220 PPDS Gelombang Pertama FK unsrat Manado Mengikuti Workshop Vaksinator Covid-19 Via Zoom

Manado,GN- Sekitar 220 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) gelombang pertama Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat Manado mengikuti kegiatan Workshop Vaksinator Covid-19 melalui aplikasi Zoom.

Kegiatan tersebut di buka oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD di RSUP Kandou Manado Sabtu, (20/2/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Membuka Kegiatan Workshop (foto : gemparnews)

Dalam sambutannya Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan bahwa basic penyuntikan pasti mengusai dengan benar tetapi ada beberapa hal yang sifatnya spesifik terhadap Covid-19, mengenai Vaksinnya atau juga Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) akan dibahas dalam workshop.

Lanjut Dirut mengatakan kegiatan workshop ini merupakan kegiatan Nasional dan diprakarsai oleh RSUP Kandou Manado lewat virtual meeting.Dirut berharap kepada PPDS agar mengikuti dan menyerap setiap materi yang disampaikan dalam kegiatan workshop hari ini. ” Setelah mengikuti Workshop ini Peserta PPDS lebih terlibat aktif sebagai Vaksinator dalam kegiatan penanganan Covid-19 sebagai Pandemi Global. Nantinya juga para PPDS akan terun langsung pada kegiatan yang sifatnya massal seperti yang ada di spot-spot atau di pos-pos seperti dirumah sakit Kandou Manado,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan keikut sertaan dalam workshop ini akan diberikan Sertifikat dengan SKP IDI kepada semua peserta. Dirut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SDM, Pendidikan dan Umum yang telah bertanggung jawab dalam pelaksanaan semua kegiatan Vaksinasi termasuk dalam pendidikan Vaksinator ini juga. ” saya berharap apa yang kita kerjakan ini, mempunyai tujuan yang sangat baik, dan kemudian tujuan ini bisa kita manfaatkan secara benar dan maksimal. Saya menyakini peran serta Vaksinator ini akan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kegiatan pemutusan rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes mengatakan RSUP Kandou Manado selalu menunjang kegiatan Pemerintah dimana pelaksanaan workshop Vaksinator ini akan diberikan langsung oleh Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Dia berharap kepada semua rumah sakit untuk membuat workshop seperti kegiatan ini. ” Kegiatan ini hanya untuk mempertajam saja secara spesifik untuk yang Covid-19 ada sedikit perbedaan,” tukasnya.

Dr dr Ivonne E Rotty,MKes (foto : gemparnews)

Lanjut Dr Ivonne mangatakan pada bulan Maret mendatang, akan dilaksanakan perluasan untuk sasaran pemberian vaksin covid-19 tidak hanya untuk Tenaga Kesehatan atau SDM Kesehatan tetapi untuk masyarakat pelayanan publik. ” Jadi tujuan dilakukan workshop ini agar penanganan dalam pemberian Vaksinasi Covid-19 semakin cepat karena semakin besar jumlah sasaran yang harus diberikan Vaksin, maka jumlah Vaksinator juga harus di perbanyak seperti Dokter dan Perawat yang memiliki STR dan keterlibatan para PPDS untuk menjadi Vaksinator ini,” terangnya.

Dijelaskannya bahwa Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) dan berkoordinasi dengan universitas Samratulangi khususnya Fakultas Kedokteran serta RSUP Kandou Manado untuk memberikan izin kepada peserta didik untuk menjadi Vaksinator. “Kepada 440 peserta didik yang akan dilatih menjadi Vaksinator agar dapat mengikuti dengan baik, karena akan diberikan sertifikat resmi sebagai Vaksinator dan tentunya akan diatur, tanpa menggangu proses pendidikan mereka,” Pungkasnya.

