Pemprov Sulut Peduli Terhadap Generasi Muda, Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Penularan HIV AIDS

Sulut,GN- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Prof Dr (HC) Olly Dondokambey,SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandou melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Daerah Sulut menyelenggarakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV AIDS di kalangan pemuda, Kamis (04/04/2024) di hotel Yuta Manado.

Sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah OD SK terhadap generasi muda yang ada di Sulawesi Utara.

Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa dan negara bahkan generasi di kalangan golongan agama yang perlu di berikan perhatian, edukasi, pemahaman tentang bahaya narkoba dan Hiv Aids.

Acara sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Daerah Provinsi Sulut, Marcel M Sendoh,SH,MSi di dampingi oleh Nara sumber dari unsur PKK Provinsi Sulut Pdt Elena Najoan,STh,MTh.

Peserta yang hadir pada acara sosialisasi ini sebanyak 100 peserta yakni dari siswa dan siswi SMAN 1,SMAN 7,SMAN 9, SMAN 6, SMA Rexmundi,SMA Eben Haezer dan kalangan organisasi kepemudaan.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama satu hari, di mulai pukul 8.00 Wita sampai selesai.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Daerah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada para peserta yang sudah hadir dalam acara sosialisasi ini.

Sendoh menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penularan HIV AIDS di kalangan pemuda . ” Kegiatan tersebut tujuannya untuk memberikan penjelasan kepada kalangan generasi muda terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu,kami juga memberikan penyuluhan untuk pencegahan penggunaan narkoba di kalangan pemuda,” jelasnya kepada awak media ini.

“Kami menghadirkan beberapa tokoh agama dan penyuluh lainnya untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya narkoba dan Hiv Aids kepada generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Kasubag Kreatif Kepemudaan Alfius Kantohe menambahkan terkait kegiatan penyuluhan pencegahan penggunaan narkoba dikalangan generasi muda. Kantohe mengatakan generasi muda saat ini perlu di berikan pemahaman,supaya mereka dapat memahami adanya bahaya pengunaan narkoba. ” Generasi muda saat ini sudah mulai bergeser, sehingga pemahaman terhadap narkoba sangat perlu di ketahui oleh generasi muda. Mereka harus memahami bahaya narkoba dan Hiv Aids. Untuk itu perlu di berikan edukasi sosialisasi pencegahan penggunaan narkoba bagi kalangan generasi muda,” tutupnya. (sisco)




Tahun 2023 Mendatang, Sekretaris Komisi IV Cindy Wurangian Himbau Dispora Sulut Gairahkan Olahraga Di Bumi Nyiur Melambai

Sulut,GN- Komisi IV DPRD Sulut bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (29/08/2022) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruangan rapat komisi IV.

Usai RDP Komisi IV DPRD Sulut Dan Dispora Sulut Foto Bersama (foto: ist)

Sekretaris Komisi IV, Cindy Wurangian memimpin Rapat Dengar Pendapat dan dihadiri anggota komisi Sjenny Kalangi, Muslimah Mongilong dan Agustien Kambey.

Wurangian menjelaskan dalam RDP yang dilaksanakan menghasilkan kesimpulan bahwa Komisi IV DPRD Sulut sudah merekomendasikan, agar pada tahun 2023 harus ada program kegiatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Kami maksudkan berupa bantuan-bantuan langsung kepada masyarakat untuk menggairahkan olahraga di tengah masyarakat,” ucapnya.

Srikandi dari Partai Golkar ini menambahkan, Kepala Dispora Sulut sudah menyampaikan bahwa memang ada nomenklaturnya dan sudah dilakukan dan dianggarkan sejak tahun 2019. Namun, setelah itu tidak dianggarkan lagi.

Dalam hasil rekomendasi RDP hari ini kata Wurangian, berapa pun dana yang dialokasikan untuk Dispora harus melaksanakan kegiatan yang menyentuh langsung ke masyarakat, dan harus juga mendapat dukungan dari pemerintah.

“Anak-anak yang ada di desa atau kelurahan perlu disupport oleh pemerintah agar supaya mereka bisa terus memupuk bakat yang dimiliki, bahkan yang belum kelihatan bisa digali bakat yang mereka miliki,” katanya.

Sehingga ketika atlet sudah meraih prestasi dan mendapat medali, pemerintah dengan penuh kebanggaan atas pencapaian tersebut, sebab membawa harum nama daerah.

“Kami menginginkan agar dari awal pemerintah sudah bersama-sama dengan mereka para atlet. Sejak awal latihan sampai mendulang prestasi, jangan hanya ketika sudah ada di panggung baru pemerintah menyelip bahwa atlet tersebut membawa nama pemerintah,” tegasnya.

Dia berharap perhatian dari pemerintah sehingga hasil rekomendasi RDP ini dapat direalisasikan dengan baik sehingga atlet yang ada di Sulut semakin diperhatikan.

“Kami berharap, tidak ada lagi atlet Sulut yang tidak diperhatikan sehingga ketika ada kompetisi membawa nama daerah lain, karena mereka sangat diperhatikan daerah tersebut,” tutupnya. (sisco)