Bupati Jabes Gaghana Buka Workshop ,Probity Audit Pengadaan Barang Dan Jasa APIP Inspektorat Sangihe

 

SANGIHE,GN – Untuk penguatan kapasitas APIP Sangihe dan meningkatkan SDM berkualitas dan berintegritas,maka telah digelar kegiatan Workshop probity audit pengadaan barang dan jasa APIP kabupaten Sangihe yang bertempat,di Aula Nyiur melambai kantor BPKP Perwakilan Sulawesi Utara,jumat (11/12/2020).

Kegiatan Workshop langsung dibuka oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME . Acara pembukaan dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Sulut Bpk.DR.Setya Nugraha SE,MIBA,Kepala Inspektorat Daerah Kab.Kepl.Sangihe Nusriyanto.R.E.Pande,SH, narasumber dan sejumlah Auditor Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebagai peserta.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulut,Narasumber dan Peserta (foto : Robin)

 

Bupati Gaghana pada sambutannya terlebih dahulu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Inpektorat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah memprakarsai kegiatan ini,dalam geliat peningkatan kapasitas APIP di Kabupaten Sangihe.

” Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada inspektorat Kabupaten Sangihe ,atas prakarsa positif ini,dalam geliat peningkatan kapasitas APIP di Daerah Kepulauan Sangihe yang kita cintai bersama,”ujar Gaghana.

Bupati Gaghana Bersama Kepala Perwakilan BPKP Sulut dan Inspektur Sangihe (foto : Robin)

 

Jabes menambahkan bahwa,probity diartikan sebagai integritas,kebenaran,dan kejujuran.Konsep probity tidak hanya digunakan untuk mencegah terjadinya korupsi atau ketidak jujuran,tetapi juga untuk memastikan bahwa,proses penyelenggaraan kegiatan sektor publik, seperti proses pengadaan barang/jasa,penjualan aset,dan pemberian sponsor/hibah.Dilaksanakan secara wajar, objektif, transparan dan akuntabel.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Propinsi Sulawesi Utarab dihadapan Peserta Saat Pembukaan Probity Audit (foto : Robin)

 

Lebih jauh dikatakan Bupati JEG bahwa,probity audit dapat didefinisikan sebagai kegiatan penilaian independen untuk memastikan bahwa,proses pengadaan barang/jasa telah dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan prinsip penegakan integritas,kebenaran,dan kejujuran serta memenuhi ketentuan perundangan berlaku,yang bertujuan meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana sektor publik.

Peserta Workshop Probity Audit (foto : Robin)

 

” Sehubungan dengan peningkatan kapabilitas APIP inspektorat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dimaksud,maka join workshop probity audit pada kesempatan ini,diselenggarakan untuk memperoleh keyakinan bahwa,pelaksanaan perencanaan pengadaan barang dan jasa telah diselesaikan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,sebagai pemenuhan salah satu unsur MLP-KPK APIP harus melakukan/melaksanakan probity audit atas perencanaan barang dan jasa,”tutup Gaghana.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Kepulauan Sangihe Nusriyanto Pande,SH mengatakan pelaksanaan probity audit mulai dari perencanaan sampai pelaksanaannya melalui APIP, dan saat mengikuti tetap mengikuti protokol kesehatan,dan peserta dibatasi yaitu,hanya 14 orang.

Bupati Jabes Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulutn dan inspektur Sangihe Nusriyanto Pande,SH (foto : Robin)

 

Sebagai inspektur Sangihe Pande berharap agar peningkatan kapabilitas APIP,pengamanan dari sisi pengadaan barang dan jasa betul-betul dikawal karena belanja terbesar dari APBD adalah belanja pegawai dan disertai belanja barang dan jasa,sehingga belanja pegawai real sementara belanja pengadaan barang dan jasa dari sistim sudah berjalan hanya dalam praktek pelaksanaan dan perencanaan yang perlu dikawal dengan baik.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulut,Inspektur Sangihe dan Nara Sumber (foto : Robin)

” Harapan kami agar peningkatan kapabilitas APIP,kemudian pengamanan dari sisi pengadaan barang dan jasa dikawal betul karena dari belanja APBD yang terbesar adalah belanja pegawai,kemudian disertai belanja barang dan jasa dari sistemnya sudah berjalan hanya dalam praktek pelaksanaan dan perencanaannya perlu dikawal dengan baik,”harap Pande.(Advetorial).




