Pastikan Persiapan Akreditasi Di RSUP Kandou Manado, Dirut Panelewen Lakukan Telusur

Manado,GN- Untuk memastikan kesiapan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD di dampingi jajarannya, Selasa (30/8/2022) melakukan telusur di ruangan yang ada di lingkup RSUP Kandou Manado.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto: gemparnews)

Usai melakukan telusur, kepada media ini, Dirut mengatakan ada tiga hal yang dihadapi dalam waktu dekat yang harus dinilai.

“Sebenarnya ada tiga hal yang kita hadapi dalam waktu dekat ini yang harus dinilai, pertama adalah akreditasi pendidikan dan pelatihan. Jadi Minggu berjalan ini Kamis,Jumat dan Sabtu dari direktorat jenderal tenaga kesehatan akan datang disini. Saya harus memastikan persiapannya betul-betul sudah siap dan kemudian yang kedua juga ada proper untuk lingkungan. Jadi pekerjaan yang berkaitan dengan lingkungan itu juga harus di pastikan sesuai dengan rencana dan yang ketiga tentu saya juga melakukan telusur ke kamar atau ruangan operasi untuk memastikan pekerjaan dan alur sistem disana berjalan dengan baik,” jelas Dirut.

Dirut juga menjelaskan pihaknya secara reguler bergantian melakukan telusur di ruangan-ruangan. ” Dan memang secara reguler kami managemen kadang-kadang bergantian juga kadang-kadang bersamaan berjalan melihat” ujarnya.

Dirut menegaskan telusur ini dilakukan juga untuk menghadapi REakreditasi pelayanan. “Tentu ini juga untuk menghadapi REakreditasi pelayanan. Nah, kami harapkan November itu dapat dilaksanakan, sehingga kami berharap semua rencana itu tepat waktu dan bisa selesai bukan hanya sarana dan prasarana tetapi juga sistem yang harus kita bangun disitu, sehingga siapa pun yang ada di situ bisa melaksanakan sesuai dengan rencana dan kemudian fungsinya betul-betul dapat di maksimalkan,” terang ketua PERSI Sulut itu.

Dirut berharap semua outputnya akan lebih baik sehingga pada akhirnya peningkatan pelayanan juga membaik. “Jadi saya selalu berharap outputnya tentu sangat baik sehingga ujung-ujungnya tentu meningkatkan pelayanan di RSUP Kandou Manado,” tutup Dirut. (sisco)




Dokter Terawan Hadiri Pengoperasian Ruangan CATH LAB DSA Intalasi Radiologi RSUP Kandou Manado

Dirut Panelewen: Terimakasih Kehadiran Ketua Umum PDSRKI

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD membuka acara Pengoperasian Ruangan CATH LAB/DSA Instalasi Radiologi Selasa (8/3/2022) diInstalasi Radiologi.

Acara ini di hadiri langsung oleh Ketua Umum PDSRKI Letjen TNI Purn Prof Dr dr Terawan Agus Putranto Sp Rad Konsultan Radiologi Intervensi.

Sebelumya, acara di buka dengan doa oleh Pdt Deisy Arumpadang,STh.

Dirut memberikan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran Ketua Umum PDSRKI dalam pengoperasian Ruangan CATH LAB/DSA Instalasi Radiologi di RSUP Kandou Manado.

“Di ujung Utara ini ada fasilitas kesehatan yang memberikan kontribusi kesehatan. Saya berharap di ujung Utara dan juga dari provinsi lain seperti Gorontalo dan lain-lain dan juga mungkin dari manca negara bisa datang disini. Untuk itu, saya memberikan apresiasi dan terimakasih kepada dokter Terawan Putranto yang hadir dan membantu RSUP Kandou Manado. Dokter Terawan tetap ada di hati RSUP Kandou Manado,” ucap Dirut dalam sambutanya.

Sementara itu, Ketua Umum PDSRKI Dokter Terawan sapaan akrabnya menyampaikan terimakasih dimana dirinya boleh di percaya untuk berbagi ilmu di RSUP Kandou Manado.”Berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Yang jelas saya akan bantu dan mensuportnya. Dan saya berharap bukan hanya ini hari saja saya datang di sini tetapi akan terus menerus,” kata mantan Menkes RI itu.

Untuk diketahui, selama tiga hari kedepan dokter Terawan akan berada di RSUP Kandou Manado membantu untuk melakukan tindakan operasi yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat atau pasien.