Diketahui dalam kegiatan workshop kali ini hadir sebagai Narasumber para dokter yang sangat berkompeten diantaranya Dr.dr. Ivonne E Rotty, MKes dengan Materi Kebijakan Vaksinasi Covid-19, dr Agung Nugroho, SpPD-KPTI dengan Materi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, dr Antonius Wirawan, SPPD dengan materi Surveilance KIPI dan Komunikasi Resiko dan dr Eko Surachmanto, SpPD-KAI dengan mater Kemanan Vaksin dalam rangka Workshop Vaksinator Covid-19 di Indonesia.(*/sisco)




Dirut Panelewen : Kita Harus Jadi Hero Menghadapi Pandemi

Manado,GN- Kalimat yang di sampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dalam sambutannya di Hari Ulang Tahun ke-16, memotivasi seluruh komponen jajaran RSUP Kandou Manado. “Kita tetap semangat dan menjadi pejuang melawan covod-19 dan kita harus jadi hero dalam menghadapi pandemi ini,” kata Panelewen dari atas podium mimbar Selasa (9/2/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Saat Memotong Kue Tumpeng (foto : gemparnews)

Dia menyebutkan dalam tahun 2021 ini, tahun yang penuh tantangan bagi RSUP Kandou Manado. Meskipun banyak tantangan, lanjut Dirut, Dirinya bersama jajaran RSUP Kandou Manado tetap optimis menghadapi segala tantangan. ” Kita harus punya kemampuan seperti ini, dan kita harus punya karakter yang tinggi. Ini adalah cara Tuhan membuat kita lebih kuat,” terang Panelewen sambari memotivasi kepada jajarannya bahwa kondisi seperti ini harus kita terima.

Selain itu, di tahun 2021 kata Dirut, RSUP Kandou Manado masih di perhadapkan dengan menyakinkan, mengedukasi dan memberikan informasi kepada segenap masyarakat tentang pandemi covid-19 ini. “Saya yakin RSUP Kandou Manado, semakin hari semakin besar dan mendapatkan simpati di hati masyarakat. Selamat Hari Ulang Tahun RSUP Kandou Manado ke-26,”pungkasnya. (sisco)




Bentuk Kepedulian Bagi Pegawai RSUP Prof Kandou Manado Terdampak Banjir, Dirut Salurkan Bantuan

Manado,GN – Intensitas curah hujan yang sangat tinggi beberapa hari lalu membuat masyarakat mengalami bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado.

Bencana banjir ini juga berdampak kepada pegawai di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.
Sebagai satu bentuk kepedulian dan sepenanggungan dalam satu keluarga besar RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Direktur Utama (Dirut) bersama dengan jajarannya menyerahkan bantuan pangan bagi pegawai RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (25/01/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Menyerahkan Bantuan (foto : ist)

Penyaluran bantuan oleh Manajemen RSUP Kandou Manado dipimpin langsung Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dan didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes, Kepala Bagian Umum John Robert Tuwaidan, ST MSi, Kepala Bagian SDM Ns Suwandi Luneto, SKep, MKes serta Kasubag Hukormas Novita, SH.

Sekitar 134 rumah pegawai RSUP Prof Dr RD Kandou Manado yang terdampak banjir di Kota manado.

Penyerahan bantuan sembako kepada pegawai yang terdampak bencana banjir diserahkan langsung oleh Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD kepada dua orang perwakilan pegawai yang terkena musibah banjir.

Panelewen mengatakan tujuan penyerahan bantuan kepada rekan-rekan yang mengalami musibah ini merupakan bentuk kepedulian, sepenanggungan juga kekeluargaan dari semua komponen di RSUP Kandou Manado. “Melihat suadara, teman dan kerabat yang mengalami musibah banjir, kami semua secara spontan merasa terpanggil untuk kemudian memberikan sesuatu yang mungkin nilainya sangat kecil, tetapi dari segi psikologis tentu akan sangat membantu mereka dan memberikan support. Saya pun berharap untuk dapat meningkatkan kewaspadaan bila terjadi curah hujan yang cukup lebat,” kata Dirut.

Selanjutnya, penyerahan bantuan kepada pegawai yang terdampak banjir lainnya, akan disalurkan melalui kepala Instalasi di masing-masing ruangan.(*/sisco)




Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Tinjau Lokasi Pelaksanaan Vaksin Covid-19

Manado,GN- Memasuki hari ke-4 pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD meninjau kembali pelaksanaan vaksinasi covid-19.

