Sebanyak 32 Pegawai Ikut Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan Di RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Uji Kompetensi Jabatan Fungsional (UKom JabFung) Kesehatan yang di gelar Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado bertempat di Aula RSUP Prof Kandou Manado, Selasa (13/6/2023).

Sebanyak 32 pegawai mengikuti UKom JabFung Kesehatan dari berbagai instansi, seperti BTKLPP Manado, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan RSUP Prof Kandou.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD diwakili Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes mengatakan, RSUP Prof Kandou oleh Kementerian Kesehatan RI dinyatakan telah memenuhi kualifikasi sebagai institusi penyelenggara Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan untuk masa berlaku 5 tahun ke depan.

Dokter Ivonne berharap kepada para peserta, dapat memanfaatkan Uji Kompetensi kali ini untuk memenuhi persyaratan kenaikan JabFung setingkat lebih tinggi.

UKom JabFung Kesehatan merupakan suatu proses untuk mengukur pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja Pejabat Fungsional Kesehatan.

“Perlunya Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan didasarkan pada suatu kenyataan bahwa lingkup pekerjaan Jabatan Fungsional tersebut memiliki cakupan yang cukup luas, membutuhkan penguasaan pengetahuan standar teoritis di bidangnya, serta memerlukan penguasaan khusus secara substansial menurut tingkat keahlian pada bidang tertentu,” kata dokter Ivonne.

Pada kesempatan ini, RSUP Kandou Manado menghadirkan 9 penguji untuk JabFung Dokter, JabFung Perawat, dan JabFung Tenaga Kesehatan Lain.

Dokter Ivonne saat membuka kegiatan ini turut di dampingi Koordinator SDM Ns Suwandi Luneto SKep MKes dan Sub Koordinator Pengembangan SDM Ns Abram Babakal SKep MKes. (*/sisco)




Jadi Irup Hari Lahir Pancasila, Dokter Ivonne : Pentingnya Membangun Semangat Pelayanan Unggul Dan Berdedikasi

Manado,GN- Direktur SDM Pendidikan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes mengatakan pembangunan, ideologi Pancasila, lima sila, dan keberadaan kita secara global.

Ini dikatakannya saat upacara bendera memperingati hari lahir Pancasila, Kamis,1 Juni 2023.

Dokter Ivonne yang menjadi Inspektur Upacara (Irup) menyampaikan bahwa pentingnya gotong royong dalam menghadapi tantangan global. “Dalam dunia yang semakin terhubung secara global, gotong royong menjadi landasan yang kuat dalam membangun peradaban yang adil, harmonis, dan berkelanjutan. Kita harus bekerja sama untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan di semua sektor,” ujarnya.

Lanjut kata dokter Ivonne komitmen RSUP Kandou dalam memberikan pelayanan yang unggul, sesuai moto rumah sakit, Kepuasan Pasien di Atas Segalanya.

“Sebagai bagian dari komunitas medis, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita akan pentingnya membangun semangat pelayanan yang unggul dan berdedikasi,” katanya.

Dia pun mengajak ,untuk wujudkan dan implementasikan tugas dan pelayanan sehari-hari di bidang kesehatan sehingga pelayanan yang berikan betul – betul pelayanan yang exelent yang sesuai dengan motto RSUP Kandou Manado.

Selain itu, pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di bidang kesehatan.

“Marilah kita jadikan momentum ini sebagai panggilan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kita,” tandasnya.

“Melalui semangat pancasila, kita terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Kita harus menjadi rumah sakit yang memanfaatkan teknologi terdepan dalam pelayanan medis agar pasien merasakan pengalaman yang luar biasa saat berada di sini,” tutupnya. (*/sisco)




Direktur SDM Pendidikan Dan Umum Buka Kegiatan Bimtek Internal Standar Akreditasi

Manado,GN- Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Prof dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne E Rotty,MKes membuka kegiatan Bimbingan Teknis(Bimtek) internal Standar Akreditasi, Kamis (15/09/2022) di aula kantor pusat administrasi RSUP Kandou.

Kegiatan ini tentu meningkatkan pelayanan civitas hospitalia RSUP Prof dr RD Kandou Manado untuk terus berbenah diri dan antusias berjuang mempertahankan akreditasi paripurna.