Turut hadir Direksi RSUP Kandou Manado, Kepala Instalasi Radiologi dan Ketua Bagian, para koordinator dan sub Koordinator. (sisco)




Dirut RSUP Prof RD Kandou Manado Sampaikan Visi Dan Misi

Manado,GN – Memasuki awal tahun 2022 Direktur Utama RSUP Prof dr R.D Kandou Manado,Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, menyampaikan Visi dan Misi dari RSUP Kandou Manado Selasa (11/01/2022) yang dilakasanakan secara daring zoom meeting.

Mengawali penyampaian Visi dan Misi, Direktur Utama menyebutkan bahwa RSUP Kandou Manado merupakan salah satu rumah sakit rujukan.”RSUP Kandou merupakan rumah sakit rujukan dan sudah tipe A,milik dari kementerian kesehatan RI,”kata Panelewen.

Selain itu, Dirut juga paparkan sejarah dari berdirinya RSUP Kandou Manado sampai sekarang. “RSUP Kandou beroperasi tahun 1936 dengan nama Koningen Wilhelmina Ziekenheuis (KWZ).Pada tahun 1942 berganti nama menjadi KAIUGUN BIOIN,di tahun 1946 menjadi nama Rumah Sakit Gunung Wenang,dan tahun 1995 menjadi RS Daerah kelas B,kemudian pindah lokasi ke malalayang menjadi nama RSUP Malalayang serta di tetapkan menjadi Rumah Sakit Unit Pengelola PNBP.Dan Pada tahun 2004 terjadi perubahan nama menjadi RSUP Prof dr R.D Kandou Manado,” kata Dirut.

RSUP Kandou Manado kata Dirut, saat ini telah terakreditasi secara Nasional maupun Internasional. “RSUP Kandou di tahun 2007 di tetapkan sebagai Instansi Pemerintah yang menerapkan pola pengelolaan keuangan BLU, sehingga tahun 2014 terakreditasi sebagai wahana pendidikan utama fakultas kedokteran Unsrat Manado,dan di tunjuk sebagai RS rujukan Nasional.Di tahun 2018 RSUP Kandou terakreditasi Joint Commision Internasional(JCI),dan setahun kemudian 2019 terakreditasi KARS Internasional oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit(KARS),” jelas Panelewen.

Terobosan terkini lanjut Panelewen, di era digitalisasi RSUP Kandou saat ini telah luncurkan beberapa layanan unggulan.

“Di era Digitalisasi ini RSUP Kandou Manado sudah menjalankan E-Rekam Medis yaitu sistem informasi kesehatan yang berbasis digital.Selain dari itu RSUP Kandou Manado membuka layanan konsultasi online lewat aplikasi TELME Kandou. Jadi masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan online dimana saja dan kapan saja lewat aplikasi smartphone tanpa harus datang ke Rumah Sakit,”terang dokter Spesialis Bedah Digestive ini.

Mengakhiri acara webinar, Dirut menyampaikan terimakasih kepada segenap undangan yang telah mengikuti kegiatan ini. “Saya mengucapkan terima kasih atas atensi dan animo dari samua yang sudah hadir dan mengikuti sosialisasi Visi dan Misi dari RSUP Prof dr R.D Kandou Manado,” tandas Dirut.

Dirut berharap sosialisasi ini bisa di pahami terkait tujuan dari RSUP Kandou Manado dalam membangun dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara dan juga provinsi lain yang menjadi tanggung jawab yang diberikan pimpinan dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI, untuk mengayomi rumah sakit yang ada di seputaran Provinsi Sulawesi Utara.

Hadir kegiatan ini, Ketua Dewas RSUP Kandou drg. Kartini Rustandi,M.Kes beserta anggota,Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Kandou, Dr dr Ivonne Rotty,M.Kes, Plt Direktur Keuangan dan BMN, Frets Melope,SE,MSi, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan,SH,MARS, Rektor Unsrat Manado Prof Dr Ir Ellen Kumaat,Msc DEA. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, toko adat Dicky Maengkom, toko masyarakat Edwin Silangen,SE MSi, Ketua Komite RSUP Kandou, Ketua bagian dan KSM, Koordinator dan Sub Koordinator dan Kepala Instalasi RSUP Kandou.(*/sisco)




Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUP Kandou Manado Jalin Kerjasama Dengan RS Korsel

Manado,GN- Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr dr RD Kandou Manado, membangun kerja sama dengan Rumah Sakit (RS) di Korea Selatan (Korsel). Kerja sama ini di lakukan guna meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit. Kerja sama ini akan diawali dengan webinar bersama Rumah Sakit Kyungpook National University Hospital Korea Selatan, Senin (8/11/2021).

Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD didampingi Direktur SDM Dr dr Ivonne Rotty, menyampaikan kerja sama bersesuaian dengan renstra dan unggulan brending di RSUP Kandou yakni bedah vaskuler. Juga meminimalisasi jangka panjang, maka gagasan mulai diarahkan kepada kerja sama pelayanan bedah Vascular dan Endovascular.

