DPRD Dan Pemprov Sulut Sepakati KUA Dan PPAS APBD Sulut 2025

Sulut,GN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Rabu, (7/8/2024) Menggelar rapat Paripurna dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan KUA Dan PPAS Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2025 serta penyampaian/penjelasan Gubernur terhadap KUA Dan PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2024.

Rapat paripurna di pimpin Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD didampingi wakil ketua Viktor Mailangkay,Raski Mokodompit dan Billy Lombok.

Turut hadir Gubernur Sulut Prof Dr (HC) Olly Dondokambey,SE, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, Sekretaris Provinsi bersama jajaran, anggota DPRD Sulut serta Forkopimda.

Ketua DPRD mengatakan setelah penyampaian KUA dan PPAS Provinsi Sulawesi Utara oleh Gubernur maka Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah provinsi Sulawesi Utara telah melaksanakan rapat pembahasan dan menyetujui KUA dan PPAS APBD Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2025.

Selanjutnya pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara di mana disepakati 15 poin penting diantaranya bahwa untuk pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar 4.282.639. 000 132.
Anggaran belanja daerah dianggarkan sebesar 3.711.243.884. Penerimaan sebesar 35 miliar rupiah dan pengeluaran sebesar 324.42.600 5. 248.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat melaksanakan pengelolaan yang efektif dan pemantauan yang cermat terhadap sektor-sektor pendapatan yang memiliki potensi besar,” kata Silangen.

Lanjut kata Silangen, hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang telah disampaikan tadi, menjadi dasar dalam penandatanganan kesepakatan KUA dan PPAS APBD Provinsi Sulawesi Utara tahun 2025.

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Ketua DPRD, Banggar dan anggota telah menyelesaikan pembahasan KUA Dan PPAS Provinsi Sulut tahun anggaran 2025 secara marathon, sehingga hari ini boleh di lakukan penandatangan nota kesepakatan bersama.

“Terima kasih kepada ketua para wakil ketua dan seluruh anggota DPRD provinsi Sulawesi Utara atas kerja keras dan dedikasi dalam mengawal jalannya pemerintahan di daerah bumi nyiur melambai ini,” ucapnya.

Gubernur mengatakan pada kesempatan ini kita telah mendatangani kesepakatan kebijakan umum anggaran sementara APBD Tahun Anggaran 2005, dengan menjadi pedoman penyusunan rencana yang telah dijelaskan sebelumnya.

” Tema rencana kerja pemerintah RKPD tahun 2025 adalah akselerasi pertumbuhan ekonomi industri dan berkelanjutan yang mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Gubernur berharap dapat berjalan dengan baik dan lancar.” Semoga kerjasama ini bisa berlangsung dengan baik. Mari kita jadikan momen ini sebagai pondasi untuk memperkuat komitmen kita bersama mewujudkan pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan,” tutup Gubernur. (sisco)




DPRD Sulut Tetapkan Ranperda APBD tahun 2021 menjadi Perda

Sulut,GN- Rapat paripurna dalam rangka penetapan Ranperda APBD tahun 2021 menjadi Perda oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di gelar Diruangan sidang paripurna DPRD Sulut Rabu (13/7/2022).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Fransiskus Andy Silangen didampingi Wakil Ketua Vicktor Mailangkay, James Arthur Kotambunan dan Billy Lombok,turut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur.

DPRD memberikan Sembilan catatan rekomemdasi untuk mendapat perhatian dari Pemerintah.

Opini WTP yang diberikan oleh BPK RI diharapkan dapat berdampak pada meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan yang bermuara pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Silangen saat paripurna Rabu (13/7/2022) siang.

Silangen mengatakan, kerja sama antara Eksekutif dan Legislatif dalam membangun Sulut lebih hebat kiranya juga terus ditingkatkan sehingga pelaksanaan APBD ditahun berikutnya dapat berjalan dengan baik.” Kiranya diberikannya kepadamu apa yang kau kehendaki dan dijadikannya berhasil apa yang engkau kerjakan,” ungkap Silangen sambil mengutip ayat Firman Tuhan.

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokamney dalam sambutannya mengatakan pertanggungjawaban APBD merupakan siklus akhir dalam tatakelola pemerintahan sekaligus amanat konstitusi sekaligus bukti capaian pelaksanaan pemerintahan.” Apa yang menjadi temuan pemerintah wajib menindaklanjutinya sebagaimana harapan DPRD,” ucap Gubernur OD.

