Modalitas Radiologi Canggih Di RSUP Prof Kandou Manado Telah Beroperasi, Dirut : Alat Tersebut Pendukung Pelayanan

Manado,GN- Syukuran Pengoperasian Modalitas Radiologi  RSUP Kandou Manado dilaksanakan Sabtu (22/5/2021) pagi tadi, di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Acara syukuran pengoperasian modalitas radiologi di hadiri langsung Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Klinik Indonesia (PDSRKI) Letjen TNI (Purn)Prof Dr dr Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) MSc,MPH dan undangan lainnya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto : gemparnews)

Usai acara pengoperasian modalitas  radiologi, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengatakan bahwa alat tersebut sangat lengkap dan canggih yang sudah terupdate.” Sangat lengkap untuk kebutuhan sekarang dan alat canggih itu yang memang terupdate,” kata Dirut. Lanjut Dirut mengatakan, dengan adanya alat tersebut dapat membantu serta mendukung pelayanan sebagai penunjang diagnosis.

” Tentunya dengan adanya alat-alat tersebut bisa mendukung pelayanan, karena modalitas alat di radiologi itu adalah penunjang diagnosis. Karena alat ini canggih dan tajam untuk mendeteksi, maka cara pembuatan diagnosa itu akan lebih baik sehingga penanganannya tentu lebih tepat,” terangnya.

Ditambahkannya, alat tersebut juga dapat meminimalisasi dugaan-dugaan yang sudah terbangun. ” Jadi dugaan-dugaan yang biasanya terbangun itu akan lebih di minimalisasi, karena ketajaman alat ini,” tukas Dirut.

Dia berharap, alat tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulawesi Utara dan Provinsi lainnya. ” Saya berharap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulawesi Utara dan provinsi sekitarnya. Di Indonesia timur di rumah sakit memang sudah ada alat seperti ini,namun di Sulawesi Utara di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado alatnya sudah canggihlah,” tandas Dirut. (sisco)




Dirut RSUP Kandou Manado Seminar PONEK

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, Sp-B-KBD membuka kegiatan seminar terkait Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) di masa pandemi covid 19, Selasa (10/11/2020) di aula lantai dua RSUP Kandou.

Direktur Utama dalam sambutannya mengatakan empat rumah sakit nantinya akan menjadi pilot proyek untuk pendampingan dari RSUP Kandou. Selain itu Dirut juga menyapa kepada seluruh pimpinan rumah sakit yang ada di sulawesi utara dan sekitarnya dan empat rumah sakit yang menjadi pilot proyek kerja sama dengan RSUP Kandou.

”Rumah Sakit Walanda Maramis, Rumah Sakit kotamobagu, Rumah Sakit Noongan, Rumah Sakit Liunkindahe, yang nantinya akan menjadi pilot proyek untuk pendampingan dari RSUP Kandou terkait upaya kita bersama untuk menopang dan memberi kontribusi terhadap program prioritas nasional kementrian kesehatan RI, dalam hal ini untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” kata Dirut.

Dijelaskannya banyak tantangan untuk mencapai target menurunkan angka kematian ibu dan bayi. “Tantangannya semakin berat untuk pencapaian penurunan angka kematian ibu dan bayi di indonesia maupun di Sulut setelah kita masuk dalam era pandemi covid-19, Untuk itu RSUP Kandou telah menyusun strategi 5 tahun kedepan untuk bekerja sama dengan pihak pihak terkait,” terangnya.

Dalam seminar tersebut sebagai moderator dalam webinar online ini adalah Dr.dr.Erwin Kristanto,SH,Sp FM(K) Narasumber dr. Kirana Pritasari, MQIH, selaku Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI. Dr.dr Ivonne Rotty,M.kes, selaku Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Kandou Manado. Dr.dr Rocky Wilar,Sp.A(K) selaku Kepala bagian KSM Anak. Dr.dr Joice M.M. Sondakh Sp.OG (K) Fungsional KSM Obsgyn.

Hadir dalam kegiatan seminar online tersebut, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr Kirana Pritasari, MQIH. Direktur kesehatan keluarga dr Erna Mulati, Kepala dinas kesehatan propinsi sulawesi utara, dr Debby Kalalo, Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr ivonne Rotty, Mkes, Ketua dewan pengawas RSUP Kandou Dr Hendrik Manueke. dan Pejabat dan staf terkait yang hadir di ruangan webinar. (*/framu)




Hadirkan Sejumlah Narsum, Dirut RSUP Prof Dr Kandou Gagas Seminar Online PBJ Pemerintah

Manado,GN- Seminar online ini bertujuan memperjelas berbagai regulasi yang ada terkait Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pemerintah. Apalagi dalam keadaan darurat, PBJ pemerintah ditata sesuai Surat Edaran Nomor 3 dan 4 LKPP tahun 2020, Peraturan LKPP Nomor 9 dan 13, maupun Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 pasal 55. Begitu juga pedoman teknis yang diterbitkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pedoman teknis oleh Kementerian Kesehatan.

