Ibadah Pengutusan, Dirut Prof Starry Mohon Dukungan Semua Pihak Untuk Kemajuan RSUP Kandou Manado

Manado,GN – Ibadah pengutusan Direksi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado dilaksanakan di Gereja Oikumene Lukas, Jumat (18/7/2025) pagi. Ibadah tersebut dipimpin Pdt Martin L Rindengan STh.

Ibadah Pengurusan Direksi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado (foto: Gemparnews)

Ibadah di hadiri Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr Starry H Rampengan, Direktur Medik dan Keperawatan dr Wega Sukanto dan Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian Yune Laukati dan seluruh civitas hospitalia RSUP Kandou.

Pantauan media ini, ibadah pengutusan ini turut dihadir para Direktur RSUP Kandou Manado sebelumnya yakni dr Maxi Rein Rondonuwu, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty MKes.

Dirut RSUP Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para Direktur Pendahulunya yang sudah berkarya membangun rumah sakit dengan akreditasi A.

“Terima kepada para pendahulu yang sudah berpengalaman dan banyak makan asam garam dan kami sebagai penerus tentunya akan terus memohon untuk membantu kami untuk bisa bekerja maksimal dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di RSUP Kandou,” ujarnya.

Prof Starry mengatakan dirinya tidak dapat bekerja sendiri namun butuh dukungan dan topangan dari seluruh civitas rumah sakit Kandou Manado.

“Tentunya saya tidak bisa bekerja sendiri, tapi dalam kebersamaan kita civitas Hospitalia satu komando menjadikan RSUP Kandou Manado jauh lebih baik,” ucapnya.

Dengan mengutip ayat Alkitab Kolose 3:23 menekankan pentingnya bekerja dengan sepenuh hati, seolah-olah bekerja untuk Tuhan, bukan untuk manusia.

Dirut Prof Sterry memohon dukungan dari semua pihak, baik para direktur sebelumnya,para hamba – hamba Tuhan dan seluruh civitas hospitalia RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Ibadah pengutusan ini di isi dengan puji – pujian secara bergantian dari berbagai unsur RSUP Kandou, termasuk Direktur Utama, Dewan Direksi, Satuan Pengawas Internal (SPI), direksi periode sebelumnya, serta seluruh direktorat, Direktorat Medik & Keperawatan, Direktorat SDM & Diklit, Direktorat Layanan Operasional, Direktorat Perencanaan & Keuangan, dan Tim Aesculap serta lainnya. (sisco)




Direksi RSUP Kandou Manado, Paparkan Kerusakan Alat Medis Saat RDP Bersama Lintas Komisi DPRD

Manado,GN- Rapat Dengar Pendapat (RDP) RSUP Kandou Manado bersama Lintas Komisi DPRD Sulut, Senin (16/6/2025) dilaksanakan di lantai tiga ruangan serba guna.

RDP di pimpin oleh Ketua Komisi IV Vonny Paat di dampingi Sekretaris Komisi IV Cindy Wurangian dan Wakil Ketua DPRD Sulut Stella Runtuwene serta anggota DPRD.

Foto Bersama RSUP Kandou Manado Bersama Pimpinan Lintas Komisi DPRD Sulut (foto : Gemparnews)

Pada kesempatan itu, Ketua komisi IV memberikan kesempatan kepada keluarga almarhum Gabriel Sineleyan untuk mengemukakan hal yang berkaitan  dengan pelayanan di RSUP Kandou termasuk juga keberadaan alat medis.

Usai mendengarkan pemaparan pihak keluarga almarhum Gabriel Sineleyan, Pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada Direksi RSUP Kandou Manado menjelaskan kronologi kerusakan alat medis berupa bor dan komponen lainnya.

Plh Direktur Utama dan juga selaku Direktur Layanan Operasional RSUP Prof Dr R D Kandou Manado, dr Wega Sukanto, SpB TKV (K), memaparkan secara rinci audit kerusakan alat medis

Sebelumnya dr Wega menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum Gabriel Sineleyan.

Lebih jauh dr Wega menjelaskan bahwa kerusakan pada alat medis yang dimaksud pertama kali terdeteksi pada 20 Januari 2025.

