Deviden BSG Melebihi Target, Ketua Pansus : BUMD Seperti Ini Perlu Kita Topang

Sulut,GN- Menarik dalam rapat pansus pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2024 di ruangan paripurna, Senin (14/4/2025).

Dimana Direksi BSG yang hadir langsung Direktur Utama BSG, Revino Pepah dalam rapat pansus yang dipimpin oleh ketua pansus Amir Liputo mampu memberikan penjelasan terkait perkembangan yang terjadi termasuk pendapatan deviden tahun 2024.

Direksi BSG Hadir Dalam Rapat Pansus Pembahasan LKPJ Gubernur 2024 (foto : Gemparnews)

Revino mengatakan sesuai dengan target tahun 2024 deviden 70 miliar namun diakhir tahun BSG mampu meraup deviden melebihi target yang ada.

Terkait penjelasan Direktur utama BSG, Ketua Pansus Amir Liputo pun menanggapi pencapaian deviden BSG tahun 2024.

“Jadi kalau BSG saya kira jelas ya. Mampu memberikan deviden tahun 2024 sebesar 71 miliar dari target 70 miliar. Jadi angka 70 miliar itu bukan sedikit, itu sudah mampu membayar berapa gaji pegawai. kalau THL kita ada seribu misalnya kita bayar tiga juta per bulan sudah mampu di biayai dengan ini,” ujar Liputo kepada media usai rapat pansus.

Ketua Pansus Pembahasan LKPJ Gubernur Tahun 2024 Amir Liputo (Foto: Gemparnews)

Dia menegaskan BUMD yang mampu memberikan kontribusi untuk daerah, harus perlu di topang ke depannya.

“Nah, BUMD seperti ini kan perlu kita topang. Supaya kedepan sesuai pernyataannya tadi kan, bisa mampu memberikan 15 persen. Jadi kalau kita taruh 10 miliar tahun depan kita bertambah satu setengah miliar devidennya,” tandasnya. (sisco)




Melebihi Progres Nasional di Tahun 2023, BPJN Sulut Lanjutkan Pekerjaan Paket Multi Years

Sulut,GN- Pencapaian progres di tahun 2023 98,3 persen membuat BPJN Sulut, lebih bagus dari progres nasional 97,3 persen.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala BPJN Sulut Ir Hendro Satrio,ST.MT kepada media gemparnews.com ketika di temui di ruangan kerjanya, Selasa (9/1/2024).

Hendro Satrio,ST,MT (foto : Gemparnews)

Pencapaian ini, kata Hendro menjadi motivasi untuk terus melakukan dan melanjutkan pekerjaan paket di tahun 2024 yang akan berjalan.

Menurut Hendro anggaran tahun 2024 sudah keluar sekitar 563 Miliar Rupiah. “Kami akan rutin pada paket-paket multi years yang sementara on going diantaranya paket jalan esang – Rainis di Kabupaten Kepulauan Talaud, Jalan Wori – Likupang – Bitung dan jalan Maelang – Atinggola,” jelas Hendro.

Selain paket jalan, kata Hendro juga ada penggantian jembatan minaesa di Kabupaten Minahasa Utara. ” Anggaran itu yang akan di kerjakan di tahun 2024 ini,” katanya.

Di sisi lain, Hendro juga menjelaskan paket IJD tahun 2023. Dikatakannya dari sembilan (9) paket, ada satu paket yang belum selesai di kerjakan yakni paket IJD di Sulu Minahasa Selatan. “Keterlambatan ini dikarenakan curah hujan tinggi sehingga pengerjaan jalan harus terhenti sebab situasi kondisi menuju ke bagian pegunungan,” tukasnya.

Namun lanjut Hendro, dalam waktu dua minggu ke depan dipastikan akan selesai.
“Memang medannya sangat sulit karena harus melewati pegunungan sekitar lima kilo meter,” ucapnya.

