Peringati Hari HIV-AIDS se Dunia, Instalasi Promkes RSUP Kandou Gelar Edukasi Kesehatan

Manado,GN- Rumah sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, lewat Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) menggelar kegiatan edukasi Kesehatan IMS-HIV/AIDS, didepan poliklinik bedah Kamis (04/12/2025) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia, yang diperingati setiap 1 Desember tahun berjalan. Sebagai nara sumber dalam kegiatan edukasi ini, Instalasi Promkes menghadirkan dr Enrico Mamuaja, Sp.DVE sebagai Specialis kulit dan kelamin

Dokter Enrico dalam kesempatan itu, awalnya menjelaskan pengertian tentang IMS. Menurut dokter Enrico, IMS merupakan kepanjangan dari Infeksi Menular Seksual. ” IMS ini adalah infeksi yang disebabkan oleh berbagai macam bakteri,virus,parasit dan kutu kelamin yang sebagian besar ditularkan melalui hubungan seksual,” jelas dokter Enrico.

Lanjut dokter Enrico mengatakan infeksi menular seksual ini terjadi karena hubungan seksual secara bebas lawan jenis maupun sesama jenis berganti pasangan. ” Penyakit yang sering didengar adalah kencing nanah. Kencing nanah ini kebanyakan pada laki – laki. Kemudian raja singa atau sipilis, kutil kelamin dan sariawan kelamin,” kata dokter Enrico.

Dokter Enrico mengingatkan kepada masyarakat agar mencegah ISM- HIV agar tidak berhubungan seksual sebelum menikah, tidak Gonta – ganti pasangan, lakukan konsultasi apabila ada keluhan atau kebingungan, tidak menggunakan narkoba dan mencari informasi IMS – HIV/AIDS yang benar.

Usai edukasi kesehatan, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan melalui Plt Kepala Instalasi Promkes, Ruslianto Urendeng,SH memberikan apresiasi dan terimakasih kepada pasien rawat jalan, keluarga pasien bahkan masyarakat yang hadir mengikuti edukasi kesehatan ini.

” Kami berharap, edukasi kesehatan yang di laksanakan oleh instalasi Promkes RSUP Kandou dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang mendengar pemaparan dari narasumber yang ada,” ucap Urendeng. (sisco)

 

 

 




Peringati World Transplant Day, RSUP Kandou Manado Edukasi Transplantasi Organ Aman

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar kegiatan sosialisasi di kawasan Mega Mas, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini dalam rangka memperingati World Transplant Day.

Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K) FIHA MARS, yang diwakili oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, dr Yune Laukati MARS membuka secara langsung kegiatan tersebut.

Kegiatan ini memiliki makna penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai transplantasi organ.

Dengan mengangkat tema “Give Hope, Give Life”, kegiatan tersebut menyentuh masyarakat.


Sambil jalan sehat civitas hospitalia RSUP Kandou menyusur beberapa ruas jalan di kawasan tersebut sembari memberi flyer tentang transplantasi yang tentu akan memberikan pengetahuan.

Direktur SDM dan Diklit mengatakan transplantasi organ adalah tindakan medis yang aman dan sangat bermanfaat. “Melalui transplantasi, kita bisa memberikan harapan hidup bagi keluarga, sahabat, maupun masyarakat yang mengalami gagal organ agar mereka dapat kembali sehat,” ujarnya kepada sejumlah media.

Selain memberikan edukasi kata Laukati, RSUP Kandou Manado juga ingin menumbuhkan kesadaran bahwa setiap orang berpotensi menjadi penyelamat hidup bagi orang lain.

“Dengan semangat Give Hope, Give Life, RSUP Kandou terus berperan aktif dalam pelayanan kesehatan yang unggul, khususnya di bidang transplantasi organ, serta memberikan harapan baru bagi pasien-pasien yang membutuhkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dilaksanakan jalan sehat, senam bersama serta pemeriksaan kesehatan gratis, seperti gula darah dan kolesterol kepada masyarakat yang ada.

Turut hadir Direktur Operasional Dr Erwin Sondang Siagian, Direktur BMN dan Keuangan Ekwanto, SE.Ak, MM, Para Manager dan Asisten Manager serta staf RSUP Kandou Manado. (sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Nyeri Kronis di Area Pergelangan Tangan

Manado,GN – Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, menggelar Edukasi kesehatan tentang Nyeri Kronis di area Pergelangan tangan.

Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka memperingati hari Nyeri sedunia. Kegiatan edukasi dilaksanakan diruang tunggu pasien poliklinik Bedah Jumat, (06/9/2024).

sebagai narasumber dr Sekplin Sekeon, SpN(K),MPH memaparkan bahwa berbagai kondisi yang menyebabkan nyeri kronis pada tangan dan pergelangan tangan serta penanganannya.

Menurut dr Sekplin, nyeri kronis di tangan dan pergelangan tangan adalah masalah umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

“Nyeri yang berkepanjangan dapat berdampak pada pekerjaan dan keseharian seseorang, termasuk kesulitan melakukan aktivitas sederhana seperti mengetik atau berpakaian,” ujar dr Sekplin.

Lanjut dr Seplin menjelaskan beberapa kondisi yang disoroti dalam penyuluhan ini antara lain Sindrom Terowongan Karpal, Jari Pelatuk, Sindrom De Quervain, dan radang sendi pada jari-jari tangan. Sindrom Terowongan Karpal, misalnya, terjadi ketika saraf median yang berjalan melalui terowongan karpal di pergelangan tangan tertekan, menyebabkan kesemutan dan mati rasa. Penanganannya meliputi pemberian obat pereda nyeri, injeksi, dan pembedahan jika diperlukan.

Selain itu dr Sekplin, yang juga adalah Kepala Instalasi Promkes dan Pemasaran RSUP Kandou, mengatakan mengenai pentingnya pencegahan dan gaya hidup sehat.

“Olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan ergonomi saat bekerja adalah beberapa cara yang dapat membantu mencegah terjadinya nyeri pada tangan dan pergelangan tangan,” jelasnya.

Dia menambahkan perawatan dini dan perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko komplikasi lebih lanjut.

Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tangan dan pergelangan tangan, terutama bagi mereka yang sering menggunakan tangan dalam pekerjaan sehari-hari.

RSUP Prof dr RD Kandou Manado berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pemandu acara memberikan kesempatan kepada keluarga pasien untuk bertanya atau sharing terkait materi tentang Nyeri di Area Pergelangan Tangan sambil mengajak semuanya untuk terus berprilaku hidup bersih dan sehat.(*/sisco)




Instalasi Promkes RSUP Kandou Manado Bekerjasama KSM Mata dan Penyakit Dalam Gelar Edukasi Kesehatan di Jemaat GMIM Karunia Sea Satu

Manado,GN- Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD
Kandou Manado bekerjasama dengan KSM Mata dan Penyakit Dalam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial terkait Edukasi Kesehatan dan Talk Show tentang Kanker Payudara oleh dr Marcelius Merung, SpB,Onk(K), tentang Jantung Koroner oleh dr Victor Joseph, Sp.JP(K) tentang Nyeri Punggung oleh dr. Sekplim Sekeon, Sp.S,MPH sekaligus sebagai Kepala Instalasi Promkes RS. R.D. Kandou dan juga tentang Katarak oleh dr.Ade John Nursalim, Sp.M,MM,MARS di kolom 15 Jemaat GMIM Karunia Sea Satu yang dipimpin oleh Pdt. Frangky Wollah, M,Th Sabtu, (27/07/2024).

Ketua PHRG Fanie Rumengan SE, didampingi Sekretaris Tesalonika Aselly, SE, MSi menyampailan bahwa kegiatan ini berupa salah satu program kerja Panitia Hari Raya Gereja kolom 15 di tahun 2024 yang bertujuan untuk mewujudkan rasa cinta kasih kepada sesama jemaat, rasa saling menolong dan peduli kepada sesama umat manusia khususnya yang ada di kemaat Karunia Sea Satu, selain itu juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit- penyakit yang disampaikan oleh para narasumber sehingga semakin meningkat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai penyakit.

Selain Kegiatan Edukasi Kesehatan dan Talk Show Kesehatan juga dilakukan Pemeriksaan Mata dan pembagian Kacamata Gratis, Seminar Kesehatan untuk keluarga serta Pengobatan Gratis.

