HUT RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Ke-26 Tahun Di Rayakan Sederhana

Manado,GN- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado ke-26 tahun Selasa, (9/2/2021) berlangsung secara sederhana.Sebelumnya Ketua Panitia dr Jehezkiel Panjaitan menyampaikan laporan panitia HUT RSUP Prof Dr RD Kandou Manado .

Ketua Panitia dr Jehezkiel Panjaitan Ketika Menyampaikan Laporan (foto : gemparnews)

Dalam penyampaian dr Jehezkiel menyebutkan bahwa tema HUT RSUP Kandou Manado adalah ” Jadilah Pejuang Dalam Melawan Covid-19″. Dia mengatakan dalam momen yang luar biasa ini masih banyak kekurangan dan keterbatasan, namun dengan keterbatasan, segenap komponen RSUP Kandou Manado tetap mengucap syukur. Lanjutnya mengatakan kegiatan tahun ini juga dirangkaikan.dengan dengan beberapa kegiatan.

Usai Ketua Panitia menyampaikan laporan dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin oleh pdt Christian Keintjem,Sth. Dalam penyampaian Firman Tuhan terdapat dalam kitab perjanjian lama Mazmur 103:2.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Ketika Menyampaikan Sambutan (foto : gemparnews)

Sementara itu, Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada panitia yang telah mengemas acara hari ulang tahun RSUP Kandou Manado ke-26 dengan baik. ” Bersyukur panitia dapat melaksanakan acara ini dengan baik, Meskipun di tengah kesibukan kita tetapi masih dapat merayakan hut RSUP ini,” ucap Panelewen.

Hadir Dalam Ibadah Mantan Direktur RS Gunung Wenang Manado Dr dr Winsi Warouw, Dewan Pengawas,Dewan Komite Dan Jajaran RSUP Kandou Manado (foto : gemparnews)

Lanjut dikatakannya, tahun sebelumnya RSUP Kandou Manado dapat merayakannya dengan mengundang kementerian namun hari ini RSUP Kandou hanya merayakan dengan sederhana. HUT kali ini laksanakan melalui virtual yang di ikuti oleh plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) Kemenkes RI Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS.

Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba Oleh Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (Foto : gemparnews)

Dalam ibadah tersebut juga dihadiri oleh Mantan Direktur RS Gunung Wenang Manado Dr dr Winsi Warouw, Dewan Pengawas Dr dr Hendrik Manueke, Komite Dr dr David Kaunang dan Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty,Mkes, Direktur Perencanaan Keuangan dan Umum Dewi Anggraeni SE MM serta jajaran RSUP Kandou Manado.Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang yang mengikuti lomba.(sisco)




RSUP Kandou Manado Mulai Vaksinasi Nakes Usia 60 Tahun Keatas

Manado,GN- Vaksinasi Tenaga Kesehatan (Nakes) umur 60 Tahun ke atas (Lansia) tahap pertama di RSUP Prof RD Kandou Manado, Senin (08/02/2021) pagi mulai dilakukan.
Vaksinasi ini untuk menindaklanjuti program Pemerintah Pusat yakni Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof RD Kandou Dr dr Jimmy Panelewen, SPB-KBD di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty MKes, Direktur Perencanaan dan Keuangan Dewi Anggraini, SE MM menjelaskan Kegiatan Vaksinasi Tenaga Kesehatan usia diatas 60 Tahun ini merupakan program dari Kementrian Kesehatan RI yang akan di Launching hari ini 8 Februari 2021 pukul 10 Pagi, Namun pihak RSUP Kandou berinisiatif untuk melakukan terlebih dahulu dan langka maju bagi RSUP Kandou sebagai pencapaian cakupan dimana tenaga kesehatan itu harus 100 persen melakukan Vaksinasi di bulan februari.

“Untuk hari ini 10 orang di grup pertama sudah di lakukan observasi dan sudah melakukan Penyuntikan dosis pertama dan tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi,” jelasnya.

Sementara itu, Dr Eko Prasetyo yang merupakan Nakes lansia pertama yang melakukan Vaksinasi Tenaga Kesehatan usia 60 tahun, Menyampaikan bahwa dirinya sangat senang karena bisa melakukan vaksinasi Covid 19 sesuai dengan program Pemerintah. “Seperti diketahui Dengan diberikannya vaksin COVID-19 bagi tenaga kesehatan yang berusia lanjut dapat melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan kita tanpa terkecuali,” ujarnya.

Kelompok lansia tetap akan menerima vaksinasi dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. Dosis pertama berfungsi untuk mengenalkan inactivated virus ke tubuh sehingga vaksin dapat bekerja sama dengan tubuh untuk membentuk antibodi baru.

