Cara TUHAN Menyadarkan UmatNya

Manado,GN- Ada banyak cara TUHAN untuk menyadarkan umat dari kesalahan yang di perbuatnya. Seperti yang di lakukan Bangsa Israel ketika mereka menghadapi persoalan.Bangsa Israel yang di kenal sebagai umat yang tegar tengkuk namun sangat di kasihi oleh TUHAN karena Bangsa Israel merupakan Bangsa PilihanNya.

Pdt Marthen Padanun Gembala Sidang GPdI Siloam Malalayang Satu Manado dalam penyampaian Firman Tuhan yang terdapat dalam Kitab perjanjian lama Hakim-Hakim 10 : 6-16 menjelaskan perjalanan Bangsa Israel ketika menghadapi sebuah persoalan.

Gembala Sidang GPdI Siloam Malalayang Satu. Pdt Marthen Padanun,STh (foto : gemparnews)

Ada waktu Tuhan dimana umat menyadari akan kesalahannya. Dan ada juga cara TUHAN mengijinkan permasalahan datang seperti di hadapi oleh Bangsa Israel.
Namun TUHAN juga banyak cara menolong umatNya ketika persoalan itu datang. Kita termasuk umat pilihanNya. Ketika kita ada dalam persoalan, ada maksud TUHAN dalam kehidupan kita supaya kita sadar akan kesalahan dan dosa dan mungkin sudah meninggalkan TUHAN.

Lanjut Hamba TUHAN menjelaskan ada tiga hal Bangsa Israel lakukan ketika mereka dalam menghadapi permasalahan. ” Pertama Bangsa Israel berseru dan mengaku dosa dan kesalahan yang mereka lakukan (ayat 10), Kedua yang dilakukan Bangsa Israel adalah meminta tolong dan menyerahkan sepenuhnya kehidupan, apapun keputusan TUHAN, Bangsa Israel tetap pasrah dengan segala keadaan (ayat 15) dan yang ketiga (ayat 16), Bangsa Israel meninggalkan kehidupan yang lama yang tidak berkenan kepada TUHAN kemudian mereka hidup baru dan beribadah kembali kepada TUHAN,” urai hamba Tuhan ini.

Dia mengajak jemaat ketika ada dalam persoalan untuk mengucap syukur. ” Kita tetap mengucap syukur dengan meninggalkan cara-cara yang lama menyakitkan hati TUHAN. Dan melakukan pemberesan dan berdamai dengan TUHAN, maka TUHAN akan menerima dan mengampuni setiap kesalahan kita, seperti yang dilakukan Bangsa Israel sehingga Bangsa Israel mengalami kemenangan,” tutupnya.

Acara Pelantikan Pengurus Hari-Hari Besar GPdI Siloam Malalayang Satu Tahun 2021 (foto : gemparnews)

Ibadah Minggu (7/2/2021) pagi berjalan dengan sukacita memuliakan TUHAN meskipun menerapkan protokol kesehatan. Ibadah juga dirangkaikan dengan acara pelantikan pengurus hari-hari besar gereja di Jemaat GPdI Siloam Malalayang Satu tahun 2021. (sisco)




Bergaul Karib Dengan Tuhan Pasti Diberkati

Manado,GN- Ibadah Minggu,(17/01/2021) pagi GPdI Siloam Malalayang Satu di pimpin oleh Hamba Tuhan Pendeta muda Fanny Rompas. Pembacaan Alkitab diambil dalam kitab perjanjian baru 1 Korintus 15: 33 “Janganlah kamu sesat; pergaulan yang buruk merusakan kebiasaan yang baik”.

Dalam kotbahnya menyampaikan bagaimana kita harus bergaul sesuai dengan Firman Tuhan. Jika kita bergaul bertentangan dengan Firman Tuhan, dapat merusak kebiasaan yang baik.

Hamba Tuhan Pdm Fany Rompas (foto : ist)

Firman Tuhan juga mengajak sebagaimana  kita harus peka dalam setiap pergaulan. Jika kita bergaul karib dengan Tuhan maka pasti akan di berkati.

Selain ayat pokok, hamba Tuhan ini juga menguraikan tentang ayat Firman Tuhan lainnya dalam kitab Wahyu 13:17,Mazmur 46:1-2,Ibrani 13:8, Roma 12:29,Johanis 14:31dan 2 Korintus 2:17.

“Jika kita bergaul karib dengan Tuhan, kita tidak perlu takut meskipun dunia ini mengalami perubahan. Dunia dapat berubah tetapi Yesus Kristus tidak pernah berubah dari dulu,sekarang sampai selama-lamanya dan Kasih Tuhan tidak pernah berkesudahan menjadi bagian dalam hidup kita,” terangnya.

Lanjutnya mengatakan bahwa kita harus perlu ada perubahan dari kebiasaan buruk menjadi baik. Perubahan oleh pembaharuan akal budi kita karena oleh Roh dan FirmanNya kita dapat di merdekakan dan bebaskan. “Andalkan Tuhan dalam setiap kehidupan kita, maka Tuhan akan memulihkan setiap gerejaNya,Tuhan memberkati kita,” tutup hamba Tuhan ini dalam penyampaian kotbahnya.

Ibadah tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memperhatikan jaga jarak,cuci tangan dan memakai masker. (sisco)




Firman Tuhan Selalu Baru Setiap Hari

Manado,GN- ” Kamu telah menerima Kristus Yesus,Tuhan kita, karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan di bangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh di dalam iman yang telah diajarkan kepadamu dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur”. Ayat Firman Tuhan di atas terdapat di dalam kitab perjanjian baru yaitu di dalam kitab Kolose 2 :6-7 disampaikan oleh hamba Tuhan pendeta muda Jhony Rorimpandey.

 

Hamba Tuhan Jhony Rorimpandey (foto : gemparnews)

 

Ibadah minggu (10/01/2021) pagi tadi, bertempat di GPdI Siloam Malalayang Satu Manado menerapkan protokol kesehatan.

Hamba Tuhan dalam khotbahnya mengatakan bahwa Firman Tuhan selalu baru setiap hari bagi umat yang percaya kepadaNya.Dia menyebutkan ketika kita membaca Firman Tuhan mendapat pemahaman yang secara hakiki tentang dua ayat ini dimana ayat ayat Firman Tuhan ini datang untuk kita semua tanpa terkecuali. Dikatakannya, ayat tersebut merupakan ajakan bagi kita semua untuk selalu setia kepada Tuhan. ” Hendaklah Firman Tuhan itu tumbuh berakar, maksudnya Firman Tuhan itu harus masuk dalam hati kita,” kata Hamba Tuhan ini dalam khotbahnya.

Selain itu, kalau kita berakar didalam Tuhan apapun yang datang entah itu tantangan atau pencobaan, kita tetap bertahan dan kuat menghadapinya. “Sebagai anak Tuhan, apabila kita tumbuh dan berakar di dalam Tuhan maka kita akan bertahan meskipun ada tantangan dan pencobaan,”terangnya.

Jemaat juga di kuatkan lewat pemberitaan Firman Tuhan. Hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Yesus Kristus sendiri yang akan mengokohkan kita, karena dibangun diatas bangunan yang teguh yaitu Firman Tuhan itu sendiri. ” Di tahun 2021 ini, hendaklah kita tetap rindu melayani Tuhan, baik itu melalui pelayanan Mimbar ataupun pelayanan Altar. Tuhan Yesus kristus memberkati kita semua,” tutup HambaNya dalam pelayanan Firman Tuhan. (sisco)