Pasca Libur Lebaran, Direktur SDM dan Diklit Sidak Kehadiran Pegawai RSUP Kandou

Manado,GN- Direktur Utama Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K),FIHA,MARS yang diwakili Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Penelitian (SDM Diklit) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Yune Laukati,MKes melakukan sidak di sejumlah ruangan, Kamis (26/03/2026).

Sidak ini dilakukan guna mengecek kehadiran pegawai RSUP Kandou Manado pasca libur lebaran tahun 2026.

Pantauan awak media ini, Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian mengecek kehadiran pegawai di ruangan Hukum dan Humas. Selanjutnya mengecek pegawai di ruangan tim kerja pendidikan dan pelatihan, ruangan tim kerja pelayanan keperawatan, ruangan tim kerja keperawatan dan penunjang, ruangan instalasi rekam medis, kemudian ruangan satuan pemeriksaan internal dan ruangan lainnya.

Pengecekan kehadiran pegawai rumah sakit ini oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian juga dalam rangka transformasi budaya kerja dalam penegakan kedisiplinan pegawai.

” Ini di lakukan dalam rangka transformasi budaya kerja. Sehingga OSDM melakukan sidak kehadiran pegawai untuk penegakan disiplin,” tegas dr Yune.

Selain itu kata dr Yune, sidak ini di lakukan sebagai bentuk penilaian bagi setiap pegawai untuk penilaian insentif berbasis kinerja. ” Tentu ini sebagai bentuk penilaian insentif berbasis kinerja,” pungkasnya. (sisco)




Bahas Teknologi dan Terobosan Penanganan Masalah Bahu, RS Premier Bintaro Gelar Media Gahtering

Manado.GN- RS Premier Bintaro menyelenggarakan acara Media Gathering bertajuk “Advanced Treatment for Shoulder” Kamis, 20 November 2025, bertempat di Hotel Best Westen The Lagoon, Manado.

Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara rumah sakit dan insan media, sekaligus menjadi wadah edukatif yang membahas inovasi terkini dalam bidang ortopedi, khususnya penanganan masalah bahu.

Acara ini menghadirkan narasumber utama dr. Jefri Sukmawan, Sp.OT (K), Subsp.OBS, seorang Spesialis Ortopedi dengan subspesialisasi bahu, siku, dan kedokteran olahraga. dr. Jefri merupakan salah satu dari sedikit dokter ortopedi di Indonesia yang memiliki keahlian mendalam dalam penanganan cedera bahu. Ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Indonesia dan menempuh fellowship internasional di Samsung Medical Center, Korea Selatan serta National University Hospital, Singapura, dengan pengalaman pendidikan dan pelatihan internasional di Korea Selatan dan Singapura.

 

Saat ini beliau memimpin Divisi Shoulder and Elbow di Orthosports and Wellness Center, RS Premier Bintaro.
Dalam sesi pemaparannya, dr. Jefri mengulas berbagai kondisi umum pada bahu seperti Frozen Shoulder, Rotator Cuff Tear, dan Shoulder Impingement, serta membahas metode penanganan terkini mulai dari terapi bedah dan non-bedah, teknologi terkini, hingga prosedur rehabilitasi pasca tindakan medis.

Tindakan Non Bedah:
Terapi fisik: Komponen penting untuk menggerakkan dan memperkuat otot-otot bahu, untuk meningkatkan rentang gerak.

Obat-obatan: Pereda nyeri seperti acetaminophen atau antiinflamasi nonsteroid (NSAID), dapat digunakan untuk mengurangi nyeri.
Suntikan kortikosteroid: Untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan pergerakan sendi.

Tindakan Bedah:
Manipulasi di bawah anestesi: Bahu digerakkan dengan lembut ke arah rentang gerak penuh.

Operasi artroskopi: Dilakukan jika terapi non-bedah tidak berhasil, biasanya untuk menghilangkan jaringan parut dan adhesi yang membatasi pergerakan.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup pasien melalui pendekatan yang akurat, modern, dan minim risiko.

