Dirut Prof Starry Rampengan Sambut Kunjungan Komisi IX DPR RI di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Kunjungan Komisi IX DPR RI yang di pimpin langsung oleh Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene di sambut baik Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K),FIHA, MARS bersama jajaran, Kamis (23/04/2026).

Pantauan media ini, sekira sepuluh (10) anggota DPR RI menyambangi kantor RSUP Kandou Manado dan langsung menuju ke lantai dua ruangan serba guna untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait termasuk Kementerian Kesehatan RI dan BPJS Pusat serta SKPD Provinsi Sulut.

Ketua komisi IX DPR RI memberikan kesempatan kepada Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan untuk memaparkan kondisi dan perkembangan yang terjadi di RSUP Kandou Manado.

Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan dalam pemaparan singkat, dihadapan komisi IX DPR RI menjelaskan bahwa sejauh ini RSUP Kandou Manado terus melakukan inovasi dan pembangunan gedung diantaranya gedung kanker terpadu 12 lantai, penambahan area parkir roda dua dan roda empat dan rencana renovasi bagian depan masuk ke rumah sakit Kandou Manado.

Untuk mencapai hal itu kata Dirut, RSUP Kandou Manado butuh dukungan dan support dari semua pihak termasuk Kementerian kesehatan dan komisi IX DPR RI.

Berbagai langkah dan terobosan yang dilakukan oleh manajemen RSUP Kandou dengan menjalin kerjasama dengan pihak Bank yang ada di Sulawesi Utara guna kemajuan dan perkembangan wajah RSUP Kandou Manado. Kerjasama yang dilakukan oleh RSUP Kandou manado diantaranya dengan Bank Mandiri, untuk area perparkiran dan juga Bank SulutGo untuk pemberian bantuan alat kesehatan ventilator melalui bantuan CSR.

Sementara itu dalam pertemuan yang berlangsung, Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene memberikan masukan positif guna kemajuan RSUP Kandou Manado. Dia menegaskan, agar Kementerian kesehatan menaruh perhatian khusus kepada RSUP Kandou sebagai rumah sakit rujukan yang ada di Indonesia Timur, terkait alat penunjang kesehatan, biaya pemeliharaan, pembangunan gedung termasuk ruangan yang sudah rusak dan juga kesejahteraan pegawai dan tenaga kesehatan di RSUP Kandou.

Diakhir pertemuan tersebut, RSUP Kandou memberikan cendera mata dan diakhiri dengan foto bersama. (sisco)




Kolaborasi BP2MI Dan Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Pelindungan PMI Di Bitung

Manado,GN- BP2MI bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI Jumat, (26/11/2021) menyelenggarakan sosialisasi pelindungan PMI yang bertempat di Desa Kakenturan I Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara.

Hadir langsung dalam sosialisasi ini Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI Irjen. Pol Achmad Kartiko, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung Abdul Rahmat Dunggio serta Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag.

Acara sosialisasi dihadiri oleh sekitar 200 orang peserta yang berasal dari organisasi kepemudaan, koordinator desa dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene menyatakan dukungan terhadap eksistensi BP2MI.
“BP2MI hadir untuk memberikan pelindungan kepada para pekerja migran kita mulai dari hulu sampai ke hilir untuk itu saya mendukung penuh keberadaan lembaga ini terutama dalam memberantas para sindikat penempatan ilegal yang sangat merugikan para pekerja migran dan keluarganya” kata Felly.

Felly juga menambahkan Bitung merupakan salah satu daerah maritim yang banyak melahirkan pelaut-pelaut handal dan harus mendapatkan pelindungan dari sindikat penempatan ilegal. “Kota Bitung adalah salah satu daerah maritim asal dari banyak pelaut handal, untuk itu pelindungan bagi mereka khususnya pelaut awak kapal dan pelaut perikanan harus diperhatikan karena pasti banyak sindikat penempatan ilegal yang berkeliaran di sini untuk mencari mangsanya. Saya kira BP2MI dan Pemda khususnya Disnaker haruslah bersinergi agar program pelindungan ini dapat dijalankan dengan maksimal” tegas Felly.

Pernyataan Felly ini ikut diamini oleh Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Eropa dan Timur Tengah BP2MI Irjen Pol Achmad Kartiko. Dalam pemaparannya, Achmad menyebutkan bahwa BP2MI telah menyatakan perang terhadap para sindikat penempatan ilegal lewat program Sikat Sindikat. “BP2MI telah menyatakan perang terhadap sindikat penempatan ilegal PMI dengan membentuk Satgas Sikat Sindikat yang setiap harinya berusaha untuk menyelamatkan para PMI kita dari penempatan secara non prosedural. Selain itu, kami juga gencar mensosialisasikan peluang serta prosedur kerja ke luar negeri yang aman baik melalui pertemuan langsung dengan masyarakat maupun melalui informasi grafis di media sosial agar masyarakat paham bagaimana cara kerja keluar negeri dengan benar dan prosedural” jelas Achmad.

