RSUP Kandou Gelar Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar Untuk 9 RS Ampuh dan 2 RS Swasta

Manado,GN – RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar pelatihan bagi Peserta fasilitator, clinical instructur (CI) pelatihan keperawatan kanker dasar.

dr Judy Flora Sengkey,MKes (foto : Gemparnews)

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes melalui Plt Manager Tim Kerja dr Judy Flora Sengkey,M.Kes kepada media Gemparnews.com menjelaskan pelatihan Keperawatan kanker dasar merupakan pelatihan yang ditujukan kepada rumah sakit. Ada 17 rumah sakit yang di ampuh, dan juga ada rumah sakit swasta.

Untuk kegiatan ini lanjut dr Judi menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan pusat kanker nasional rumah sakit Dharmais dan juga Fakultas ilmu keperawatan UI, himpunan keperawatan Onkologi Indonesia (Himponi) dan lainya.

“Jadi tujuan dari pelatihan ini untuk tersedianya kapasitas perawat unpologi yang terstandardisasi sehingga memenuhi pelayanan pasien kanker di rumah sakit,” jelas dr Judy ketika ditemui diruangan kerjanya.

Dokter Judi mengatakan Pelatihan ini sudah berlangsung sejak 1 sampai 5 Juli secara daring, dan 8 sampai 12 Juli secara luring, dan mereka akan melakukan praktek lapangan sesuai dengan asuhan keperawatan dan kanker nantinya juga akan telementoring selama tiga bulan. Setiap dua Minggu akan ada pertemuan dengan klinical instruktur.

Sementara untuk jumlah peserta yang mengikuti pelatihan kata dr Judi sebanyak 25 orang yang terdiri dari RSUP kandou Manado 4 orang, dan RS yang diampu 17 orang yakni RS ODSK 2 orang, RSUD Bitung 2 orang, RSUD Amurang 2 orang, RSUD Noongan 2 orang, RS Leimena Ambon 2 orang, RS kota Kotamobagu 2 orang, RS datue binangkang 2 orang, RS Ratatotok buyat 2 orang, RS Walanda maramis 1 orang. Sedangkan RS swasta ada 4 orang antara lain RS Siloam 2 orang dan RS Sentra Medika 2 orang.

Untuk itu diharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini mereka dapat mempunyai kemampuan untuk menjadi seorang perawat Onkologi.

“Diharapkan setelah mendapatkan pelatihan ini, mereka mempunyai kemampuan untuk menjadi seorang perawat Onkologi yang mampu melakukan asuhan keperawatan terhadap pasien kanker yang ada di rumah sakit. Sehingga dengan pelatihan ini dapat terstandardisasi asuhan keperawatannya seperti apa dan tentunya untuk memenuhi pelayanan dan kebutuhan pasien kanker di rumah sakit,” tutupnya. (sisco)




Pastikan Pasien Dapatkan Layanan Kesehatan Terbaik, Dirut Ivonne Pantau Pelayanan di RSUP Kandou

Manado,GN- Guna memastikan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou Manado berjalan dengan baik dan lancar, Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes didampingi Direktur Layanan Operasional, dr Wega Sukanto,SpB TKV (K) dan Manager Hukormas Ruslianto Urendeng,SH memantau pelayanan di loket pendaftaran registrasi rawat jalan dan gastrob. Direktur Utama juga melihat secara langsung kondisi sarana prasarana di rumah sakit,Selasa (09/07/2024).

Pantauan media, dr Ivonne melakukan tatap muka langsung dengan pasien dan keluarga pasien untuk mendapatkan masukan langsung terkait pelayanan RSUP Kandou. Selain itu, beliau juga memeriksa berbagai fasilitas, serta tenaga medis yang bertugas.

“Telusur hari ini penting untuk memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan pelayanan terbaik dan fasilitas yang ada selalu dalam kondisi optimal,” kata dr Ivonne.

