Miliki Jaringan Kuat, JT Nilai YSK Mampu Membawa Perubahan dan Kemajuan Untuk Sulut

Sulut,GN-  Mantan Legislator DPRD Sulut Periode 2019-2023 dan juga selaku seorang tokoh politik Sulawesi Utara, Jems Tuuk (JT) mengungkapkan keyakinan di bawah kepemimpinan YSK sebagai Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) periode 2024- 2029  mampu membawa perubahan dan kemajuan untuk bumi nyiur melambai ini.

Jems Tuuk (foto : Gemparnews)

Tuuk juga menilai YSK memiliki jaringan yang luas dan kuat di tingkat nasional maupun internasional sebagai modal besar untuk mendorong pembangunan di Sulut dalam lima tahun mendatang.

“Saya secara pribadi meyakini YSK akan lebih baik dari OD (Olly Dondokambey),” ujar Jems Tuuk, Rabu (22/1/2025).

Dia mengatakan, kedekatan Presiden RI Prabowo Subianto dengan YSK sebagai faktor penting yang akan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hubungan harmonis ini diharapkan mampu mendukung berbagai program pembangunan di Sulut.

Namun, Jems Tuuk juga menaruh harapan besar agar kepemimpinan YSK lebih memperhatikan masyarakat penambang, yang selama ini dianggap kurang mendapatkan perhatian. Tuuk menyampaikan kritik terhadap pemerintahan sebelumnya, yang menurutnya kerap mengabaikan aspirasi para penambang.

“Sampai hari ini bisa dikatakan, pemerintah daerah melihat para penambang bukan sebagai warga negara Indonesia. Mereka seperti masyarakat dari dunia lain,” ujarnya.

Dengan berbagai tantangan yang ada kata Tuuk, kepemimpinan YSK juga diharapkan membawa perubahan nyata dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

“Dan saya yakin figur YSK yang tegas dan berwibawa, memiliki kepribadian yang baik terpatri kharisma pemimpin visioner yang mampu membawa Sulawesi Utara kearah lebih maju dan itu harapan masyarakat Sulut terhadap komitmen yang di bangun,” tandasnya. (sisco)




Aksi WalkOut YL Saat Rapat, JT : Hal Yang Biasa

Sulut,GN- Rapat dengar pendapat, Selasa (2/7/2024) yang di pimpin oleh anggota DPRD Sulut Jems Tuuk (JT) menghadirkan Direktur PT. Manado Utara Perkasa (MUP) Marthinus Salim dengan Masyarakat yang menolak pengembangan reklamasi pantai pesisir Sindulang sampai Tumumpa Manado.

Ada hal menarik yang di pertontonkan oleh anggota DPRD Sulut Yongkie Limen (YL) saat rapat dengar pendapat. Dimana YL sapaan akrab dari Yongkie Limen melakukan aksi WalkOut dari ruangan rapat tersebut.

Aksi WalkOut YL tersebut dimana YL menolak pada saat penjelasan Direktur PT MUP karena lahan terbuka untuk masyarakat di pantai yang seluas dua hektar tidak menghadap ke laut.

Terkait aksi WalkOut YL anggota DPRD, pimpinan rapat Jems Tuuk pun menanggapi hal tersebut adalah biasa.

“Hal biasa itu. Kita ini kolektif kolegial undang -undang juga memberikan ruang kepada siapa saja. Saya juga bisa walkout kan?. Saya ditunjuk oleh pimpinan tadi untuk memimpin RDP mulai dari yang setuju dan tidak setuju,” ucapnya.

JT mengatakan hal tersebut hanya untuk menyuarakan suara hati, agar pemegang saham melihat bahwa pentingnya laut dan pesisir pantai tersebut.

“Hal yang biasa itu hanya menyuarakan suara hati agar supaya paling tidak pemegang saham dari PT MUP ini melihat betapa pentingnya laut atau pesisir pantai yang ada di Tuminting. Itu hal yang biasa saja, tidak ada masalah. Pak Yongki bukan menolak investor,” pungkasnya. (sisco)