Meskipun demikian, denda keterlambatan tetap akan dikenakan karena sudah melewati batas waktu. “Satu paket pekerjaan ini akan di kenakan denda keterlambatan,” tandas Hendro. (sisco)




Tumbuh Positif Tahun 2020, Rompas Sebut Modal Utama BSG Di Tahun 2021

Sulut,GN- Direktur Utama (Dirut) Bank SulutGo melalui Kepala Divisi Hukum Dan Humas Daniel Rompas,SH menyebutkan pertumbuhan positif Bank SulutGo di tahun 2020 lalu menjadi modal utama dalam memajukan Bank milik pemerintah Sulawesi Utara di tahun 2021 ini. ” Tahun 2020 lalu Bank SulutGo tumbuh positif. Semua capaian rencana tahun 2020 Berhasil kami capai secara keseluruhan sesuai dengan apa yang kami targetkan dan itu akan menjadi modal kami ditahun 2021 ini,” ungkap Rompas kepada media ini saat ditemui diruangan kerjanya Senin,(11/01/21).

Kepala Divisi Hukum Dan Humas Bank SulutGo Daniel Rompas (foto: gemparnews)

Dibanding dengan perusahaan perbankan lainnya, Dia menilai Bank SulutGo dapat mencapai semua target di tahun 2020 meskipun dalam kondisi pandemi. ” Di banding perusahan perbankan lainnya, kami tumbuh positif. Yang pasti capaian-capaian yang kami targetkan dapat tercapai,” tukasnya.

Sementara,nasabah dan aset di Bank milik pemerintah Sulut ini,menurut Rompas mengalami kemajuan dan ada ketabahan nasabah. ” Yang pasti di akhir tahun 2020 BSG berhasil mencapai targetnya,” terangnya.

Selain itu, Rompas menjelaskan bahwa program penanganan covid-19 terus berlanjut di tahun 2021. ” Program itu akan berlanjut di tahun ini,” pungkas Rompas. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Pimpin Sidang Paripurna LKPJ 2016, Target PAD Berhasil Dicapai

Sulut,GN- Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw memimpin jalannya sidang Paripurna dalam rangka mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban(LKPJ) Gubernur tahun 2016 lalu.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan LKPJ Tahun 2016

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan bahwa Optimalisasi pengelolaan pendapatan Sulawesi Utara tahun 2016 dinilai berhasil. Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besarnya hampir satu triliun rupiah pun dapat dilampaui.
“Kita telah berhasil mencapai target sasaran PAD. Nilai capaian realisasi sebesar Rp. 981.071.815.882 atau mencapai 100,18 persen dari target yang ditetapkan yakni Rp. 979.353.945.492,” kata Dondokambey Selasa(4/4/17)diruang sidang paripurna.

Jajaran OPD eselon 2 dan 3 Pemprov Sulut

Selain itu, gubernur menjelaskan bahwa Sulut juga memperoleh dana perimbangan sebesar Rp. 1.923.527.808.000 dan pendapatan daerah lainnya sebesar Rp. 7.985.274.000 yang ditotalkan semuanya sebesar Rp 2.910.867.027.492.
Misalnya di bidang kesehatan. Dalam pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 yang berlangsung tanggal 8 hingga 15 Maret itu untuk sasaran anak usia 0-59 bulan tingkat pencapaian keberhasilan Sulut di atas target nasional yang berada pada angka 85 persen.

“Kita menuai sukses dalam penyelenggaraan PIN. Tingkat capaian Sulut sebesar 91 persen atau melampaui target nasional,”jelasnya.

Dalam materi LKPJ,meliputi lima hal pokok yaitu kebijakan umum pemerintahan daerah, kebijakan umum anggaran, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan yang diatur dalam pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007.

Usai mendengarkan LKPJ gubernur, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw mengumumkan susunan Panitia khusus untuk membahas LKPJ Gubernur bersama SKPD yang terkait.

“Para personel pansus akan membahas laporan pertanggungjawaban gubernur dalam waktu yang telah ditentukan,”tukas Angouw.

Hadir dalam sidang paripurna DPRD Sulut unsur Forkopimda, jajaran SKPD dan undangan Lainnya. (Sisco)