Dia menekankan pentingnya memastikan pelayanan berjalan sesuai dengan standart dan mekanisme yang ada di RSUP Kandou Manado.

Kesempatan itu, dr Ivonne juga berdiskusi dengan tim medis dan staf rumah sakit mengenai tantangan yang dihadapi dalam operasional sehari-hari.

Komitmen RSUP Kandou Manado untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan didukung oleh sarana prasarana yang memadai.

Dirut berharap dengan adanya monitoring pimpinan, dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di rumah sakit rujukan Indonesia timur ini. (sisco)




Dr dr Ivonne E Rotty,MKes Hadiri Arahan Diryankes Kemenkes Sekaligus Penyerahan Perjanjian Kinerja Tahun 2024

Jakarta,GN- Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty,MKes,menghadiri sekaligus mengikuti arahan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Diryankes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Azhar Jaya, SKM., MARS. Serta penyerahan perjanjian kinerja tahun 2024 di hotel Manhattan Jakarta, Senin (12/02/2024).

 

Acara ini diadakan dengan tujuan untuk memperkuat kerjasama antara semua rumah sakit vertikal Kemenkes termasuk RSUP Kandou Manado dengan Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Azhar Jaya dalam arahannya menekankan bahwa pentingnya koordinasi yang baik antara rumah sakit dan pemerintah dalam menghadapi tantangan kesehatan yang ada.

Perjanjian kinerja yang sudah di teken bersama tahun 2024 antara RSUP Kandou Manado dan Kementerian Kesehatan mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan fasilitas dan infrastruktur rumah sakit, pengadaan peralatan medis terkini, pengembangan SDM, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan apresiasinya atas arahan yang diberikan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan.Dirut Ivonne menyatakan komitmen RSUP Kandou untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Dirut Ivonne juga mengucapkan terima kasih atas penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2024 yang sudah digelar. “Ini merupakan langkah penting dalam memastikan kelancaran kerja yang disepakati bersama sama dengan Kementerian Kesehatan,” kata Dirut Ivonne.

Dengan adanya arahan dari Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan dan penyerahan perjanjian kinerja tahun 2024 yang sudah di tanda tangani, diharapkan RSUP Kandou Manado dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutupnya. (*/sisco)




Plt Dirut Dr dr Ivonne E Rotty,MKes Sambut Tim Verifikasi BAPETEN

Manado,GN- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menyambangi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dalam rangka verifikasi Poliklinik Kedokteran Nuklir RS Kandou menjalani izin operasional fasilitas kedokteran nuklir diagnostik in vivo dan terapi, Senin (05/02/2024).

Tim Verifikasi BAPETEN disambut dan diterima langsung oleh Plt Direktur Utama, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes didampingi Dewan Direksi RS Kandou, di aula lantai 2 kantor administrasi.

Untuk verifikasi tersebut tim BAPETEN akan melakukan tugasnya selama 3 hari mulai 05 – 07 Februari 2024.

Verifikasi ini merupakan bagian penting dari proses untuk memastikan bahwa fasilitas dan operasi poliklinik mematuhi semua standar dan regulasi yang berlaku.

Ini juga menunjukkan komitmen RS Kandou untuk transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi di bidang kedokteran nuklir.

Direktur Utama Ivonne Rotty apresiasi atas upaya serta dedikasi tim verifikasi dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir.

“Ini membantu kami untuk terus meningkatkan dan memastikan bahwa RS Kandou memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk pasien kami,” kata Dirut Ivonne.

“Kami akan terus berusaha untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa RS Kandou adalah pilihan utama bagi pasien yang mencari pelayanan kesehatan dengan memiliki peralatan kesehatan serta sarana prasarana berkualitas dan memenuhi standar operasional yang berijin,” ujarnya.

