Kadis Kominfo : Pengadaan Mobnas Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Lebih Murah Dibanding Sitaro

SANGIHE,GN – Ronald Lumiu,SH Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, memberikan klarifikasi terkait isu yang berkembang di masyarakat mengenai pengadaan kendaraan dinas (mobnas) untuk operasional Bupati dan Wakil Bupati Sangihe.

Lumiu mengatakan bahwa, pengadaan kendaraan dinas tersebut telah melalui mekanisme perencanaan yang sesuai dengan ketentuan dan telah mendapat persetujuan dari DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Pengadaan kendaraan dinas itu sudah tertata dalam perencanaan dan telah disetujui serta disepakati bersama DPRD,” ujar Lumiu saat diwawancarai, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, secara protokoler kendaraan dinas yang saat ini digunakan pimpinan daerah sudah layak untuk diganti karena telah beroperasi selama lebih dari 13 tahun. Selain faktor usia kendaraan, biaya pemeliharaan yang terus meningkat juga menjadi pertimbangan utama.
“Mobnas yang lama telah digunakan oleh empat bupati sebelumnya, makanya direkomendasikan untuk pengadaan baru karena biaya perawatan kendaraan dinas lama terbilang tinggi. Dari sisi anggaran, pengadaan kendaraan baru justru lebih efisien dibandingkan terus melakukan perbaikan kendaraan lama,” jelasnya.

Lebih lanjut Lumiu menambahkan, keberadaan kendaraan dinas yang layak dinilai sangat penting untuk menunjang tugas dan mobilitas pimpinan daerah yang cukup tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.

Terkait besaran anggaran, ia menilai pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Sangihe dengan total nilai sekitar Rp1,3 miliar masih tergolong ekonomis jika dibandingkan dengan daerah kepulauan lainnya di Sulawesi Utara.
“Sebagai perbandingan, Kabupaten Kepulauan Sitaro yang memiliki APBD lebih kecil dari Sangihe melakukan pengadaan kendaraan dinas dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar,” katanya.

Lebih lanjut, Lumiu menegaskan bahwa kendaraan dinas yang diadakan untuk Bupati dan Wakil Bupati Sangihe merupakan yang paling ekonomis dibandingkan pengadaan kendaraan dinas kepala daerah di beberapa kabupaten kepulauan lainnya.
“Pemerintah daerah mempertimbangkan aspek kebutuhan, efisiensi anggaran, serta kondisi kendaraan yang ada sebelum memutuskan pengadaan kendaraan dinas baru,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar dimedsos soal pengadaan mobil dinas Bupati dan wakil Bupati dengan total anggaran Rp. 1.3 Miliar, yang menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat.(RB).




Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP Tahun 2025 Resmi Dibuka Oleh Kadis Koperasi dan UMKM Sangihe

SANGIHE,GN – Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus koperasi desa/Kelurahan Merah putih (KDKMP) di Kabupaten Kepulauan Sangihe Resmi Dibuka Oleh kepala dinas Koperasi dan UMKM Daerah Kabupaten Sangihe Jan Charisto Oktavian Paransi,SH,MH. Pelatihan ini dilaksanakan di tiga lokasi yaitu di graha Imanuel Tahuna,Aula politeknik Nusa Utara,dan Aula GMIST Efrata yang berlangsung 3 hari kedepan mulai dari tanggal 11-13 november 2025.

Sebelumnya laporan dari panitia yang disampaikan oleh kabid Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulawesi Utara yang menyampaikan bahwa, sasaran kegiatan adalah para Pengurus dan anggota koperasi yang berperan aktif dalam pengelolaan serta pengembangan usaha koperasi dapat meningkatkan pengetahuan,ketrampilan dan pemahaman mengenai manajemen koperasi yang efektif mulai dari administrasi keuangan, hingga strategis pengembangan usaha, dan juga demi terciptanya Pengurus koperasi yang profesional,transparan dan berkualitas sehingga mampu menjalankan bisnis koperasi secara optimal dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan koperasi merah putih.

Jan Charisto Oktavia Paransi,SH,MH selalu kepala dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sangihe ketika membuka pelatihan menyampaikan kepada para peserta agar ketika mengikuti pelatihan dengan baik dan konsentrasi.

” Kami berharap kepada seluruh panitia agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan kosentrasi agar semua materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat dimengerti dan dipahami, sehingga ketika kembali ke kampung atau kelurahan masing-masing menjadi Pengurus koperasi yang handal,” kata Paransi.

Dibukanya pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan alat tulis kepada peserta secara simbolis oleh kepala dinas, Kabid Koperasi dan UMKM Kabupaten Sangihe dan kabid Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulawesi Utara.