“Pencapaian akreditasi ini bukan semata sertifikat yang kami dapatkan,tetapi bagaiman kita berjuang, meningkatkan, dan mempertahankan pelayanan yang bermutu juga keselamatan pasien,” kata dr Ivonne.

Lanjut, ketua tim akreditasi RSUP Kandou Manado ini mengatakan kegiatan bimtek dan self assesmen untuk standar akreditasi Kementerian Kesehatan RI tahun 2022 mulai dilaksanakan hari ini.

“Sebelumnya kami telah melakukan sosialisasi,karena standar akreditasi dari Kementerian Kesehatan, karena ini merupakan yang standart akreditasi nasional yang terbaru oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).Namun terkait dengan mutu dan keselamatan pasien sama,”ujarnya..

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini, kata dr Ivonne bahwa untuk mengingatkan sekaligus merevisi beberapa standar baru atau yang disebut dengan Stakes 2022.

“Setiap pimpinan unit,Kepala Instalasi, Ketua Bagian, KSM, Kepala Ruangan, untuk monitor langsung apa yang menjadi kebutuhan akreditasi, baik itu dokumen, sarana dan prasarana,”terangnya.

Dokter Ivonne menyampaikan apresiasi dan terimakasih mewakili Direktur Utama RSUP Kandou Manado kepada tim akreditasi yang hadir dalam kegiatan bimtek ini.

“Saya memberikan apresiasi,dan terima kasih kepada teman teman semua, yang luar biasa semangatnya mulai dari sosialisasi sampai hari ini,” tutup dokter yang ramah terhadap siapa saja. (sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Workshop Kedaruratan Pengelolaan LB3

Manado,GN-  Limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit dalam bentuk padat, cair dan gas yang bersifat berbahaya bagi kesehatan lingkungan. Karena rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan adalah tempat berkumpulnya orang sakit maupun sehat, oleh karena itu dapat menjadi sumber penularan penyakit serta pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan, sekaligus juga menghasilkan limbah yang dapat menularkan penyakit.

Berkaitan dengan hal tersebut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Workshop Kedaruratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Selasa-Rabu (05 -06 Juli 2022) yang dimotori oleh Instalasi Sanitasi dan K3RS bertempat di aula lt 2 RSUP Kandou.

Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes saat membuka workshop mengatakan kepada ke 64 peserta workshop yang terdiri dari perawat, Kesling, operator incinerator, pengangkut sampah cleaning service, kegiatan ini harus di ikuti dengan baik untuk mengetahui bagaimana cara pengelolaan limbah yang baik dan benar dan menyangkut bagaimana cara angkutnya, pemilahannya dan identifikasinya sesuai dengan standar. “Karena kita tahu bersama, kita sedang menuju kearah proper yang tidak lagi merah tetapi sedang menuju ke hijau dan ini merupakan tanggung jawab bersama dari semua komponen yang ada di rumah sakit,” ujar Dr Ivonne.

Dia berharap kerjasama yang baik segenap hospitalia rumah sakit untuk sama-sama menggapai proper ini, dan bisa mendapat angka hijau, dan akan terus melakukan pelatihan ini kepada semua pegawai di RSUP Kandou Manado.

Dokter Ivonne mengajak, peserta bisa merubah budaya lama, agar selalu peduli atau Care terhadap pengelolaan limbah di rumah sakit. Dia juga menghimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan karena kita masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Adapun para narasumber dalam kegiatan ini madalah mereka yang sangat berkompeten dalam bidang Sanitasi dan K3RS Melki Mananohas, SE. MSi, Lidya Ratuliu, SST, Netty Aseng, SST, Ns. Allan Sondakh, S.Kep, M.Kes.(*/sisco)




Di Buka Oleh Dokter Ivonne E Rotty, 36 Mahasiswa Akbid Cenderawasih Palu Ikut Pelatihan BHD Dan PMKP

Manado,GN- Kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah sakit serta Covid-19 Selasa, (5/7/2022) wajib diikuti oleh setiap Mahasiswa yang akan melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Kegiatan yang diikuti oleh 36 Mahasiswa Akademi Kebidanan (Akbid) Yayasan Pendidikan Cendrawasih Palu Sulawesi tengah ini bertujuan untuk terwujudnya mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit, lebih khusus lagi untuk terciptanya budaya keselamatan pasien di rumah sakit.