Untuk diketahui, tim verifikasi dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) yang berjumlah 5 orang akan melakukan sejumlah tugas penting saat melakukan verifikasi izin operasi fasilitas kedokteran nuklir di Poliklinik RSUP Kandou Manado.

Tugas penting tersebut yakni melakukan inspeksi langsung ke lokasi fasilitas kedokteran nuklir. Mereka memeriksa berbagai aspek dari fasilitas, termasuk peralatan, prosedur operasional, dan standar keselamatan.

Tim juga akan memastikan bahwa rumah sakit telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh BAPETEN untuk operasi fasilitas kedokteran nuklir. (*/sisco)




Plh Dirut RSUP Kandou Manado Dr Ivonne E Rotty,MKes Terima Kunjungan Ketua Dewas BPJS Kesehatan

Manado,GN- Pelaksana harian (Plh) Direktur Utama (Dirut) Dr dr Ivonne E Rotty,MKes menerima kunjungan Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan, Prof Dr Abdul Kadir, pH.D, Sp. THT-KL(K), MARS, di RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Kamis (02/03/2023).

Maksud kunjungan mantan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado untuk berdiskusi bersama Direksi dan jajaran RSUP Kandou, serta membahas sistim pelayanan BPJS.

Plh Direktur Utama RSUP Kandou, Dr dr Ivonne E Rotty,M.Kes, didampingi Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Yeheskiel Panjaitan,SH.MARS dalam penjelasannya mengatakan bahwa pertemuan dengan Ketua Dewas BPJS memang sudah diagendakan,dikarenakan ada sesuatu dan lain hal, sehingga pertemuan baru bisa berlangsung hari ini.

“Saya berharap dengan pertemuan ini kita bisa menyampaikan langsung kepada pihak BPJS terkait kendala apa yang sering terjadi saat melakukan pelayanan, sehingga pelayanan BPJS di Rumah Sakit Kandou boleh berjalan dengan optimal,” kata dokter Ivonne.

Dokter Ivonne yang juga selaku Direktur SDM Pendidikan dan Umum mengungkapkan RSUP Kandou sebagai mitra kerja sangat membutuhkan pencerahan dan arahan dari Dewas BPJS terkait dengan sistim pelayanan BPJS.

Sementara itu, Ketua Dewas BPJS Prof Abdul Kadir menjelaskan BPJS Kesehatan merupakan salah satu lembaga publik yang struktur organisasinya dibawah Presiden.Adapun fungsi dari Dewas BPJS Kesehatan sesuai Undang Undang (UU) no 24 Tahun 2004 bahwa Dewas BPJS Kesehatan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan jaminan sosial Nasional di lapangan.

“Kedatangan saya disini (RSUP Kandou – red) untuk melihat langsung bagaimana sistim pelayanan BPJS sekaligus meminta masukan dari teman teman tenaga kesehatan, kalau masih kurang kita segera perbaiki,” jelasnya.

Lanjut kata Abdul Kadir, saat ini peserta BPJS Kesehatan sudah berjumlah 249 juta atau sekitar 90,3 persen penduduk Indonesia, di RSUP Kandou sendiri 90 persen pasiennya menggunakan jaminan BPJS Kesehatan,sehingga dikatakannya penghasilan terbesar RSUP Kandou berasal dari BPJS, untuk itu Iya menegaskan bahwa tidak ada lagi diskriminasi antara pasien umum dan BPJS.

“Kalau pasien umum maka didahulukan kalau pasien BPJS menunggu antrian dibelakang, sementara pasien BPJS sebelum masuk Rumah Sakit sudah membayar terlebih dulu”ungkapnya.

Dia menghimbau agar RSUP Kandou manado dapat mengikuti aturan – aturan BPJS Kesehatan.