“Tujuan ke depan sesuai renstra dan unggulan brending adalah bedah vaskuler, kemudian meminimalifasi jangka panjang, kami gagas mulai mengarahkan ke sana,” ujar Dirut .

Diketahui, perkembangan bedah Vaskular Indonesia dimulai dari seorang subspesialis bedah Vaskular dan Endovaskular adalah seorang ahli yang mengkhususkan diri dalam pengobatan semua penyakit pembuluh darah arteri, vena ataupun limfatik, kecuali prosedur pada jantung dan otak.

Di Indonesia spesialis ini dimulai sejak 1973 yang dirintis Prof. dr. Djang Djusi, SpB (K)V, dan dr. Murnizal, SpB(K)V, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Pada 1996 dibentuk Perhimpunan Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia (PESBEVI) dan diterima sebagai anggota Asian Society of Vascular Surgery (ASVS).

Sesuai Benchmark yang berkembang di dunia, bedah vaskular Indonesia dikembangkan sebagai subspesialis dari ilmu bedah umum, ahli bedah vaskular dan endovaskular merupakan ahli bedah umum dengan pendidikan lanjutan selama 2 tahun khusus di bidang vaskular.

Seorang subspesialis bedah vaskular dan endovaskular dapat dikatakan ahli yang paling paripurna dalam tata laksana penyakit pembuluh darah dikarenakan melakukan layanan sesuai dengan kekhususan ilmu bedah vaskular dan bukan sebagai sampingan dari spesialisasi lain yang saat ini juga melayani kasus bedah vaskular akibat masih sedikit sekali jumlah subspesialis bedah vaskular dan endovaskular di Indonesia.

Pengetahuan mendalam mengenai penyakit vaskular, kemampuan melakukan pemeriksaan diagnostik baik non-invasif maupun yang invasif dalam bidang pengobatan, seorang subspesialis bedah vaskular dan endovaskular dapat melakukan tindakan konservatif dengan terapi medikamentosa, melakukan tindakan pembedahan terbuka dan dapat juga melakukan tindakan yang non-invasif berupa kateterisasi perkutan.

Dengan menguasai semua modalitas tata laksana tersebut, seorang subspesialis bedah vaskular dan endovaskular dapat memberikan layanan terbaik, pertimbangan terapi yang sesuai kondisi beratnya penyakit pasien serta mampu mengatasi komplikasi yang terjadi pada tata laksana penyakit-penyakit vaskular. (*/sisco)




Kembangkan Sektor Pariwisata Kesehatan, Ketua Panitia Dr dr Jimmy Panelewen : Sulut Siap Gelar NS-HMedex 2021

Manado,GN- Sulawesi Utara (Sulut) merupakan salah satu tempat tujuan wisatawan. Maka dengan itu, sektor kesehatan di Sulut menjadi perhatian.
Untuk itu, Sulut akan kembali mencanangkan sebagai daerah destinasi wisata kesehatan di Indonesia Timur.

Menandai momentum bersejarah itu, akan digelar pula pameran rumah sakit dan fasilitas medis bertajuk North Sulawesi Hospital and Medical Expo (NS-HMedex) 2021. Agenda ini direncanakan 26 November 2021. Acara akan dilaksanakan di Manado Town Square II dari 26-28 Nopember 2021.

Ketua Panitia NS-HMedex 2021 Dr dr Jimmy Panelewen selaku Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sulut dalam audensi dengan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Selasa (19/10/2021).

“Semua fasilitas kesehatan dan rumah sakit di Sulut siap, baik peralatan dan SDM. Expo ini memperlihatkan kesiapan ini sekaligus mencanangkan bahwa Sulut siap menjadi tujuan pengobatan medis sembari berwisata,” kata Panelewen.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey memintakan pematangan dan kordinasi kiranya terus dilaksanakan.
Sulut siap menjadi destinasi kesehatan sekaligus wisata dengan fasilitas yang ada,” ujar Dondokambey penuh semangat.

Joula Horman dari Getsa Event menjelaskan NS-HMedex21 sudah siap digelar dan akan diikuti rumah sakit pemerintah dan swasta. Juga klinik pengobatan dan perusahan fasilitas kesehatan.

Ketua Asita Sulut Merry Karouwan memaparkan NS-HMedex bakal menjadi kampanye klaim bahwa Sulut siap menerima kunjungan warga dari seluruh Indonesia yang mau melakukan pengobatan sekaligus berwisata.