Bupati JEG Nyoblos Di TPS 2 Kelurahan Tona Dua

SANGIHE,GN – Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Utara,Rabu (09/12/2020) dan masyarakat datang ke TPS untuk memberikan hak suara untuk menentukan nasib Propinsi Sulut 5 tahun kedepan.

Begitu pun Jabes Gaghana Bupati Kepulauan Sangihen datang ke tempat pemungutan suara (TPS),untuk memberikan hak suaranya.Bupati JEG mencoblos di TPS 2 kelurahan Tona dua.

Bupati Bersama Ibu Ketika Melakukan Pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Dan Wakil Gubernur (foto : ist)

 

Terpantau oleh media ini,Gaghana datang di TPS sekitar pukul 09.00 didampingi ketua tim penggerak PKK.Kabupaten Sangihe Dra.Hermin Ririswati Gaghana Katamsi.

Usai melakukan pencoblosan ,Gaghana diwawancarai sejumlah Wartawan dan mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Sangihe agar dapat menggunakan hak suara dan jangan golput.

“Saya mengimbau, masyarakat Sangihe untuk dapat ambil waktu dalam Pilkada 2020 mengingat ini hari libur,” ajak Gaghana. (ROBIN)




Terkait Laporan Embo Helmud,Gaghana Sebut Itu Tidak Tepat Sasaran

SANGIHE,GN- Bupati Jabes Ezar Gaghana SE, ME siap melawan laporan yang dilaporkan oleh Wakil Bupati Helmud Hontong, SE yang menurutnya tidak tepat sasaran. Terupdate, Wakil Bupati Helmud Hontong,SE melaporkan Jabes Gaghana ke Polda Sulut terkait dengan pemotongan dana desa senilai Rp 40 juta/Kampung Se-Kabupaten Sangihe.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana (Foto: ist)

Gaghana ketika ditemui sejumlah awak media, Kamis (03/12/2020) membenarkan adanya personel Polda Sulut menyambangi dirinya terkait adanya laporan palsu dari Hontong. “Benar sudah ada aparat dari Polda Sulut yang mendatangi saya terkait dengan adanya laporan dari Wakil Bupati katanya saya melakukan pemotongan Rp 40 juta dari dana desa di semua Kampung di Sangihe”, ujar Gaghana.

“Dimana saya katanya akan langsung ditahan oleh Polda di bulan Desember ini karena korupsi dana desa dan Hontong akang dilantik jadi Bupati di Januari 2021. Ini adalah bentuk pembohongan kepada masyarakat dan jelas adalah suatu ambisi untuk menjadi Bupati”, tegas Gaghana.

Bupati Gaghana juga menyatakan bahwa dana desa tersebut masuk langsung ke rekening masing-masing kampung dan jelas dalam pertanggungjawaban kegiatannya.

“Dan saya tidak pernah menyentuh sepeserpun dana desa untuk kepentingan pribadi saya. Makanya saat personel Polda datang saya sampaikan. Dan saya juga bertanya kalau laporan tersebut darimana, nyatanya dari personel Polda menyebutkan laporan dari Wakil Bupati”, imbuh Gaghana yang menyatakan bahwa dirinya akan siap lawan berbagai laporan Wakil Bupati yang tidak tepat sasaran.

Terpisah, Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong kepada sejumlah awak media membantah tudingan bahwa dirinya yang melaporkan Bupati terkait korupsi pemotongan dana desa senilai Rp 40 juta di semua Kampung Se-Sangihe. “Saya tidak pernah melaporkan hal tersebut. Yang saya tau dan yang melaporkan tersebut adalah JPKP. Coba di chek di JPKP” singkat Hontong.