Turut hadir Asisten Deputi Jaminan Pelayanan BPJS Kesehatan wilayah Sulawesi Utara, dr meryta Rondonuwu.Kepala Cabang BPJS Manado, drg Betsi Ruru.Asisten Deputi SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Wilayah Sulut, Yuliarso Budiman. (sisco/*)




Direktur SDM Pendidikan dan Umum Buka Pelatihan Koding Bagi Tenaga Koder

Manado,GN– Instalasi Diklat RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar pelatihan Koding bagi Tenaga penentuan kode penyakit dan tindakan (Koder) di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) Dalam Program Jaminan Kesehatan.

Pelatihan tersebut diikuti 30 peserta dari berbagai Rumah Sakit (RS) di Sulawesi Utara (Sulut) mengikuti pelatihan ini.

Direktur SDM Pendidikan dan Umum (SPU) Dr,dr Ivonne,E Rotty,M.Kes, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan Instalasi Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) RSUP Kandou merupakan suatu Institusi penyelenggara pelatihan yang sudah terakreditasi.

“Itu artinya semua peserta yang mengikuti pelatihan ini dan lulus, mereka (Peserta -red) akan mendapat sertifikat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” kata Dokter Ivonne, Senin (20/02/2023)

Lanjut kata Direktur SPU RSUP Kandou Manado mengatakan pihaknya telah menghadirkan Fasilitator yang berkompeten berpengalaman serta menguasai materi sesuai dengan kompetensinya, baik dari BPJS manado yang terkait dengan Koding, ada juga Tim dari Kemenkes, dan RSUP Kandou.

“Kami memilih modul pelatihan ini karena dari sekian modul yang berada pada direktorat tenaga kesehatan, sudah bisa diberikan kepada tenaga kesehatan,” ucapnya

Pada kesempatan itu, Dokter Ivonne menegaskan para Koder agar dalam menentukan diagnosa harus tepat dan sesuai standard, dengan demikian dirinya berpesan agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik. “dengan melakukan Koding tidak sesuai dengan regulasi kita bisa mendapat Fraud,” tegasnya.

Dia berharap pelatihan ini benar-benar berkualitas dan semua peserta bisa mendapatkan sertifikat dari kemenkes.

“Akan tetapi pada prinsipnya bukan selembar sertifikatnya,akan tetapi bagaimana kita mengiplementasikan ilmu pengetahuan yang didapatkan ke RS kita masing masing,” tandasnya

Turut hadir Koordinator Pendidikan dan Penelitian dr Hanry Takasenseran, Subkoor Pengembangan SDM, Ns Abram Babakal,S.Kep.M.Kes, Kepala Instalasi Diklat, dr, Reamur Moudy Rawung,M.Kes. M,Theol, dan dari BPJS Manado, dr Grace Mariana Yuliana Boyanga,M.Kes (sisco)




Melalui Zoom meeting, Dirut Panelewen Buka Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Temandiri Ke RSUP Kariadi Semarang

Manado,GN-  RSUP Prof Dr RD Kandou Manado mensosialisasi Aplikasi Temandiri melalui Zoom meeting ke RSUP Kariadi semarang, Senin (08/08/2022) di aula kantor administrasi lantai dua RSUP Kandou Manado.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof dr R D Kandou Manado,Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa
Temandiri adalah suatu sistem yang sangat baik di gunakan untuk Managamen atau SDM yang ada di RSUP Kandou Manado.

“Bersyukur sekali Temandiri ini telah mendapatkan Haki dan telah diserahkan ke yankes, Semua sistem yang dibuat akan menjadi baik jika di inplementasikan dengan baik,” kata  Panelewen.

Menurut Panelewen dengan adanya sistem ini akan mempermudah mengontrol kinerja dari setiap pegawai yang ada di RSUP Kandou.

Sementara Direktur SDM Pendidikan dan Umum (SPU) RSUP Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,Mkes yang menciptakan aplikasi Temandiri saat dirinya mengikuti pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II tahun 2020 silam,menyampaikan sangat bersyukur bisa berbagi ilmu ke RSUP Kariadi Semarang yang tertarik dengan sistem aplikasi ini.