Karouwan juga menjelaskan pencanangan ini dilaksanakan di depan Gedung RSUD ODSK. “Dan para gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia Timur dijadwalkan ikut hadir,” tutupnya.

Dalam audensi di ruang VVIP Gedung DPRD Sulut, turut dihadiri Ketua DPRD Sulut Andi Silangen dan Sekprov Edwin Silangen. Turut mendampingi Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel.(*/sisco)




RSUP Kandou Manado Siapkan Layanan Executive

Manado,GN- Pemerintah mulai mendorong setiap rumah sakit pemerintah salah satunya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado untuk melakukan layanan Executive. Layanan Executive ini di peruntukan bagi pasien di luar BJPS, Untuk layanan berbayar. Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD Rabu, (6/10/2021) kemarin siang.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB,KBD Saat Melantik Pejabat (foto: gemparnews)

Dirut mengatakan layanan Executive ini sudah di dominasi oleh rumah sakit swasta. ” Kemarin kami melakukan rapat dengan Wamen,Dirjen dan Sekjen, poin ini atau kelompok ini sudah di ambil oleh rumah sakit swasta dan rumah sakit pemerintah mulai di dorong, jadi kita berusaha agar layanan Executive ini lebih maju,” kata Dirut.

Lanjut Dirut mengatakan RSUP Kandou Manado mulai melirik pasar-pasar yang di garap oleh rumahsakit swasta. Untuk itu, kata Dirut sejumlah sarana dan prasarana akan di siapkan dan di benahi.” Saya sudah mintakan agar sarana dan prasarana, barang kali tahun depan salah satu gedung nanti akan kita renovasi untuk rawat inap bagi pasien-pasien executive ini,” katanya.

Selain itu,Dirut menjelaskan tentang branding yang akan di siapkan oleh RSUP Kandou Manado. ” Jadi branding itu perlu di kaji se objektif mungkin dan branding itu bisa berganti-ganti. Dan brandingnya kita sudah siapkan untuk menggarap pasien dengan langkah pertama kita menjalin kerjasama dengan rumah sakit luar dan juga di Asia Tenggara,” tutupnya. (sisco)




Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Haturkan Terimakasih Dan Apresiasi Atas Dukungan Semua Pihak Kepada Nakes

Manado,GN- Tenaga Kesehatan (Nakes) merupakan ujung tombak dan benteng terakhir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal. Nakes sebagai pejuang kesehatan yang juga menjadi garda terdepan dalam memerangi pandemi Covid-19 patut mendapat apresiasi atas kinerja mereka selama ini bekerja keras melayani masyarakat yang terpapar akibat covid-19 khususnya di Sulawesi Utara.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD Ketika Diwawancarai wartawan (foto:gemparnews)

Berbagai arus dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi disalurkan lewat karangan bunga bagi tenaga kesehatan yang sementara berjuang memerangi covid-19 di Rumah Sakit Prof Dr RD Kandow Manado.
Terpantau awak media ini Ratusan karangan bunga berjejer di sekitar Gedung Irina F yang berdekan dengan gedung Palma tempat perawatan pasien covid 19 memotivasi para nakes tetap semangat melayani masyarakat bahkan berjuang di tengah peningkatan kasus covid 19.

Kepada sejumlah media Selasa,(10/8/2021) Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD merasa kaget dan tidak menyangka begitu banyak masyarakat, tokoh – tokoh politik bahkan pejabat daerah yang memberikan dukungan serta mengapresiasi kerja keras para tenaga medis rumah sakit.

”Itu sebenarnya spontanitas baik dari stakeholder eksternal maupun juga organisasi – organisasi profesi karena mereka melihat dengan pencitraan serta pemberitaan terhadap tenaga kesehatan yang demikian sehingga mereka takutkan terjadi demotivasi, setidaknya dengan adanya dukungan ini mereka semangat menjalani tugasnya, ” kata Dirut.

Dia pun berharap, sorotan yang ada saat ini tidak menyebabkan demotivasi dari tenaga kesehatan karena akan menjadi persoalan besar. ” Pertama, bagaimana lagi pasien yang mau dirawat disini, yang kedua dengan adanya isu-isu seperti itu menyebabkan ketakutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan kondisi pasien menjadi buruk akibat tidak cepat dibawah ke rumah sakit,” terangnya.

” Apresiasi serta terima kasih saya sampaikan atas dukungan semua pihak bagi tenaga kesehatan RS Kandow, mereka juga menyampaikan kepada saya bahwa tenaga kesehatan tidak bekerja sendiri walaupun mereka tidak terlibat langsung menangani pasien covid di RS Kandow tetapi paling tidak banyak yang mendukung perjuangan para nakes disini,” tandas Panelewen. (sisco)