Perbaikan Pembangunan Jalan Kampung Bira Jadi Skala Prioritas di Tahun 2026

SANGIHE,GN – Kondisi ruas jalan Bira,Kahenesang,Kulur saat ini sudah rusak parah dan sangat berbahaya bagi para pengendara roda dua maupun roda empat, dan sudah ada korban yang jatuh,sehingga pemerintah setempat dan masyarakat meminta ada perhatian dan kepedulian dari Pemerintah Kabupaten.

Kerinduan masyarakat Kampung Bira untuk adanya perbaikan jalan yang rusak parah ,yang merupakan akses utama bagi para pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat akan segera terwujud.

Hal ini tentu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk menjawab kerinduan masyarakat.

Kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Sangihe di Kampung dengan icon buah cengkih ini, terbukti dengan adanya kunjungan Bupati Michael Thungari ,SE,MM bersama rombongan ke Kampung Bira belum lama ini, melihat langsung kondisi jalan yang rusak.

Kepedulian Pemerintah tidak hanya melihat dilapangan tetapi juga Bupati memperjuangkan sampai Pemerintah pusat yaitu diusulkan di program inpres jalan desa.

Hal ini pun di sampaikan kepala dinas PUPR daerah Kabupaten Sangihe Sherman Abast ketika di temui media ini kamis (11/6/2026) di ruang kerjanya.

” Jadi ini sudah diusulkan ke Pemerintah Pusat lewat program inpres jalan desa, jadi tahun ini Pak Bupati sangat konsen di situ, kami dengan segala macam upaya jalan poros,Bira,Kahenesang, Kulur ini dapat terealisasi di tahun 2026 ini,saat ini kami dalam melengkapi dokumen, ketika semuanya sudah lengkap ,pasti akan dilaksanakan,” jelasnya.

Lanjut Kadis PUPR Sangihe ini, bahwa harapan Pemerintah Daerah agar ketika program ini sudah mulai dikerjakan meminta dukungan dari seluruh masyarakat yang berkaitan dengan poros jalan tersebut.

” Harapan Pemerintah agar seluruh masyarakat dapat mendukung program ini termasuk yang berkaitan dengan poros Jalan ini, yaitu pembebasan lahan agar masyarakat dapat mendukung dan bekerja sama,” tutup Abast.

Sementara Itu Kapitalaung Kampung Bira Janlyd Vidy Launa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah daerah yang telah memperjuangkan perbaikan jalan Kampung Bira.

“Atas Pemerintah Kampung Bira dan seluruh masyarakat menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati bersama jajaran yang boleh melihat langsung kondisi jalan kampung Bira dan juga boleh memperjuangkan perbaikan jalan ini sampai ke pemerintah pusat,harapan kami agar proses perbaikan jalan ini boleh terealisasi ditahun ini,” harap Launa.(RB).




Amir Liputo : Komisi III Harus Membuat Rekomendasi

Sulut,GN- Anggota Komisi III DPRD Sulut Amir Liputo memberikan usul konkret terkait persoalan jalan nasional yang ada di Minahasa Utara di ruas jalan Likupang Timur menuju ke Bitung yang mengalami kerusakan berat.

Menurut Amir, kerena ini menyangkut dua wilayah kabupaten dan kota, sebaiknya komisi III DPRD Sulut membuat rekomendasi agar persoalan ini menjadi perhatian provinsi.

Hal itu, di sampaikan oleh Amir, saat melaksanakan rapat dengar pendapat, Senin (27/4/2026) di ruangan rapat komisi III bersama PT MSM dan BPJN Sulut.

Pak Ketua, kalau kita mendengar hal ini, komisi III perlu membuat rekomendasi karena ini menyangkut dua wilayah, maka provinsi harus turun tangan. Karena dimana – mana kalau menyangkut dua kabupaten dan kota, di situlah kewenangan Gubernur,” tegas Amir.

Amir pun setuju dengan pernyataan anggota lainnya untuk menghindari resistensi.