“Ini adalah aplikasi strategi kebijakan untuk menghasilkan output yang bermanfaat bagi kita semua.Aplikasi Temandiri ini diciptakan juga karena melihat kondisi dan situasi saat Pandemi Covid 19, dan juga pada saat ini kita sudah berada di Jaman Revolusi Industri 4.0, kita dituntut melakukan inovasi inovasi dengan terus memberikan pelayanan yang bermutu, dan saat ini Aplikasi TEMANDIRI sudah 100 persen berhasil di terapkan di RSUP Kandou dan inovasi ini telah terintegrasi dengan biro kepegawaian,” tutupnya.

Diketahui, sebelumnya RSUP M Djalil Padang yang tertarik dengan Aplikasi TEMANDIRI, di tahun 2021 RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado melakukan Brainstorming dengan RSUP M Djalil Padang, terkait dengan Aplikasi Temandiri,yang merupakan Inovasi dari RSUP Kandou Manado dan ingin di terapkan pada RSUP Djamil Padang. (sisco/*)




Dirut Panelewen Buka Rapat Dalam Rangka Upaya Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD membuka langsung kegiatan rapat Dalam Rangka Upaya Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Rapat tersebut dilaksanakan secara daring dan luring bertempat di aula lantai 2 kantor Administrasi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Jumat (05/08/2022) pagi, dengan agenda penentuan indikator prioritas rumah sakit sesuai standar akreditasi rumah sakit kementerian kesehatan RI dan komitmen implementasi pedoman perilaku.

Rapat ini di hadiri oleh pimpinan direksi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado diantaranya Dr dr Ivonne E Rotty,MKes Direktur SDM,Pendidikan dan Umum,
dr Jehezkiel Panjaitan,SH MARS Direktur Medik,Keperawatan dan Penunjang,
Frets Melope,SE,MSi Direktur Perencanaan,Keuangan dan BMN,
Dr dr Erwin G Kristanto,SH SpFM(K) Ketua Komite Mutu, dr Harlinda Harper Ketua Komite Etik dan Hukum dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Dirut mengatakan bahwa rapat ini sebenarnya rutin dilakukan setiap tahun untuk menentukan area prioritas. ” Saya sebagai Direktur Utama untuk menentukan bagaimana area prioritas Cancer sebagai area prioritas. Sehingga nantinya dari sisi Renstra ini sangat mendukung, karena Cancer juga masuk dalam Renstra kita sama dengan Beda Vascular tetapi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Cancer harus kita petakan lagi terutama dalam pusat Cancer,” kata Dirut.

Lanjut Dirut mengatakan pelatihan dan pendidikan juga harus sejalan sehingga program yang berkaitan dengan area prioritas dapat terlaksana. “Kita harapkan dalam kegiatan pelatihan dan pendidikan harus sejalan sehingga program kita yang berkaitan dengan area prioritas ini akan semakin komprehensif,” ujar Panelewen.

Usai membuka kegiatan rapat tersebut, dilanjutkan dengan pemaparan materi yang di sampaikan oleh Dr dr Ivonne E Rotty,MKes sebagai Direktur SDM,Pendidikan dan Umum. Kemudian dilanjutkan lagi materi oleh Dr dr Erwin G Kristanto,SH SpFM(K) selaku Ketua Komite Mutu.

Dan selanjutnya akan dilakukan penandatanganan secara simbolis komitmen implementasi pedoman perilaku di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado yang telah di revisi sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan RI. (sisco)




Dr Ivonne E Rotty Mkes Pimpin Rapat Koordinasi

Manado,GN- Pelaksana harian (Plh) Direktur Utama Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, Mkes sebagai Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado usai memimpin apel bersama langsung memimpin rapat koordinasi Layanan Eksekutif dan Inovasi Layanan Kesehatan dengan beberapa pejabat terkait peningkatan pelayanan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado diruang Webinar Senin, ( 27/6/ 2022).