Dengan laporan pertanggungjawaban APBD 2021 ditetapkan sebesar Rp 4, 09 Triliun dengan PAD Rp 1,4 Triliun, Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp 20 Miliar dengan total Belanja Daerah sebesar Rp 4, 9 Triliun dan Belanja Oprasional sebesar Rp 3,8 Triliun lebih dan Belanja Modal sebesar Rp1,4 Triliun lebih, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp 7,3 Miliar lebih dan Belanja Transfer sebesar Rp 493 Miliyar sedangkan untuk Pembiayaan Daerah ditetapkan sebesar Rp 1,1 Triliun yang terdiri dari penerimaan pembiayaan sebeaar Rp 998 Miliar lebih dan oengeluaran sebesar Rp 103 Juta lebih.

Turut hadir juga Sekprov Sulut bersama jajarannya dan undangan lainnya. (sisco)




Dokter Fransiscus Andi Silangen Pimpin Rapat Paripurna DPRD Sulut

Sulut,GN- Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dokter Fransiscus A ndi Silangen,SpB-KBD memimpin langsung Rapat Paripurna, Jumat (22/4/2022).

Rapat tersebut di laksanakan di ruangan sidang Paripurna DPRD Provinsi Sulut dengan beberapa agenda diantaranya penyerahan LKPJ Gubernur Tahun 2021, Penutupan Masa Persidangan Kedua Tahun 2022, Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD Sulut, Penyampaian Laporan Reses Pertama Tahun 2022 Sekaligus Pembukaan Masa Sidang Ketiga Tahun 2022 Serta Penyampaian Gubernur Penjelasan Terhadap Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2022-2025.

Ketua DPRD Sulut,Wakil Ketua, Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulut Dalam Rapat Paripurna (foto: ist)

Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD dalam memimpin rapat tersebut di dampingi Wakil Ketua Billy Lombok, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw serta di hadiri Anggota DPRD Sulut, Sekretaris Provinsi Sulut dan jajarannya.

Ketua DPRD Sulut Menyerahkan Menyerahkan LKPJ Gubernur Tahun 2021 (foto: ist)

Penyampaian dan penyerahan hasil rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut di bacakan oleh Ketua Pansus Dra Vonny Paat. Dalam penyampaiannya, Pansus DPRD Sulut memberikan apresiasi sekaligus catatan-catatan yang harus di perhatikan oleh pemerintah provinsi untuk di tindaklanjuti. Setelah membacakan hasil rekomendasi, Ketua Pansus DPRD Sulut menyerahkan hasil tersebut kepada Pimpinan rapat Ketua DPRD Sulut Fransiscus A Silangen, Wakil Ketua Billy Lombok, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandou.

Gubernur Sulut Menerima LKPJ Gubernur Tahun 2021 (foto: ist)

Usai mendengarkan laporan dan catatan-catatan penyampaian oleh ketua Pansus, maka Pimpinan rapat Ketua DPRD Sulut mengatakan bahwa DPRD dapat menyimpulkan untuk perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut antara lain pertama, vokus melaksanakan visi dan misi kepala daerah dengan berorientasi pada pencapaian target yang telah ditetapkan pada RPJMD provinsi Sulut tahun 2021-2026. Kedua, selektif dan selalu berinovasi dalam membuat program-program kerjanya sehingga Anggaran yang telah ditetapkan dapat terserap secara optimal dan melakukan perencanaan yang matang dan sangat mempengaruhi atas pencapaian target dan sasaran yang telah di tetapkan.
Adapun catatan-catatan yang dapat di simpulkan ada enam yang disampaikan oleh Ketua DPRD Sulut di depan rapat paripurna tersebut.

Penyerahan Laporan Kinerja AKD (foto: ist)

Kemudian, ketua DPRD Sulut melanjutkan agenda dengan Penutupan Masa Persidangan Kedua Tahun 2022 dan dilanjutkan dengan Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD Sulut. Pada kesempatan itu, masing-masing AKD menyerahkan hasil laporan Kinerja kepada pimpinan rapat, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

Penyerahan Laporan Hasil Reses (foto: ist)

Usai penyerahan laporan Alat Kelengkapan Dewan, di lanjutkan dengan Penyampaian Laporan Reses Pertama Tahun 2022 Sekaligus Pembukaan Masa Sidang Ketiga Tahun 2022. Setiap daerah pemilihan (Dapil) melaporkan hasil reses sekaligus menyerahkan hasil tersebut kepada pimpinan rapat paripurna, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Penyerahan Laporan Diterima Pimpinan Rapat Paripurna (foto: ist)

Ketua DPRD Sulut berharap, dengan di serahkannya hasil reses masing-masing dapil, dapat di tindaklanjuti dan sekaligus sebagai masukan untuk pemerataan dan kemajuan pembangunan di provinsi Sulawesi Utara.

