GPdI Jerusalem Paniki Dua Angkat Tema Natal Saya Terpilih, Hamba Tuhan Donal Supit Urai Berita sukacita Natal Secara Sistematis

Manado,GN- GPdI Jerusalem Paniki Dua Kecamatan Mapanget Kota Manado menggelar ibadah Natal Yesus Kristus. Ibadah Natal Rabu (10/12/2025) berlangsung dengan penuh sukacita.

Ibadah dipimpin oleh Hamba Tuhan Donal Supit,SH,MH dihadiri Lurah Paniki Dua, para hamba – hamba Tuhan serta undangan.

Pembacaan berita sukacita Natal yaitu Yohanes 15:16 “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu”.

Hamba Tuhan menekankan bahwa Rencana keselamatan sudah dirancang oleh Tuhan Allah sudah dari sejak semula, sejak manusia jatuh dalam dosa.

“Tuhan punya rencana yang tidak bisa dihalangi sekalipun manusia sudah jatuh dalam dosa. Bukan Tuhan tidak konsisten tetapi Tuhan mempunyai rencana indah bagi umat manusia,” kata Supit.

Supit menegaskan bahwa kita sebagai umatnya adalah pilihan Tuhan. Sudah dipilih dari semua yang ada, sehingga pilihan Allah tidak dapat di ganggu gugat.

“Natal menegaskan kembali sebagai rancangan keselamatan Tuhan. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan anaknya yang tinggal supaya setiap orang yang percaya memperoleh hidup yang kekal,” ucapnya.

“Kita dipilih Yesus untuk menerima janji itu, yang sudah dirancang untuk keselamatan umat manusia. Sehingga lewat Natal ini, kita adalah orang – orang yang terpilih, yang sudah dipilih oleh Tuhan,” sambungnya.

Lebih jauh Supit mengatakan kita bukan hanya dipilih akan tetapi sudah ditetapkan oleh Tuhan untuk menghasilkan buah yang baik. “Bukan juga sekedar dipilih tetapi kita sudah ditetapkan supaya kita pergi untuk menghasilkan buah,” tandasnya.

Usai ibadah Natal Bendahara Wilayah VIi Mapanget Satu, Pdt Jun Kodongan,MTh dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terimakasih atas berita sukacita yang di sampaikan oleh Hamba Tuhan dimana berita sukacita disampaikan secara sistematis.

“Di Natal ini kita semua dipilih oleh Tuhan, karena itu saya menyampaikan kepada warga GPdI agar kita mengimplementasikan Natal ini dengan damai sebagImana kita telah di pilih oleh Tuhan. Mari kita terapkan kehidupan dengan penuh damai sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, sambutan mewakili Pemerintah Kota Manado yang disampaikan oleh Lurah Paniki dua, I Gusti Sudarmaja, S.Kom menyampaikan agar kita mempersiapkan diri dalam menyambut Natal Yesus Kristus. ” Natal ini merupakan momentum bagi umat kristen, dimana kita menyiapkan diri kita dengan penuh kedamaian, penuh sukacita dalam menyambut Natal tahun 2025,”.tukasnya.

“Mari kita jaga kerukunan dan toleransi sesama umat manusia. kita selalu eratkan tali persaudaraan sehingga tercipta kerukunan dengan hati yang penuh kedamaian,” tandasnya. (Wandi)

 




Perlu Kesabaran Dan ketekunan Dalam Menghadapi Persoalan

Manado,GN- Hendaknya semua memiliki kesabaran dan ketekunan dalam menghadapi setiap persoalan hidup. Ketekunan berarti berbicara tentang Iman dan tindakan kita sesuai Firman Tuhan. Firman Tuhan dalam perjanjian baru kitab Kolose 1: 20-23 yang disampaikan oleh hambaNya Pdt Midle NS Onibala menjelaskan tentang Kesabaran dan Ketekunan kita.

Prinsip hidup sebagai orang percaya kepada Tuhan menghadapi tantangan yang ada, haruslah kita tetap setia kepada TUHAN. “Jangan karena kondisi yang kita hadapi, membuat kita undur dari Tuhan, tetapi kita harus semakin maju dalam pengiringan kepada Tuhan. Ini merupakan respon kita kepada Tuhan untuk terus membangun hubungan dengan Tuhan dan harus melibatkan Tuhan dalam setiap persoalan dan masalah yang kita hadapi,” tukas hamba Tuhan Pdt Midle Onibala.

Hamba Tuhan Pdt Midle NS Onibala (foto: gemparnews)

Firman Allah mengingatkan kita dengan tegas melalui Rasul Paulus kepada jemaat yang ada di Kolose, betapa sangat memperhatikan orang yang ada di Kolose, sehingga dia menyampaikan pentingnya tentang ketekunan dan kesabaran.

Alkitab sudah mengingatkan kita bahwa pencobaan yang kita hadapi tidak melampaui kekuatan kita. ” Bicara tentang Iman berarti berbicara tentang tindakan kita. Segala sesuatu kalau kita hadapi dengan Iman kepada Tuhan, maka apapun yang kita hadapi dapat dilalui. Oleh sebab itu, ketekunan Iman berbicara tentang tindakan bukan sekedar percaya,” terangnya.

Untuk menghadapi tantangan, lanjut hamba Tuhan ini mengatakan perlu ada ketekunan dan kesabaran, karena Allah yang menjanjikan sesuatu itu pasti ditepati. “Dalam meraih kesuksesan,kita harus memiliki ketekunan iman. Janji Allah yang di catat dalam Alkitab ya dan Amin. Karena janji Tuhan maka roti dan air akan di berkati. Apa yang kita tidak pernah lihat oleh mata dan tidak pernah kita dengar oleh telinga, itu yang Tuhan pasti siapkan,” ujarnya.

Apapun rencana kita, harus melibatkan Tuhan dan apapun yang di hadapi, kita tetap teguh berdiri dan tidak bergoncang. Sebab Allah yang berjanji tepat pada waktunya. Jangan sampai kita bergeser dari pengharapan Injil, berita kesukaan dari Allah. Berita yang memberikan ketenangan bagi kita sebab Injil itu kekuatan Allah sehingga jangan bergeser dari kekuatan dari Tuhan itulah Firman Allah yang menyelamatkan jiwa kita.

Oleh karena itu, perlu kita memiliki kekuatan Iman yang kokoh dalam injil dalam mengahadapi persoalan. Fokus kepada janji Allah tidak ada yang bisa mengahalangi bahkan membatasinya. “Menghadapi persoalan, mari kita tetap percaya dan Iman kita tetap kuat dalam kekuatan Injil Tuhan. Karena hanya di dalam Tuhan kita mendapatkan pertolongan, tetaplah setia,Tuhan memberkati,” tutup hamba Tuhan mengakhiri khotbahnya dalam ibadah Minggu (28/2/2021) pagi di GPdI Jerusalem Paniki dua Manado. (sisco)