Vaksin dosis kedua berperan sebagai booster atau meningkatkan kekuatan vaksin sehingga antibodi yang telah terbentuk semakin kuat dan optimal.

Persyaratan penerimaan vaksin Sinovac juga sudah diperbarui, yang sebelumnya ditujukan rentang usia 18-59 tahun, ditambah untuk usia di atas 60 tahun. Untuk populasi lansia 60 tahun ke atas, vaksin Sinovac akan disuntikkan ke dalam otot (intramuscular) sebanyak 0,5 mL dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. (sisco)




RSUP Prof Kandou Manado Gelar Vaksinasi Covid-19

Manado,GN- Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021) dibuka oleh Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dan dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI dr Imran Agus Nurali, SpKO, dewan Direksi dan Pejabat terkait lainya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Menyampaikan Sambutan (foto : ist)

Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan pelaksanaan vaksinasi mulai hari ini, besok dan di perkirakan satu bulan ke depan mengingat tenaga kesehatan di RSUP Prof Kandou Manado sebanyak dua ribuan sehingga nantinya akan terseleksi berdasarkan dengan adanya indikasi-indikasi seseorang yang akan mendapatkan vaksinasi. ” Dari kelompok pertama 20 orang ini, dapat kita saksikan hari ini tidak ada tanda-tanda yang kita sebutkan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Tentu saja ini propaganda kita semua kepada warga masyarakat, pertama juga kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya dari semua komponen di RSUP Kandou Manado,” terangnya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

Lanjut Dirut mengatakan dari penelitian secara epidemiologi surveilens kemudian penelitian klinis, vaksinasi ini adalah cara satu-satunya yang mungkin paling efektif untuk meredam atau memutus rantai penularan. ” Selain kita melakukan 3M yang sudah di dengung-dengungkan tetapi saat ini vaksinasi adalah cara terbaik kita berupaya keras memutuskan penularan ini,” pungkasnya. (sisco)




Dirut Ajak Nakes Jadi Agen Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengajak Tenaga Kesehatan (Nakes) menjadi agen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk juga memberikan edukasi terhadap sesama Tenaga Kesehatan dilingkungan Rumah Sakit dan juga kepada teman se profesi nilai-nilai atau velue proses vaksinasi tersebut.
Ini disampaikannya saat membuka kegiatan vaksinasi covid-19 di lingkungan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

“Orang kesehatan ini,kenapa dilakukan vaksiansi pertama kali. Tujuannya yang pertama adalah penghargaan dari pemerintah terhadap orang kesehatan juga Nakes. Nantinya orang kesehatan ini yang di vaksinasi menjadi agen untuk memberikan edukasi terhadap mereka atau masyarakat banyak mengenai efikesi atau efektifitas dari vaksinasi ini,” ungkap Dirut.

Dirut berharap, kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat bisa memberikan edukasi atau sesuatu yang sifatnya positif kepada masyarakat banyak. (sisco)




Berikut Ini Penjelasan RSUP Kandou Manado Terkait Postingan Beredar Di Media Sosial

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menjelaskan terkait postingan di media sosial. Penjelasan tersebut terkait tudingan seorang pasien yang pulang paksa dari ruang isolasi Covid-19. Yang disesali, tulisannya justru disebar secara ‘liar’ melalui media sosial.

Ditegaskan Direktur Utama RSUP Prof Kandou melalui Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Hanry Takasenseran menjelaskan bahwa Penanganan pasien oleh RSUP Prof Kandou di masa pandemi Covid-19 telah sesuai Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Revisi ke-5 Kementerian Kesehatan RI.

Kepala Bidanng Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Hanry Takasenseran (kedua kiri), Ketua Komite PMKP dr Erwin Kristanto SH SpF (paling kiri), Kasubbag Hukormas Novita SH, dan Kasie Pelayanan Medik dr Wiyono (paling kanan) saat memberikan klarifikasi, Senin (4/1/2020) (foto : ist)

 

“Sistem screening atau deteksi terhadap pasien kami lakukan sejak masuk ke Instalasi Gawat Darurat atau Poli Rawat Jalan. Di mana sesuai pedoman revisi 5 Kemenkes, penetapan kriteria Covid-19 bisa dilakukan sesuai hasil klinis. Terdiri dari pemeriksaan fisik oleh dokter, laboratorium darah, juga rontgen dada,” sebut Takasengseran.

