Menjelang Hari Donor Darah Sedunia 2023, Instalasi Promkes RSUP Kandou Manado Edukasikan Tentang Donor Darah

Manado,GN– Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Edukasi Kesehatan tentang donor darah kepada Pasien dan Keluarga Pasien yang datang untuk berobat Rabu, (14/06/2023).

Edukasi kesehatan tersebut dilaksanakan di Poliklinik Bedah RSUP Kandou Manado. Menghadirkan Nara sumber dr Sumilat B.S.X Lapian.

Usai kegiatan edukasi kesehatan kepada sejumlah media dr Sumilat mengatakan pendonor yang ingin mendonorkan darahnya harus dalam kondisi yang sehat.

“Jadi syarat utama pendonor harus dalam kondisi yang sehat kemudian Tekanan darah harus normal, dan juga hemoglobin (Hb) harus normal dan tidak dalam kondisi yang tinggi atau rendah,” jelas dr Sumilat.

Lebih jauh, dr Sumilat menjelaskan
Pendonor yang baik adalah pendonor dari keluarga sendiri. “Iya pendonor yang baik dari keluarga sendiri,” ucapnya.

Selain itu, dr Sumilat menjelaskan batas atau kisaran usia relevan bagi pendonor untuk menyumbangkan darahnya. ” Usia minimum 17:tahun dan maksimum 60 tahun bagi pendonor. Akan tetapi bisa juga di atas 60 tahun asalkan kondisi kesehatan yang normal,” terang dr Sumilat.

Ditempat yang sama, Kepala instalasi Promosi kesehatan (Promkes) RSUP Kandou Manado dr Sekplin A.S Sekeon,MPH.Sp.N(k) mengatakan kegiatan edukasi kesehatan tentang donor darah ini berkaitan dengan hari donor darah sedunia tahun 2023.

“Jadi kegiatan ini juga berkaitan dengan hari donor darah sedunia tahun 2023,” kata dr Sekplin.

Kepala instalasi Promkes dr Sekplin, juga menjelaskan tentang tujuan dari kegiatan edukasi kesehatan tersebut.

“Tujuannya untuk memberikan informasi sekaligus sosialisasi kepada pasien, keluarga, dan pengunjung rumah sakit mengenai pentingnya donor darah. Karena sampai sekarang ini belum ada pabrik darah, yang ada adalah asas sukarela dari sesama manusia untuk saling membantu. Karena itu dengan adanya kegiatan edukasi kesehatan ini kami berharap masyarakat sadar bahwa dia dapat menolong orang lain dengan mendonorkan darahnya,” tandas dr Sekplin. (sisco)




Instalasi Promkes Dan Pemasaran RSUP Kandou Manado Gelar Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Parkinson

Manado,GN- Instalasi Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pemasaran Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado Jumat, (28/5/2021) menggelar Penyuluhan Edukasi Kesehatan tentang Penyakit Parkinson. Edukasi kesehatan ini digelar di ruang tunggu pasien Poliklinik Bedah dengan menghadirkan Narasumber dr Rizal Tumewah, Sp.S(K) selaku Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia cabang Manado.

 

Usai menggelar edukasi kesehatan, dr Rizal kepada media menjelaskan penyakit Parkinson merupakan penyakit dengeneratif berupa suatu synucleinopothy oleh Karena terjadinya penumpukan abnormal protein alpha-synuclein di Intracytoplasmie proteinaceous inclusions dalam bentuk Lewy bodies dan subtantia nigra pars Compacta (NSc) sehingga produksi domapin terganggu.

Lanjut, Ketua Divisi Penyakit Gangguan Gerak Bagian Neurologi RSUP Kandou Manado ini mengatakan bahwa semua manusia akan mengalami masa tua dan delapan puluh persen itu akan mengalami penyakit Parkinson ini. ” Penyakit Parkinson ini tidak dapat disembuhkan tetapi pengobatan itu hanya mengurangi atau menghambat progresifitas. Progresifitas itu maksudnya perlangsungan dari pada penyakit. Untuk paling bagus bagaimana kita mengenal penyakit ini termasuk gejalanya sehingga dapat kita ketahui dan bisa berobat karena penyakit ini tidak akan sembuh tentunya, tetapi bagaimana bisa hidup bersama dengan penyakit Parkinson ini hidup dimasa tua dengan mendapatkan kwalitas hidup yang lebih bahagia dan lebih ceria,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran dr Sekplin Sekeon SpS MPH menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Nara sumber dan juga seluruh pasien dan keluarga yang mendampingi pasien telah berkenan mengikuti edukasi kesehatan.

” Kami menyampaikan terimakasih atas waktu dan kesempatannya. Kiranya boleh menambah pengetahuan dan informasi bagi bapak dan ibu yang berkenan mengikuti edukasi kesehatan ini,” tutup dr Sekplin. (sisco)