Pasien Irina B RSUP Kandou Zulkifly Bogen Akui Pelayanan Pramusaji dan Makanan Bagus Sesuai Takaran Proses Penyembuhan Kesehatan

Manado,GN- Salah satu proses penyembuhan dan pemulihan kesehatan, pasien harus makan dengan teratur. Pemenuhan asupan makanan juga diatur, makanan mana yang boleh di konsumsi dan tidak boleh di konsumsi.

Ketika pasien sudah di rawat dirumah sakit, makanan yang sudah diberikan kepada pasien, sebaiknya dimakan dengan teratur dan harus dihabiskan. Karena sudah sesuai dengan energi dan zat gizi. Dengan mengkonsumsi makanan dengan teratur merupakan salah satu terapi dalam proses penyembuhan dan pemulihan.

Asupan makanan penting untuk mendongkrak proses penyembuhan dan proses pemulihan. mengkonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan dan pola makan teratur, tepat waktu.

Berkaitan dengan asupan makanan yang di sajikan oleh pramusaji melalui Instalasi Gizi RSUP Kandou Manado, salah satu pasien yang berasal dari kelurahan Girian bawah Kota Bitung Zulkifly Bogen ketika di wawancarai awak media Gemparnews.com Rabu, (15/04/2026) diruangan Irina B menjelaskan bahwa dirinya setiap hari menghabiskan makanan yang di siapkan oleh pramusaji RSUP Kandou Manado.

Zulkifly menjelaskan makanan yang di sajikan sangat bagus dan mendokrak pemenuhan asupan gizi dalam proses penyembuhan kesehatan. “Makanannya bagus, setiap disajikan makanan saya habiskan,” kata Zulkifly.

“Pelayanan makanan oleh pramusaji tepat waktu. Sehari tiga kali kami menerima pelayanan sajian makanan dan menu makanan saling berganti,”sambungnya.

Dia berharap semua pasien memahami menu makanan bahkan pemberian takaran makanan oleh para pramusaji RSUP Kandou, karena menu makanan dan takarannya yang di berikan sesuai dengan penyakit dan kondisi pasien dalam proses penyembuhan kesehatan. (sisco)

 




August Watak : Proses Monitoring dan Evaluasi Untuk Memastikan Pelayanan Gizi Berjalan Dengan Baik

Manado,GN – Pelaksanaan proses tenderisasi bahan makanan maupun minuman di Instalasi Gizi RSUP Kandou Manado di umumkan secara terbuka atau transparan.

Kepala Instalasi Gizi RSUP Kandou Manado August Porajou Watak, S.ST ( foto : Gemparnews)

Hal itu, dikatakan oleh Kepala Instalasi Gizi RSUP Kandou Manado August Porajou Watak, S.ST kepada media Gemparnews.com diruangan kerjanya, Selasa (6/5/2025).

” Proses dilakukan secara terbuka atau transparan, sehingga sebelum tanggal,bulan dan tahun yang ditentukan sudah ada kesepakatan pengumuman untuk pemenang tender tersebut. Selanjutnya, kegiatan ini berjalan sesuai dengan isi kontrak. Jadi kewajiban dari pihak ketiga atau rekanan harus menyiapkan setiap permintaan bahan makanan kering maupun makanan basah,” kata Watak.

Untuk permintaan bahan makanan kepada pihak ketiga, bahan makanan basah dapat dilakukan setiap hari sedangkan makanan kering dapat dilakukan setiap minggu atau per dua minggu sesuai kebutuhan tempat penyimpanan atau juga sesuai permintaan pasien.

” Proses pengadaan ini di usahakan untuk tidak bermasalah atau di minimalisir karena konsekwensinya kebutuhan pasien tidak akan terpenuhi,” ucapnya.

Watak menegaskan bahwa kegiatan ini harus di monitoring atau di evaluasi kapan saja. “Siapa pun boleh melakukan monitoring atau evaluasi sesuai dengan petunjuk pimpinan yang ada. Monitoring dan evaluasi ini dapat dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal,” terang Watak.

