Bupati Thungari Lantik Penjabat Kapitalaung Kampung Biru

SANGIHE,GN – Bertempat di ruang serba guna rumah jabatan Bupati Senin (5/1/2026), Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE,MM melantik Adelien Tempomona, S.AP sebagai Penjabat Kapitalaung Kampung Biru, Kecamatan Tabukan Tengah.
Adelien Tempomona sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum Kantor Camat Tabukan Tengah

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Asisten I Johanis Pilat, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Frans Parawouw.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaiaka bahwa, pelantikan Penjabat Kapitalaung merupakan bagian dari proses administrasi pemerintahan yang penting guna memastikan keberlangsungan pelayanan publik, stabilitas pemerintahan kampung, serta kelancaran pembangunan di tingkat lokal.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Saudara Naaman Sahentumuwo atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai Penjabat Kapitalaung Kampung Biru,” ungkap Bupati.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Daerah juga menyerahkan piagam penghargaan dan pin kehormatan kepada pejabat kapitalaung yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Sementara Kepada Penjabat Kapitalaung yang baru, Bupati mengingatkan bahwa jabatan tersebut mengandung amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, kepekaan sosial, dan komitmen kuat untuk melayani masyarakat.

“Penjabat Kapitalaung dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mampu mendengar aspirasi warga, bersikap adil, serta menjalin kerja sama yang baik dengan BPD atau MTK, perangkat kampung, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Bupati pun berharap Penjabat Kapitalaung Kampung Biru dapat menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan secara optimal, termasuk mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kapitalaung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai dan memberkati setiap langkah dan pengabdian kita dalam membangun Kepulauan Sangihe yang maju, sejahtera, dan berbudaya,” kunci orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini .(RB)




Semangatnya Bupati Panen Tanaman Holtikultura Di Kampung Tumalede

SANGIHE,GN-Senin (23 juni 2025) Sekitar pukul 13.30 Rombongan Bupati berangkat dari rumah jabatan menuju Kampung Tumalede Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, untuk melaksanakan beberapa agenda yaitu, Panen tanaman holtikultura,meresmikan kantor Kapitalaung,gedung Polindes,gedung PAUD dan menghadiri ibadah syukur HUT ke 44 Tahun Jemaat Sinai Tumalede.


Agenda pertama yang dilaksanakan Bupati yaitu, Panen tanaman holtikultura bersama kelompok tadi setempat.Meskipun
Lokasi panen yang dituju rombongan Bupati dengan medan jalan yang menantang yaitu, turun gunung dan jalannya licin, namun Bupati bersama Ketua Penggerak PKK Kabupaten Sangihe tetap semangat menuju lokasi.

Terpantau ketika Bupati tiba di lokasi perkebunan langsung disambut oleh kelompok tani dan masyarakat setempat dengan penuh antusias dan sukacita.

Bupati bersama rombongan pun panen bersama, sesudah itu dilanjutkan penanaman bibit cabai oleh Bupati dan beberapa pimpinan OPD.

Michael Thungari mengatakan bahwa, meskipun 2 atau 3 tahun yang lalu cabai masih dari Manado, tetapi karena berkat dari Kampung-kampung yang terus menanam di tiap kecamatan , agar kedepan qt bertujuan ada Kampung Yang mensuplai kebutuhan di tiap kecamatan.

” Cabai merupakan komoditas menyebabkan inflasi paling tinggi setiap minggu,jadi harapan saya kedepan ketahanan pangan di daerah kita,bisa menjadi lebih baik lagi,jika kita mampu memproduksi cabai dan komoditas lainnya secara lokal ,masyarakat akan lebih sejahterah dan laju inflasi bisa ditekan,”ujar Bupati.(RB)




Di Sinyalir Ada Kampung di Sangihe Tidak Efektif Mengelola Dana 20 Persen dari ADD Sektor Ketahanan Pangan

SANGIHE,GN- Di Kabupaten Kepulauan Sangihe masih ada Kampung-Kampung yang tidak terlalu efektif dalam mengelola dana 20 persen dari ADD untuk sektor ketahanan Pangan.

Hal ini disampaikan Bupati Michael Thungari,SE,MM ketika membawakan sambutannya, pada kegiatan workshop “Metampungu Ena” dalam hal mengumpulkan gagasan untuk pengembangan sektor pertanian, di Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menunjang percepatan akses keuangan Daerah.

” Seperti yang kita ketahui bersama bahwa,melalui dana desa ada kebijakan 20 persen, untuk sektor ketahanan Pangan itu artinya kalau dana desa itu rata-rata 600 juta dari APBN, di setiap desa ada 120 juta dana yang bisa kita optimalkan untuk ketahanan pangan, dan masih ada kampung-kampung yang tidak terlalu efektif, mohon maaf dalam mengelola 120 juta tadi, makanya Saya mengundang para Kapitalaung, karena Saya ingin ada Kapitalaung yang sukses dalam ketahanan pangan, dalam 120 juta tadi ini,untuk bisa bicara kiat-kiatnya dalam mengelola dana ketahanan pangan ini,” kata Bupati.

