Acara Penutupan FSBS Bupati Thungari Tampil Memukau ,Bawakan Dua Lagu Hibur Ribuan Penonton

SANGIHE,GN – Spektakuler dan meriah di acara terakhir penutupan festival seni budaya Sangihe (FSBS), Sabtu (15/11/2025), Ribuan penonton datang memadati Pelabuhan tua Tahuna datang dari berbagai pelosok di Sangihe untuk menyaksikan penampilan artis lokal Sangihe dan artis bintang tamu.

Di Acara Penutupan FSBS panitia menghadirkan bintang tamu special yaitu Diego Garing dan Toton Caribo

Menariknya Sesudah penampilan Diego Bupati Sangihe Michael Thungari turut tampil dengan memukau dan menghibur ribuan penonton.Penampilan Bupati terlihat seperti penyanyi band yang profesional dengan suara yang merdu tidak kalah dengan suara artis Ibu Kota , hal ini pun terlihat ketika Bupati tampil menyanyi dengan alat musik gitar dan menggunakan kaca mata hitam didampingi tim musiknya.

Pada penampilannya Bupati membawakan dua judul lagu yaitu,lagu Sangihe Ikekendage dan lagu judul aku milikmu malam ini, selesai membawakan dua lagu orang nomor satu di Bumi Tampunganngang Lawo ini mendapat aplaus dari ribuan penonton.

Penampilan Bupati diatas panggung pada penutupan acara FSBS pun dapat pujian dari MC dan penonton .

” luar biasa suara dan penampilan Pak Bupati,beruntung orang Sangihe punya Bupati yang kren dan hebat ini,”kata MC diatas panggung Bupati katakan Orang Sangihe harus maju, Orang Sangihe harus selalu di depan.

” Sangihe harus menjadi lebih besar dari Kota lain untuk mencintai dan memajukan budaya,” kata Bupati Thungari.

Acara Penutupan FSBS bertambah lebih ramai suasa lagi ketika bintang tamu special yaitu,Toton Cribon naik di atas panggung membawakan beberapa lagu yang sudah viral sehingga membuat seluruh penonton ikut bergoyang,dan tidak ketinggalan Bupati Michael Thungari,wakil Bupati Tendris Bulahari,wakil wakil Wali kota Bitung,Wakil ketua DPRD Marvein Hontong,Forkopimda dan seluruh Undangan pun ikut bergoyang . (RB)




Luar biasa! Animo Masyarakat Periksa Kesehatan di Booth RSUP Kandou Sangat Tinggi

Manado,GN- Kesadaran warga masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) terhadap kesehatan sangat tinggi. Terbukti,pelaksanaan Festival Sulut Sehat selama tiga hari (10-12 September) yang dilangsungkan di atrium Mantos tiga lantai satu di banjiri ribuan pengunjung.

Tampak booth RSUP prof Dr RD Kandou Manado terpantau sangat ramai dengan kehadiran pengunjung untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.

Dari daftar pengunjung yang melakukan pengisian di buku tamu di booth RSUP Kandou Manado, terpantau sampai tadi sore sekira pukul 17.30 WITA sekira menghampiri seribu pengunjung.

Salah satu pengunjung yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di booth RSUP Kandou Manado mengungkapkan kegiatan festival seperti ini sangat membantu warga masyarakat.

” Tentunya kegiatan ini membantu warga masyarakat yang ingin mengetahui kesehatannya. Apalagi pemeriksaan kesehatan dilakukan secara gratis oleh RSUP kandou, ini sangat membantu warga,” ungkap Wilem Saronsong warga masyarakat Kota Manado.

Sementara, warga Desa Sea Kabupaten Minahasa bapak Septian, menanggapi positif pelaksanaan kegiatan festival Sulut sehat 2025. ” Ini sangat membantu kami warga masyarakat, apalagi pemeriksaan kesehatan kolesterol, asam urat dan gula darah secara gratis,”terangnya.