“Jadi kegiatan monitoring dan evaluasi ini adalah untuk memastikan bahwa pelayanan gizi di RSUP Kandou Manado berjalan dengan baik, aman, tertib tanpa ada masalah,” tandasnya. (sisco)




Dirut Yuli Astuti Saripawan Lantik Ketua Komite dan Kepala Instalasi RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Bertempat di lantai dua gedung administrasi kantor RSUP Kandou Manado,dilaksanakan acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua Komite dan Kepala Inatalasi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Selasa (12/2/2025).

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua Komite dan Kepala Instalasi Oleh Plt Dirut RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,M.Kes (foto : Gemparnews)

acara pelantikan dan pengambilan sumpah di pimpin langsung Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,M.Kes dan turut dihadiri Direktur PMKP dr Jeheskiel Panjaitan,SH.MARS, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukamto,Sp BTKV, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN, Dr Erwin Sondang Siagian, SSTP, M.Si, Plt Direktur SDM, Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi Luneto, S.Kep,M.Kes serta undangan lainnya.

Saripawan mengatakan dukungan dari seluruh aspek manajemen serta pihak terkait sangat diperlukan dalam menjalankan tugas Komite, terutama dalam menjaga standar profesi dan mutu pelayanan medis di rumah sakit.

“Saya meminta seluruh aspek di RSUP Kandou, mulai dari Direksi, manajemen hingga seluruh aspek pendukung, untuk memberikan dukungan penuh kepada Komite yang baru dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya saat memberikan sambutan.

Lanjut kata Saripawan, ada saatnya kinerja di evaluasi sehingga membangun komitmen dan kepercayaan terhadap RSUP Kandou. Selain itu, juga membangun komunikasi yang baik.

“Nanti dievaluasi kinerja kalian. Kita harus membangun komitmen dan kepercayaan terhadap RSUP Kandou. Komunikasi harus terus dibangun agar mendapat kepercayaan. Karena kita terus dipotret oleh masyarakat, jadi utamakan SOP,” terangnya.

Para ketua komite dan kepala instalasi yang baru saja di Lantik melakukan penandatangan (foto : Gemparnews)

Adapun ketua komite dan kepala instalasi yang dilantik sebagai berikut ini:
1. Ketua Komte Medik Dr dr Juanita Asri Langi, Sp.PD-KEMD
2. Ketua Komite Keperawatan Ns. Jerry Hence Pandelaki, S.Kep
3. Ketua Komite PPI dan IPCN dr Pearla F.C Lasut,Sp.PD-KHOM
4. ketua Komite Koordinasi dan Pendidikan dr Janeline Rivana Sefty Tengor, Sp.JP, Subsp.P.Kv(K)
5. Ketua Komite Mutu dr Ronaldy EC Tumbel, Sp.THT-KL (K)
6. Ketua Komite Etik Penelitian dan Kesehatan dr Eka Yudha Lantang, Sp.AN-TI. Subsp-TI (K) Mmin.MM
7. Ketua Komite Resistensi Antimicroba dr Jose Meki Mamdei,S.PA (K)
8.Ketua Komite Etik dan Hukum Dr dr Theresia Isye Mogi, Sp.KRF,. KR (K). SH. MKes
9. Ketua Komite Tenaga Kesehatan Lain David Ginting,S.Tr.Kes
10. Ketua Komite Farmasi dan Terapi Farha Elein Kukihi, Apt.M.Clin.Pharm
11. Kepala Instalasi Farmasi Farha Elein Kukihi,Apt,M.Clin.Pharm

Dirut berharap, dukungan dari seluruh aspek di RSUP Kandou Manado untuk memberikan dukungan penuh kepada Komite yang baru dilantik dalam menjalankan tugasnya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Nyeri Kronis di Area Pergelangan Tangan

Manado,GN – Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, menggelar Edukasi kesehatan tentang Nyeri Kronis di area Pergelangan tangan.

Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka memperingati hari Nyeri sedunia. Kegiatan edukasi dilaksanakan diruang tunggu pasien poliklinik Bedah Jumat, (06/9/2024).

sebagai narasumber dr Sekplin Sekeon, SpN(K),MPH memaparkan bahwa berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri kronis pada tangan dan pergelangan tangan serta penanganannya.

Menurut dr Sekplin, nyeri kronis di tangan dan pergelangan tangan adalah masalah umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

“Nyeri yang berkepanjangan dapat berdampak pada pekerjaan dan keseharian seseorang, termasuk kesulitan melakukan aktivitas sederhana seperti mengetik atau berpakaian,” ujar dr Sekplin.

Lanjut dr Seplin menjelaskan beberapa kondisi yang disoroti dalam penyuluhan ini antara lain Sindrom Terowongan Karpal, Jari Pelatuk, Sindrom De Quervain, dan radang sendi pada jari-jari tangan. Sindrom Terowongan Karpal, misalnya, terjadi ketika saraf median yang berjalan melalui terowongan karpal di pergelangan tangan tertekan, menyebabkan kesemutan dan mati rasa. Penanganannya meliputi pemberian obat pereda nyeri, injeksi, dan pembedahan jika diperlukan.

Selain itu dr Sekplin, yang juga adalah Kepala Instalasi Promkes dan Pemasaran RSUP Kandou, mengatakan mengenai pentingnya pencegahan dan gaya hidup sehat.

“Olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan ergonomi saat bekerja adalah beberapa cara yang dapat membantu mencegah terjadinya nyeri pada tangan dan pergelangan tangan,” jelasnya.

Dia menambahkan perawatan dini dan perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.

Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tangan dan pergelangan tangan, terutama bagi mereka yang sering menggunakan tangan dalam pekerjaan sehari-hari.

RSUP Prof dr RD Kandou Manado berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemandu acara memberikan kesempatan kepada keluarga pasien untuk bertanya atau sharing terkait materi tentang Nyeri di Area Pergelangan Tangan sambil mengajak semuanya untuk terus berprilaku hidup bersih dan sehat.(*/sisco)




Instalasi Rawat Inap Executive Nyiur Melambai RSUP Kandou Manado Resmi di Operasikan

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP ) Prof Dr RD Kandou Manado, Selasa (23/4/2024) secara resmi mengoperasikan ruang instalasi rawat inap executive nyiur melambai. Pengoperasian instalasi rawat inap executive dengan ditandai pengguntingan pita kemudian dilanjutkan dengan ibadah syukur serta doa bersama dipimpin Pdt Christian Keintjem STh untuk memohon berkah dan keselamatan bagi semua pasien yang akan dirawat.

 

Hadir dalam acara peresmian diantaranya Dewan Pengawas rumah sakit Kandou Nicodemus Sigit Raharjo SE MM, Plt Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, Suwandi I Luneto SKep MKes, Ketua Komite Medik Dr dr Erling David Kaunang Sp.A(K), Para Manager dan Asisten Manager, dokter, perawat, serta undangan.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne E Rotty,MKes mengharapkan ruang instalasi rawat inap Executive Nyiur Melambai dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan keluarganya.

RSUP Kandou Manado kata Dirut terus meningkatkan kwalitas pelayanan dan fasilitas, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan.

“Saya berharap ruangan ini menjadi berkat bagi masyarakat, dan terima kasih bagi semua pihak yang sudah terlibat sehingga acara peresmian ini boleh terlaksana,” ujar Dirut.

Sementara itu, di tempat yang sama Dewas Pengawas RSUP Kandou Manado, Nicodemus Sigit Raharjo,SE.MM menyampaikan hari ini momentum bersejarah boleh disaksikan bersama dimana RSUP Kandou dengan berbagai layanannya dan inovasi dapat meresmikan ruangan VVIP.

