pembangunan gedung 12 lantai ini yang di kerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) hingga saat ini baru mencapai 9.64 persen sejak peletakan batu pertama atau ground breaking akhir Januari 2025 lalu.

Proyek Pembangunan Gedung Layanan Kanker RSUP Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Hal ini di sampaikan pimpinan perusahaan yang di wakili oleh Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya.

” Sampai saat ini progres pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu sekira 9,64 persen. Ini baru pengecoran lantai dasarnya,” jelas Ginanjar, Kamis (22/5/2025).

Ginanjar menyebutkan pihaknya akan menyelesaikan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu ini sesuai dengan kontrak pekerjaan hingga Mei 2026 mendatang.

” Proyek pembangunan gedung ini akan selesai dikerjakan pada 2026 mendatang,” jelas Ginanjar.

Ginanjar yang di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya kepada media Gemparnews.com saat ditemui di ruangan kerja juga menjelaskan terkait berkoordinasi secara kontinyu dengan management RSUP Kandou Manado.

” Untuk selanjutnya guna meminimalisir kemacetan di area rumah sakit, kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak agar perlu adanya rekayasa lalulintas. Ini tentu menghindari kemacetan ketika kami akan melakukan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya,” kata Ginanjar. (sisco)




PT HK Genjot Pembangunan Gedung Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou Manado

Sulut, GN- Pelaksanaan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado terus di genjot. Progres pembangunan gedung 12 lantai ini yang di kerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) hingga saat ini baru mencapai 9.64 persen sejak peletakan batu pertama atau ground breaking akhir Januari 2025 lalu.

Proyek Pembangunan Gedung Layanan Kanker RSUP Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Hal ini di sampaikan pimpinan perusahaan yang di wakili oleh Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya kepada media Gemparnews.com saat ditemui di ruangan kerja.

” Sampai saat ini progres pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu sekira 9,64 persen. Ini baru pengecoran lantai dasarnya,” jelas Ginanjar, Kamis (22/5/2025).

Ginanjar menyebutkan pihaknya akan menyelesaikan pembangunan proyek gedung layanan kanker terpadu ini sesuai dengan kontrak pekerjaan hingga Mei 2026 mendatang.

” Proyek pembangunan gedung ini akan selesai dikerjakan pada 2026 mendatang,” jelas Ginanjar.

Lebih jauh Ginanjar mengatakan untuk meminimalisir kemacetan pengguna jalan masuk ke area rumah sakit dan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya, pihaknya akan terus berkoordinasi secara kontinyu dengan management RSUP Kandou Manado.

” Untuk selanjutnya guna meminimalisir kemacetan di area rumah sakit, kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak agar perlu adanya rekayasa lalulintas. Ini tentu menghindari kemacetan ketika kami akan melakukan pengerjaan proyek pembangunan selanjutnya,” kata Ginanjar.

Ginanjar Wahid selaku Site Operation Manager PT Hutama Karya di dampingi Vebriansyah selaku Cost Control dan Steven Tawil Humas PT Hutama Karya (foto: Gemparnews)

Sementara, Steven Tawil selaku Humas PT Hutama Karya menyebutkan pihaknya juga menerima keluhan dan pemberitahuan dari warga masyarakat terkait limbah debu dari pengerukan tanah di proyek tersebut. Namun keluhan ini kata Tawil pihaknya sudah mengantisipasi dengan melakukan penyiraman di sepanjang jalan menuju ke area rumah sakit.

” Setiap hari kami melakukan penyiraman dari depan jalan raya menuju ke area jalan masuk ke rumah sakit sampai di depan Unit Gawat Darurat. Setiap hari kami lakukan itu,” sebut Tawil.

“Kepada masyarakat yang ada di area proyek pembangunan ini untuk tetap bersabar. Harapan kami proyek pembangunan gedung ini selesai tepat waktu dan dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan di bumi nyiur melambai,” tutupnya. (sisco)




Tahun 2030 di Prediksi Akan Terjadi Peningkatan Pasien Kanker

Manado,GN – Plt Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes, menyampaikan laporannya, saat acara ground breaking pembangunan gedung pusat layanan kanker terpadu, Jumat (14/2/2025).

Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes ketika Menyampaikan Laporan (foto : Gemparnews)

Dari laporan Dirut, gedung tersebut akan di bangun 11 lantai dan 1 besment, dengan 148 ruangan kamar tidur dan 3 ruangan operasi modular.

Dirut menjelaskan, angka prevalensi kanker di provinsi Sulawesi Utara berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) th 2023 sebesar 1,2 permil atau sebesar 3175 pasien. Data Tahun 2024 Pasien dengan diagnosa kanker yang berobat ke RS Prof. Dr R D Kandou sebanyak 2697 pasien yang berasal dari 8 provinsi.

“Mayoritas pasien dari sulawesi utara, kemudian Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Maluku, Kaltara, Papua dan Papua barat,” jelasnya.

Dari data kunjungan rawat inap dan rawat jalan dengan diagnosa kanker tahun 2020-2024, kata Dirut diprediksi akan mengalami peningkatan pasien kanker.

“Di prediksi akan terjadi peningkatan jumlah pasien kanker pada tahun 2030 sebesar 31% untuk kunjungan rawat inap dan 84% pada kunjungan rawat jalan,” ucap Dirut.

Sementara,berdasarkan jenis ada dua penyakit terbesar di RSUP Kandou Manado. “Berdasarkan jenis, Kanker Cervix dan Kanker payudara, masih menjadi 2 terbesar di RSUP Kandou Manado,” tandasnya.

Lokasi Pembangunan Gedung Pusat Layanan Kanker Terpadu RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Dirut berharap Gedung Pusat Layanan Kanker ini akan menjadi pusat pelayanan yang terintegrasi, menyediakan fasilitas dan teknologi yang tergolong modern untuk diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi pasien kanker.

Dirut berkomitmen untuk menghadirkan layanan medis yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi mengutamakan kenyamanan serta keselamatan pasien.(sisco)




Dukung Penambahan Fasilitas Pusat Layanan Kanker Terpadu, Dirut Yuli Astuti Saripawan : Terimakasih Pimpinan Kemenkes RI

Manado,GN – Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, drg Yuli Astuti Saripawan menyampaikan terimakasih kepada pimpinan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI atas dukungan penambahan fasilitas pusat layanan kanker terpadu.

Plt Dirut RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes (foto : Gemparnews)

“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan Kementerian Kesehatan RI dan IsDB regional Hub Indonesia yang melalui komitmennya dapat memberikan dukungan penambahan fasilitas pusat layanan kanker bagi 2,7 juta jiwa penduduk Sulawesi Utara,” kata Dirut Yuli Astuti Saripawan saat memberikan laporan pada acara ground breaking pusat layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado, Jumat (14/2/2025).

Dirut juga mengatakan RSUP Prof.Dr.R.D Kandou Manado memiliki sejarah yang panjang dari tahun 1936 di Gunung Wenang hingga sejak tahun 1995 pindah ke lokasi sekarang di kecamatan Malalayang, Kota Manado, dan menjadi RS Rujukan bagi beberapa provinsi di Indonesia Timur.

Rencana Gedung Pusat Layanan Kanker ini terdiri dari 11 lantai dan 1 basement dengan total luas bangunan 22.578 m2 dan terdapat 148 tempat tidur dan 3 Kamar Operasi Modular.

” Direncanakan pembangunan ini dilaksanakan selama 18 bulan dan selesai bulan Juni 2026 Pada bangunan ini akan dilengkapi dengan peralatan pendukung untuk penegakkan diagnosa dan tatalaksana kanker berupa CT simulator dengan Linear Accelerator, SPECT-CT, dan Brachyterapi,” ungkapnya.