Achmad juga menambahkan bahwa sinergi antara BP2MI dan pemerintah daerah khususnya Disnaker akan lebih memaksimalkan program pelindungan PMI yang dimaksud. “Sinergi antara BP2MI dan Pemda pastinya akan memaksimalkan program pelindungan bagi PMI karena BP2MI tidak bisa kerja sendiri, haruslah didukung oleh Pemda agar sindikat-sindikat yang selama ini menempatkan para pemuda kita secara ilegal bisa kita berantas sama-sama” tutup Achmad. (*/sisco)




Seriusi Penanganan Covid-19, FER Sambangi BPBD Sulut

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene Saat Melakukan Pertemuan Dengan BPBD Provinsi Sulut (Foto: gemparnews)

Sulut,GN- Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Felly Estelita Runtuwene (FER) Jumat, (27/03/2020) menyambangi kantor Balai Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang beralamat di jalan bethesda Sario Kota Manado.

Dalam kunjungan tersebut,Ketua Komisi IX DPR RI di sambut oleh Kepala BPBD Provinsi Sulut Ir Joy Korah di dampingi kabid dan staf BPBD Provinsi Sulut langsung menggelar rapat diruangan kepala BPBD Provinsi Sulut.

Dari pantauan awak media ini,pertemuan tersebut berlangsung sekira pukul 13.00 wita sekaligus menanyakan langkah dan meminimalisir penanganan yang di lakukan oleh BPBD Provinsi Sulut terkait pencegahan Covid-19 di Sulut.
Usai melakukan pertemuan singkat, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene kepada sejumlah awak media menjelaskan pertemuan tersebut.

” Jadi penjelasan hasil pertemuan tadi, BPBD pertama memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana menjaga diri dan lain sebagainya,kemudian urusan mitigasi juga menjadi bagian dari BPBD ke tempat lain,apalagi orang dalam pemantauan yang sudah menjadi tanggung jawab juga BPBD, kemudian melakukan penyemprotan disinfektan ke fasilitas umum dan tempat ibadah dan yang ke empat melakukan pemantauan di terminal-terminal pintu masuk, bandara dan pelabuhan laut,” jelas Runtuwene.

Selain itu, Runtuwene memberikan masukan kepada BPBD Provinsi Sulut agar juga melakukan pemantauan di Darat termasuk perbatasan pintu masuk dari daerah lainnya.

” Jangan cuma pantau di pelabuhan laut dan bandar udara saja tapi darat pun penting, karena kita ini trans solusi. Ingat, kita ini belum belum ada namanya lockdown, berarti dari perbatasan bisa masuk kendaraan trans sulawesi ke daerah kita. Nah, ini juga penting jadi terminal harus di jaga,” tukasnya. Penulis: sisco




Caleg Junior Dan Senior Asal Minsel Rebutan Kursi DPR RI

Amurang,GN- Enam (6) kursi Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) dapil Sulawesi Utara yang akan diperebutkan 75 Calon Legislatif (Caleg), sepertinya Caleg berdara Minsel bakal mengambil sebagian jatah kursi tersebut.

Lihat saja Caleg-caleg Junior seperti Adrian Jopy Paruntu, Hillary Brigitta Lasut, kini mulai jadi idolah para generasi muda yang sekarang di sebut generasi melenial.

Namun yang tak kalah menarik , Caleg Senior sepertinya susah di hilangkan dari ingatan masyarakat, seperti Felly Estelita Runtuwene, Letnan Jenderal TNI (Purn) E.E. Mangindaan dan Irjen (Purn) Benny Mamoto.

“Kalau bicara Caleg Junior maupun Senior yang berdarah Minsel bertarung memperebut Kursi DPR RI, semua tergantung bagaimana strategi di lapangan dalam mengambil hati Masyarakat pemilih, tapih kalau dilihat sekarang, mereka itu semua berpeluang karenah mempunyai basis, tapi sekali lagi tergantung bagaimana strategi, dengan mencari suara di luar Minsel.” kata Karel H Lakoy
Lanjut dikatakan Lakoy dimana soal Caleh Junior maupun Senior tentunya telah di pertimbangkan Partai dalam rangka merebut kursi baik di DPR RI maupun DPRD.
” pastinya partai sudah mempertimbangkan saat mengusung kadernya, untuk di jadikan calonkan Legislatif (Caleg.) Ucap Lakoy yang akan memperjuangakan kepentingan masyarakat Tenga dan Sinonsayang (Kay)