Plh Direktur Utama RSUP Kandou Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes, saat membuka kegiatan ini menyatakan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak Akbid Cendrawasih Palu yang mempercayakan mahasiswanya yang akan melakukan praktek lapangan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado yang adalah Pendidikan, juga sebagai rumah sakit rujukan Nasional Tipe A dan telah terakreditasi secara Nasional oleh KARS dan Internasional oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan Joint Commision International(JCI).

Lanjut dr Ivonne mengatakan  kegiatan pelatihan seperti ini wajib diikuti oleh semua komponen bahkan stakeholder yang ada di RSUP Kandou tidak terkecuali bagi mahasiswa yang akan melakukan pendidikan praktek lapangan di RSUP Kandou. Oleh karena selama mengikuti kegiatan praktek dikandou, kalian akan menjadi bagian juga dari RSUP Kandou dan ikutbertanggung jawab dengan pelayanan yang ada di RSUP Kandou Manado.

Dokter Ivonne berharap selama 12 hari melaksanakan praktek di RSUP Kandou Manado, dapat melihat regulasi-regulasi terkait dengan pelayanan maupun non pelayanan yang ada di rumah sakit Kandou Manado, benar-benar sudah terstandarisasi untuk dapat diikuti dengan baik. “Paling penting diimplemetasikan ditempat dimana nantinya mahasiswa akan bekerja, termasuk ilmu yang akan didapatkan lewat teori dan praktek.Kepada semua mahasiswa untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemic Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Akbid Pendidikan Cendrawasih Dr Dra.Anna Veronica Pont, SKM,SH,MH,MM, menyatakan rasa terima kasih kepada pihak RSUP Kandou yang sudah menerima Mahasiswa Akbid Cendrawasih Palu untuk melakukan pendidikan praktek lapangan dan senantiasa berharap agar semua mahasiswa dapat dididik dengan baik oleh pihak RSUP Kandou, dan tetap mengingatkan juga kepada mahasiswa agar tetap menjaga nama baik institusi pendidikan kita yakni Akbid Cendrawasih Palu Sulawesi Tengah.

Hadir dalam kegiatan pembukaan pelatihn ini, kepala Instalasi Diklat dr Reamur Moudy Rawung, Sub Koordinator Pengembangan dan Penelitian dr Neni Ekawardani dan Sub Koordnitor Pendidikan dan Pelatihan Jemmy Sambul, SE.(*/sisco)




Tahun Ini RSUP Kandou Manado Bakal Terakreditasi Institusi Instalasi Diklat

Manado,GN- Direktur SDM Pendidikan Dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty, MKes menjelaskan Kementerian Kesehatan RI memintakan tahun 2023 semua rumah sakit vertikal harus mempunyai Institusi Instalasi Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) yang terakreditasi.

Dr dr Ivonne E Rotty,M.Kes (foto: gemparnews)

Untuk RSUP Kandou Manado kata dokter Ivonne sapaan akrabnya mengatakan saat ini sudah di bentuk tim dan sementara proses.

” Jadi, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof RD Kandou Manado sementara ini, proses persiapan untuk Akreditasi Institusi Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat). Jika Tuhan berkenan, tahun ini terakreditasi,” kata dokter Ivonne kepada awak media ini, Jumat (3/6/2022) ketika di temui di ruangan kerjanya.

Lanjut, Dia mengatakan kalau misalnya RSUP Kandou Manado sudah terakreditasi secara otomatis sudah bebas melakukan Diklat.

” Nah, kalau ini khusus untuk instalasi Diklat. Kalau misalnya RSUP Kandou Manado telah terakreditasi, berarti RSUP Kandou sudah bebas melakukan pendidikan dan pelatihan artinya RSUP Kandou dapat melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan dengan mengundang dari luar,” jelas dokter Ivonne.

Dia menambahkan, dengan melaksanakan pendidikan dan pelatihan dengan mengundang dari luar menjadikan revenue rumah sakit Kandou Manado. ” Dengan itu, akan jadi revenue-nya Rumah sakit,” tandasnya. (sisco)




Wajib Ikuti Kredensial, Usai 53 CANS Lakukan Assesmen Kopetensi

Manado,GN- Sebanyak 53 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) wajib mengikuti Kredensial, untuk bisa meraih Rincian Kewenangan Klinis (RKK) dan Surat Penugasan Kewenangan Klinis (SPK), yang sebelumnya mereka juga telah dilakukan assesmen kompetensi pada tahap awal.

