FJP Bersama Sahabat D’Ritch Gelar Bazar Murah

Manado,GN-Calon Legislatif DPRD Kota Manado Partai Perindo Daerah Pemilihan (Dapil) Sario-Malalayang Nomor Urut 1 Felmy Jackline Pelleng, SH menggelar Bazar Murah yang dilaksanakan di cafe kopico.mdo Malalayang, Sabtu (10/02/2024).

Pemilik D’Ritch ElRita Chow menyampaikan sambutannya (foto : GN)

Acara pembukaan di buka oleh ElRita Chow yang merupakan pemilik D’Ritch. Dikatakan ElRita Chow bahwa dirinya mendukung Caleg Felmy Jackline Pelleng (FJP), karena FJP adalah salah satu sahabat atau kerabat yang juga sudah seperti keluarga dekat.

“Saya mendukung FJP selain sahabat dekat, saya melihat ada banyak kesamaan di antara kami berdua yaitu pemerhati, pro rakyat, bertanggung jawab dan tentunya FJP sudah membuktikan janjinya. Seperti yang sudah dilakukan yaitu membantu rakyat miskin yang membutuhkan bantuan,” ujarnya

Drich juga menjelaskan FJP sudah 3 periode menjadi anggota DPRD di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Tentunya bukti nyata sudah Ia lakukan di Mitra.

“Pastinya sudah 3 kali terpilih ada bukti nyata yang dilakukan. Kalo tidak membuktikan kerja nyata pasti tidak akan terpilih kembali,” katanya.

Felmy Jeckline Peleng,SH (foto : GN)

Sementara itu, FJP dalam sambutannya mengatakan rasa bersyukur karena penyertaan Tuhan bisa bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat. FJP juga menyampaikan terima kasih kepada pemilik D”Ritch Residence sudah menerima dan memberikan tempat ini untuk melaksanakan kegiatan Bazar Murah.

FJP menjelaskan dirinya maju sebagai Caleg DPRD Kota Manado Dapil Sario-Malalayang karena punya pengalaman politik dan pernah menjabat anggota DPRD, dimana FJP mempunyai visi-misi yaitu membawah aspirasi masyarakat.

“Sebagai wakil rakyat, kita sabahat rakyat. Saya mencalonkan diri di manado, karena saya 3 periode duduk di drpd mitra, dan sudah banyak hal yang saya lakukan,” tutur FJP.

Menariknya FJP mengatakan ini semua karena ada rasa keikhlasan dan ketulusan. Ketika dirinya terpilih ada 2 program yang akan dilakukan yaitu bantuan rumah sakit dan dana duka.

“Jika Tuhan berkenan saya menjadi anggota dprd manado, tentunya ada program untuk masyarakat dapil saya, yaitu bantuan masuk rumah sakit sebesar 500ribu, dan dana duka sebesar 1juta selama 5 tahun, karena saya sudah membuktikan sudah ada masyarakat yang menerima bantuan dari saya. Ini karena FJP adalah sahabat rakyat, peduli dengan rakyat,” tandasnya. (sisco)




Wartawan Lirik Kursi DPRD Manado 

Manado,GN- Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado semakin optimis menatap kontestasi pemilu legislatif (Pileg) mendatang.

Pada lima daerah pemilihan (Dapil) PAN akan bersaing memperebutkan 40 kursi yang tersedia.

Para figur andalan dari partai bernomor urut 12 dan berlambang matahari putih ini terdiri dari beragam profesi. Diantaranya, pengusaha, pengacara, pendeta, seniman, tokoh agama, aktivis mahasiswa maupun organisasi pemuda, wartawan hingga masyarakat biasa.

Dari sederet nama dalam Daftar Calon Tetap (DCT) seorang diantaranya adalah tokoh baru kelahiran Manado, Provinsi Sulawesi Utara, 7 September 1978 dan berlatar belakang jurnalis yakni Haryadi.
Wartawan senior di Manado yang saat ini dikenal sebagai jurnalis terbilang idealis, realistis, berintegritas dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isue-isue sosial, hukum dan politik yang mempengaruhi kehidupan seluruh lapisan masyarakat.

Karirnya sebagai wartawan dimulai pada tahun 2003 ketika dipercayakan menjadi kontributor/koresponden/wartawan media cetak Manado Post, Jawa Post Grup (JPNN) yang terbit di kota Manado.

Haryadi terkenal berani mengangkat berita-berita kontrol dan tidak pernah takut untuk menyuarakan ataupun memperjuangkan maupun membela kepentingan masyarakat.

Segudang pengalaman dan pemahaman mendalam tentang dinamika politik dan bermacam masalah yang dihadapi warga Kota Manado, tentunya menjadi modal penting baginya dalam mencalonkan diri sebagai caleg agar kelak dapat terpilih dan bisa berkarya menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi rakyat khususnya masyarakat di Kecamatan Malalayang – Sario.

Menurut ayah dari 2 orang anak Rayhan dan anzhu ini, PAN yang menjadi kendaraan politiknya untuk memperjuangkan keadilan sosial rakyat Indonesia.

Untuk itu, kelak dapat mengemban misi mulia partai tersebut dan menjadi suara yang mewakili aspirasi masyarakat Manado serta khususnya warga di dapil Malalayang dan Sario di tingkat legislatif.

“Jujur dari lubuk hati yang paling dalam, saya merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam mendorong perubahan positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat di Kota Manado. Dan melalui partisipasi saya di pesta demokrasi kali ini, saya berharap kedepannya dapat menghadirkan keadilan, keberlanjutan serta kesejahteraan bagi seluruh warga kota ini,” pungkasnya.( redaksi)




Caleg Junior Dan Senior Asal Minsel Rebutan Kursi DPR RI

Amurang,GN- Enam (6) kursi Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) dapil Sulawesi Utara yang akan diperebutkan 75 Calon Legislatif (Caleg), sepertinya Caleg berdara Minsel bakal mengambil sebagian jatah kursi tersebut.

Lihat saja Caleg-caleg Junior seperti Adrian Jopy Paruntu, Hillary Brigitta Lasut, kini mulai jadi idolah para generasi muda yang sekarang di sebut generasi melenial.

Namun yang tak kalah menarik , Caleg Senior sepertinya susah di hilangkan dari ingatan masyarakat, seperti Felly Estelita Runtuwene, Letnan Jenderal TNI (Purn) E.E. Mangindaan dan Irjen (Purn) Benny Mamoto.

“Kalau bicara Caleg Junior maupun Senior yang berdarah Minsel bertarung memperebut Kursi DPR RI, semua tergantung bagaimana strategi di lapangan dalam mengambil hati Masyarakat pemilih, tapih kalau dilihat sekarang, mereka itu semua berpeluang karenah mempunyai basis, tapi sekali lagi tergantung bagaimana strategi, dengan mencari suara di luar Minsel.” kata Karel H Lakoy
Lanjut dikatakan Lakoy dimana soal Caleh Junior maupun Senior tentunya telah di pertimbangkan Partai dalam rangka merebut kursi baik di DPR RI maupun DPRD.
” pastinya partai sudah mempertimbangkan saat mengusung kadernya, untuk di jadikan calonkan Legislatif (Caleg.) Ucap Lakoy yang akan memperjuangakan kepentingan masyarakat Tenga dan Sinonsayang (Kay)