“Untuk itu, kami menyampaikan banyak selamat buat RSUP Kandou Manado. Saya melihat ini merupakan suatu yang strategis untuk mengembangkan pengelolaan aset sesuai dengan tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan yang baik,sebab rumah sakit Kandou merupakan aset negara RI yang didalamnya di huni oleh SDM yang berkualitas,” ujarnya.

“Dengan demikian nantinya akan tercipta kesan yang positif beredar di masyarakat ketika merasakan pelayanan yang paripurna di RS Kandou Manado,” tambahnya.

Untuk di ketahui, ruang instalasi rawat inap executive nyiur melambai memiliki 20 ruangan yang terdiri 16 ruang VVIP dan 4 ruangan VIP. Ruang instalasi rawat inap Executive Nyiur Melambai menghadirkan kenyamanan bagi pasien yang membutuhkan perawatan juga bagi keluarga pasien. (sisco)




Instalasi Promkes Dan Pemasaran RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Penyuluhan Diabetes

Manado,GN- Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran Rumah Sakit Kandou Manado menggelar Edukasi Kesehatan. Penyuluhan kepada Pasien dan Keluarga Pasien yang datang untuk berobat Selasa, (06/12/ 2022). Kegiatan Penyuluhan ini dilaksanakan di Poliklinik Bedah RSUP Kandou dengan Materi Penyuluhan “Diabetes”.

Dalam kegiatan Penyuluhan ini dr Bisuk Parningotan Sedli, SpPD selaku Narasumber menyampaikan bahwa penyakit Diabetes merupakan suatu penyakit dimana kadar gula dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin secara cukup. dr. Bisuk Parningotan Sedli, Sp.PD adalah dokter spesialis penyakit dalam di Poliklinik penyakit dalam RSUP Prof. dr. R D Kandou, Manado.
Narasumber memulai penyuluhan dengan menjelaskan statistic dan faktor risiko terjadinya kerusakan retina akibat diabetes mellitus. Sekitar 80% pengidap diabetes di Indonesia tidak sadar menderita diabetes.

Menurut WHO ada 422 juta penderita diabetes didunia. “Faktor risiko penyakit diabetes ada yang bisa di ubah dan tidak bisa di ubah. Faktor yang bisa di ubah antara lain berat badan, aktifitas fisik, hipertensi, diet tidak seimbang, dyslipidemia, dan riwayat penyakit jantung. Sedangkan faktor risiko yang tidak bisa diubah yaitu usia diatas 40 tahun, kehamilan dengan gula darah tinggi, ibu dengan riwayat melahirkan bayi dengan BBL diatas 4 kg, bayi yang memiliki BBL kurang dari 2.5 kg dan mempunyai riwayat keluarga menderita diabetes,” jelasnya.

Diabetes mellitus dapat di cegah dengan mempertahankan berat badan ideal, makan makanan sehat, rutin beraktifitas fisik 30 menit setiap hari, tes glukosa darah dan kadar HbA1c secara teratur, dan menghindari penggunaan tembakau (merokok) serta hindari konsumsi alcohol.
Para audiens sangat antusias dengan Materi yang dibawakan oleh Narasumber, beberapa orang memberikan pertanyaan seputar permasalahan kesehatan dan di jawab dengan baik oleh narasumber.

Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado yang diwakili oleh Kepala Unit Administrasi dr. Ade John Nursalim, Sp.M, MARS, MM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber dan seluruh pasien dan keluarga yang mendampingi pasien telah berkenan mengikuti edukasi kesehatan.

“kami dari instalasi promosi kesehatan dan pemasaran menyampaikan terimakasih atas waktu dan kesempatannya. Semoga kegiatan hari ini dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bapak ibu dalam bidang ilmu kesehatan,” ungkapnya. (sisco/*)