Acara ini diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi rekan-rekan media mengenai layanan unggulan RS Premier Bintaro, serta menyebarkan informasi kesehatan yang akurat kepada masyarakat luas.

Tentang RS Premier Bintaro:
RS Premier Bintaro merupakan rumah sakit swasta terkemuka yang berlokasi di Tangerang Selatan dan telah beroperasi sejak 12 Oktober 1998. Rumah sakit ini dikenal dengan layanan spesialis yang lengkap serta pendekatan patient-centered care yang mengedepankan kenyamanan dan kebutuhan pasien.
Dengan dukungan tenaga medis berpengalaman serta teknologi medis terkini, RS Premier Bintaro berkomitmen untuk menjadi pusat rujukan utama dalam layanan ortopedi dan berbagai bidang kesehatan lainnya di Indonesia.
RS Premier Bintaro menawarkan konsep layanan kesehatan Satu Atap, yang memungkinkan pasien untuk menjalani konsultasi dokter, pemeriksaan penunjang, tindakan operatif, perawatan inap, hingga layanan pasca-rawat inap di satu tempat secara terpadu.

Adapun layanan unggulan yang dimiliki antara lain: Orthopedic Center,
Spine Center, OrthoSport & Wellness Center, Stroke Center, Skin & Laser Clinic
Vascular Center, Heart Centre.

RS Premier Bintaro telah mengantongi berbagai akreditasi bergengsi, seperti:
Akreditasi nasional dari KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit)
Akreditasi internasional dari JCI (Joint Commission International)
Sertifikasi mutu ISO 9001:2015
Rangkaian pencapaian tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen RS Premier Bintaro dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu tinggi, aman, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat. (*/sisco)




Tulus : Manajemen RSUD ODSK Benahi Taman Depan Rumah Sakit

Sulut,GN- Terkait plang nama RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara berubah dan viral di Media sosial (Medsos) membuat beberapa tanggapan dan spekulasi warga atas perubahan wajah plang tersebut.

Direktur RSUD ODSK Provinsi Sulut dr Lidya Tulus,MKes (foto: ist)

Menanggapi itu, Direktur RSUD ODSK Provinsi Sulut dr Lidya Tulus,MKes angkat bicara. Kepada media Gemparnews.com Kamis 03 Juli 2025 Direktur menyampaikan bahwa manajemen RSUD ODSK Provinsi Sulut sedang melakukan perbaikan di area taman depan.

Direktur menjelaskan plang nama rumah sakit yang menjadi sorotan warga sebenarnya bukan di copot untuk di hilangkan, tetapi di perbaiki lagi.

“Plang Nama RSUD ODSK di taman depan Rumah Sakit bukan dicopot untuk dihilangkan tapi sedang dalam.perbaikan oleh karena sudah keropos dan lampunya sudah korslet,” kata Direktur.

Selain itu, kata Direktur unruk menjadikan wajah rumah sakit menjadi indah kembali, maka manajemen dilakukan pengecatan.

“Perlu di cat kembali untuk menjadikan rumah sakit lebih indah dalam persiapan peningkatan pelayanan Health Tourism dan untuk masyarakat Sulut serta para tamu yang datang di provinsi Sulut,” jelas dr Lidya.

“Jadi intinya dalam pemeliharaan Manajemen RSUD Tipe B Provinsi Sulut,” tandasnya.

Diketahui, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, di sela – sela rapat paripurna DPRD Kamis (03/07/2025) tadi siang ketika menanggapi interupsi wakil ketua fraksi PDI Perjuangan terkait perubahan nama RSUD ODSK Provinsi Sulut, Gubernur secara tegas mengatakan selama lima tahun ke pemimpinannya bersama Wakil Gubernur, tidak pernah terlintas ide untuk merubah nama rumah sakit tersebut. (sisco)




RSUP Kandou Manado Bersama FK Unsrat Sepakat Tingkatkan Mutu Pendidikan Dan Pelatihan PPDS

Manado,GN – Rapat Koordinasi (Rakor) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado,Rabu (23/4/2025), berlangsung di ruangan webinar RSUP Kandou.

