Jelang Lebaran, Muliadi Paputungan Himbau Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga

Sulut,GN- Saat ini umat muslim sedang menjalani ibadah puasa di bulan suci ramadhan. Ibadah puasa ini akan dilaksanakan selama satu bulan sebelum menjelang lebaran atau hari raya idul fitri 1446 hijriah.

Legislator DPRD Sulut, Faramitha Mokodompit, Muliadi Paputungan, Amir Liputo, Abdul Ghani (foto : Gemparnews)

 

Berkaitan dengan itu, legislator DPRD Sulut dapil Bolaang mongondow raya Muliadi Paputungan angkat bicara terkait stabilitas harga bahan pokok.

Paputungan menghimbau kepada pemerintah agar menjaga stabilitas harga di bulan ramadhan ini dan juga menjelang hari raya idul fitri.

“Kami minta pemerintah untuk terus menjaga stabilitas harga. Karena ini menjadi kebutuhan umat muslim dalam menjalankan lebaran pasti akan semakin meningkat,” ujar Paputungan kepada media, usai acara buka puasa bersama anak panti asuhan di kantor DPRD Sulut, Kamis (13/3/2025).

Sementara di tempat yang sama, legislator sulut dapil Kota Manado Amir Liputo menegaskan agar arus mudik tetap dijaga, terutama kelaikan kendaraan-kendaraan layak pakai dan termasuk di pelabuhan penyeberangan juga perlu di jaga.

“Dan paling penting, tolong agar suasana ramadhan dan idul fitri tetap aman mohon kepada pihak PLN, supaya listrik tidak padam,” tandasnya. (sisco)




Fasilitasi Acara Buka Puasa, Amir Liputo Sampaikan Terimakasih Kepada Pimpinan dan Sekretariat DPRD Sulut

Sulut,GN- Acara Buka Puasa Anggota DPRD Sulut, pegawai dan wartawan Bersama anak panti asuhan Kamis (13/3/2025) sore tadi dilaksanakan di ruangan rapat paripurna Gedung DPRD Sulut.

Anggota DPRD Sulut Abdul Ghani, Amir Liputo, Muliadi Paputungan dan Faramitha Mokodompit (foto : Gemparnews.com)

Kepada Sejumlah media, Anggota DPRD Sulut Amir Liputo di dampingi Muliadi Paputungan, Abdul Gani, Faramitha Mokodompit menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan sekretariat DPRD Sulut yang telah memfasilitasi acara buka puasa anggota DPRD Sulut,pegawai, Wartawan yang beragama muslim bersama anak panti asuhan.

” Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada sekretariat DPRD Sulut sudah memfasilitasi acara buka puasa bersama anak panti asuhan,” kata Liputo.

Acara ini dapat terlaksana dengan baik, kata Liputo tentu semua karena kami bekerjasama. ” Kami bersepakat mengadakan acara di bulan ramadhan ini, untuk berbagi bersama anak panti asuhan. Karena salah satu hikmah ramadhan adalah bulan berbagi bersama mereka yang kurang mampu,” ujar legislator sulut dapil kota Manado ini.

“Tujuan puasa kan kita merasakan dimana orang – orang yang selama ini kurang berkecukupan dan kebetulan kita Allah berikan rezeki sehingga kita saling berbagi,” sambung Liputo.

“Sekali lagi kami menyampaikan terimakasih kepada pimpinan DPRD Sulut yang sudah mengizinkan tempat ini untuk acara berbuka puasa bersama anak panti asuhan,” ucapnya.

Liputo juga menyampaikan bahwa di DPRD Sulut sudah terbentuk badan tadzkir. “Jadi kami sampaikan di DPRD sudah terbentuk badan tadzkir dan kami semua pengurusnya, tidak ada ketua semua pengurus,” tandasnya. (sisco)




Faramitha : Aspirasi Akan Kami Ditindaklanjuti

Sulut,GN – Sekitar 18 poin aspirasi dan tuntutan masyarakat aliansi gabungan ketika melakukan aksi damai di kantor DPRD Sulut, Jumat (11/12/2024).

Dari aspirasi tersebut, masa aksi damai Aliansi gabungan meminta agar anggota DPRD Sulut sebagai perpanjangan masyarakat untuk memperjuangkan.