Kedua warga tersebut mengapresiasi , dan menyampaikan terimakasih kepada RSUP Kandou Kandou dan petugas nakes telah melakukan pemeriksaan kesehatan.(sisco)




Boby Kereh: Dinkes Kota Manado Dukung Festival Sulut Sehat 2025

Manado,GN- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Festival Sulut Sehat tahun 2025 di atrium Mantos tiga lantai satu.

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari (10-12 September) di buka oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, di hadiri Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Ketua panitia selaku Direktur RS Manembo – nembo Dr dr Charly, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong, MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby Kereh,SH,MSi serta undangan lainnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Boby C Kereh,SH,MSi

Pantauan media ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado juga turut ambil bagian mendukung kegiatan festival Sulut sehat tahun 2025 ini. Beberapa petugas kesehatan yang menempati booth Dinkes Kota Manado antusias melayani pengunjung yang ikut memeriksa kesehatan.

Ditemui di booth Dinkes Kota Manado di Mantos tiga, Plt Kepala Dinas Boby C Kereh SH MSi mengatakan pihaknya turut memeriahkan acara festival Sulut sehat ini yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut.

“Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Kesehatan Manado memberikan sumbangsi dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis, dimana ini juga merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota Manado dalam hal bapak Walikota dan Wakil Walikota,” kata Boby, Rabu (10/9/2025).

Lanjut Boby menjelaskan Dinas Kesehatan Kota Manado juga mendukung program kesehatan dari pemerintah pusat.

“Dan juga menunjang program kesehatan dari pemerintah pusat. Pemeriksaan kesehatan gratis ini meliputi pemeriksaan gula darah, colestrol dan juga untuk screening kesehatan,” ujarnya.

Dia berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses. “Harapan kami mudah -mudahan pelaksanaan kegiatan festival Sulut sehat ini, bisa mengcover dan juga mewadahi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat dan berjalan dengan sukses. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengunjungi stand Dinkes Kota Manado untuk memeriksa kesehatannya,” pungkasnya. (sisco)

 




RSUP Kandou Manado Ikut Festival Sulut Sehat Tahun 2025, Dirut Prof Starry Berikan Apresiasi

Manado,GN- Kegiatan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang digelar di atrium lantai satu Mantos tiga yang berlangsung selama 3 hari (10-12 September 2025) mendapat tanggapan positif serta apresiasi dari Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mulai dari pemeriksaan kesehatan sampai pada edukasi kesehatan layanan kepada masyarakat yang berkunjung.

Menurut Prof Starry, kegiatan Festival Sulut Sehat sangat bagus di laksanakan rutin setiap tahunnya.

“Sangat bagus,rutin dilakukan setiap tahun untuk pengenalan kepada masyarakat bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau sakit jangan pergi ke tempat lain, sebaiknya rumah sakit yang profesional untuk melayani pasien,” kata Prof Starry kepada sejumlah media, Rabu (10/9/2025) di Mantos tiga.

Prof Starry juga menjelaskan bagaimana persiapan RSUP Kandou dalam mengikuti kegiatan festival ini. Termasuk persiapan yang ada di booth RSUP Kandou.

“Kami di sini juga menyiapkan berupa gambar – gambar dan pastinya ada manager medik yang akan memberikan edukasi kesehatan. Disini juga kami mengedukasi masyarakat,bagaimana pola hidup sehat, lebih baik mencegah daripada mengobati.Untuk alat – alat yang termutahir dan bagus pastinya ada di rumah sakit Kandou,” tandasnya.

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di festival Sulut sehat tahun 2025 ini menggaungkan dan ajak “ke Kandou Jo” kepada masyarakat. (sisco)




Keren..! Booth RSUP Kandou Manado di Kunjungi Tamu Warga Negara Asing

Manado,GN- Pelaksanaan Festival Sulut Sehat tahun 2025, di atrium Manado Town Quare 3 di buka secara langsung oleh Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Galang, Rabu (10/09/2025) tadi pagi.

Pembukaan Festival Sulut Sehat tahun 2025 yang rencananya berlangsung selama tiga hari ke depan dihadiri oleh Direktur Operasional RSUP Kandou Manado Dr Erwin Sondang Siagian, Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong,M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado Robby Kereh, Direktur RSUD Tipe B Provinsi Sulut dr Lydia Tulus,M.Kes, dan tamu undangan lain.

