RSUP Kandou Manado Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Kesehatan Di Bapelkes Sulut

Manado,GN- Bertempat di ruang aula Bapelkes Dinkes Sulut Senin (28/3/2022), RSUP Prof dr RD Kandou Manado, menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk tenaga kesehatan dan pelatihan Ventilasi Mekanik Dasar (Basic Level) bagiĀ  perawat RSUP Kandou Manado.

Direktur Utama RSUP Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, yang diwakili Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne.E Rotty,MKes membuka secara langsung kegiatan tersebut.

Dokter Ivonne dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa oleh karena kasih dan kemurahanNya,semua bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat, sejahtera dan bahagia.

“Kita tau bersama sekarang ini masih situasi pandemi Covid-19, yang dalam waktu dekat mungkin akan berubah jadi endemi, tetapi protokol kesehatan harus kita jalankan” kata dokter Ivonne.

Dokter Ivonne yang didampingi Koordinator Pendidikan dan Penelitian, dokter Hanry Takasenseran, juga mengatakan terima kasih kepada Bapelkes yang sudah memfasilitasi dan memberikan kesempatan RSUP Kandou menjadi pengampuh.

“Ini merupakan salah satu syarat bagi RSUP Kandou, untuk terakreditasinya Instalasi Diklat kami,dan terima kasih salah satu syarat pengampuan dari Bapelkes sudah kami dapatkan,” ujarnya.

Dia berharap agar dua materi ini yang sudah masuk dalam SIAKPEL (Sistim Informasi Akreditasi Pelatihan), Ventilasi Mekanik Dasar (Basic Level) bagi perawat dan BHD, benar benar diikuti dalam 5 hari kedepan.

“Karena pelatihan ini sudah sesuai kurikulum.Pelatihan ini dinilai bukan hanya peserta, tetapi juga para fasilitator dan narasumber serta panitia penyelenggara. Jadi ada output yang di hasilkan. Saya berharap bisa lulus 100 persen,” terangnya.

Ditambahkannya, agar hasil dari pelatihan ini bukan hanya dinilai dari pre-test dan post-test, tetapi juga perilaku selama mengikuti pelatihan.

“Salah satu contoh perilaku adalah Integritas, dan salah satu bentuk Integritas ialah disiplin, wujut nyatakan semua itu di tempat ini, karena ini merupakan pelatiahan yang terakreditasi,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pelatihan Kesehatan Dinkesda Provinsi Sulut, dr Samuel M.C. Tanos, menyampaikan selamat datang bagi peserta diklat.

“Dalam pelatihan ini ada kriteria penilaian yang harus terpenuhi hinggi bisa lulus 100 persen.Diharapkan peserta bisa mengikuti dengan baik, karena pelatihan ini terakreditasi.” tukasnya.

Selain itu, Dokter Sam sapaan akrabnya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama RSUP Kandou Manado dan Bepelkes Sulut. ” Ini sesuai dengan petunjuk dari Kemenkes bahwa Bapelkes Sulut sebagai pengampuh dalam kegiatan RSUP Kandou Manado untuk syarat Diklit terakreditasi,”tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat struktural UPTD Bapelkes Dinkesda Prov Sulut, dan Pejabat Fungsional RSUP Prof dr R.D Kandou Manado dan para narasumber. (sisco/*)




Rusol Bapelkes Kembali Berpenghuni, Dokter Samuel Tanos: Semua Kami Menampung WNI Dan WNA Pelaku Perjalanan Luar Daerah Dan Luar Negeri

Manado,GN- Setelah ditetapkan sebagai Rumah Isolasi (Rusol) oleh Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menampung warga masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 kini kembali berpenghuni.

Penanggungjawab Rusol Bapelkes Sulut dr Samuel Tanos (foto : gemparnews)

Pasalnya sebanyak 49 orang terkonfirmasi positif Covid-19 mereka dari Bandara langsung di rumahkan di Rusol Bapelkes Sulut. ” Mereka ini adalah pelaku perjalanan dari luar daerah, setelah tes antigen mereka positif dan dilanjutkan dengan Swab PCR dan masih positif, kemudian dari Bandara langsung ke Rusol Bapelkes ini,” ujarnya dokter Samuel Tanos kepada media gemparnews.com Jumat (4/2/2022) ketika di temui diruangan kerjanya.
Lanjut, Kepala Bapelkes Sulut ini mengatakan bahwa pihaknya sebagai penanggungjawab Rusol hanya mengikuti arahan dan petunjuk dari pimpinan. ” Jadi saya hanya mengikuti arahan pimpinan saja,” kata dokter Sam panggilan akrabnya.

Dia menjelaskan selain warga masyarakat lokal, Rusol Bapelkes Sulut juga menampung WNA Dan WNI yang melakukan perjalan dari luar negeri yang terkonfirmasi positif covid-19 ini. ” Jadi kalau perjalanan dari luar negeri ada dua yakni Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) semuanya Rusol Bapelkes dapat menerima atau menampung warga jika terkonfirmasi positif Covid-19,” tandasnya. (sisco)