“Untuk tidak ada resistensi, saya mendukung pernyataan teman – teman tadi. Inilah negara kita pak, paling banyak bekeng dulu nanti ada masalah baru di selesaikan,”

Amir menyarankan sebelum melaksanakan sesuatu harus ada sosialisasi terlebih dahulu untuk menghindari penolakan.

“Paling bagus sebelum torang bekeng so ada sosialisasi, supaya nyanda ada penolakan masyarakat,” pungkas Amir dengan dialeg Manado. (sisco)




Di kepemimpin Bupati MT Dan Wakil Bupati TB Jalan Lenganeng- Bowongkulu Dibangun

SANGIHE,GN – Setelah Sekian lama menanti sekitar 7 tahun pembangunan terkendala jalan Lenganeng-Bowongkulu karena jalan tersebut masuk di kawasan hutan lindung, dan akhirnya terealisasi dengan dilaksanakannya ground breaking pembangunan jalan tersebut yang dihadiri langsung oleh Bupati Michael Thungari, SE,MM, jumat (3/10/2025).

Pembangunan jalan ini tidak mudah karena membutuhkan perencaan dan perijinan, namun dengan kerja cerdas dan semangat dari Pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Michael Thungari (MT) dan wakil Bupati Tendris Bulahari (TB), seluruh tim dan semua pihak akhirnya dapat terlaksana.

Ketika diwawancarai wartawan terkait dengan perijinan Bupati menyampaikan bahwa semua itu, tidak lepas dari dukungan dan koordinasi dengan Pemerintah Propinsi.

” Ini juga tidak lepas dari dukungan pemerintah Propinsi,terima kasih Pak Gubernur Sulawesi Utara yang terus mendukung adanya koordinasi dan sinergitas dengan kita Pemerintah daerah,”kata Bupati .

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana yang telah membuat dan merencanakan proyek tersebut.

” Apresiasi dan ucapan terima kasih Saya harus sampaikan kepada pemimpin yang terdahulu Bapak Jabes Ezar Gaghana yang telah membuat proyek ini, mengadakan dan merencanakannya dan hari ini awal kita menuntaskan pekerjaan,” ucap Bupati Thungari.(RB)




Bupati Resmi Buka Ground Breaking Pembangunan Jalan Lenganeng-Bowongkulu

SANGIHE,GN- Setelah sekian lama sekitar 7 tahun kerinduan warga Kabupaten Kepulauan Sangihe menanti untuk pembangunan jalan Lenganeng-Bowongkulu akhirnya terealisasi, yang sebelumnya terkendala pembangunan karena jalan tersebut masuk pada kawasan hutan lindung, yang membutuhkan proses perencaan sampai perijinan dan bukanlah sesuatu yang mudah, namun membutuhkan ketelitian, kesabaran,koordinasi lintas sektor dan kerja keras yang konsisten oleh semua pihak.

Tetapi dengan semangat,kerja cerdas Pemerintah daerah dan ASN yang tergabung dalam tim kerja pengurusan penggunaan kawasan hutan dapat diselesaikan dalam waktu 5 bulan.

Akhirnya sebagai bukti dimulainya pembangunan jalan tersebut, jumat (3/10/2025),Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michel Thungari ,SE,MM menghadiri ground breaking pembangunan jalan Lenganeng-Bowongkulu.

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah daerah,aparat kecamatan,aparat Kampung,tokoh agama,tokoh adat,tokoh masyarakat,pemuda hingga seluruh lapisan masyarakat yang semangat mendukung,mendoakan dan mengawal setiap tahapan proses.

” Semoga sinergitas yang telah terjalin selama ini terus terjaga dan kuat,sehingga menjadi pijak kokoh bagi pembangunan- pembangunan di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa,ketika bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh integritas dan bersandar kepada Tuhan Yang Maha Kuasa maka tidak ada hal yang mustahil.

Thungari juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur sulut yang terus mendukung adanya koordinasi dan sinergitas dengan Pemerintah Daerah.

” Terima kasih juga buat Pak Gubernur Sulawesi Utara yang terus mendukung adanya koordinasi dan sinergitas dengan kita Pemerintah daerah,” ujar orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.