Pantauan media Gemparnews.com Usai acara pembukaan semua stand di kunjungi satu per satu oleh tamu yang hadir.

Sementara, stand atau Booth RSUP Kandou Manado juga ramai di kunjungi oleh masyarakat lokal maupun turis asing.

Suasana semakin keren, ketika salah satu pengunjung tamu warga negara asing menyambangi Booth RSUP Kandou yang berdampingan dengan Booth Dinkesda Sulut.

Percakapan dan dialog mengenai kesehatan sampai pada layanan di RSUP Kandou Manado di pandu oleh petugas kesehatan yang ada di Booth RSUP Kandou.

Penjelasan demi penjelasan tentang edukasi kesehatan di sampaikan kepada warga masyarakat yang mampir mengunjungi Booth RSUP Kandou Manado.

Usai berbincang – bincang dengan petugas kesehatan, dengan mendengarkan edukasi tentang kesehatan, salah satu tamu asing menyampaikan ucapan terimakasih. ” Okay, Thank you so much,” ucapnya dengan sepenggal bahasa inggris sambil tersenyum. (sisco)




Kunjungilah Stand RSUP Kandou Manado di Festival Sulut Sehat, Ajak Ayo “Ke Kandou Jo” 

Manado – ‎RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado bakal ikut dalam festival Sulut Sehat yang akan dilaksanakan 10–12 September 2025 di Mantos tiga, oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara . Rumah sakit rujukan utama di Sulut ini akan menampilkan berbagai keunggulan, mulai dari pelayanan kesehatan, teknologi alat medis, hingga edukasi publik.

‎Beragam kegiatan menarik telah disiapkan, di antaranya edukasi kesehatan transplantasi ginjal dan Penyakit Jantung Koroner, Penyakit Katup Jantung, Layanan Jantung dan Pembuluh Darah, skrining cepat kesehatan, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta demonstrasi enam langkah cuci tangan yang benar.‎

‎“Ke Kandou Jo” menjadi seruan utama yang digaungkan dalam festival ini. Pesan tersebut mengajak masyarakat Sulawesi Utara untuk menjadikan RSUP Kandou sebagai pilihan utama ketika membutuhkan layanan kesehatan.

‎Selain edukasi dan layanan kesehatan, RSUP Kandou juga menyiapkan pameran alat medis modern, penayangan video profil serta layanan unggulan rumah sakit, hingga video iklan yang akan terus diputar sepanjang acara. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti kuis interaktif berhadiah menarik.

‎Direktur Utama RSUP Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

‎“Festival Sulut Sehat menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa Kandou memiliki fasilitas dan pelayanan yang lengkap, tenaga medis yang kompeten, serta layanan unggulan yang bisa diakses dengan mudah. Seruan ‘Ke Kandou Jo’ adalah ajakan kami agar masyarakat mempercayakan kesehatannya kepada rumah sakit Kandou,” ungkap Prof. Starry Rampengan.‎

‎Dengan keikutsertaan ini, RSUP Kandou berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat citra sebagai rumah sakit rujukan yang menyediakan pelayanan berkualitas.

Ajang ini menjadi momentum penting dalam mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan layanan kesehatan terbaik di sulawesi utara. ‎(*/sisco)




Festival Seke Maneke, Kadisparda Sulut : Unik dan Jadi Magnet Wisatawan

SANGIHE,GN- Kampung Para Lelle Kecamatan Tatoareng Kabupaten Kepulauan Sangihe Kembali menggelar tradisi adat yaitu, festival seke maneke yang sudah sekian lama tidak digelar dan terakhir digelar sekitar tahun 1980-an, sehingga dengan gagasan dari para Pemerhati budaya di Kampung Para Lelle,Pemerintah Kampung,tokoh masyarakat dan masyarakat setempat,maka tahun 2024 tradisi seke Maneke kembali dilaksanakan, dan tahun 2025 ini luar biasa pelaksanaannya karena dihadiri para tamu dari Propinsi, Kabupaten bahkan tamu mancanegara.