Dari kriteria yang ada seperti suspek atau probable, lanjut Takasengseran, pasien akan dirawat di IGD Isolasi untuk pemeriksaan lanjutan berupa PCR swab.
“Jika tidak terdeteksi positif Covid-19, pasien tentunya akan dipindah rawat ke area non Covid-19 sesuai Standar Operasional Prosedur. Apabila diperlukan maka lanjut perawatan di ruang rawat inap non isolasi,” jelasnya.

Bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, sambung Ketua Satgas Covid-19 RSUP Prof Kandou tersebut, maka pasien akan mengikuti prosedur penanganan di ruang isolasi hingga sembuh dari infeksi Covid-19.

Pihak RSUP Prof Kandou juga menyesalkan tulisan pasien berinisial ATK tersebut, yang secara gamblang membocorkan identitas pasien lain. Direksi RSUP Prof Kandou juga membantah pernyataan tak berdasar si pasien. “RSUP Prof Kandou tidak pernah memperdagangkan kamar perawatan pasien. Tidak ada pembedaan status seorang pasien,” tegasnya.

Pada intinya, fasilitas kebutuhan dasar pasien dipenuhi selama masa perawatan. Baik itu oksigen jika terjadi gangguan atau gagal nafas, maupun pemasangan infus untuk pemberian obat dan cairan.

Selain itu, RSUP Prof Kandou juga menyesalkan arogansi pasien dimaksud. Karena sempat membuat keributan di ruang perawatan, dengan melempar kursi plastik ke selasar. (*/sisco)




Menkes RI Kukuhkan Dewan Pengawas RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Menteri Kesehatan (Menkes)RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K)RI melalui aplikasi zoom Webinar mengukuhkan Dewan Pengawas RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Kamis (24/9/2020).

Pengukuhan Dewan Pengawas RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Secara Webinar Oleh Menkes RI (foto: ist)

Selain mengukuhkan Dewan Pengawas, Menkes RI juga melantik sejumlah pejabat administrasi dan Pejabat Pimpinan tinggi Madya di lingkungan Kementerian Kesehatan RI.

Dalam sambutannya, Menkes Terawan banyak memberikan motivasi dan apresiasi serta menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik bahkan Dewan Pengawas yang dikukuhkan.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pejabat administrasi dan fungsional, pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik serta selamat kepada Dewan Pengawas yang akan dikukuhkan hari ini. Semoga saudara-saudara dapat bekerja lebih keras,lebih cerdas dan lebih baik dalam menjalankan amanah dalam mengemban pekerjaan yang telah di berikan oleh negara kepada saudara sekalian,” ucap Menkes RI.

Turut hadir dalam pelantikan webinar Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD serta jajarannya. (sisco)




Dirut Lantik Enam Pejabat Di Lingkup RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Di tengah Pandemi Covid 19, setiap pejabat dituntut memberikan terobosan bertaraf extraordinary. Baik itu dalam kemampuan komunikasi, menjalin kerjasama tim, loyalitas, hingga melahirkan inovasi-inovasi baru. Dan ini harus berjalan secara beriringan. Saya akan terus memonitor bersama Direksi selama tiga bulan kedepan, tentu dengan penilaian yang objektif. Hal ini disampaikan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado saat di wawancarai sejumlah media usai melantik enam pejabat struktural di RSUP Kandou Manado, Kamis (2/7/2020).

FOTO: Penandatanganan Pakta Integritas Pejabat Yang Baru Saja Dilantik Oleh Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Lanjut Dirut, mengatakan untuk memperoleh sebuah tugas dan kepercayaan jabatan pada institusi besar ini tentu tidaklah mudah. “Kiranya segera diimplementasikan masing-masing pejabat dan memberikan respon cepat dan baik, dengan kinerja maksimal terhadap kepercayaan negara maupun yang diberikan pimpinan,” ucap Dirut.
FOTO: Saat Pelantikan Pejabat Dilingkup RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Pada kesempatan itu, Dirut juga memimpin penandatanganan pakta integritas para pejabat yang baru saja di lantik. Turut mendampingi pada penandatanganan pakta integritas yakni Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dewi Anggraeni SE MM, serta Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan.

Berikut ini pejabat yang dilantik yakni Semuel Stevie Kumajas SKep Ns MKep sebagai Kepala Instalasi Rawat Inap F, Tineke Meity Polii SKep MKes sebagai Kepala Instalasi Rawat Inap Nyiur Melambai, Fanda CH Laluyan SKep Ns sebagai Kepala Instalasi Rawat Inap E, Agnes Maria Lomban SSos MM sebagai Kepala Instalasi Eksekutif, Herianto SSi Apt sebagai Kepala Instalasi Central Sterile Supply Departement (CSSD), dan Jeavery Sonly Bawotong SKep Ns sebagai Kepala Instalasi Rawat Inap C.
Penulis: sisco