Dimulainya pembangunan jalan Lenganeng-Bowongkulu secara simbolis dilakukan pengecoran jalan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Michael Thungari,SE,MM,asisten satu setda Johanis Pilat.

Turut hadir sejumlah pimpinan OPD,Para staf khusus Bupati, Camat Tabukan Utara,Pemerintah Kampung setempat dan pihak penyedia.(Adve)




Melebihi Progres Nasional di Tahun 2023, BPJN Sulut Lanjutkan Pekerjaan Paket Multi Years

Sulut,GN- Pencapaian progres di tahun 2023 98,3 persen membuat BPJN Sulut, lebih bagus dari progres nasional 97,3 persen.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala BPJN Sulut Ir Hendro Satrio,ST.MT kepada media gemparnews.com ketika di temui di ruangan kerjanya, Selasa (9/1/2024).

Hendro Satrio,ST,MT (foto : Gemparnews)

Pencapaian ini, kata Hendro menjadi motivasi untuk terus melakukan dan melanjutkan pekerjaan paket di tahun 2024 yang akan berjalan.

Menurut Hendro anggaran tahun 2024 sudah keluar sekitar 563 Miliar Rupiah. “Kami akan rutin pada paket-paket multi years yang sementara on going diantaranya paket jalan esang – Rainis di Kabupaten Kepulauan Talaud, Jalan Wori – Likupang – Bitung dan jalan Maelang – Atinggola,” jelas Hendro.

Selain paket jalan, kata Hendro juga ada penggantian jembatan minaesa di Kabupaten Minahasa Utara. ” Anggaran itu yang akan di kerjakan di tahun 2024 ini,” katanya.

Di sisi lain, Hendro juga menjelaskan paket IJD tahun 2023. Dikatakannya dari sembilan (9) paket, ada satu paket yang belum selesai di kerjakan yakni paket IJD di Sulu Minahasa Selatan. “Keterlambatan ini dikarenakan curah hujan tinggi sehingga pengerjaan jalan harus terhenti sebab situasi kondisi menuju ke bagian pegunungan,” tukasnya.

Namun lanjut Hendro, dalam waktu dua minggu ke depan dipastikan akan selesai.
“Memang medannya sangat sulit karena harus melewati pegunungan sekitar lima kilo meter,” ucapnya.

Meskipun demikian, denda keterlambatan tetap akan dikenakan karena sudah melewati batas waktu. “Satu paket pekerjaan ini akan di kenakan denda keterlambatan,” tandas Hendro. (sisco)




Jembatan Bottleneck Tumumpa Hampir Rampung, Amir Liputo : Terimakasih Gubernur Sulut Dan Pemerintah Pusat Sudah Mendengarkan Penyampaian Kami

Sulut,GN- Kerja keras Pemerintah Sulawesi Utara dan Pemerintah Pusat bahkan tak luput juga pengawasan dari pihak legislatif sehingga penyelesaian jembatan bottleneck yang menghubungkan sungai Bailang dan Cempaka Molas hampir rampung seratus persen.

Sekretaris Komisi III DPRD Sulut Amir Liputo (foto: Gemparnews)

Hal ini dikatakan Sekretaris komisi III DPRD Sulut Amir Liputo,SH kepada sejumlah media ketika di temui di ruangan rapat komisi III, Senin (05/9/2022).

Liputo mengatakan sebagai wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Manado merasa bangga dan senang dimana jembatan Bottleneck yang dirindukan warga masyarakat kini sudah hampir selesai. “Pertama tentu sebagai wakil rakyat Kota Manado, Dapil Manado di provinsi merasa senang dan bangga dimana perjuangan hampir delapan tahun di DPRD Sulut membuahkan hasil sehingga jembatan Bottleneck antara sungai Bailang dan Cempaka Molas sudah hampir rampung 100 persen,” kata Liputo.

Dengan diselesaikannya jembatan ini, kata Liputo tentunya dapat bermanfaat bagi masyarakat terlebih dapat mengurai kemacetan.” Tentunya ini akan mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah bagian Utara. Kita tau jalan Hasanudin di jam-jam sibuk sudah tidak mampu menampung kendaraan,” ujarnya.