Antusias jemaat yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat saat usai disampaikan materi langsung sejumlah jemaat yang hadir melontarkan beberapa pertanyaan kepada pemateri berkaitan dengan materi -materi edukasi dan talkshow, dan langsung dijawab oleh tim dokter saat itu juga.

Pelayan khusus Jemaat Kolom 15 Pnt. Dra. Vonnie Maleke didampingi Diaken Ns. Rolly Rondonuwu, S.Kep, Sp.KMB menyampaikan rasa terima kasih kepada Tim Promkes RS Kandou yang sudah bersedia hadir dan memberikan pengetahuan yang kepada jemaat kolom 15 terkait dengan kesehatan dan juga pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan mata dan pembagian kacamata dan Edukasi kesehatan.

Tim Promkes mewakili Manajemen mengucapkan terima kasih kepada jemaat GMIM Karunia Sea Satu khususnya kolom 15 yang sudah mempercayakan RSUP Kandou dalam melaksanakan baksos guna mendukung program pelayanan dikolom 15 jemaat Karunia Sea Satu. (*/sisco)




Pekan ASI Se Dunia, Instalasi Promkes Dan Pemasaran RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan

Manado,GN- Edukasi Kesehatan bagi pasien dan keluarga serta pengunjung yang di laksanakan oleh Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran Rumah Sakit Kandou Manado (RSUP Prof Dr RD Kandou Manado) bersama KSM Anak dilaksanakan di ruang tunggu poliklinik bedah RSUP Kandou Manado Rabu, (10/08/2022).

Edukasi Kesehatan kali ini digelar dalam rangka Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week diperingati setiap tanggal 1 – 7 Agustus. Untuk tahun 2022 ini, Pekan ASI Sedunia mengusung tema Step up for Breastfeeding :Educate and Support atau Langkah Untuk Menyusui : Edukasi dan Dukungan yang bertujuan untuk mendorong menciptakan perlindungan dan meningkatkan kesadaran tentang menyusui dan manfaatnya.

Sebagai Narasumber dr Ronald Rompies, SpA membawakan materi dengan judul ASI Sebagai Nutrisi Ideal Dalam Menunjang Kesehatan, Pertumbuhan & Perkembangan Bayi.

Dokter Ronald mengatakan Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alamiah berupa cairan dengan kandungan gizi yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan bayi, sehingga bayi tumbuh dan berkembang dengan baik.

Lanjut kata dokter Ronald, Pemberian ASI tetap dilanjutkan hingga bayi berusia 2 tahun. “ASI eksklusif ialah bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan hanya diberi ASI saja dan tidak diberikan makanan atau minuman apapun karena ASI sudah memenuhi kebutuhan gizi bayi,” kata dokter Ronald.

Lebih lanjut Dia menjelaskan bahwa Rekomendasi WHO dan UNICEF dalam upaya mendukung ASI eksklusif adalah Inisiasi Menyusui dini IMD) pada satu jam pertama setelah lahir, Susu Formula mengandung berbagai mineral, berbagai vitamin, lemak, DHA/ARA, karbohidrat, protein, dan air.

Sedangkan, ASI mengandung antibody, hormone, anti virus, anti alergi, anti parasite, hormone pertumbuhan, enzim, mineral, vitamin, lemak, DHA/ARA, karbohidrat, protein dan air. ASI memiliki kandungan asam lemak tak jenuh ganda yang tinggi, sebagai nutrisi penting untuk pekembangan otak.

Dia menjelaskan lagi bahwa ASI mengandung zat gizi lengkap yang tidak bisa ditiru sufor, seperti antibodi, enzim, dan hormon pertumbuhan.ASI memiliki nutrisi yang spesifik untuk pertumbuhan dan otal bayi.ASI mencegah alergi karena protein ASI sesuai dengan materi genetic bayi dan ramah terhadap perut bayi.ASI mudah diserap dan dicerna.ASI mencegah bayi mengalami sindrom metabolic, seperti gangguan kolesterol dan obesitas. ASI memiliki gula dan rasa alami yang aman untuk bayi.

Usai melakukan edukasi kesehatan, Instalasi Promkes sebagai penyelenggara memberikan apresiasi kepada peserta khususnya mereka yang aktif dalam kegiatan tersebut dengan memberikan gimik berupa handsanitaizer dan Masker. Juga kepada Narasumber dengan memberikan Sertifikat.

