Di Hadiri Kepala BKD Provinsi Sulut, Sertijab Dan Penandatanganan Pakta Integritas Di Lingkungan DPRD Sulut

Sulut,GN- Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan penandatanganan Pakta integritas di lingkungan Sekretariat DPRD Sulut Senin, (10/01/2022) di hadiri langsung Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Clay JH Dondokambey,S.STP,MAP.

Acara yang di laksanakan di ruangan paripurna di pimpin langsung Sekretaris DPRD Sulut Gledy Kawatu,SH, MSi dan turut dihadiri jajaran sekretariat.


Untuk diketahui, Sertijab Kabag Persidangan Jerry Harmonsina S.STP menggantikan Kabag sebelumnya Ronny Geruh, Sasis dan Kasub Dormina Takaendengan menggantikan Kasub sebelumnya Glad Taliawo,S.STP.

Usai Sertijab Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, SH,MSi memberikan apresiasi dan terimakasih kepada segenap pejabat yang baru saja melaksanakan Sertijab di lingkungan DPRD Sulut. ” Saya memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pejabat yang baru saja melakukan serah terima jabatan hari ini,” ucapnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala BKD Provinsi Sulut Clay JH Dondokambey, S.STP,MAP menyebutkan bahwa Sertijab ini menjadi motivasi kita untuk bekerja dengan baik. Selain itu, kata Caly bahwa Kita menjadi etalase yang siap di kritik dan mengaktualisasikan diri itu wajar tapi kita punya batasan-batasan.

Clay berharap semua ASN dapat
Jaga etika dan memiliki disiplin yang tinggi dalam menjalankan tugasnya. “Ini menjadi motivasi kita untuk bekerja lebih baik lagi,” tandasnya. (sisco)




Kegiatan Forum Koordinasi DPRD Se Provinsi Sulut, Sekretariat DPRD Hadirkan Tiga Nara Sumber Dari Pusat

Sulut,GN- Kegiatan Forum Koordinasi DPRD Se Provinsi Sulawes Utara (Sulut) akan menghadirkan tiga nara sumber dari pusat. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPRD Sulut Gledy Kawatu,SH, MSi kepada media gemparnews.com di kantor DPRD Rabu, (24/3/2021).

“Kita mengundang tiga nara sumber yakni dari Setneg dengan materinya tentang pergaulan internasional pejabat publik termasuk protokolernya kemudian SIPD dari Pusdatim dan satu lagi dari Kemendagri. Jadi semuanya ada tiga materi dan nara sumbernya dari pusat,” jelas Kawatu.

Kegiatan tersebut Lanjut Kawatu, akan di gelar Kamis dan Jum’at (25-26 Maret 2021) diKota Kotamobagu Bolaang Mongondow. “Kami akan melakukan kegiatan Forum Koordinasi DPRD Se Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini akan digelar 25-26 Maret 2021 di Kota Kotamobagu. Jadi pesertanya adalah sekwan dan pejabat terkait di lingkup sekretariat DPRD Kabupaten dan Kota,” terangnya.

Selain itu, Kawatu menjelaskan bahwa yang hadir duluan adalah dari Setneg sekaligus meninjau dan memberikan masukan terkait protokoler kantor DPRD Sulut. “Jadi yang datang duluan, dari Setneg pak sandra dan sudah membantu kami memberikan beberapa masukan-masukan seperti apa penataan kantor ini dari sisi protokoler,” pungkasnya. (sisco)




Hari Ini Sekretariat DPRD Sulut Jadwalkan Kembali Kegiatan Vaksinasi

Sulut,GN- Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu melalui Kepala Bagian (Kabag) Umum John Paerunan menyampaikan bahwa, Senin (8/3/2021) hari ini, akan dilaksanakan vaksinasi covid-19.

Sekretaris DPRD Sulut Gledy Kawatu,SH (foto : ist)

Jadwal vaksinasi ini bukan hanya anggota DPRD Sulut akan tetapi berlaku juga bagi ASN,THl yang bekerja dilingkup DPRD dan juga Wartawan yang melakukan peliputan dikantor DPRD Sulut.