Foto: Direktur Utama RSUP Prof Dr dr RD Kandou Manado

Hal ini disampaikan Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD yang juga Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Sulawesi Utara, saat menggagas seminar online ‘Pegadaan Barang dan Jasa di Era Pandemi Covid-19’ Rabu, (29/7/2020).

Lanjut Dirut, meskipun dalam konteks bencana prinsip pengadaan barang dan jasa harus di utamakan. “Intinya, walau dalam konteks bencana namun prinsip pengadaan barang dan jasa harus diutamakan. Yaitu efisien, efektif, transparan, terbuka, kompetitif atau bersaing, adil dan akuntabel,” kata Dirut.

Foto: Moderator Dr dr Ivonne E Rotty MKes (kanan) memandu kegiatan seminar nasional dari aula lantai dua Kantor Pusat RSUP Prof Manado

Seminar online yang diikuti peserta dari 34 provinsi, dimoderatori Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes dengan menghadirkan Nara Sumber (Narsum) dari sejumlah instansi terkait yakni Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Raimel Jesaja SH MH tentang ‘Peran Serta Kejaksaan Dalam Penegakan Hukum di Masa Pandemi’, Kepala Perwakilan BPKP Sulut Dr Setya Nugraha MIBA dengan materi ‘Tata Kelola Barang dan Jasa di Masa Pandemi Covid-19. Juga Inspektur Satu Itjen Kemenkes Edward Harefa SE MM CfrA QIA QCRO terkait ‘Sinergi Pengawasan APIP Kementerian dan SPI Rumah Sakit Dalam Pengawasan PBJ di Masa Covid-19’, juga Edi Saputra SKom dari Puslatbang KMP LAN Republik Indinesia menyangkut ‘Pengadaan Barang/Jasa di Masa Pandemi Covid-19’. (Framu/sisco)




RSUP Prof Dr RD Kandou Rayakan HUT Ke-25 Tahun

 

Sulut,GN- RSUP Prof RD Kandou hari ini Senin,(10/02/2020) menapaki usia 25 tahun dalam pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat. Rumah sakit yang dikenal sebagai rumah Tipe A yang juga menjadi rumah sakit rujukan, pada usia ke-25 tahun ini diharapkan semakin meningkatkan kualitasnya dalam melayani masyarakat .

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Yankes dr Bambang Wibowo,Sp.OG(K)MARS pada saat memberikan sambutan mewakili Mentri Kesehatan RI. “Diharapkan dalam usia 25 tahun ini,kedepannya terus meningkatkan kualitas pelayanan dalam melayani masyarakat,” ucap Dirjen.

Sementara, Sambutan Gubernur yang diwakili oleh asisten 1 Pemprov Sulut Drs Edyson Humiang mengatakan bahwa RSUP Prof RD Kandou harus lebih memberikan pelayanan yang prima bagi seluruh lapisan masyarakat.
” Mari kita sama-sama melakukan perbaikan-perbaikan, supaya kedepan rumah sakit Prof RD Kandou dapat memberikan pelayanan yang prima,” ujar humiang.

Dia mengajak RSUP Prof RD Kandou, untuk tetap memotivasi diri selalu bersemangat dan berusaha meningkatkan kemampuan diri, menghasilkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi untuk menciptakan generasi yang sehat.

Usai menghadiri puncak peringatan HUT ke 25 RSUP Prof Dr RD Kandou Manado yang dilaksanakan di gedung CVBC, Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Andrei Angouw kepada wartawan media ini mengatakan RSUP semakin semangat dalam melayani masyarakat. Menurutnya, kesehatan sangatlah penting bagi masyarakat.

”Semoga bisa semakin melayani masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya. Pelayanan kesehatan sangat penting bagi masyarakat, masyarakat yang sehat akan bisa lebih kompetitif dalam berproduksi untuk membangun bangsa dan negara” tutup Angouw.

Diketahui pada acara puncak tersebut dihadiri juga Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dr Kirana Pritasari MQIH, dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Dr dr Agus Hadian Rahim SpOT (K) MEpid MHKes, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Asisten 1 Pemprov Sulut, Kadis Kesehatan Debby Kalalo, Direktur Utama Dr Jemmy Panelewen bersama jajaran serta para staf rumahsakit.
Penulis: sisco