Diakhir kegiatan Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Kandou Manado dr Sekplin Sekeon, SpS,MPH menyampaikan terima kasih kepada Narasumber dalam kegiatan edukasi kesehatan ini. (*/sisco)




IPKP RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Bagi Remaja Jemaat GMIM Kanaan Pinaling

Manado,GN- Program rutin yang dilaksanakan oleh Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran (IPKP) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado adalah edukasi kesehatan di luar gedung Rumah Sakit. Untuk menunjang program tersebut, IPKP RSUP Kandou Manado bekerjasama dengan Komisi Remaja Jemaat GMIM Kanaan Pinaling melakukan edukasi kesehatan untuk remaja dan pemuda di Desa Pinaling. Kegiatan dilaksanakan Sabtu, (23 Juli 2022) yang dirangkaikan dengan program Panitia Hari Raya Gerejawi (HRG) jemaat Pinaling tahun 2022.

Dua dokter ahli yang RSUP Kandou Manado yakni dr Reymond Sondakh, Sp.KK dan dr Marshal Wenas, SpOG menjadi narasumber. Pelaksanaan edukasi berjalan dengan menarik dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung meriah. IPKP RS Kandou kemudian menyerahkan souvenir kepada ke-10 peserta yang bertanya.

Ketua Jemaat Kanaan Pinaling, Wilayah Motoling Tiga, Pdt Olga Manorek – Pangkey, MTh didampingi oleh Sekretaris Jemaat Pnt Ns Ferdinand Koampa, SKep, M.Kes yang juga adalah Ketua Komisi Remaja Wilayah Amurang Tiga hadir dalam kegiatan edukasi kesehatan tersebut.

Disamping itu, kegiatan juga dihadiri Ketua Panitia HRG jemaat Pinaling, Stevandi Salimin dan Sekretaris Panitia Evangline Aruperes, SAP

Sementara, IPKP RSUP Kandou Manado menyerahkan sertifikat,sebagai apresiasi untuk kedua narasumber. Sertifikat tersebut diserahkan oleh Kepala Unit Administrasi IPKP RS Kandou, dr Ade John Nursalim, Sp.M, MM, MARS. Kegiatan edukasi tersebut ditutup dengan doa bersama oleh dr Sekplin Sekeon, Sp.N(K), MPH. (sisco/*)




Telusur Ke Ruangan, Dirut Panelewen Edukasi Langsung Keluarga Pasien Terkait Alur Pelayanan

Manado,GN- Selama sepekan Direktur Utama RSUP Prof dr R.D Kandou Dr dr Jimmy Panelewen melakukan telusur di semua ruangan yang ada di RSUP Kandou Manado sekaligus memberikan edukasi informasi terkait alur pelayanan Covid 19 kepada keluarga Pasien yang ada Di RSUP Kandou Manado.

Direktur menjelaskan, hal ini dilakukannya agar supaya masyarakat dan keluarga Pasien Covid 19, mengetahui aturan yang berlaku di RSUP Kandou Manado. Supaya tidak ada lagi anggapan bahwa Rumah Sakit mengcovidkan Pasien.

Dan informasi terkait covid-19 perlu disampaikan juga dengan benar agar seluruh lapisan masyarakat lebih mengerti Sehingga mereka dapat melakukan upaya pencegahan covid-19.

“Kami selalu mengingatkan pentingnya pencegahan, melalui vaksinasi, pemberian obat, menjaga dan memperkuat kekebalan tubuh, menghindari penularan dengan penggunaan masker atau mencuci dengan sabun/hand sanitzer, dan penyemprotan desinfektan untuk ruangan,” jelas Dirut.