Dirut berharap Gedung Pusat Layanan Kanker ini akan menjadi pusat pelayanan yang terintegrasi, menyediakan fasilitas dan teknologi yang tergolong modern untuk diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi pasien kanker.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Abusono (foto : Gemparnews)

Dirut berkomitmen untuk menghadirkan layanan medis yang tidak hanya berkualitas tinggi, tetapi mengutamakan kenyamanan serta keselamatan pasien.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Bapak Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan dan berbagai pihak sehingga saya dapat mengawali proses pembangunan ini. Saya yakin, dengan dibangunnya gedung ini akan berdampak positif bagi kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit kanker,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Abuwono, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi . Bahkan Wamenkes meyakini kolaborasi berbagai pihak menjadikan pusat enkologi semakin berkualitas.

“Kami yakin kolaborasi berbagai pihak ,pemerintah,Forkopimda, para dokter, masyarakat dan pemangku kepentingan bisa menjadikan pusat onkologi ini berkualitas dan terjangkau,” ungkap Wamenkes.

“Dengan tulus dari hati yang paling dalam saya sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proyek ini terutama kepada Islamic Development Bank,” tandasnya.

Penekanan Tombol Tanda di Mulai Pembangunan Pusat Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Selanjutnya Wamenkes bersama Dirut RSUP Kandou Manado dan juga Walikota Manado menekan tombol tanda dimulainya pembangunan pusat layanan kanker terpadu di RSUP kandou Manado.

Usai membuka acara ground breaking, Wamenkes dan Dirut RSUP Kandou Manado bersama jajaran Direksi meninjau ruangan IGD dan gedung CVBC RSUP Kandou. (sisco)




Ground Breaking Gedung Kanker Terpadu, Direksi RSUP Kandou Manado Sambut Kedatangan Wamenkes RI

Manado,GN- Kehadiran Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Abuwono ,Jumat (14/2/2025) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di sambut plt Direktur Utama drg Yuli Astuti Saripawan,MKes, Direktur pelayanan medik keperawatan dan penunjang dr Jeheskiel Panjaitan,SH.MARS, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukamto, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Erwin Sondang Siagian,dan Direktur SDM pendidikan dan penelitian Ns Suwandi Luneto,S.Kep,M.Kes serta jajaran.

Dari pantauan awak media gemparnews.com, Wamenkes RI tiba di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Dr RD Kandou Manado sekira pukul 14 30 wita dan langsung menuju ke lokasi acara ground breaking.

Hadir pula Walikota Manado Andrei Angouw, Plt Kadis Kesehatan Sulut, dan tamu undangan.

Pengamanan jalur lalu lintas menuju ke rumah sakit di atur dengan baik sehingga acara ground breaking berjalan dengan lancar. (sisco)




Wamenkes Bakal Buka Ground Breaking Gedung Pusat Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Manado,GN- Rencana acara Ground Breaking gedung pusat layanan kanker RSUP Kandou Manado,seperti di beritakan sebelumnya 10 Februari 2025 hari ini, di tunda pelaksanaannya karena masih menyesuaikan waktu dari kementerian.

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,SH,MARS (foto: Gemparnews)

Hal ini di sampaikan oleh Plh Direktur Utama RSUP Kandou Manado dr Jeheskiel,SH.MARS kepada media Gemparnews.com ketika di temui di halaman kantor RSUP Kandou Senin,(10/2/2025).

” Iya, acaranya di tunda karena kita menyesuaikan waktunya pak menteri dan hari ini pak menteri berhalangan hadir,” jelas dr Jeheskiel.

“Acaranya akan di laksanakan Jumat 14 Februari 2025. Jadi pak Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes red) akan hadir pada acara ground breaking,” sambung direktur PMKP RSUP Kandou.

Diharapkan acara ground breaking kantor pusat layanan kanker terpadu ini, dapat berjalan dengan baik dan sukses.

” Mohon doa restu agar acara ground breaking gedung pusat layanan kanker terpadu berjalan dengan lancar sehingga pembangunannya juga selesai dengan baik,” pungkas dr Jeheskiel.

Untuk diketahui, gedung pusat layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado merupakan pusat layanan kanker di Indonesia timur dan akan dibangun sebanyak 12 lantai. (sisco)