Pimpinan Rapat Menerima Hasil Laporan (foto: ist)

Selanjutnya pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada Gubernur Sulawesi Utara untuk memberikan Penyampaian Gubernur dan Penjelasan Terhadap Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2022-2025.
Gubernur mengatakan bahwa Ranperda ini terdiri dari 10 bab dan 76 pasal. Gubernur berharap, DPRD turut membahas dan menyempurnakan bagian-baian secara konferensif sehingga pada waktunya, nanti dapat bersepakat bersama ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Anggota DPRD Sulut Serta Undangan Yang Hadir Dalam Rapat Paripurna (foto: gemparnews)

Terkait Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2022-2025, maka setiap fraksi di DPRD Sulut dapat memberikan pemandangan fraksi terkait Ranperda tersebut. Kelima fraksi DPRD Sulut menyetujui Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2022-2025, untuk di bahas pada tingkat selanjutnya sesuai dengan peraturan yang berlaku. ” Dapat disimpulkan bahwa kelima fraksi DPRD Sulut menyetujui untuk di bahas pada tingkat pembahasan selanjutnya,” tutup Ketua DPRD Sulut itu. (advetorial)




Hearing Komisi II dan Direksi Bank SulutGo, Bahas Dana Pihak Ketiga dengan Dampak Laba Neto

Sulut,GN- Hearing Komisi II DPRD Sulut bersama Direksi Bank SulutGo, Senin (14/02/2022) dilaksanakan di ruag rapat Komisi II, dipimpin Ketua Komisi,  Cindy Wurangian didampingi Wakil Ketua Khristo Lumentut serta anggota komisi Inggried Sondakh, Herry Rotinsulu dan Sandra Rondonuwu.

Komisi II DPRD Sulut Dan Direksi Bank SulutGo Saat menggelar Hearing (foto: gemparnews)

Sementara itu, dari BSG dihadiri oleh
Direktur Utama Revino Pepah, Direktur Kepatuhan Pius Batara,  Direktur Pemasaran Machmud Turuis
Direktur Umum Joubert Dondokambey.

Pada kesempatan itu, Sandra Rondonuwu menanyakan mengenai Dana pihak ketiga yang mengalami kenaikan, bahkan melebihi tahun 2020.

“Apakah ada pengaruh dana ketiga dengan target laba neto dari desember 2020,” tanya personil komisi II ini

Menjawab pertanyaan tersebut, Revino Pepah pun membenarkan jika ada pengaruh dana pihak ketiga dengan laba neto. Labba neto satu tahun meningkat 14.01 persen sedangkan di sisi lain mengalami penurunan 4.36 persen.

“Selama Covid 2020-2021 banyak nasabah minta restrukturisasi. Dana banyak tapi kredit hanya bertumbuh 4.9 persen. Sasaran kredit hanya sedikit karena Covid,” katanya.

Pepah menambahkan, saat Covid-19, juga banyak bisnis yang macet bahkan gulung tikar, sehingga sebagian menimbulkan kredit bermasalah dan mengalami penurunan profit sebesar 4.3 persen.

“Banyak bisnis yang batuk-batuk, berdampak rekstrukturisasi 2021. Penyetoran perlahan dan sebagian kredit bermasalah,” ujarnya.

Di satu pihak dana yang besar membutuhkan pengeluaran juga yang besar, untuk pembayaran bunga dan lain-lain. Sehingga tahun 2022 ini direncanakan  pertumbuhan loncatannya cukup besar agar laba itu bertumbuh, untuk pemulihan.”Hiburan dan restoran KO sehingga harus restrukturisasi,” tandasnya. (sisco)




DPRD Provinsi Gelar Rapat Paripurna, Gubernur Sulut Sampaikan Terimakasih Kepada Rakyat Sulut

Sulut,GN – Usai dilantik Presiden Jokowi Senin, (15/2/2021) lalu di Istana Negara, hari ini Rabu, (17/2/2021) DPRD Sulut menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pidato Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) periode 2021-2024 di ruangan sidang paripurna DPRD.