Sementara itu Kabag Komunikasi dan Protokol Pimpinda Setda Sangihe Frangky Nantingkaseh meminta agat masyarakat Sangihe tidak termakan oleh berbagai informasi yang menyesatkan. “Apalagi kalau info yang sengaja dikembangkan bahwa Bupati akan segera ditahan karena korupsi dan Wakil Bupati akan dilantil jadi Bupati. Itu adalah informasi yang tidak memiliki kebenaran sama sekali. Sekali lagi jangan termakan oleh berita hoax atau bohong. Dan pada kesempatan ini saya berharap Camat, Kapitalaung/Lurah dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait berita yang tidak benar”, tutup Nantingkaseh. (ROBIN)




Bupati Gaghana Hadiri Rakor Di Tabteng

SANGIHE,GN- Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menghadiri rapat koordinasi (Rakor),Pemerintah Kecamatan Tabukan Tengah.Gaghana di dampingi sejumlah Kabag dan Pimpinan OPD.Ketika memimpin rapat Gaghana bersama camat Tabukan Tengah Grif Viktor Matantu,SH yang bertempat di kantor Kapitalaung Kampung Biru ,kamis (3/12/2020).

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana Menghadiri Rapat Koordinasi Di Tabukan Tengah (Foto : gempar news)

Pada sambutannya Bupati JEG menyampaikan agar ada sinergitas antara Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten,Bupati pun mengingatkan kepada pemerintah Kecamatan dan pemerintah Kampung terkait dengan pemeriksaan BPK,agar pemerintah Kecamatan bersama Pemerintah Kampung dapat menyiapkan SPJ sebaik-baiknya,agar tidak mempengaruhi WTP,agar target kedepan tetap mendapat WTP,”ujar Bupati Gaghana.

Pada kesempatan pun,Orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini tak lupa menghimbau pada pelaksanaan pesta demokrasi tanggal 9 Desember, Pemihan Gubernur dan Wakil Gubernur,agar tetap menjaga keamanan,ketertiban dan terus menjalin tali persaudaraan agar tetap bersama dan bersatu.

” Saat ini Saya menghimbau ,pada pelaksanaan pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada tanggal 9 Desember nanti,agar tetap menjaga keamanan,ketertiban,dan terus menjalin persaudaraan dan tetap bersatu,”harap Bupati Gaghana.

Pada kesempatan itu juga, Bupati menyerahkan bantuan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) bantuan Pemerintah Pusat,kepada 3 orang penerima sebesar RP.2.400.000 per/orang.

Sementara Itu dari Pihak kepolisian yang disampaikan Kapolsek Kuma Iptu Yopy Hehakaya ,menghimbau agar pada pelaksanaan pemilihan tanggal 9 Desember,bagi pemilih saat masuk di TPS jangan dalam keadaan mabuk,dan tetap mematuhi Protokol Keseharan.

” Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat,agar saat masuk di TPS jangan dalam keadaan mabuk,dan saat ini Kami dari pihak kepolisian Tabukan Tengah sudah melakukan sweeping minuman keras ke warung-warung,”imbuhnya.

Pada pelaksanaan rapat koordinasi (Rakor), sejumlah Kapitalaung menyampaikan sejumlah pertanyaan dan kendala-kendala dalam Pemerintahan di Kampung serta usulan-usulan .

Peserta rapat adalah seluruh Kapitalaung di kecamatan Tabukan Tengah,MTK dan jajaran Pemerintah Kecamatan Tabukan Tengah.(ROBIN)




Apel HKN Ke-56 Tahun, Bupati JEG Bacakan Sambutan Menteri Kesehatan RI

SANGIHE,GN- Memperingati hari kesehatan nasional yang 56 tahun,Dinas Kesehatan Kabupaten Kabupaten Sangihe menggelar apel bersama yang dilaksanakan di hlaman kantor Dinas Kesehatan kamis (12/11).Turut Hadi pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Harry Wolf, Kepala Dinas Kesehatan Youpy Thungari,Direktur rumah sakit Liung Kendahe Tahuna Handry Pasandaran,Direktur rumah sakit Liung Paduli dr.Polideng Dalawir, Para Mantan Kepala Dinas Kesehatan,Keluarga besar Dinas Kesehatan,Para kepala Puskesmas dan undangan.

Sebelum Pembacaan Sambutan Menteri Kesehatan Oleh Bupati Gaghana,diawali laporan panitia yang melaporkan latar belakang mengapa hari kesehatan nasional tiap tanggal 12 november,bahwa sekitar tahun 1950-an terjadi wabah penyakit malaria yang di derita rakyat Indonesia dengan korban ratusan jiwa,dan tanggal 12 november 1959 Presiden Soekarno melakukan penyemprotan secara simbolis di Desa Kalasan Yogyakarta dan dibarengi dengan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat,dan 5 tahun kemudian sekitar 63 juta penduduk telah mendapat perlindungan dari penyakit Malaria.