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Ketika Di Wawancarai Media (foto : gemparnews)

Dirut pada kesempatan itu didampingi Direktur SDM Dr dr Ivone Rotty MKes, Direktur Medik keperawatan dan penunjang dr Jehezkiel Panjaitan serta jajaran RSUP Kandou Manado.

Usai melakukan peninjauan, Kepada awak media gemparnews.com Dirut mengatakan bahwa target pemerintah untuk vaksinasi bagi tenaga kesehatan dalam satu minggu di Seluruh Indonesia sebanyak satu juta  yang sudah di vaksin. ” yang dikejar oleh pemerintah dalam satu minggu ini mencapai satu juta,” kata Dirut Kamis,(21/01/2021) di muka lobi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Selanjutnya, dijelaskan oleh Dirut bahwa rumah sakit vertikal yang ada diseluruh provinsi adalah proiritas termasuk RSUP Kandou Manado yang ada di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara. “Jadi prioritas minggu ini rumah sakit vertikal di Ibukota Provinsi,” jelasnya.

Setelah rumah sakit vertikal di Ibukota Provinsi kata Dirut, pekan depan akan.dilakukan selanjutnya di rumah sakit lainnya. ” Selanjutnya minggu depan akan dilaksanakan vaksinasi covid-19 di rumah sakit lain,” pungkas Dirut. (sisco)




RSUP Prof Kandou Manado Gelar Vaksinasi Covid-19

Manado,GN- Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021) dibuka oleh Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dan dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI dr Imran Agus Nurali, SpKO, dewan Direksi dan Pejabat terkait lainya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Menyampaikan Sambutan (foto : ist)

Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan pelaksanaan vaksinasi mulai hari ini, besok dan di perkirakan satu bulan ke depan mengingat tenaga kesehatan di RSUP Prof Kandou Manado sebanyak dua ribuan sehingga nantinya akan terseleksi berdasarkan dengan adanya indikasi-indikasi seseorang yang akan mendapatkan vaksinasi. ” Dari kelompok pertama 20 orang ini, dapat kita saksikan hari ini tidak ada tanda-tanda yang kita sebutkan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Tentu saja ini propaganda kita semua kepada warga masyarakat, pertama juga kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya dari semua komponen di RSUP Kandou Manado,” terangnya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

Lanjut Dirut mengatakan dari penelitian secara epidemiologi surveilens kemudian penelitian klinis, vaksinasi ini adalah cara satu-satunya yang mungkin paling efektif untuk meredam atau memutus rantai penularan. ” Selain kita melakukan 3M yang sudah di dengung-dengungkan tetapi saat ini vaksinasi adalah cara terbaik kita berupaya keras memutuskan penularan ini,” pungkasnya. (sisco)




Dirut Ajak Nakes Jadi Agen Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengajak Tenaga Kesehatan (Nakes) menjadi agen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk juga memberikan edukasi terhadap sesama Tenaga Kesehatan dilingkungan Rumah Sakit dan juga kepada teman se profesi nilai-nilai atau velue proses vaksinasi tersebut.
Ini disampaikannya saat membuka kegiatan vaksinasi covid-19 di lingkungan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

“Orang kesehatan ini,kenapa dilakukan vaksiansi pertama kali. Tujuannya yang pertama adalah penghargaan dari pemerintah terhadap orang kesehatan juga Nakes. Nantinya orang kesehatan ini yang di vaksinasi menjadi agen untuk memberikan edukasi terhadap mereka atau masyarakat banyak mengenai efikesi atau efektifitas dari vaksinasi ini,” ungkap Dirut.

Dirut berharap, kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat bisa memberikan edukasi atau sesuatu yang sifatnya positif kepada masyarakat banyak. (sisco)




Dirut : RSUP Kandou manado Siap Fasilitasi Hak Pilih Pasien di Pilkada Serentak

 

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD mengatakan bahwa sejauh ini, komunikasi intens dilakukan dengan pihak penyelenggara pilkada. Dia pun memastikan siap bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum, agar hak politik semua pasien dan keluarganya bisa tersalurkan.

“Sejauh ini, komunikasi intens dengan penyelenggara Pilkada terus dilakukan supaya teknis pelaksanaan di rumah sakit dapat berlangsung lancar,” ujar Dirut Jimmy Panelewen.