Usia pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber, dan terpantau ketika pemaparan materi oleh narasumber peserta mengikuti dengan antosias sehingga ketika dalam sesi tanya jawab dapat berjalan dengan baik dan lancar.(RB).




HUT Keluarga Nasional, Usung Tema Dari Keluarga Untuk Indonesia Maju, Panitia Serahkan Sertifikat dan Bingkisan

SANGIHE,GN- Dalam rangka memeriahkan Hari Keluarga Nasional ke 32 Tahun. DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Kepulauan Sangihe melakukan Kegiatan Penyerahan Sertifikat dan bingkisan bagi bayi yang lahir di tanggal 29 juni 2025 yang bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke 32 tahun yang mengusung Tema : ” Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”. Dan kegiatan bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna, Senin, (30/06/ 2025) lalu dengan jumlah bayi yang menerima sertifikat sebanyak 6 orang anak.

Kegiatan dilakukan oleh DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sebagai Ketua DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Kepulauan Sangihe Semuel Sahiu, S.Sos yang didampingi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Jopy F. Thungari, M.Kes

Semuel Sahiu,S.Sos ketua DPC IPeKB Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaiakan bahwa, peringatan HARGANAS ke 32 Tahun yang mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”. DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Kepulauan Sangihe melaksanakan Kegiatan Penyerahan Sertifikat dari Kementrian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN serta Bingkisan bagi Anak yang Lahir Hidup pada tanggal 29 Juni 2025.

” Peringatan Harganas tahun ini dipastikan benar-benar akan menyentuh masyarakat dengan membawa kebermanfaatan, menumbuhkan kesadaran, dan memperkuat pondasi keluarga Indonesia. Karena, membangun bangsa dimulai dari membangun keluarga” kata Sahiu.(RB)




Kadisdikbud Sangihe Olga Makasidamo adalah Sosok Ibu dan Panutan Luar Biasa

SANGIHE,GN -Dimata Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Albert Huppy Wounde,SH,MH, Kepala dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sangihe Dra Olga Makasidamo yang memasuki masa Purna Bhakti adalah seorang sosok Ibu dan Panutan.

Hal ini disampaikan Pj Bupati Ketika membawakan sambutan pada acara penutupan gebyar merdeka belajar, juga rangkaian Syukuran masa Purna bhakti kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Dra Olga Makasidamo di Aula Dinas Dikbud Sangihe, Jumat (1/11/2024).

” Kalau bagi Saya Ibu, selain sosok Ibu juga sebagai Panutan,kekuatan Ibu itulah yang menjadikan Ibu sampai hari ini, tetap berdiri tegar Ibu,walaupun Saya dengar kekuatan Ibu itu salah dipergunakan oleh anak buah, keibuan tapi mereka salah memanfaatkan, tapi Saya percaya Kebaikan Ibu itu sungguh luar biasa, oleh sebab itu Ibu selalu disayang oleh teman-teman terlebih disayang oleh Tuhan,”kata Wounde.(ROBIN).




Cindy Wurangian Dorong Dinkes Sulut, Programkan Penanganan Dini Mental Health di Sekolah

Sulut,GN- Legislator daerah pemilihan Kota Bitung dan Minahasa Utara Cindy Wurangian mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut) untuk melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut dalam penanganan kesehatan mental siswa di sekolah.

” Kita ketahui banyak kasus yang terjadi di sekolah terkait dengan kesehatan mental para siswa. tetapi kasus ini jarang di publish sehingga kami dorong Dinas Kesehatan melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Sulut untuk membuat program penanganan mental health di sekolah,” kata Cindy saat menggelar hearing bersama Dinkes Sulut, Senin (10/6/2024).

Wurangian berharap pihak sekolah atau pemerintah menyiapkan tenaga konsultan, guna menangani masalah siswa terkait mental health.

” Kami berharap ada sosialisasi di sekolah untuk tenaga konsultan yang akan menangani masalah kesehatan mental siswa,” ucap sekretaris komisi IV ini.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sulut Dra Vonny Paat sependapat dengan apa yang sudah di sampaikan oleh Sekretaris Komisi terkait penanganan masalah kesehatan mental siswa di sekolah.

” Saya sependapat dengan penyampaian dari ibu Cindy terkait program penanganan masalah mental health. Untuk itu, harapan kami Dinas Kesehatan Sulut untuk melakukan terobosan dalam penanganan kasus seperti mental health dari siswa di sekolah. Atau melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Sulut bersama – sama dalam penanganan kesehatan mental disekolah,” tutupnya.

Hadir dalam hearing tersebut Kepala Dinkes Sulut dr Debby Kalalo, Direktur RS ODSK, direktur RS Manembo-nembo,dan jajaran Dinkes Sulut.(sisco)




Kadispora Sulut Buka Kegiatan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Penularan HIV AIDS di Kalangan Pemuda

Sulut,GN- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Daerah Sulut menyelenggarakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV AIDS di kalangan pemuda, Kamis (04/04/2024) di hotel Yuta Manado.