Pada pelaksanaan ritual “mamata” yang dilaksanakan sore hari ini rabu (11/6/2025) pukul 17.00 wita, di lapangan Kampung Para Lelle terlihat istimewah karena di Saksikan lansung Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Kepala Dinas Pariwisata daerah Propinsi Sulawesi Utara dr.Kartika Tanos ,staff Khusus Gubernur bidang Pariwisata DR.Drevy Malalantang kadisparda Kabupaten Sangihe Sony Kapal dan Para Undangan.

Ketika menyaksikan ritual “Mamata” Kepala dinas Pariwisata Sulut Kartika Tanos menyampaikan, merasa unik dan hal ini menjadi magnet untuk para wisatawan,baik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berwisata di Pulau Para Lelle.

” Ritual di festival seke maneke ini, hal yang unik dan menjadi magnet destinasi wisata untuk para wisatawan,baik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung disini, dan acara seperti ini tidak semua daerah yang ada,” katanya.

Kadis pun mengagumi akan keindahan dan Pesona di Pulau Para Lelle negeri 8 Pantai.

” Ternyata pulau Para Lelle,ini bagus sekali banyak pantainya, dan Pemandangannya indah,apa lagi ada adat istiadatnya ya, yaitu Seke Maneke dan tidak semua daerah di Indonesia ada acara adat seperti ini Saya pun baru pertama kali datang ke sini,apa lagi Para Lelle Desa Wisata dan masuk di 300 besar di nasional, oleh karena itu kedepan kita harus berkabolasi baik Pemerintah Propinsi, Pemerintah daerah,stakeholder dan masyarakat untuk mempersiapkan desa Para Lelle ini sebagai Desa Wisata yang lebih maju dan berkembang kedepan”tutupnya.(RB).




Direktur RS ODSK Presentasikan Tentang Pelayanan Kesehatan

Sulut,GN- Direktur RS ODSK dr Lidia Tulus, MKes mempresentasikan tentang pelayanan kesehatan pada kegiatan Festival Sulut Sehat 2024 di atrium Mantos, Selasa (23/7/2024).

Dokter Lidia dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kesehatan itu sangat penting bagi masyarakat.

” Masyarakat Sulawesi Utara perlu mendapat pelayanan. Kami disini memberikan pelayanan kesehatan secara gratis termasuk pemeriksaan kolesterol, gula darah, pemeriksaan mata dan sebagainya. Festival ini melibatkan dinas kesehatan kabupaten dan kota, rumah sakit, dinas kesehatan provinsi dan instansi lainnya yang melayani kesehatan,” ujar dokter Lidia.

Selain itu, dokter Lidia juga menyampaikan bahwa di festival Sulut sehat 2024 masyarakat boleh mendapatkan informasi tentang kesehatan. ” Masyarakat Sulawesi Utara juga boleh mendapatkan informasi tentang kesehatan sehingga masyarakat yang sehat dan makin hebat dapat terwujud,” pungkasnya.

Diketahui festival Sulut sehat 2024 dilaksanakan selama 4 hari (22- 25 Juli 2024). (sisco)

 




Di Acara Festival Sulut Sehat 2024, RSUP Kandou Manado Promosikan Klinik Aesthetic Fasung

Sulut,GN- Masyarakat Sulawesi Utara disajikan dengan berbagai promosi dan edukasi layanan kesehatan dalam kegiatan festival Sulut Sehat tahun 2024.

Pantauan media Gemparnews.com festival kali ini di ikuti oleh berbagai instansi dan rumah sakit yang ada di Sulawesi Utara.

Sementara untuk Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan festival Sulut Sehat 2024.

Selain memberikan edukasi tentang kesehatan, RSUP Kandou Manado juga mempromosikan Poliklinik eksekutif  layanan terbaru klinik aesthetic Fasung kepada masyarakat.

” RSUP Kandou Manado ikut berpartisipasi dalam festival Sulut sehat 2024, yang adalah program dari pemerintah provinsi Sulut,” ujar Direktur Utama melalui Direktur Layanan Operasional RS Kandou Manado dr Wega Sukanto, SpB,TKV (K), Senin (22/7/2024) di atrium Mantos tiga.