Pembahasan dalam rakor tersebut untuk penguatan kedua institusi ini dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Di kesempatan itu,Ns Suwandi I Luneto, SKep,MKes selaku Plh Direktur Utama RSUP Kandou Manado menjelaskan rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan implementasi regulasi yang berlaku di masing-masing institusi.

‎“Perkembangan kita menuju arah yang positif. Dengan begitu, apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Unsrat akan segera terwujud,” Jelas Luneto.

‎Sementara Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat, Dr dr Billy J Kepel, M.Med.Sc, Sp.KKLP, mengapresiasi terhadap kerja sama yang telah terjalin selama ini.

“Kita sadar, dengan kolaborasi erat antara dua institusi ini, progres dari action plan sudah mulai terlihat. Meski masih ada kendala, kami optimis melalui kerja sama ini, kita dapat mencari solusi bersama dan melangkah ke arah perbaikan yang lebih baik,” ujar Dekan.

‎Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi sepakat untuk segera menindaklanjuti kesepakatan yang ada dengan menyusun rencana aksi yang terukur dan terjadwal. Langkah konkret tersebut ditujukan untuk meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan di lingkungan RSUP Kandou.

‎Dengan kerjasama ini diharapkan, dapat berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dokter spesialis di Rumah Sakit dan lebih umumnya untuk pelayanan kesehatan di bumi nyiur melambai.

Untuk diketahui, Rapat koordinasi ini adalah tindak lanjut dari diskusi sebelumnya pada 14 April 2025, dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, dan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Kemenkes.

‎Hadir dalam pertemuan ini, Ketua SPI  dr Joudy Gessal,Sp.KFR, Manajer Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan, dr Judy Flora Sengkey,MKes, Asisten Manajer Tim Kerja Pendidikan, dr Silvana E Sjeane Lumeno.l, Ketua Komkordik dr. Janeline Tengor, Sp.JP., Subsp.P.Kv, Wakil Dekan 1 FK Unsrat Dr,dr Nurdjannah Jane Niode, Sp.DVE, subsp Ven, Wakil Dekan 2, dr Damayanti Pangemanan, M.Kes, AIFO,AIFM. Sp.KKLP, Wakil Dekan 3, dr Frans Wantania,SpPD.
(sisco)

.




Wamenkes Bakal Buka Ground Breaking Gedung Pusat Layanan Kanker Terpadu RSUP Kandou

Manado,GN- Rencana acara Ground Breaking gedung pusat layanan kanker RSUP Kandou Manado,seperti di beritakan sebelumnya 10 Februari 2025 hari ini, di tunda pelaksanaannya karena masih menyesuaikan waktu dari kementerian.

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan,SH,MARS (foto: Gemparnews)

Hal ini di sampaikan oleh Plh Direktur Utama RSUP Kandou Manado dr Jeheskiel,SH.MARS kepada media Gemparnews.com ketika di temui di halaman kantor RSUP Kandou Senin,(10/2/2025).

” Iya, acaranya di tunda karena kita menyesuaikan waktunya pak menteri dan hari ini pak menteri berhalangan hadir,” jelas dr Jeheskiel.

“Acaranya akan di laksanakan Jumat 14 Februari 2025. Jadi pak Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes red) akan hadir pada acara ground breaking,” sambung direktur PMKP RSUP Kandou.

Diharapkan acara ground breaking kantor pusat layanan kanker terpadu ini, dapat berjalan dengan baik dan sukses.

” Mohon doa restu agar acara ground breaking gedung pusat layanan kanker terpadu berjalan dengan lancar sehingga pembangunannya juga selesai dengan baik,” pungkas dr Jeheskiel.