Acara sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Daerah Provinsi Sulut, Marcel M Sondoh,SH,MSi di dampingi oleh Nara sumber dari unsur PKK Provinsi Sulut Pdt Elena Najoan,STh,MTh.

Peserta yang hadir pada acara sosialisasi ini sebanyak 100 peserta yakni dari siswa dan siswi SMAN 1,SMAN 7,SMAN 9, SMAN 6, SMA Rexmundi,SMA Eben Haezer dan kalangan organisasi kepemudaan.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama satu hari, di mulai pukul 8.00 Wita sampai selesai.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Daerah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada para peserta yang sudah hadir dalam acara sosialisasi ini.

Sendoh menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV AIDS di kalangan pemuda . ” Kegiatan tersebut tujuannya untuk memberikan penjelasan kepada kalangan generasi muda terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu,kami juga memberikan penyuluhan untuk pencegahan penggunaan narkoba di kalangan pemuda,” jelasnya kepada awak media ini.

Lanjut kata Sendoh, generasi muda ini merupakan generasi penerus bangsa dan negara bahkan generasi di kalangan golongan agama yang perlu di berikan edukasi, pemahaman tentang bahaya narkoba dan Hiv Aids.

“Kami menghadirkan beberapa tokoh agama dan penyuluh lainnya untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya narkoba dan Hiv Aids kepada generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kasubag Kreatif Kepemudaan Alfius Kantohe menambahkan terkait kegiatan penyuluhan pencegahan penggunaan narkoba dikalangan generasi muda. Kantohe mengatakan generasi muda saat ini perlu di berikan pemahaman,supaya mereka dapat memahami adanya bahaya pengunaan narkoba. ” Generasi muda saat ini sudah mulai bergeser, sehingga pemahaman terhadap narkoba sangat perlu di ketahui oleh generasi muda. Mereka harus memahami bahaya narkoba dan Hiv Aids. Untuk itu perlu di berikan edukasi sosialisasi pencegahan penggunaan narkoba bagi kalangan generasi muda,” tutupnya. (sisco)




Kadis Perindag Daerah Kabupaten Sangihe Rifai Mahdang,SH Mengucapkan Selamat Dan Sukses Kepada dr Rinny Tamuntuan Atas Keberlanjutan Selaku Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe




Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H




SDM Pariwisata Di Kabupaten Sangihe Meningkat Dan Siap Berkembang

SANGIHE,GN – Sumber daya manusia (SDM),Pariwisata di Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah siap untuk mengembangkan dan meningkatkan sektor dunia Pariwisata kedepan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Jeffry Tilaar,SE,ME kepada sejumlah Wartawan rabu (16/12).

Tilaar menjelaskan bahwa SDM dalam dunia wisata mengalami peningkatan seiring dengan telah dilakukan berbagai pelatihan Kepariwisataan di daerah ini,baik pelatihan Selam untuk dive guid yang sudah dilaksanakan dari tahun 2019,dan tahun 2020 juga kembali dilakukan pelatihan selam open water dan rescue dive.Ditambahkan Kepala Dinas Tilaar selain pelatihan selam juga dilaksanakan pelatihan Tata Kelolah dan Destinasi Wisata serta pelatihan Manajemen Homestay serta pelatihan-pelatihan yang lainnya telah dilakukan sebelumnya,”jelas Tilaar.

Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe

Lebih jauh Tilaar menjelaskan,meskipun satu daerah memiliki Potensi dan melakukan promosi namun kalau tidak ditunjang dengan SDM agak sulit berkembang,misalnya kalau ada kunjungan wisatawan dan jika tidak ada guid jadi kesulitan,oleh karena itu telah dilakukan pelatihan-pelatihan pemandu wisata,baik wisata alam,wisata kuliner,dan wisata budaya.dan untuk Kabupaten Sangihe diperbanyak pemandu wisata selam karena memiliki banyak potensi wisata bahari,” terangnya.

” Karena potensi Daerah Kita lebih ke wisata bahari,kita perbanyak di pemandu wisata selam dan saat ini kita punya diver yang sudah mengikuti pelatihan kurang lebih 100 orang,namun untuk guid wisata alam,kuliner dan wisata budaya juga diharapkan lebih menguasai dan mengetahui pengetahuan tentang materi wisata itu .

” Diharapkan mereka lebih mendalami lagi dan menjadi guide spesifik apakah menjadi guid di wisata, gunung,hiking ,selam,budaya tapi kalau boleh rangkul semua tidak apa2,tapi harus ada satu yang spesifik supaya lebih berkompoten di satu guid,”harap Tilaar.( ROBIN)