Dirut Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD (kanan) didampingi Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan (foto : ist)

 

Dikatakannya, salah satu yang menjadi concern bersama KPU yaitu jaminan hak politik bagi pasien yang sedang dirawat di ruang isolasi Covid-19 juga skrining isolasi IGD. “Ini harus diantisipasi sebab pasien Covid tak bisa keluar. Begitu juga nantinya petugas tak bisa sembarang masuk ruang isolasi,” terang Dirut.

Diketahui, RSUP Prof Kandou memiliki lima ruang perawatan khusus pasien Covid-19. Yaitu ruang Irina F Atas, Irina F Bawah, Irina Anggrek, dan Irina Nyiur Melambai dan Juga di skrining IGD. (*/sisco)




Bentuk Apresiasi Kepada Tenaga Kesehatan, Jajaran RSUP Kandou Manado Serentak Gerakan Tepuk Tangan Selama 56 Detik

Manado,GN- Segenap jajaran RSUP Kandou Manado ikut dalam Gerakan tepuk tangan 56 Detik serentak pukul 12.00 WIB atau 13.00 Wita. Gerakan tepuk tangan serentak ini sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga Kesehatan yang di nilai mampu tangani Covid-19. Dengan menerapkan protokol kesehatan, gerakan ini dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56, Kamis (12/11/2020) di gelar di lobi Kantor Pusat RSUP Kandou.

Gerakan bertepuk tangan bersama selama 56 detik tersebut juga diikuti Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dewi Anggraini SE MM, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, Ketua SPI dr BJ Waleleng SpPD-KGEH, dan para pejabat struktural.

Dalam penyampaian Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD bahwa aksi bertepuk tangan selama 56 detik secara bersama adalah sebagai penghargaan kepada tenaga kesehatan yang telahberjuang pada pencegahan dan penanganan Covid-19. “Juga bentuk apresiasi dari seluruh insan kesehatan kepada masyarakat yang telah melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19,” kata Dirut Panelewen.

Dengan mengangkat tema HKN ke-56 “Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat”, dan sub tema ‘Jaga Diri, Keluarga dan Masyarakat Selamatkan Bangsa dari pandemi Covid-19.

Dinjelaskannya, bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus berupaya membangun masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru. “Begitupula memperkuat pembangunan kesehatan di tanah air termasuk strategi penanganan Covid-19 sebagai wujud dan tekad bersama masyarakat Indonesia untuk sehat,” jelas Panelewen.

Panelewen menambahkan, saat ini kita masih berjuang dan akan terus berjuang bersama. Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun untuk mencegah keterpaparan Covid-19. “Diharapkan dukungan masyarakat untuk terus mematuhi protokol, sebab penerapan protokol kesehatan adalah hal yang tak bisa ditawar lagi,” tutup Dirut. (Framu)




Dirut RSUP Kandou Manado Seminar PONEK

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, Sp-B-KBD membuka kegiatan seminar terkait Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK) di masa pandemi covid 19, Selasa (10/11/2020) di aula lantai dua RSUP Kandou.

Direktur Utama dalam sambutannya mengatakan empat rumah sakit nantinya akan menjadi pilot proyek untuk pendampingan dari RSUP Kandou. Selain itu Dirut juga menyapa kepada seluruh pimpinan rumah sakit yang ada di sulawesi utara dan sekitarnya dan empat rumah sakit yang menjadi pilot proyek kerja sama dengan RSUP Kandou.

”Rumah Sakit Walanda Maramis, Rumah Sakit kotamobagu, Rumah Sakit Noongan, Rumah Sakit Liunkindahe, yang nantinya akan menjadi pilot proyek untuk pendampingan dari RSUP Kandou terkait upaya kita bersama untuk menopang dan memberi kontribusi terhadap program prioritas nasional kementrian kesehatan RI, dalam hal ini untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” kata Dirut.

Dijelaskannya banyak tantangan untuk mencapai target menurunkan angka kematian ibu dan bayi. “Tantangannya semakin berat untuk pencapaian penurunan angka kematian ibu dan bayi di indonesia maupun di Sulut setelah kita masuk dalam era pandemi covid-19, Untuk itu RSUP Kandou telah menyusun strategi 5 tahun kedepan untuk bekerja sama dengan pihak pihak terkait,” terangnya.