Untuk diketahui, gedung pusat layanan kanker terpadu RSUP Kandou Manado merupakan pusat layanan kanker di Indonesia timur dan akan dibangun sebanyak 12 lantai. (sisco)

 




Bahas Kerjasama, Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Manado Terima Kunjungan Kerja Rektor Universitas Klabat

Manado,GN- Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dr Wega Sukanto,SpB,TKV(k) menerima kunjungan kerja Tim Universitas Klabat (Unklab) yang dipimpin langsung Rektor Unklab Danny Ivan Rantung,MBA. Ph,D, di aula lantai 2 kantor pusat RS Kandou,Kamis (16/1/2025).

Kunjungan kerja ini bertujuan membahas kerjasama RSUP Kandou Manado dalam mendukung pembukaan Prodi Kedokteran di Unklab. Dalam kerjasama ini, RSUP Kandou Manado diharapkan, dapat berperan sebagai rumah sakit pendidikan yang akan mendukung proses pembelajaran mahasiswa kedokteran Unklab.

“Kami menyambut baik rencana pembukaan Prodi Kedokteran di  Unklab. RSUP  Kandou Manado siap mendukung pengembangan Prodi Kedokteran di Unklab dengan memberikan fasilitas  dan sumber daya yang diperlukan untuk proses pembelajaran,” kata dr Wega.

Lanjut dr Wega, kerjasama ini merupakan langkah  penting dalam meningkatkan akses  pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara.

” Untuk itu kami berharap  kerjasama ini dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional untuk melayani masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Rektor Unklab Danny Ivan Rantung,MBA,PhD memberikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan RSUP Kandou Manado terhadap rencana dari Universitas Klabat. Rektor pun berharap kerjasama ini dapat terjalin dengan baik dan berkelanjutan untuk mendukung pembukaan Prodi Kedokteran di Unklab.

“Kami mengharapkan dukungan yang  berkelanjutan dari RSUP Kandou Manado dalam menjalankan program pendidikan kedokteran di Unklab. Kerjasama ini akan  menjadi  langkah penting dalam  meningkatkan  kualitas pendidikan  kedokteran  di Sulawesi Utara,” tukas Rektor. (sisco/*)




Direktur PMKP RSUP Kandou Manado Tandatangani PKS Penelitian  Kolaboratif  Onkologi 

Medan,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado sepakat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang Penelitian Kolaboratif Onkologi bersama tiga rumah sakit yakni RSUP  Adam  Malik  Medan,  RSUP  Mohammad  Hoesein  Palembang dan RSUP  Soeradji  Klaten.

Direktur PMKP RSUP Kandou Manado Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (foto: ist)

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang (PMKP) RSUP Kandou Manado dr Jeheskiel Panjaitan,SH,MARS melakukan Penandatanganan Perjanjian kerja sama ini yang di laksanakan di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara,Kamis (16/1/2025)

Penandatanganan PKS ini laksanakan saat menghadiri acara groundbreaking Gedung Kanker Terpadu di RSUP Adam Malik Medan Provinsi Sumatera Utara.

Direktur PMKP RSUP Kandou Manado di dampingi Manajer Penelitian, dr. Hanry Takasenseran mengatakan Kerjasama  ini  menunjukkan  komitmen  bersama  dalam  memajukan  pengetahuan  dan  teknologi  di  bidang  onkologi  untuk  memberikan  pelayanan  kesehatan  kanker  yang  lebih  baik  bagi  masyarakat.

“Kerjasama  ini  merupakan  langkah  strategis  dalam  meningkatkan  kualitas  pelayanan  kesehatan  kanker  di  Indonesia,”  kata dr Jeheskiel.

“Kami  berharap  kerjasama  ini  dapat  menghasilkan  inovasi  dan  penemuan  baru  yang  bermanfaat  bagi  pasien  kanker  di  seluruh  Indonesia,” sambungnya.