” Keberhasilan Pemerintah dalam membasmi malaria tersebut kemudian diperingati sebagai hari kesehatan Nasional yang pertama pada tanggal 12 novemver tahun 1964,hal itu kemudian menjadi titik awal sampai sekarang seluruh komponen bangsa dalam pembangunan kesehatan turut bersama-sama merayakan hari kesehatan nasional seperti saat ini tahun 2020 dengan tema,satukan tekat menuju Indonesia sehat.Peringatan hari kesehatan nasional yang ke 56 tahun,sebagai momentum untuk menyatukan tekat dalam mewujudkan Indonesia semakin sehat,dan semangat memperjuangkan ketahanan kesehatan Indonesia serta bersama-sama menjaga kesehatan diri,keluarga,lingkungan ,masyarakat agar terhindar dari covid 19,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto menyampaikan bahwa hari kesehatan nasional yang diperingati setiap tanggal 12 november,dan dalam kurung waktu 56 tahun,telah berjuang bersama seluruh masyarakat.Melaksanakan akan pembangunan kesehatan.

” Perjuangan ini kita laksanakan demi mewujudkan manusia Indonesia sehat,Produktif dan berdaya saing.Hari kesehatan nasional di tahun 2020 yang ke 56 tahun,merupakan momentum untuk kita bersyukur di era Pandemi dan mengingatkan kita semua,tentang pentingnya kesehatan,”terangnya.

Pun disampaikan pada sambutan menteri kesehatan oleh Bupati Gaghana bahwa,tema hari kesehatan nasional tahun 2020 tentang satukan tekat menuju Indonesia sehat merupakan upaya bagaimana membangun masyarakat yang Produktif dan aman covid 19 di era adaptasi kebiasaan baru,melalui sub tema,jaga diri,keluarga dan masyarakat ,selamatkan bangsa dari covid 19.

” Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah covid 19,Sekuat apapun upaya pemerintah tidak akan cukup apabila tidak didukung oleh masyarakat dengan mematuhi Protokol kesehatan ,” pungkasnya.( ROBIN)




Bupati JEG Dan BPJS Ketenagakerjaan Tandatangani MOU

SANGIHE,GN— Bertempat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulut ,jumat (9/10/2020) Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME menandatangani MOU bersama Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS),Ketenagakerjaan terkait pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan bahi pekerja formal dan informal di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya Bupati Gaghana berharap ketika pemerintah memfasilitasi BPJS ketegakerjaan, kedepan dapat memberikan gambaran bahwa peserta BPJS merasa lebih tenang, lebih aman untuk melakukan sesuatu. 

“Harapan kami ketika pemerintah memfasilitasi BPJS ketenagakerjaan ini, memberikan gambaran juga teman-teman lebih tenang, lebih aman untuk bekerja dan melakukan sesuatu,” kata bupati.

Selain itu lanjut Gaghana, dengan diasuransikaniya para pekerja, menunjukan kehadiran dan perhatian pemerintah untuk memproteksi para pekerja informal maupun formal di Kabupaten Sangihe.

“Kita tidak berpikir hal buruk terjadi namun juga kita tidak tahu apa yang terjadi, sehingga menjadi tugas pemerintah untuk melindungi para pekerja melalui program BPJS tenaga kerja,”ungkap Gaghana, sembari berharap, dengan adanya program ini menjadi pendorong untuk meningkatkan kinerja dalam bekerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sangihe Dokta Pangandaheng menjelaskan, penandatangan MOU BPJS Ketenagakerjaan bagi 6.000 peserta formal dan informal.