Hal ini di sampaikan Direktur SDM Pendidikan dan Umum, RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Ivonne E Rotty, MKes, saat membuka kegiatan Kredensial bagi CASN RSUP Kandou, Rabu (5/04/2022),di aula lantai 2 kantor administrasi RSUP Kandou Manado.

Dokter Ivonne, sapaan akrabnya mengatakan ketika CASN memegang Rincian Kewenangan Klinis dan SPK, CASN sudah bisa melaksanakan tanggung jawab sebagai seorang perawat sesuai dengan kewenangan.

“Selamat kepada anak anak saya,yang sudah mengikuti kredensial ini, dan selamat melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Terima kasih juga buat komite keperawatan dan tim Kredensial, atas pelaksanaan kegiatan ini” Ujar Dokter Ivonne yang didampingi Koordinator SDM,Ns, Suwandi Luneto,SKep, MKes.

Sementara, Ketua komite keperawatan Ns Frida Mendur, SKep. MKes mengatakan proses kredensial ini didahului dengan assesmen kompetensi.

“Kita akan melihat kompetensinya seperti apa kemudian dilanjutkan dengan kredensial, karena ini adalah awal mereka memulai tugas dan tanggung jawab sebagai staf keperawatan di RSUP Kandou,”Tutupnya

Diketahui sebelumnya, Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) telah mengikuti tahapan yang di terima oleh pimpinan RSUP Kandou Manado. Sesuai dengan regulasi, mereka sudah dibekali dengan pendidikan, pelatihan (Diklat) dan orientasi, baik secara umum maupun khusus. (sisco/*)




Mahasiswa Program Studi Ners FK Unsrat Manado Diklat Di RSUP Kandou, Dokter Ivonne : Lima Hari Ke Depan Ikuti Dengan Baik

Manado,GN- Mahasiswa program studi Ners Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat Manado, selama lima (5) hari ke depan mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BHD, PMKP, PPI, Covid-19 dan K3RS di RSUP Kandou Manado.

Kegiatan tersebut di buka oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado melalui Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty,MKes, Senin (21/3/2022).

Dokter Ivonne mengatakan RSUP Kandou Manado adalah rumah sakit rujukan nasional yang telah terakreditasi oleh karena itu semua prosedur proses pelayanan bahkan pendidikan dan pelatihan juga harus sesuai dengan standar. ” Ini sudah menjadi regulasi yang diterapkan oleh manajemen karena kita sudah terstandarisasi secara Nasional maupun Internasional,” kata Ketua Tim Akreditasi RSUP Kandou Manado ini.

Dokter Ivonne juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Fakultas kedokteran Universitas Samratulangi Manado melalui Ns Sefty J Rompas, SKep, MKes sebagai Koordinator program studi ilmu keperawatan Fakultas Kedokteran Unsrat yang telah mempercayakan kepada RSUP Kandou Manado sebagai tempat pendidikan praktek lapangan bagi mahasiswa program studi Ners yang sudah kesekian kalinya.

Selain itu, Dokter Ivonne juga menekankan agar adik mahasiswa untuk memperhatikan juga tentang soft skill, yakni menyangkut sikap dan perilaku saat berhadapan dengan pasien, keluarga pasien maupun sesama petugas yang ada di rumah sakit dan komunikasi efektif harus diperhatikan.

Dokter Ivonne mengharapkan, selama lima hari ke depan agar mahasiswa program studi Ners Unsrat dapat mengikuti dengan baik, kegiatan pendidikan dan Pelatihan di RSUP Kandou Manado.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Diklit dr Hanry Takasenseran, Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu,MSi serta sub Koordinator Penelitian dan Pengembangan dr Neni Ekawardani. (*/sisco)




RSUP Kandou Manado Sambut Baik Kunjungan Kaji Banding RSM Provinsi Sulut

Manado,GN- Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes mewakili Dirut RSUP Kandou Manado menerima kunjungan kaji banding Rumah Sakit Mata (RSM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Selasa, (15/3/2022) di ruang Webinar RSUP Kandou Manado.