Dalam seminar tersebut sebagai moderator dalam webinar online ini adalah Dr.dr.Erwin Kristanto,SH,Sp FM(K) Narasumber dr. Kirana Pritasari, MQIH, selaku Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI. Dr.dr Ivonne Rotty,M.kes, selaku Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Kandou Manado. Dr.dr Rocky Wilar,Sp.A(K) selaku Kepala bagian KSM Anak. Dr.dr Joice M.M. Sondakh Sp.OG (K) Fungsional KSM Obsgyn.

Hadir dalam kegiatan seminar online tersebut, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr Kirana Pritasari, MQIH. Direktur kesehatan keluarga dr Erna Mulati, Kepala dinas kesehatan propinsi sulawesi utara, dr Debby Kalalo, Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr ivonne Rotty, Mkes, Ketua dewan pengawas RSUP Kandou Dr Hendrik Manueke. dan Pejabat dan staf terkait yang hadir di ruangan webinar. (*/framu)




Dirut Sambut Baik Kedatangan Puslitbangkes Kemenkes RI Di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN- Kedatangan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan (Puslitbangkes) Kementerian Kesehatan RI Dr dr Irmansyah, Sp.KJ(K) bersama Kepala Sub Bidang Pelayanan Kesehatan Primer dan Rujukan dr Tetra Fajarwati, MGisi dan Tim Pusat Penelitian Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kemenkes RI yang bertujuan untuk memonitoring penelitian yang dilakukan di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dan juga menyelaraskan data serta mengatasi kesulitan penelitian di RSUP Kandou, di sambut baik oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB – KBD dengan di dampingi oleh Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty bersama Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan,Jumat (9/10/2020).

Dalam kegitan yang di laksanakan di ruang aula RSUP Kandou siang tadi Dr dr Irmansyah, Sp.KJ(K) selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI menyampaikan, penelitian – penelitian seperti ini sangat gencar dilakukan bukan hanya jumlah yang banyak tapi penelitian yang dilakukan Litbangkes harus memenuhi standar tertinggi dari suatu riset.

” Penelitian Plasma Convalescent dan Solidarity Trail ini jauh lebih rumit karena di awasi dan aturan – aturanya jauh lebih kompleks dari sekedar riset biasa sebab menyangkut dua hal penting pertama tentang objek yaitu manusia yang rentan terhadap berbagai resiko dan kedua adalah dampak dari hasil luarbiasa pada semua manusia, kita tentu sangat berterimakasih kepeda RSUP kandu yang sampai saat ini sudah mencapai lima puluh (50) subjek yang temporal untuk monitor dan itu adalah jumlah di atas rata – rata nasional,” ujar dr Irmansyah.

Sementara, Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD selaku Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menyampaikan bahwa kunjungan monitoring ini bertujuan untuk menyelaraskan data dan mengatasi kesulitan dalam penelitian yang di lakukan di RSUP Kandou. “Solidarity Trial dan Penelitian Plasma Convalescent ini membawa dampak yang sangat luar biasa bagi masyarakat Sulawesi Utara karena dapat memperoleh akses pengobatan terbaru untuk pasien COVID-19 terutama pasien yang dalam kategori sedang dan berat,” terangnya.

Dirut juga menyampaikan terimakasih kepada Tim Solidarity Trial yang di ketuai Dr dr Irmansyah, SpKJ(K ) yang telah melakukan monitoring visit Solidarity Trial dan Plasma Convalescent di RSUP Kandou, serta memberi apresiasi kepada Tim Plasma Convalescent yang di ketuai oleh Prof dr Linda WA Rotty, SpPD-KHOM yang sudah mempresentasikan bagaimana persiapan dari tim Convalesent RSUP Kandou dalam penelitian ini, karena RSUP Kandou sebagai rumah sakit pendidikan yang di percayakan oleh badan Litbangkes Kemenkes RI untuk turut berpartisipasi dalam penelitian Solidarity Trial dan Plasma Convalescent ini. (Framu)