DPRD-Provinsi-Gelar-Rapat-Paripurna-Dalam-Rangka-Mendengarkan-Pidato-Gubernur-Sulut-Periode-2021-2024 (Foto : ist)

Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven OE Kandouw menghadiri rapat paripurna tersebut. Turut hadir Forkopimda, Pejabat Eselon 2 Pemrov Sulut serta undangan lainnya.

Pidato perdana pada periode kedua ini Gubernur Olly Dondokambey, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Rakyat Sulut yang telah mempercayakan pasangan ODSK untuk kali kedua memimpin Sulawesi Utara sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

Gubernur optimis mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab, serta menjawab amanah rakyat dengan optimal serta memberikan pembangunan yang signifikan di Bumi Nyiur Melambai dengan sinergitas dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat Sulut.

“Momentum ini adalah momentum sukacita tidak saja bagi saya dan Steven yang kembali dipercayakan masyarakat Sulut untuk melanjutkan kepemimpinan tiga tahun mendatang tapi juga oleh kita semua. Untuk itu, mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Sulut untuk bersama-sama menjawab tantangan ini demi kesejahteraan bersama,” kata Gubernur Sulut.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menambahkan, Ini menjadi tantangan bagi kita semua dalam rangka menjalankan tugas-tugas pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Terkait dengan proyek-proyek nasional yang sedang dilaksanakan di Sulut maupun bantuan-bantuan dari pemerintah pusat bagi pembangunan Sulut, dan mengingatkan semua pihak agar jangan sampai disalahgunakan.

“Mengutip dari filosfi yang sering diucapkan mantan Gubernur sulut Almarhum Sinyo Hari Sarundajang di mana TIDAK ADA YANG ABADI DI BAWAH MATAHARI dan selama kita diberikan kesempatan oleh Tuhan maka kita harus mempergunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya, mencari Semakin banyak teman dan berbuat baik bagi sesama,” tutur Gubernur.

Di ketahui Rapat Paripurna DPRD Sulut di pimpin oleh Ketua DPRD dr Fransiscus Andi Silangen di dampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay,Billy Lombok. (sisco)




RD Dampingi Gubernur Sulut Resmikan Gedung Pastori Kembuan

Minahasa,GN- Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD) dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, SE mendampingi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey,dalam Ibadah Pengucapan Syukur di GMIM Betel Kembuan Minggu,30 Agustus 2020.

Sebelum ibadah, Gubernur Sulut Meresmikan Gedung Pastori 3 & 4, Taman Kanak-kanak dan penggunaan lonceng gereja GMIM Betel Kembuan. Ibadah tersebut dipimpin langsung Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina.

Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibadah dan rangkaian
acara saat ini perlu dimaknai sebagai bukti nyata cinta kasih Tuhan bagi segenap komponen Jemaat GMIM Betel Kembuan serta momentum bagi kita untuk bersyukur dan berterima kasih atas tuntunan kasih Tuhan dalam penyelesaian gedung atau bangunan yang hari ini boleh ditahbiskan dan diresmikan.

Lanjutnya, saat ini pula merupakan kesempatan bagi kita untuk menyatukan persepsi dan menyamakan pemahaman terhadap penyesuaian pelaksanaan peribadatan di tengah kondisi pandemi covid-19, dalam acara yang melibatkan banyak orang sebaiknya dilakukan rapid test terlebih dahulu agar tidak menimbulkan Cluster baru penyebaran Covid-19. “Kiranya program kerja pelayanan GMIM Betel Kembuan semakin menyentuh kebutuhan pertumbuhan iman Jemaat dan sesuai kehendak Tuhan.”tukasnya.

Wakil Bupati Minahasa menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, serta selaku pribadi dan keluarga mengucapkan selamat berpengucapan syukur kepada Jemaat GMIM Betel Kembuan dan selamat atas Pentahbisan dan Peresmian Gedung Baru Pastori 3 & 4, Taman Kanak-kanak serta penggunaan Lonceng Gereja. kiranya sukacita yang dirasakan jemaat akan semakin mendorong pertumbuhan dan kedewasaan iman, sekaligus kapasitas dan kualitas pelayanan yang dijalankan ditengah masyarakat.