Sebagai prosedur standar, rumah sakit segera memanggil tenaga ahli untuk mengevaluasi apakah alat tersebut dapat diperbaiki di tempat atau perlu dikirim ke luar daerah.

“Bila ada kerusakan alat medis, strategi kita adalah mencari pinjaman alat dari pihak lain selama proses perbaikan berlangsung,” jelas  dr Wega.

Kemudian kata dr Wega, pada 4 Februari 2025, atau sekitar dua minggu setelah kerusakan terjadi, RSUP Kandou berhasil mendapatkan alat medis pinjaman.

Namun, pada 6 Mei 2025, alat pinjaman tersebut juga mengalami kerusakan di luar kendali pihak rumah sakit.

“Direktur Medik saat itu langsung turun tangan mencari alat pinjaman baru dari vendor lain. Sayangnya, kami tidak berhasil mendapatkannya karena alat serupa sedang digunakan rumah sakit lain,” ujarnya.

Dalam kondisi sulit tersebut, RSUP Kandou tetap berupaya agar pasien mendapatkan penanganan semaksimal. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan rujukan ke rumah sakit lain.

“Karena tidak ada kepastian soal ketersediaan alat, manajemen memutuskan untuk merujuk pasien yang membutuhkan alat tersebut,” kata dr Wega.

Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan terkait prosedur rujukan antar rumah sakit, karena rujukan ini dari rumah sakit tipe A ke rumah sakit tipe yang lebih rendah.

Barulah kabar baik itu datang pada 5 Juni 2025 karena dua alat medis telah tiba di RSUP Kandou, satu alat yang selesai diperbaiki dan satu lagi alat pinjaman baru.

Alat milik rumah sakit yang telah diperbaiki langsung diuji fungsi saat itu dan sudah dapat digunakan kembali.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSUP Kandou, dr Jehezkiel Panjaitan SH MARS, membenarkan bahwa upaya pencarian alat pinjaman telah dilakukan ke berbagai daerah, termasuk Makassar, Bali, bahkan Jakarta.

“Alat kami buatan Jerman dan memiliki empat komponen yang mengalami kerusakan. Saat dikirim ke Jakarta untuk diperbaiki, kami dipinjamkan alat dengan merek berbeda oleh vendor,” terang  dr Jehezkiel.

Namun, alat pinjaman tersebut hanya dapat digunakan sampai 6 Mei 2025 sebelum mengalami kerusakan.

Melalui RDP ini, RSUP Kandou berharap masyarakat dan pemangku kepentingan memahami tantangan teknis dan logistik yang dihadapi dalam pengelolaan peralatan medis, khususnya saat terjadi kerusakan.

Terrkait pentingnya pelayanan di rumah sakit untuk masyarakat Sulut, management RSUP Kandou Manado berharap jiga suport dari DPRD Sulut.

Hadir dalam RDP tersebut Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes dan Direktur Keuangan, Dr Erwin Sondang Siagian SSTP MSi, dan para Manager. (sisco)




Ground Breaking Gedung Kanker Terpadu, Direksi RSUP Kandou Manado Sambut Kedatangan Wamenkes RI

Manado,GN- Kehadiran Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Abuwono ,Jumat (14/2/2025) di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado di sambut plt Direktur Utama drg Yuli Astuti Saripawan,MKes, Direktur pelayanan medik keperawatan dan penunjang dr Jeheskiel Panjaitan,SH.MARS, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukamto, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Erwin Sondang Siagian,dan Direktur SDM pendidikan dan penelitian Ns Suwandi Luneto,S.Kep,M.Kes serta jajaran.

Dari pantauan awak media gemparnews.com, Wamenkes RI tiba di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Dr RD Kandou Manado sekira pukul 14 30 wita dan langsung menuju ke lokasi acara ground breaking.

Hadir pula Walikota Manado Andrei Angouw, Plt Kadis Kesehatan Sulut, dan tamu undangan.

Pengamanan jalur lalu lintas menuju ke rumah sakit di atur dengan baik sehingga acara ground breaking berjalan dengan lancar. (sisco)




Dewan Komisaris,Direksi Dan Karyawan/i Bank SulutGo Mengucapkan Selamat Paskah Yesus Kristus