“Tadi yang di adendum habya THL, Buruh Bagasi, perangkat Desa dan Kelurahan, petugas kebersihan serta tenaga medis. Tetapi ada ketambahan jumlah yang sebelumnya 3.390 menjadi 6.000 orang termasuk 25 insan pers serta petani dan nelayan yang baru tahap pertama,” jelas Pangandaheng. (ROBIN)




Bupati Sangihe Tanam Cabe,Tomat Dan Caisin di Kampung Gunung

SANGIHE,GN- Sebagai aksi nyata Untuk menggerakan kemandirian pangan lahan tanaman holtikultura dan mempertahankan ketahanan Pangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe,Pemerintah Daerah terus memberikan motivasi dan memberdayakan bagi para petani,buktinya senin (21/9/2020) di lahan perkebunan di Kampung Gunung Kecamatan Tabukan Tengah,Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME melakukan penanaman cabe,tomat dan caisin.

Saat menanam Gaghana didampingi sejumlah pimpinan OPD,Dinas Ketahanan Pangan,Para Penyuluh,Camat Tabukan Tengah,pengurus dan anggota kelompok tani Sumombo dan Masyarakat Kampung Gunung.

Ketika diwawancarai media ini,Bupati pilihan rakyat ini mengatakan bahwa
ini adalah Program untuk ketahanan pangan di Kabupaten Sangihe dan program untuk menggerakan keluarga dengan harapan untuk memperkuat ketahanan pangan diwilayah masing-masing terlebih di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

” Harapan kita semakin memperkuat ketahanan pangan diwilayah masing -masing terlebih di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Sangihe Sherly Lalu,SE menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian khususnya Badan Ketahanan Pangan Pusat yang telah mengalokasikan untuk pertanian keluarga di dua lokasi yaitu,di kampung Gunung Tabukan Tengah dan di kecamatan selatan Tenggara Kampung Pintareng.

“Dua kegiatan ini dananya cukup besar setiap kelompok mendapat dana Rp 200 Juta dan langsung dananya ditransfer ke kelompok. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini pertanian keluarga di Kabupaten Kepulauan Sangihe boleh terangkat dan ini sejalan dengan program kabupaten ,dimana Pemerintah mencanangkan pangan lokal harus sehingga masyarakat yang ada di kabupaten Sangihe menikmati pangan yang ada Kabupatennya Sendiri,”imbuh Lalu.

Kapitalaung Kampung Gunung Alberson Humune juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat yang telah mengalokasikan dana untuk pengembangan pertanian di Kampung Gunung.

“Atas nama Pemerintah Kampung Gunung kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat telah mengalokasikan dana untuk pengembangan pertanian di Kampung Gunung,”tutupnya. (ROBIN)




Tanda Tangani MOU dengan Pihak BPJS Ketenagakerjaan, Bupati CEP Peduli Nasib THL

MINSEL, GN – Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu dan Kepala BPJS Minahasa Selatan Hendrayanto, SE.MM menandatangani Perjanjian Kerjasama antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Jetenagakerjaan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, pada Jumat,(18/09/2020).

Kerjasama tersebut adalah untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para Tenaga Harian Lepas ( THL ) di lingkungan pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

“Kami sebagai THL yang ada di lingkup Pemkab Minahasa Selatan merasa bersyukur kepada Tuhan Lewat Bupati Dr. Christiany Eugenia Paruntu, SE yang begitu sangat peduli terhadap nasib kami dengan melakukan upaya Kerja sama dengan pihak BPJS ketenagakerjaan,” ungkap Lestari yang adalah salah satu THL bagian Umum dan Perlengkapan Pemkab Minahasa Selatan.

Acara selanjutnya adalah penyerahan bantuan 200 paket bahan pokok dari BPJS, penyerahan santunan jaminan Kematian peserta BPJS dan penyerahan kartu kepesertaan BPJS bagi THL Pemkab Minahasa Selatan TMT Oktober 2020.

Hadir bersama dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Kab.Minsel Denny Kaawoan, SE. MSi, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Drs.Soni Maleke , Kepala Dinas Kesehatan dr. Erwin Schouten dan Kepala BPKAD Kabupaten Minahasa Selatan.
(*/Jusak Poludu)




Bupati Gaghana Asuransikan Bagi 57 Orang Tukang Ojek,Sopir, 1063 Orang THL,dan 395 Orang Kaling,Ketua RT dan Petugas Kebersihan

SANGIHE,GN- Sebanyak 57 orang menerima kartu BPJS masing-masing,43 orang tukang ojek persatuan ojek Tabukan Utara (PEROT) dan 14 persatuan
sopir angkutan Kota. Kartu BPJS langsung diserahkan oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME di Kampung Embuhanga Kecamatan Tabukan Utara,Rabu (2/9/2020).