Turut Hadir, Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Sulut Asiano Gemmy Kawatu, SE, MSi, Sekretaris DPRD Provinsi Sulut Glady Kawatu, SH, MSi, Karo Umum Pemprov Sulut Clay Dondokambey, SSTP, MAP, Sekretraris Daerah Kabupaten
Minahasa Frits Muntu, S.Sos, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Minahasa Ir. Janny Moniung, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Minahasa Dra. Ria Suwarno, MSi, Kasatpol PP Kabupaten Minahasa Meidy Rengkuan, SH, MAP, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Minahasa Maya Marina Kainde, SH, MAP, Camat Tondano Utara Ivone Wilar, Ketua Panitia Pembangunan Pastori & TK GMIM Betel Kembuan Drs Stevanus Vreeke Runtu, Ketua BPMJ GMIM Betel Kembuan Pdt Ronald Bolang,STh, Para Pendeta se-wilayah Tondano Raya, Pelsus dan jemaat.(*/CIPI)




UDD PMI Sulut Apresiasi Kodim 1309 Manado

Sulut,GN- Guna menunjang keberlangsungan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Sulawesi Utara (Sulut) Komando Distrik Militer (Kodim) 1309 Manado melakukan kegiatan Donor Darah. Sebanyak 15 orang prajurit TNI dari 5 Komando Rayon Militer (Koramil) yang tersebar di Kota Manado mendonorkan darahnya di Pusat UDD PMI Sulut, Jumat (9/7/2020).

FOTO: Prajurit TNI Kodim 1309 Manado Mendonorkan darahnya Di PMI Provinsi Sulut

Kepala UDD PMI Provinsi Sulut dr Agusteivi AJ Telew, MKes AIFO mengapresiasi Kodim 1309 Manado yang sudah merespon permintaan untuk membantu mendonorkan darah. ” Kami sangat mengapresiasi kepada Kodim 1309 Manado yang telah datang ke PMI Sulut. Beberapa bulan ini, stok darah di UDD PMI Sulut memang mengalami penurunan karena situasi pandemi,” ujar dr Stevi sapaan akrabnya.

Lebih jauh dijelaskan, pihaknya saat ini melakukan pola baru yakni menawarkan ke instansi tertentu, jika ingin mendonorkan darahnya bisa langsung ke PMI Sulut. “Misalkan ada instansi tersebut sibuk mengatur ruangan atau lain-lain,kami menawarkan untuk datang ke PMI, asalkan memberitahukan terlebih dahulu kepada kami berapa banyak yang akan datang,agar supaya kami juga menyiapkannya,” ucapnya.

FOTO: Prajurit TNI Kodim 1309 Manado Sedang Mendonorkan darahnya

Sementara itu, Ketua Giat Donor Darah PMI Sulut Anie Dondokambey mengatakan PMI Sulut perlu bantuan dari instansi Pemerintah untuk ikut berpartisipasi menggerakkan para pendonor sukarelawan. “Intinya Stock darah di PMI Sulut berkurang saat ini , jadi perlu bantuan dari instansi-instansi Pemerintah untuk ikut berpartisipasi, menggerakkan Pendonor supaya tetap rutin donor setiap tiga (3) bulan,” terangnya.

Dia, juga menyampaikan terimakasih kepada Kodim 1309 Manado yang sangat peduli, sehingga boleh melakukan donor darah di PMI Sulut. ” Kami sangat berterima kasih kepada pendonor sukarelawan dari Kodim Manado. Kami mengharapkan kepada pendonor sukarelawan lainnya, yang ingin mendonorkan darahnya jangan takut datang ke PMI Sulut,” tutupnya. (sisco)




Peduli Warga Terdampak Covid-19, Tiga Organisasi Besar Di Sulut Kerjasama Salurkan Bantuan

Sulut,GN- Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda dunia termasuk Indonesia dan lebih khusus di Sulawesi utara (Sulut) sangat berdampak kepada seluruh lapisan masyarakat.

Hingga saat ini, pemerintah maupun berbagai elemen dan organisasi bersama-sama merapatkan barisan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di tengah warga. Bukan hanya itu saja, berbagai elemen juga turut membantu warga masyarakat memberikan dan menyalurkan bantuan guna meringankan beban warga yang berimbas pada sisi pendapatan ekonomi.

Ini dilakukan oleh tiga organisasi besar di Sulut bekerjasama membantu masyarakat yang terdampak akibat Covid-19. Ketiga organisasi tersebut yakni Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Sulawesi Utara, Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Sulawesi Utara Dan Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI) Sulawesi Utara .