Selain memberikan edukasi terkait Covid 19 kepada keluarga Pasien, Direktur juga memantau langsung sekaligus memastikan apakah peralatan medis, sarana dan prasarana dalam kondisi baik atau tidak. “saat ini saya akan melihat langsung kondisi ruangan yang di laporkan ke saya untuk di perbaiki,” tandasnya. (*/sisco)




Dirut Ajak Nakes Jadi Agen Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengajak Tenaga Kesehatan (Nakes) menjadi agen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk juga memberikan edukasi terhadap sesama Tenaga Kesehatan dilingkungan Rumah Sakit dan juga kepada teman se profesi nilai-nilai atau velue proses vaksinasi tersebut.
Ini disampaikannya saat membuka kegiatan vaksinasi covid-19 di lingkungan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

“Orang kesehatan ini,kenapa dilakukan vaksiansi pertama kali. Tujuannya yang pertama adalah penghargaan dari pemerintah terhadap orang kesehatan juga Nakes. Nantinya orang kesehatan ini yang di vaksinasi menjadi agen untuk memberikan edukasi terhadap mereka atau masyarakat banyak mengenai efikesi atau efektifitas dari vaksinasi ini,” ungkap Dirut.

Dirut berharap, kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat bisa memberikan edukasi atau sesuatu yang sifatnya positif kepada masyarakat banyak. (sisco)




Promkes RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Kenali Dan Tangani Kanker Payudara

Manado,GN- RSUP Prof Dr R D Kandou Manado melaksanakan edukasi kesehatan kepada masyarakat sulawesi utara khususnya dan di Indonesia umumnya melalui zoom, Rabu (28/10/ 2020) . Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari kanker payudara sedunia yang ditetapkan setiap tanggal 26 Oktober. Kegiatan yang mengusung tema ” Kenali dan Tangani Kanker Payudara” di ikuti sekitar 108 peserta baik yang dari sulawesi utara maupun dibeberapa daerah di Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Utama diwakili Direktur SDM,Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes didampingi oleh Kepala Instalasi Promosi Kesehatan RSUP Kandou dr Neni Ekawardani.

Direktur menyambut baik atas digelarnya edukasi kesehatan yang difasilitasi oleh Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) RSUP Kandou Manado, karena hal ini sangat penting sekali untuk terus diedukasi kepada masyarakat khusunya bagi kaum wanita mengingat penderita penyakit kanker payudara di Indonesia menempati urutan pertama .

Dengan semakin meningkatnya jumlah penderita kanker payudara lanjut dr Ivonne, maka rumah sakit kandou melakukan terobosan dengan menghadirkan layanan unggulan seperti Automated Breast Ultrasound System (ABUS) dan Mammografi untuk mendeteksi dini risiko adanya tumor payudara jinak atau ganas. Sehingga dapat didiagnosa guna mendapat penanganan yang cepat dan sudah bisa digunakan oleh pasien BPJS. dengan harapan bahwa hadirnya alat-alat canggih ini merupakan solusi nyata dalam upaya menurunkan kasus penyakit kanker payudara yang masih menempati urutan nomor satu di tingkat nasional maupun dunia. “Dimasa pandemi Covid-19 rumah sakit kandou tidak hanya memperhatikan pelayan covid semata tetapi juga memperhatikan pelayanan esensial , serta pelayanan diluar Covid-19 tetap di kedepankan juga,” kata Direktur.

Tersedianya alat canggih ini didukung tim medis yang ahli di bidang tersebut, dan akan mempercepat penanganan penyakit-penyakit tersebut secara baik di Sulawesi Utara dan sekitarnya. dan metode diagnosis, Mammografi masih menjadi pilihan utama untuk mendiagnosis adanya kanker payudara.

Deteksi dini dengan Mammografi akan membuat wanita memiliki kesempatan lebih banyak untuk proses penyembuhannya. Sedangkan metode ABUS adalah pilihan skrining alternatif ultrasonografi yang nyaman dan tidak terionisasi untuk perempuan dengan jaringan payudara yang padat. ABUS telah terbukti menemukan 55% lebih kanker invasif, dengan waktu pemeriksaan singkat.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan zoom tersebut dr Harlinda Haroen, SpPD Khom, Finasim menyampaikan mengenai bagaimana masyarakat dpt mengenali kanker payudara, cara melakukan deteksin dini terhadap kanker payudara, dan bagaiman penanganan dan terapi pada kanker payudara termasuk mitos dan fakta seputar kanker payudara. Demikian pula dengan dr Enrico Napitupuli, Sp Onk Rad memaparkan tentang bagaimana tatalaksana Radioterapi pada pasien kanker payudara.(*/framu)