Lanjut dr Wega menjelaskan edukasi yang di berikan oleh RSUP Kandou dalam festival yakni mengenai penyakit yang ada di masyarakat. “Pertama kami mengedukasi masyarakat tentang penyakit-penyakit yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Dia berharap dengan ikut berpatisipasi serta mempromosikan layanan klinik aesthetic Fasung  dalam festival Sulut Sehat, dapat menerima masukan yang positif dari berbagai pihak termasuk juga kalangan masyarakat Sulawesi Utara.

“Kami berharap ada masukan yang positif setelah mempromosikan layanan terbaru klinik aesthetic fasung kepada masyarakat,” pungkas dr Wega di dampingi Manager Hukum dan Humas Ruslianto Urendeng. (sisco)




Kegiatan Festival Rumah Raja Manganitu, Tunjang Dunia Pariwisata Dan Budaya Di Sangihe

SANGIHE,GN- Festival rumah raja Manganitu 2023 resmi dibuka Pj Bupati Sangihe dr.Rinny Tamuntuan senin 20 November.ivent ini berlangsung sampai tanggal 25 November 2203.

Festival yang baru kali.pertama digelar, melibatkan seluruh kampung di wiilayah Kecamatan Manganitu dengan masing-masing stand yang menampilkan berbagai produk kerjinan lokal serta beragam kuliner.
Turut terlibat pula kalangan pelajar SD, SMP dan SMA untuk lomba baca puisi serta pagelaran pentas seni budaya tarian ampa wayer dan masamper.
Kesenian khas daerah juga turut ditampilkan baik kalangan pelajar maupun masyarakat umum, diantaranya Musik Orkes, Musik Bambu, Vokal Grup, Solo/Duet, Poco-poco hingga Gelar Kreasi.

Rinny Tamuntuan dalam sambutannya, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kecamatan Manganitu bersama seluruh Kapitalaung (Kepala kampung) dan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat menunjang pariwisata dan juga budaya dari Kabupaten Kepulauan Sangihe. Apalagi pada kegiatan Festival Rumah Raja 2023 ini juga ada keterlibatan adik-adik pelajar SD, SMP dan juga SMA,”kata Rinny

Ditambahkan Pj Bupati Sangihe ini, tentunya kegiatan-kegiatan seperti ini sangatlah baik, tidak hanya untuk melestarikan nilai luhur budaya daerah tapi turut menyentuh dunia pendidikan.

“Tentunya ada banyak hal yang bisa diberikan oleh adik-adik pelajar dalam kegiatan ini, sebab saya melihat Kecamatan Manganitu ini adalah kecamatan yang benar-benar memberikan dampak untuk budaya-budaya di Kabupaten Kepulauan Sangihe,”imbuhnya.
Dikesempatan itu Rinny juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Manganitu memanjatkan syukur atas dinobatkannya Pahlawan Nasional salah satu Raja Manganitu Bataha Santiago pada tanggal 10 November 2023.

“Kita semua juga bersyukur karena ternyata Manganitu ini adalah daerah yang selain kaya budaya dan keseniannya, juga pada tanggal 10 November kemarin telah berhasil memperoleh penghargaan pahlawan nasional Raja Bataha Santiago,”tutur Rinny.

Sementara Ketua Panitia Festival Rumah Raja Richard Manulong melaporkan, kegiatan ini adalah bukti nyata yang pemerintah lakukan untuk menunjang bakat anak-anak SD, SMP sampai SMA serta latar belakang kegiatan festival ini dalam rangka menunjang program pembangunan wisata dan pelestarian seni budaya di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kegiatan ini juga untuk promosi wisata Rumah Raja serta pemberdayaan UMKM dan wadah penyaluran bakat kalangan pelajar di wilayah Manganitu,”ujar Richard.
Usai membuka kegiatan, Rinny yang didampingi Kadis Pariwisata Femmy Montang, Kaban Kesbangpol Franky Nantingkase, Kadis Kominfo Ziegfrid Harikatang, Kasatpol PP Taufan Pontoh serta Camat Manganitu Julian Pesik, langsung menyambangi satu per satu stand dilokasi festival.(ROBIN)