Ketiga organisasi tersebut, bekerjasama bergandengan tangan menyalurkan bantuan kepada warga masyarakat nelayan di desa kema tiga tepatnya di lokasi TPI. Adapun bantuan yang diserahkan berupa APD,Masker dan Makanan siap saji dan diterima langsung Hukumtua dan masyarakat desa Kema tiga Minahasa Utara.

Usai menyerahkan bantuan, Ketua HNSI Cabang Sulut Theodorus Dondokambey kepada awak media ini menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini semata-mata untuk meringankan beban warga masyarakat yang ada di pesisir kema tiga yang hidupnya sebagai nelayan, yang terdampak covid-19. ” Ini sebagai bentuk kepedulian Kami kepada warga masyarakat yang terdampak wabah covid-19. Tentunya kami berharap, bantuan ini dapat meringankan dan dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” kata Ketua HNSI Kamis,(14/5/2020).

Sementara itu, ditempat yang sama Ketua ISPIKANI Sulut Dr Ir Haidy Malingkas, MSi mengatakan Kegiatan yang tergabung tiga organisasi merupakan yang perdana melakukan kerjasama membantu meringankan masyarakat nelayan dipesisir, yang terdampak wabah Covid-19. ” Kerjasama tiga organisasi ini adalah yang pertama kali membantu warga masyarakat. Kami sangat mendukung program Pemerintah ODSK untuk membantu meringankan beban masyarakat nelayan dipesisir, terdampak covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, Malingkas menjelaskan kedepan nanti, ketiga organisasi ini akan terus menyalurkan bantuan di desa-desa lainnya yang ada di pesisir. ” selain ditempat ini, kedepan kami akan menyalurkan bantuan kepada warga pesisir di desa-desa lainnya. Kami berharap masyarakat merasa terbantu,walaupun bantuan ini tidak seberapa,namun mereka merasa diperhatikan,” jelasnya.

Untuk diketahui, penyaluran bantuan ini, mengikuti protap kesehatan sesuai hibauan pemerintah untuk memakai masker,menjaga jarak dan menjaga kebersihan. Penulis : sisco




Ketua DPRD Sulut Pimpin Sidang Paripurna LKPJ 2016, Target PAD Berhasil Dicapai

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw memimpin jalannya sidang Paripurna dalam rangka mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban(LKPJ) Gubernur tahun 2016 lalu.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan LKPJ Tahun 2016

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan bahwa Optimalisasi pengelolaan pendapatan Sulawesi Utara tahun 2016 dinilai berhasil. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besarnya hampir satu triliun rupiah pun dapat dilampaui.
“Kita telah berhasil mencapai target sasaran PAD. Nilai capaian realisasi sebesar Rp. 981.071.815.882 atau mencapai 100,18 persen dari target yang ditetapkan yakni Rp. 979.353.945.492,” kata Dondokambey Selasa(4/4/17)diruang sidang paripurna.

Jajaran OPD eselon 2 dan 3 Pemprov Sulut

Selain itu, gubernur menjelaskan bahwa Sulut juga memperoleh dana perimbangan sebesar Rp. 1.923.527.808.000 dan pendapatan daerah lainnya sebesar Rp. 7.985.274.000 yang ditotalkan semuanya sebesar Rp 2.910.867.027.492.
Misalnya di bidang kesehatan. Dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 yang berlangsung tanggal 8 hingga 15 Maret itu untuk sasaran anak usia 0-59 bulan tingkat pencapaian keberhasilan Sulut di atas target nasional yang berada pada angka 85 persen.

“Kita menuai sukses dalam penyelenggaraan PIN. Tingkat capaian Sulut sebesar 91 persen atau melampaui target nasional,”jelasnya.

Dalam materi LKPJ,meliputi lima hal pokok yaitu kebijakan umum pemerintahan daerah, kebijakan umum anggaran, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan yang diatur dalam pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007.

Usai mendengarkan LKPJ gubernur, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengumumkan susunan Panitia khusus untuk membahas LKPJ Gubernur bersama SKPD yang terkait.

“Para personel pansus akan membahas laporan pertanggungjawaban gubernur dalam waktu yang telah ditentukan,”tukas Angouw.

Hadir dalam sidang paripurna DPRD Sulut unsur Forkopimda, jajaran SKPD dan undangan Lainnya. (Sisco)