Kunjungan RSM Provinsi Sulut ini, terkait pengelolaan Remunerasi Rumah Sakit dalam rangka peningkatan mutu pelayanan yang ada di rumah sakit.

Dokter Ivonne sebagai Ketua Tim Remunerasi RSUP Kandou Manado Dr Ivonne E Rotty,MKes didampingi Sub Koordinator Pengembangan SDM sekaligus sebagai penanggung jawab Remunerasi Ns Abram Babakal, SKep, MKes menyambut baik Tim RS Mata Provinsi Sulut dr Vonny Dumingan, MKes,MARS, dimana telah memilih RSUP Kandou Manado sebagai center, untuk belajar tehnik penyusunan remunerasi.

Dokter Ivonne menjelaskan, sistem Remunerasi adalah sistem yang mengatur pengupahan pegawai yang diberlakukan di lingkungan Rumah Sakit dan pengelolaan Remunerasi di RSUP Kandou sudah menjadi percontohan dari beberapa rumah sakit Vertikal dan juga RSUD yang ada dibeberapa daerah di provinsi Sulawesi utara khususnya dan di Indonesia umumnya.

Usai diterima oleh Ketua Tim Remunerasi di ruang webinar, Tim dari RS Mata Provinsi diajak untuk menuju ruang laboratorium Remunerasi RSUP Kandou guna mengetahui lebih jauh lagi tentang tehnik penyusunan Remunerasi rumah sakit.

Penanggung jawab Remunerasi Ns Abram Babakal, SKep, MKes memaparkan tentang bagaimana teknik penyusunan remunerasi dirumah sakit.

Sementara itu Direktur RSM Provinsi Sulut menyampaikan terima kasih serta memberikan apresiasi kepada rumah sakit Kandou yang telah menerima Tim Kami dengan baik dan telah membagikan ilmu terkait dengan tehnik penyusunan Remunerasi di rumah sakit.

“ tentunya kami akan belajar semaksimal mungkin semua materi yang terkait dengan teknik penyusunan remunerasi untuk kemajuan pelayanan dirumah sakit Mata provinsi Sulawesi Utara,” tandasnya.(*/sisco)




RSUP Kandou Manado Jadi Tujuan RSUD Anuntaloko Parigi Untuk Kaji Banding

Manado,GN– Diruang Webinar Gedung Kantor Pusat RSUP Prof. Dr. r. d Kandou Manado, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr.dr.Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes,didampingi Koordinator dan Sub Koordinator terkait menerima kunjungan Tim dari RSUD Anuntaloko Parigi Moutong Sulawesi Tengah dibawah pimpinan dr. Revy J. N. Tilaar, M.A.P untuk melakukan Kaji Banding terkait pengelolaan Remunerasi di RSUP Kandou Manado dan juga Pelayanan Medis, Rabu (19/01/22).

Foto Bersama Usai Pertemuan (foto: gemparnews)

Dokter Ivonne yang juga sebagai Ketua Tim Akreditasi RSUP Kandou Manado juga sebagai Ketua Tim Remunerasi menyambut baik Tim dari RSUD Anuntaloko Parigi, yang sudah mempercayakan RSUP Kandou Manado sebagai tempat untuk dilakukan Kaji Banding terkait dengan pengelolaan Remunerasi dan Pelayanan Medis.

Dia juga memperkenalkan struktur organisasi, dan juga menyampaikan bahwa RSUP Kandou Manado telah terakreditasi secara Paripurna dari KARS dan juga dari Joint Commision Internasional (JCI) sekaligus sebagai Rumah Sakit Pendidikan serta Rumah Sakit Rujukan Nasional.

“Yang pasti RSUP Kandou siap memberikan informasi yang terbaik untuk RSUD Anuntaloko Parigi,” kata Direktur yang baru saja menerima Hak Cipta dari Kemenkumham atas Aplikasi Temandiri dalam Pertemuan Asosiasi Rumah Sakit Vertikal (ARVI) di Bali 13 Januari 2022.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Profil RSUP Kandou dan juga Remunerasi oleh Sub Koordinator Pengembangan SDM sekaligus sebagai penanggung jawab Laboratorium Remunerasi Ns. Abram Babakal, S.Kep, M.Kes. (*/sisco)