Laporan persatuan Ojek Tabukan Utara Swaib Maasar menyampaikan terbentuknnya komonitas ojek Tabukan Utara yaitu,pada masa pandemi covid 19 tanggal 8 maret 2020,sesuai dengan keputusan bersama disalingi dengan kegiatan serta dilandasi keiklasan untuk mensejaterakan sesama para tukang ojek.

Bupati Menyerahkan Kartu BPJS Secara Simbolis Kepada Tukang Ojek Dan Sopir Angkot

” Kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu,tabungan, arisan,uang kas dan uang konsumsi,untuk penerima arisan seminggu sekali,tabungan akan disalurkan satu tahun satu kali.tujuan uang kas untuk mencari kepentingan anggota yaitu atribut seragam dan juga jika ada anggota yang terkena musibah atau sakit,sementara konsumsi diserahkan kepada anggota yang menerima arisan”.

Pada kesempatan itu juga,Maasar menyampaikan kebanggaan karena pada saat itu Bupati Gaghana sebagai Pemerintah Daerah hadir menyerahkan kartu BPJS,serta sebelumnya Bupati telah menyerahkan bantuan beras kepada tukang ojek di rumah Jabatan Bupati.

Bupati Menyampaikan Sambutan Saat Penyerahan Kartu BPJS Kepada Tukang Ojek Dan Sopir Angkot

” Tahun 2020 ini atas kebijakan dan kepedulian Pak Bupati sehingga apa yang kami harapkan dengan puluhan tahun telah tercapai,itulah yang kami sangat banggakan,”ujar Maasar.

Dokta Pangandaheng Kepala dinas tenaga kerja daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengatakan bahwa kartu BPJS yang diserahkan meliputi dua asas manfaat yaitu,jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Bupati Menyampaikan Sambutan Saat Penyerahan Kartu BPJS Kepada THL

” ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi teman-teman ketika dalam pelaksanaan tugas profesi beresiko,pemerintah daerah lewat kepemimpinan Bupati dapat mengakomodasi teman-teman sekalian melalui pemberian perlindungan sosial ketenagakerjaan,ini menjadi sesuatu yang sangat istimewah,harapan kami secara teknis dari instansi yang menangani ini kiranya status kepesertaan dari teman-teman sekalian menjadi pegangan ketika melaksanakan tugas dan pekerjaan sesuai dengan profesi”.
Penyerahan Santunan Jaminan Kematian Bagi Ahli Waris Oleh Bupati Jabes E Gaghana,SE.ME Bersama Pejabat Sekda Harry Wolf

Sementara itu Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME pada sambutannya menyampaikan bahwa,memang kegiatan ojek punya resiko yang tinggi sehingga itu menjadi tantangan dan penuh dengan kehati-hatian dan mampu mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,dalam kondisi itu solusi untuk antisipasi adalah asuransi BPJS ketenagakerjaan.
Bupati Menyerahkan Kartu BPJS Secara Simbolis Kepada Para Kepala Lingkungan, Ketua RT Dan Petugas Kebersihan

” Saya sangat berterima kasih karena kondisi ini boleh diterima oleh teman-teman semua,baik sopir ,sopir luar kota dan teman-teman ojek.silakan kita membuka ruang selebar-lebarnya untuk melakukan koordinasi dan komonikasi bersama”.

Lebih jauh Gaghana mengatakan bahwa memberikan ruang ini adalah sesuatu hal yang harus didukung bersama.

Foto Bersama Bupati Dan Penerima Kartu BPJS Para Kepala Lingkungan, Ketua RT Dan Petugas Kebersihan

” Dinas tenaga kerja telah mengakomodir ini kami harapkan menjadi bagian dari pada apa yang ingin kita capai,Saya berharap Pak Ketua Ojek boleh merangkul yang lain,komitmen kita adalah kita semua untuk memberikan ketenangan buat teman-teman,kita hanya memberikan sebuah solusi dan itu adalah jaminan dari pemerintah,”Imbuh Gaghana.

Bupati berharap bagi para tukang ojek dan sopir menitipkan kedisiplinan penggunaan jalan,menghargai penumpang saat berkendaraan di motor wajib pakai helm juga memakai masker.