Lanjut Bupati agar melalui kegiatan workshop saat ini, bisa bertukar pikiran menyampaikan gagasan sehingga tercipta ide-ide baru dan yang terpenting semangat dan keberanian untuk memulai sektor pertanian.

” Melalui kegiatan ini, mari kita perbanyak diskusi dan mendengarkan kiat-kiat dari yang sudah berhasil dan dari perbankan juga dengan metode seperti apa, Saya berharap pada kegiatan ini akan muncul berbagai gagasan, inovasi dan jejaring kolaboratif,” Harap orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.

Dalam workshop yang menjadi Pembicara yaitu, Otoritas jasa keuangan Propinsi Sulut,Gorontalo dan Maluku Utara melalui virtual,Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM ,Pimpinan perbankan, ketua Petani Muda Sangihe

Turut hadir ,pimpinan OPD,pimpinan Perbankan, Staff Khusus Bupati,Kapitalaung,undangan dan Anggota Komunitas Petani Muda.(RB)




Bupati Sangihe Hadiri Tulude di Kampung Salurang

SANGIHE,GN- Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari,SE,MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari menghadiri acara Tulude di Kampung Salurang, Tabukan Selatan Tengah pada Selasa (5/3/2025).

Acara ini menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Tabukan Selatan Tengah, khususnya Kampung Salurang, atas dukungan yang telah diberikan pada pemilihan kepala daerah 27 November 2024 lalu.

“Terima kasih banyak atas dukungan yang telah diberikan kepada saya dan Pak Tendris Bulahari. Semoga perjalanan lima tahun ke depan dapat memberikan sesuatu yang berarti bagi Tanah Tampungang Lawo,” ungkapnya.

Thungari menegaskan bahwa Tulude bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi merupakan identitas budaya Sangihe yang harus terus dilestarikan. Sejalan dengan visi-misi pasangan Tuari dalam mewujudkan Sangihe yang sejahtera dan berbudaya, acara adat seperti Tulude akan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.

“Pelestarian adat dan budaya merupakan bagian dari visi kami. Oleh karena itu, kegiatan seperti Tulude akan terus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah ke depan,” ujar Bupati MT

Di akhir sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, kapitalaung, dan seluruh masyarakat Kampung Salurang yang telah menyelenggarakan acara dengan baik.

“Dari awal hingga akhir, saya melihat acara ini berjalan dengan lancar. Mulai dari susunan acara, pelaksanaan kegiatan sejak pagi, hingga sajian makanan yang sangat memuaskan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya perayaan Tulude ini,” tutup Bupati MT. (RB)




Kampung Utaurano Menuju Desa Wisata, Pendapatan Ekonomi Masyarakat Siap Ditingkatkan

SANGIHE, GN – Kampung Utaurano Kecamatan Tabukan Utara, salah satu desa wisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang terus maju dan berkembang dalam pengembangan desa wisata, dengan memiliki potensi wisata yang luar biasa.

Daya tarik di kampung ini, ada icon tempat untuk berfoto yaitu di patung besar ikan air tawar, yang menjadi icon di kampung ini, karena sepanjang drainase ada ikan air tawar.

Selain itu di desa wisata Kampung Utaurano terdapat air terjun, yang menjadi tempat destinasi wisata, serta suasana kampung sejuk dan asri.

Untuk terus meningkatkan dan mengembangkan desa wisata, Pemerintah Kampung bersama masyarakat sabtu 10 juni 2023, melaksanakan Atraksi Wisata Kuliner, dengan menjual aneka kue bahan baku lokal,makanan khas lokal,dan lain- lain serta Pasar Desa Menjual hasil Pertanian,sayur,talas,dan lain- lain UMKM dan Bumdes Maenggesang , Menjual Minyak kelapa,kue Bepang,kopajase, Es krim sagu,Alat musik gitar ,okulele/ keroncong ,,anyaman,souvenir batok kelapa,miniatur alat musik gitar.

Kapitalaung Kampung Utaurano Herdyanto Takapulungang ketika diwawancarai gemparnews mengatakan bahwa desa wisata itu, dapat berperan penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Lanjutnya bahwa dengan potensi wisata yang ada, pengunjung datang ke tempat wisata dan menyaksikan setiap atraksi dapat berbelanja membeli jualan masyarakat dan Bumdes.

” Dengan potensi wisata, dapat meningkatakan ekonomi masyarakat, tamu datang berkunjung ke tempat wisata dan menyaksikan atraksi dapat berbelanja membeli jualan warga dan bumdes di kampung ini,”kata Takapulungaang.