Selain itu, Liputo menjelaskan dengan terhubungnya jalan dan jembatan bottleneck ini, membuat roda perekonomian bahkan minat untuk mengunjungi spot pariwisata semakin naik. ” Kita tau di ujung Utara Manado ada tempat pariwisata yang indah dan menarik. Disana ada bebepa spot Pariwisata seperti Hotel Luley, Bara Kuda dan juga Nusantara Dive Center. Roda perekonomian masyarakat akan semakin berputar lebih baik, pendapatan masyarakat akan bertambah dan ini akan membantu kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” jelas Liputo.

Dia berharap, ini semakin terbuka sehingga menyebabkan roda ekonomi dari Selatan berpindah ke Utara sehingga secara umum roda ekonomi Manado mulai stabil.

Liputo juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, bapak Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah mendengarkan penyampaian di paripurna dan juga kepada pemerintah pusat. “Oleh sebab itu, saya sebagai wakil rakyat yang duduk di komisi III, teman-teman di DPRD Sulut sudah tau, tidak henti-hentinya setiap paripurna saya mengingatkan. Alhamdulilah saya bersyukur dan terus mengawal sehingga jalan dan jembatan sudah hampir selesai seratus persen dan mudah-mudahan akan segera diresmikan,” tandasnya. (sisco)




Inggrid Sondakh Sebut Masuknya Pelebaran Akses Jalan Kanonang Punya Multi Pleyer Efek

Sulut,GN- Pemerintah Provinsi Sulut merespon atas permintaan aspirasi masyarakat Desa Kanonang Raya kabupaten Minahasa, terkait akses pelebaran jalan didesa kanonang beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut Anggota DPRD Sulut Inggrid Sondakh, mengatakan sebagai wakil rakyat tentunya aspirasi masyarakat Desa Kanonang yang diperjuangkannya bisa terwujud dalam penataan di APBD menjadi harapan dan kepuasan kami.

Legislator Dapil Minahasa-Tomohon ini menilai bahwa aspirasi warga Kanonang terkait pelebaran jalan, yang diperjuangkan beberapa waktu lalu sudah direspon positif oleh bapak gubernur, akan tetapi finalnya dan secara rilĀ  hal ini sudah dimasukkan dalam program APBD induk tahun 2022. “Pembuatan jalan akses desa kanonang raya dianggarkan 1,1 milyar rupiah diperuntukkan pelebaran jalan menuju bukit kasih kanonang.” Kata Inggrid Senin (13/11/2021) saat pembahasan Banggar dan TAPD terkait anggaran tahun 2022.

Lanjut Inggrid menyebutkan bahwa dengan di anggarkannya pelebaran jalan tersebut mempunyai multi player efek. ” Jalan tersebut punya multi player efek bagi masyarakat, apalagi jalan inj menghubungkan desa-desa tetangga yang ada disepanjang jalur tersebut,” tandas politisi Golkar dapil Minahasa tomohon itu. (sisco)




Kadis PU Sulut : Anggaran Ruas Jalan Pintareng Bertambah 25 Miliar

Sulut,GN- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Adolf H Tamengkel menyatakan bahwa anggaran ruas jalan pintareng Kabupaten Kepulauan Sangihe bertambah 25 Miliar Rupiah. Hal ini dikatakannya,kepada sejumlah wartawan saat diwawancarai diruangan lobi lantai dua Kantor DPRD Sulut Rabu, (7/10/2020).

Dijelaskannya, pengerjaan ruas jalan pintareng sementara berjalan. Untuk anggaran tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PU Sulut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan juga anggaran Pemulihan bersifat multi years.

” Ruas jalan pintareng hingga saat ini masih berjalan. Anggarannya dari DAK dan juga anggaran Pemulihan bersifat multi years. Anggarannya bertambah 25 Miliar,” terang Tamengkel usai menghadiri rapat dengar pendapat bersama komisi tiga DPRD Sulut. (sisco)