Faramitha Mokodompit (Foto : Gemparnews)

Terkait aspirasi tersebut, Legislator Sulut Faramitha Mokodompit menegaskan pihaknya akan menindaklanjutinya. Namun dirinya akan membicarakan dan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinan dan teman – teman di DPRD Sulut, apabila AKD sudah terbentuk.

“Teknis lainnya akan kami bahas setelah ada AKD. Karena dimana dari 18 poin tadi tidak hanya membicarakan kekerasan seksual tetapi juga ada permasalahan – permasalahan yang lainnya seperti pertambangan ilegal dan itu tidak semata – mata kami bisa menyelesaikan,” ujar Legislator dapil Bolmong raya kepada sejumlah media.

Menurut Dia, ke depan pihaknya akan mendorong dan mendiskusikan hal ini kepada teman anggota DPRD lainnya.

“Dan ada juga upaya-upaya mendorong kedepan ketika kami sudah duduk dan mendiskusikan hal ini kepada teman teman fraksi, AKD dan pimpinan,” ucapnya.

“Maka ketika nanti ada, misalnya dibentuk Panitia khusus atau juga kita akan turun ke lapangan dalam rangka observasi yang akan kami laksanakan, maka itu ditindaklanjuti,” tandasnya. (sisco)




Pricilia Rondo : Tuntutan dan Aspirasi Akan Kami Teruskan ke Pimpinan

Sulut,GN – Usai menerima masa aksi damai gabungan aliansi masyarakat di Sulut, anggota DPRD Pricilia Rondo kepada sejumlah media mengatakan bahwa sebagai wakil rakyat, dirinya tentu Wajib menerima aspirasi – aspirasi dan tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat di kantor DPRD Sulut.

Pricila Rondo (foto : Gemparnews)

 

Pricilia mengatakan apa yang menjadi aspirasi dan tuntutan mereka, tentunya akan disampaikan kepada pimpinan di DPRD Sulut.

“Kami akan tampung, karena kami ada pimpinan. Tentunya aspirasi masyarakat ini akan kami teruskan apa yang menjadi tuntutan dan aspirasi pada saat melakukan aksi damai tadi. Kami akan teruskan kepada pimpinan sesuai mekanisme yang ada,” kata legislator dapil Minsel Mitra itu.

Lanjut Pricilia menjelaskan apabila Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sudah terbentuk, pihaknya akan membicarakan aspirasi dan tuntutan masyarakat ini.

“Semua aspirasi mereka akan kami tampung dan bicarakan. Karena belum terbentuk AKD di DPRD Sulut. Dan apabila sudah terbentuk maka kami tentunya akan bicara di komisi – komisi sesuai dengan aspirasi yang mereka sampaikan tadi,” tandasnya. (sisco)




Rondo dan Mokodompit Terima Massa Aksi Damai di DPRD Sulut

Sulut,GN- Ratusan Gabungan Aliansi masyarakat melakukan aksi damai di kantor DPRD Sulut, Jumat (11/10/2024). Mereka masing – masing menyuarakan aspirasi dan tuntutannya kepada legislator Sulut sebagai perpanjangan masyarakat untuk dapat di perjuangkan aspirasi di kantor DPRD Sulut.

Aksi damai gabungan aliansi masyarakat di Sulut, di terima anggota DPRD Sulut Pricilia Rondo dan Faramitha Mokodompit di ruangan serba guna lantai tiga kantor DPRD Sulut.

Pantauan media ini, sekitar 9 aliansi masyarakat yang hadir. Setiap koordinator lapangan diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya. Dari sekian aspirasi ada 18 poin yang menjadi pokok aspirasi dan tuntutan masa aksi damai tersebut.

Setelah menerima aspirasi, anggota DPRD Pricilia Rondo dan Faramitha Mokodompit mengatakan bahwa aspirasi tersebut akan di tampung kemudian diteruskan kepada pimpinan DPRD Sulut. ” Semua aspirasi dari teman – teman akan kami sampaikan kepada pimpinan, karena kami juga ada pimpinan di DPRD Sulut,” kata Rondo di sambut tepuk tangan masa aksi damai.

Setelah selesai menyampaikan aspirasinya, masa aksi damai meninggalkan kantor DPRD Sulut dengan tertib. (sisco)