Rapat tersebut, Dr Ivonne menyampaikan sejumlah arahannya kepada para pejabat dan melakukan evaluasi terkait program yang akan dan sudah dijalankan diantaranya pelayanan yang ada dipoliklinik Eksekutif serta Antrian pendaftaran online rawat jalan,
dimana secara Real Time untuk BPJS & Eksekutif Pasien sudah bisa mengakses keberadaan antrian dalam pendaftaran di RSUP Kandou termasuk antrian waktu tunggu dilayani oleh dokter.

Dr Ivonne juga meminta agar bagian SIMRS terus berkoordinasi dengan bagian terkait untuk memantau aplikasi pendaftaran secara online agar dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan bersama termasuk dimintakan SIMRS agar dibuatkan digitalisasi layanan eksekutif.

Selain itu, Dr Ivonne juga memintakan, agar nama-nama dokter dan jadwal praktek bisa diakses eksternal dan internal.

Dalam pembahasan rapat tersebut Dr Ivonne juga menerima beberepa usulan yang merupakan inovasi dari Agen of Change RSUP Kandou untuk bisa dihadirkan seperti paket pemeriksaan singkat. Contohnya layanan medikal check up, Optimalisasi vaksin pada bayi dan anak-anak juga Klinik khusus aestetic, klinik fertilitas, dan vaskuler, Layanan Home Care. Dari Dokter umum, perawat luka, perawat geriatri, perawat stroke, terapis (fisioterapi).

Selain itu, rencana pengembangan Kandou One, Layanan operasi pasien eksekutif dapat dilakukan di OK CVBC dan menggunakan ICU CVBC termasuk rekrutmen perawat ICU dan perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit.

Dimana ruangan tunggu rawat jalan difasilitasi WIFI, kemudian melakukan edukasi pasien dan keluarga pasien di ruang tunggu termasuk pasien yang akan pulang. Peningkatan layanan konsulatsi pasien dengan dokter lewat Aplikasi TELMEK juga ikut dibahas.

Diakhir kegiatan, Dr Ivonne berpesan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. (*/sisco)




Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Buka Webinar Topik Narkoba Bukan Solusi

Manado,GN- Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes membuka webinar dengan topik “Narkoba Bukan Solusi” Selasa (7/9/2021).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Kandou Manado yang di Ketuai oleh drbSekplin Sekeon, SpS bekerjasama dgn Badan Narkotika Nadional kota Manado dan SMA Negeri 1 Manado serta SMA Dian Harapan Manado.

Dr Ivonne sapaan akrabnya dalam sambutan memberikan apresiasi kepada Instalasi promkes yang terus melakukan kegiatan webinar dengan sekolah – Sekolah termasuk SMA Negeri 1 Manado yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Dra Sherly Kalangi, MSi dan SMA Dian Harapan Manado oleh Kepala Sekolah Clerie MN Repi, SSi, MPd.

Kegiatan seperti ini kata Dr Ivonne, sangat bagus karena untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada pelajar tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dan dampak buruk yang ditimbulkan serta meningkatkan kesadaran pelajar akan peran penting dalam menentukan masa depan bangsa juga penting peran dari orang tua dalam mengawasi.

Ada dua nara sumber yang sangat berkompeten dibidangnya yakni Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Manado Drs. Reino F Bangkang, MSi dan dr Danny J. Ngantung, Spesialis Saraf Konsultan dan selaku Moderator dr Victor Joseph, Sp.JP(K)FIHA.

Sementara antusias siswa dalam Webinar tersebut menanyakan kepada nara sumber
Tentang narkoba dan langsung di jawab oleh nara sumber dengan luar biasa.

Kegiatan webinar ditutup oleh Ketua Operasional Instaladi Promkes RSUP Kandou dr. Henny Ruth Liwe, MKes. (*/sisco)