Kerjasama  ini,  RSUP  Kandou  Manado  akan  berkolaborasi  dengan  rumah  sakit  lainnya  dalam  menjalankan  penelitian  di  bidang onkologi. Diharapkan Penelitian  ini  dapat  meningkatkan  pengetahuan  dan  teknologi  di  bidang  onkologi,  sehingga  dapat  meningkatkan  kualitas  pelayanan  kesehatan  kanker  bagi  masyarakat.

“Kami  berkomitmen  untuk  terus  berinovasi  dan  mengembangkan  program  di  bidang  onkologi  agar  RSUP  Kandou  dapat  memberikan  pelayanan  kesehatan  kanker  yang  berkualitas  bagi  masyarakat  Sulawesi  Utara,” tandasnya.

Diketahui, acara tersebut turut disaksikan perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Islamic Development Bank. (*/sisco)




Keluarga Besar Yayasan Estela RSUP Kandou Manado, Gelar Ibadah Pra Natal

Manado,GN- Keluarga  besar  yayasan Estela  RSUP Prof Dr RD Kandou Manado  menggelar  Ibadah  Pra  Natal Yesus Kristus, Kamis (05/12/2024) di Gereja Lukas Oikumene.

Pdt Audy Sumenge, STh memimpin ibadah tersebut. Sebelum hamba Tuhan menyampaikan Firman, Pasien Estela dan orang tua membawakan puji – pujian.

Turut hadir dalam ibadah pra Natal, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs, Steven Kandou, Camat Malalayang Yusuf Daut Kopitoy, SH,MH.

Wakil Gubernur Sulut dalam penyampaian pesan Natal mengajak  semua  yang  hadir  untuk  menyambut  Natal  dengan  penuh  keyakinan  akan  damai,  sukacita, dan  penuh harapan.

“Di momentum Natal ini,  damai sejahtera, sukacita, dan harapan menjadi  sesuatu yang  penting  bagi  kita  semua,  terlepas  dari  latar  belakang  dan  agama  kita, karena  dimana  ada  niat,  disitu  ada  jalan,  dalam  semua  aspek  kehidupan,  termasuk  kesehatan,” ujarnya.

Dia mengingatkan Natal  merupakan  perayaan  kelahiran  Sang Juru  Selamat  yang  menghantarkan  cahaya ke dunia.  “Karena  dimana  ada  tantangan,  pasti  ada  jawaban, mari  kita  songsong  perayaan  Natal  ini  dengan  penuh  keyakinan  akan  damai,  sukacita,  dan  harapan,” ucapnya.

Sementara, Plt Dirut Drg Yuli Astuti Saripawan, MKes, melalui Plh Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dr Wega Sukanto,SpB,TKV (K) menyampaikan rasa syukur karena dapat merayakan Natal bersama keluarga besar estela.

“Saya  bersyukur  dapat  berkumpul  bersama-sama  dengan  keluarga  besar  Estela  RSUP  Kandou  dalam  ibadah  perayaan  Natal  Yesus  Kristus  ini,” terangnya.

“Momen  ini  merupakan  kesempatan  bagi  kita  untuk  berbagi  kasih  dan  menguatkan  semangat  kebersamaan,” sambungnya.

Dokter Wega menyampaikan terima  kasih  atas  dukungan  yang  diberikan  oleh  berbagai  komponen  terhadap  RSUP  Kandou,  terutama  dalam  menjalankan  tugas  dan  fungsi  rumah  sakit  dalam  memberikan pelayanan Estela.

Hadir juga Ketua Dharma Wanita RSUP Kandou, drg Elisa Mafilinda, para Manajer dan Asisten Manajer serta tokoh agama. (sisco)




Buka Kegiatan Orientasi, Luneto Tegaskan di RSUP Kandou Manado Zero Bullying

Manado,GN – Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Drg Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, melalui Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep, M.Kes membuka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan BHD, PMKP, PPI dan K3RS bagi Mahasiswa Program studi (Prodi) Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado, Selasa (3/12/2024).

Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes Membuka Kegiatan Orientasi (foto: Gemparnews)

Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung administrasi lantai 2 RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Ns.Hj Zainar Kasim, S.Kep,M.Kes, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan I Made Rantiasa,S.Kep,M.Kes, Ketua Program Studi Ners Ns Rahmat Hidayat Djalil, S.Kep,M.Kes, Plt Tim Kerja Pendidikan dan Pelatihan RSUP Kandou Manado dr Judi Flora Sengkey,M.Kes serta staf Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Manado.

Pantauan media ini, Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan menyematkan tanda peserta kepada Mahasiswa secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan orientasi.

Usai membuka kegiatan orientasi, kepada media Gemparnews.com Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan mengatakan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado adalah rumah sakit pendidikan.

Penyematan Tanda Peserta Secara Simbolis Kepada Mahasiswa Oleh Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kep (foto: Gemparnews)

Ketika semua yang masuk disini kata Luneto, ada beberapa tahap yang harus dilewati. Salah satu yang akan di lewati adalah orientasi terhadap semua SOP.

“Dengan demikian ketika bertugas nanti untuk melakukan setiap tugas – tugas, sembari mengingatkan kepada dosen atau mahasiswa bahwa di rumah sakit kandou ini, zero bullying,” jelas Luneto.

Dia terus mengingatkan agar jangan sampai terjadi bullying di RSUP Kandou. “Saya ingatkan jangan sampai terjadi bullying di rumah sakit kandou,” tegas Luneto. (sisco)

 




Usung Tagline “Care and Trust” Direktur RS Manembo-Nembo Optimis Capai Target Tahun 2024

Bitung,GN- Direktur RS Manembo-nembo Bitung Dr dr Nicolas Chally Tirayoh, MKes optimis target yang di bebankan kepada RS Manembo-nembo akan tercapai tahun 2024 ini.

Hal ini disampaikan oleh Direktur RS Manembo-nembo kepada sejumlah media, ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (30/5/2024).

Direktur menjelaskan sewaktu dirinya  masuk di rumah sakit RS Manembo-nembo, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun pertama hanya berkisar 700 sampai 800 juta.

“Setelah itu, satu tahun berikutnya meningkat menjadi 1 sampai 2 miliar dan tahun ini mencapai 4 miliar lebih dan mendekati 5 miliar. Jadi on the track artinya sesuai dengan target,” kata Dr Chally sapaan akrabnya.

Menurut Dr Chally pencapaian ini  juga di imbangi dengan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit. “Jadi makanya kami memakai tagline “care and trust” artinya melayani tapi dipercaya juga sebagai rumah sakit paripurna dalam pelayanan bagi pasien,” jelasnya.

Selain mengenai kepercayaan masyarakat, kata Dr Chally keinginan para dokter juga sudah meningkat dan banyak yang telah bergabung dengan RS Manembo-nembo.

Selain itu, Dr Chally menjelaskan dengan adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah di RS Manembo-nembo , maka diharapkan tahun ini semua utang dapat diselesaikan.

” Kami berharap dengan adanya kenaikan PAD, maka bisa melunasi utang di RS Manembo-nembo,” ungkapnya.

Direktur RS Manembo-nembo Bitung Dr dr Nicholas Chally Tirayoh,MKes (foto: Gemparnews)

Sementara target yang di berikan oleh pemerintah provinsi untuk RS Manembo-nembo tahun ini kata Dr Chally sebesar 42 miliar. Untuk pencapaian tri wulan pertama sudah 17 miliar atau mendekati 50 persen pada bulan Mei 2024.

“Kami optimis pada tahun ini penyerapan anggaran melebihi target dari pemerintah yang sudah di berikan kepada kami di RS Manembo-nembo,” pungkasnya.

Di sisi lain, Dr Chally menjelaskan dari segi pelayanan data kesehatan di RS Manembo-nembo memakai sistem digitalisasi.

“Dengan adanya perkembangan teknologi, RS Manembo-nembo memakai sistem digitalisasi Sistem Informasi Management Rumah Sakit (SIMRS) untuk mengelola data kesehatan secara terintegrasi,” tutupnya. (sisco)