“Berdasarkan penyampaian dari dokter Steaven Dinkes Sulut, bahwa vaksinasi akan dilaksanakan di ruang Paripurna Hari Senin tgl 8 Maret 2021, di mulai jam 10.00 hingga sore. Pelaksanaan vaksinasi ini untuk Pimpinan dan Anggota DPRD yang belum di vaksin, seluruh ASN, THL jajaran Setwan, dan juga wartawan yang meliput di DPRD Sulut,” kata Paerunan.

Sementara untuk keluarga kata paerunan belum ada jadwal vaksinasi. ” Bagi keluarga belum ada jadwal vaksinasi,” pungkasnya. (sisco)




GRATIS! Pemeriksaan Antigen Di Kantor DPRD Sulut, Pengunjung,ASN,THL Dan Wartawan Wajib Tunjukan Surat Rapid Antigen Masuk Ke Dalam Kantor Sekretariat DPRD Sulut

Sulut,GN- Pengunjung yang datang ke kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Harian Lepas (THL) bahkan Wartawan, terhitung Rabu (13/01/21) harus menunjukkan surat rapid antigen. Pemberlakuan surat rapid antigen tersebut guna memutuskan penyebaran Covid-19.Untuk rapid antigen di kantor DPRD Sulut  pemeriksaan dilakukan secara gratis.

Sekretaris DPRD Sulut Gledy Kawatu,SH (foto : ist)

Ini disampaikan Sekretaris DPRD Sulut Gledy Kawatu,SH kepada sejumlah media saat diwawancarai Selasa (12/01/21) di kantor DPRD Sulut.” Yang pertama, ada kebijakan dari Bapak Gubernur yang sudah kita tau bersama ada larangan untuk pejabat dan ASN untuk ke luar daerah dan dalam daerah sementara waktu karena tingginya tambahan khasus virus corona. Kemudian petunjuk Pak Ketua DPRD yang searah dengan Pak Gubernur, dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 maka di kantor DPRD ini, kita akan berlakukan penerimaan tamu dari pimpinan dan anggota dewan serta sekretariat dewan, harus menunjukkan hasil rapid antigen,” kata Kawatu.

Jika tidak menunjukan surat rapid antigen, lanjut Kawatu maka tidak akan di layani untuk menemui pimpinan maupun anggota DPRD Sulut. “kalau ada rapid antigen negatif maka akan dipersilahkan masuk ke kantor. Kalau tidak menunjukan  surat rapid antigen, maka tidak dilayani di kantor ini untuk bertemu dengan pimpinan dan anggota dewan,” ucapnya.

Selain itu dijelaskannya, hal ini berlaku juga untuk jajaran pers yang akan bertemu dengan anggota dewan dimana harus menunjukkan surat rapid antigen. “Ini termasuk juga jajaran pers (Wartawan red) yang akan bertemu dengan anggota dewan di ruangnya atau di dalam kantor. Harus mengikuti mekanisme rapid antigen. Hari ini juga Dinkes melatih tenaga medis yang ada di sekretariat dewan, baik perawat dan dokter, sehingga mulai besok kita akan berlakukan penerimaan tamu dengan menunjukkan surat rapid antigen. Kalau tidak, tidak akan dilayani di sini untuk bertemu dengan anggota DPRD. Di luar kantor silakan, termasuk pers. Tapi kalau masuk ke dalam, kalau bertemu dengan pimpinan harus menunjukkan surat rapid antigen,” tegasnya.

Ditambahkannya, Gubernur juga membatasi semua kegiatan termasuk pembatasan orang. “Demikian juga pada pelaksanaan paripurna, semua tamu yang mengikuti paripurna akan kita test rapid antigen. Kemudian bagi jajaran pers, perwakilan 10 orang yang masuk di dalam ruangan juga mengikuti rapid tes antigen. Itu juga yang akan dipergunakan untuk melakukan preskonfres dengan Bapak Gubernur,” pungkasnya. (sisco/*)