Lebih jauh Ia mengatakan bahwa, kehadiran Pemerintah dikampung, bagaimana dapat meningkatkan pendapatan masyarakat untuk memiliki kehidupan yang sejahtera.

” Pemberdayaan masyarakat menjadi program utama dari Pemerintah Kampung, dan dengan pengembangan desa wisata harapan kami adalah pendapatan ekonomi masyarakat meningkat,” tutup orang nomor satu di Kampung Utaurano ini. (ROBIN).




Jalan Kampung Bira Rusak Parah Warga Minta Diperhatikan,Ini Penjelasan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sangihe

SANGIHE,GN-Sungguh Sangat memprihatinkan kondisi jalan raya Kampung Bira ,jalan utama yang dilintasi warga menuju ke pusat Kecamatan dan jalan penghubung ke kampung-kampung kini kondisinya rusak parah.Kerusakan jalan mulai dari lindongan satu sampai lindongan tiga.Dengan keadaan jalan seperti ini membuat warga baik pengguna jalan kaki serta pengendara roda dua dan roda empat extra hati-hati ketika melintas,terlebih khusus bagi pengendara roda dua lebih extra hati-hati karena jika tidak hati-hati bisa terjatuh dan sudah banyak yang jadi korban.

Dengan adanya korban yang jatuh dari pengendara roda dua akibat jalan rusak diakui dan dikeluhkan sejumlah warga serta pengendara roda dua ketika berbincang dengan media ini bertepatan berada di lokasi jalan rusak minggu (2/4/2023).

Melihat kondisi jalan yang rusak parah dan minta korban,sehingga warga Kampung Bira meminta kepada Pemerintah agar dapat diperhatikan dan jalan tersebut diperbaiki.

” Torang mominta agar jalan ini diperhatikan oleh Pemerintah supaya diperbaiki,karena kalau jalan begini terus bekeng tako melewat,kalau nyanda hati-hati mo jatuh so beberapa orang jatuh dari motor,kadang-kadang so tako kalau torang pe anak nae motor ke sekolah,mar mau tidak mau harus mo kase ijin nae motor karna depe jalan lewat itu,jadi torang baharap pa Pemerintah supaya diperbaiki,”ungkap sejumlah warga yang namanya enggan di Publish.

Sementara kepala dinas PUPR Kabupaten Sangihe Engelin Sasiang,ST,MM melalui kepala bidang Bina Marga Wolter Medelu kepada wartawan mengatakan bahwa jalan kampung Bira saat di Musrenbang juga diangkat namun karena regulasi DAK dari tiap ke tahun berubah-ubah dan lokasi prioritas tahun 2023 hanya tiga kecamatan yang keluar yaitu,kecamatan Tabukan Utara . Kecamatan Tahuna Timur dan kecamatan Tahuna yang lokasi prioritas yang dikeluarkan oleh Bapenas,meski jalan Bira tidak keluar sebagai lokasi prioritas di tahun 2023 namun jalan yang rusak itu masuk penanganan dan jalan Bira tahun 2023 ada dana Pemeliharaan rutin untuk menutup jalan yang rusak Parah selagi menunggu tersebut.

” Dari Dana DAK tahun 2023 untuk lokasi prioritas jalan rusak tahun ini hanya tiga kecamatan yaitu,kecamatan Tabukan Utara,kecamaatan Tahuna Timur dan Kecamatan Tahuna karena regulasinya tiap tahun berubah-rubah dan untuk sementara ini jalan Kampung Bira tahun ini ada dana pemeliharaan rutin untuk sementara menutup lubang jalan yang rusak parah,ditutup dengan aspal kondisi seperti disana tetapi itu hanya penanganan sementara selagi menunggu sampai ada anggaran untuk jalan tersebut,”jelas Medelu.(ROBIN).




Pemerintah Kampung Gunung Salurkan BLT Periode 10

SANGIHE,GN – Guna membantu dan meringankan masyarakat di tengah pandemi Covid 19, Pemerintah Kampung Gunung telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) periode 10,dengan jumlah penerima sebanyak 52 KK dengan jumlah diterima RP.300.000/KK kamis,( 11/11/2021),bertempat di Kantor Kapitalaung .Proses penyaluran diserahkan langsung Pemerintah Kampung dan turut dihadiri aparat Kampung Gunung.

Kapitalaung Kampung Gunung Alberson Humune menyampaikan bahwa bagi masyarakat yang sudah menerima BLT agar dana tersebut dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan setiap hari,”kata Humune

” Saya berharap selaku pemerintah Kampung kepada masyarakat yang sudah menerima bantuan ini,agar dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya demi pemenuhan kebutuhan masyarakat, program BLT ini agar masyarakat boleh terbantu dengan adanya pergumulan penanggulangan covid 19 dan sampai hari ini kita harus ikuti protokol kesehatan,”harap Humune.

Humune menambakan bahwa bantuan diserahkan bagi masyarakat yang sudah menerima vaksin,sementara masyarakat yang belum menerima vaksin belum diserahkan,nanti diserahkan jika sudah divaksin.

” Bantuan hari ini diserahkan bagi masyarakat yang sudah divaksin,dan yang belum divaksin,belum diserahkan,nanti diserahkan jika sudah divaksin,karena itu merupakan prasyarat bagi penerima bantuan sesuai dengan Peraturan Pemerintah,”tambah Kapitalaung Gunung ini.

Salah warga penerima bantuan merasa senang dengan bantuan yang di serahkan oleh pemerintah dan dana itu digunakan membantu membeli keperluan kebutuhan sehari-hari. Warga ini pun sangat berterima kasih kepada seluruh pemerintah telah memberikan bantuan.

“Kami merasa senang dapat bantuan ini,depe doi dapa bantu untuk mo beli keperluan sehari-hari dan terima kasih kepada seluruh Pemerintah so kase bantuan ini,” ujar warga ini. (ROBIN)




Pembangunan Jalan Rabat Beton Kampung Rendingan Dirintis

 

SANGIHE,GN- Pemerintah bersama Masyarakat Kampung Rendingan mulai melakukan perintisan pembangunan jalan rabat beton.Perintisan dimulai sejak sabtu (24/10),dengan melakukan pembersihan rumput,dan penggalian tanah di lokasi .

Aparat Kampung bersama Masyarakat terlihat antosias dan semangat saat melaksanakan kerja bakti dengan penuh kekompakan dan kebersamaan.

Kapitalaung Kampung Rendingan Abdul Rahman Nagaring kepada media ini menyampaikan bahwa, pembangunan jalan rabat beton dengan panjang 175 Meter adalah penyambungan sisa dari tahap satu.

Kapitalaung Nagaring menambahkan bahwa,jika material sudah terkumpul lengkap,maka pekerjaan akan dilakukan minggu depan.

” Jika materil sudah terkumpul semua, pekerjaan pembangunan rabat beton akan dilaksanakan minggu depan,dan selaku Pemerintah Kampung kami berharap agar dengan pembangunan jalan ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Kampung Rendingan di lokasi Pertanian,”harap Nagaring yang turut diiyakan Saidha Samega aparat Kampung Rendingan (ROBIN).




Aksi Damai Masyarakat Kampung Beha Di DPRD Sangihe, Laporkan Dugaan Penyimpangan

FOTO: Aksi Damai Masyarakat Kampung Beha Tabut Di Kantor DPRD Sangihe

Sangihe,GN- Aksi damai puluhan warga Kampung Beha Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) mendatangi Kantor DPRD Sangihe, Kamis (02/07/2020) lalu.

Aksi damai tersebut diterima Ketua DPRD Josephus Kakondo Wakil Ketua DPRD Ferdy Sondakh, Wakil Ketua DPRD Michael Thungari dan anggota DPRD masing-masing Demsy Sumendap, Fre John Sampakang, Ferdy Sinedu, Dickson Haling, Stevenson F Manoppo, Jamal Manoppo, Ruben Medea serta Yunita Harimisa. Saat bertemu dengan legislator sangihe, puluhan warga melaporkan keberadaan Kapitalaung Kampung Beha Amantu Salamate.
FOTO: Aksi Damai Masyarakat Kampung Beha Tabut Di Kantor DPRD Sangihe
Perwakilan masyarakat membeberkan tiga keluhan terkait Bantuan Tunai Langsung (BLT) bagi yang terdampak Covid 19, perintisan dan pembuatan jalan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 senilai Rp 203 Juta, Penyulingan Minyak Nilam tahun anggaran 2019 senilai Rp 90 juta serta bantuan bibit ikan nila Tahun Anggatan 2019 senilai Rp 17.5Juta.

“Pembangunan jalan perkebunan tidak sesuai bahkan pembuatan minyak nilam tidak jalan dan anggarannya tidak jelas. Demikian juga bantuan benih ikan tidak jelas hingga penyaluran BLT yang tebang pilih,” ujar pembicara perwakilan masyarakat kampung Beha.

Usai melakukan tatap muka dengan DPRD Sangihe, Masyarakat Kampung Beha melanjutkan Ke Polres Sangihe dan terakhir Kejaksaan Negeri Tahuna Sangihe.

Terkait laporan warga, Kapitalaung Kampung Beha Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) Amantu Salamate ketika di konfirmasi media ini melalui telphone genggamnya nomor 081355XXXXXX dan 082291XXXXXX dalam keadaan tidak aktif.
Penulis: (Robin/sisco)