” Saya mengucapkan terima kasih kesadaran inilah yang kita harapkan dari teman-teman kesadaran atas diri sendiri,kesadaran keluarga kita dan kesadaran akan kerangka tanggungjawab kita bersama,”harap Gaghana.

Turut dihadiri asisten Pemerintahan dan Kesra Iklis Sombounaung,sejumlah Pimpinan OPD,staff khusus Bupati,Camat Tabukan Utara dan sejumlah Kapitalaung.

Sementara kamis (03/9) di Papanuhung rumah Jabatan Bupati,Jabes menyerahkan kartu BPJS bagi 1063 Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja di lingkup Pemkab Sangihe di fasilitasi melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tenaga kerja.

Dalam sambutannya Bupati Gaghana mengatakan, dengan diasuransikanya para pekerja baik sektor formal maupun informal di Kabuapten Kepulauan Sangihe, menunjukan kehadiran dan kepedulian pemerintah untuk memproteksi para pekerja.

“Kita tidak berpikir hal buruk terjadi namun juga kita tidak tau apa yang terjadi, sehingga menjadi tugas pemerintah untuk melindungi para pekerja melalui program BPJS tenaga kerja didalamnya para THL,” kata Jabes.

Bupati pun berharap, dengan adanya program ini (BPJS tenaga kerja) menjadi pendorong bagi para pekerja khususnya THL untuk meningkatkan etos kerja.

“Sebagai pemerintah saya berharap dengan adanya kepedulian dari pemerintah memproteksi para THL dengan BPJS tenaga kerja, ini menjadi pendorong dan pelecut semangat dalam tanggung jawab sebagai seorang pekerja untuk melayani masyarakat Sangihe,”tambahnya.

Selain itu selasa (15/9) bertempat di Papanuhung Tampungang Lawo
Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME memberikan asuransi bagi 395 orang untuk kepala lingkungan (Kaling),Ketua RT dan petugas kebersihan,melalui pemberian kartu BPJS,dan langsung diserahkan Bupati JEG.

Pada sambutannya Bupati menyampaikan bahwa Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe sesuasi dengan Visinya bagaimana kesejateraan itu boleh dicapai dalam berbagai aspek kehidupan,diantaranya aspek untuk ketenangan bekerja dari semua yang ada di Kabupaten Sangihe s,diantaranya Kepala lingkungan,Ketua RT dan Petugas kebersihan untuk diberikan kesejateraan dan perlindungan bagi masyarakat.

” Komitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan ini,diberbagai sektor yang ada bisa dirangkum yaitu,teman-teman yang bekerja di Pelabuhan,Sopir angkut,tenaga honorer,tukang ojek,kaling,RT,Petugas kebersihan demikian juga kita akan mempersiapkan teman-teman aparat di Kampung,teman-teman bekerja di sektor Pertanian dan perikanan”

Ditambahkan Bupati bahwa tatanan kehidupan dalam kerangka memberikan ketenangan dalam setiap orang bekerja kalau terlindungi dengan asuransi ada sebuah semangat baru .

“Dalam Kondisi inilah Pemerintah Daerah melalui dinas ketenagakerjaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe bekerjasama dengan BPJS tenaga kerja untuk meramu ini menjadi sebuah bagian jawaban,dan harapan dari masyarakat yang ada,Saya berharapan teman-teman dalam tugas komonikasi langsung kepada masyarakat tidak terlepas dari sentuhan-sentuhan dalam komonikasi yang dijalankan.Harapan inilah yang menjadi komitmen kita semua untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab yang ada,”harap Bupati Gaghana.(Advetorial).




Bupati JEG Asuransikan Bagi 395 Orang Untuk Kaling,Ketua RT Dan Petugas Kebersihan

SANGIHE,GN- Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME memberikan asuransi bagi 395 orang untuk kepala lingkungan (Kaling),Ketua RT dan petugas kebersihan,melalui pemberian kartu BPJS,dan langsung diserahkan Bupati JEG di Papanuhung Tampungang Lawo,Selasa (15/9/2020).

Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME pada sambutannya menyampaikan bahwa Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe sesuasi dengan Visinya bagaimana kesejateraan itu boleh dicapai dalam berbagai aspek kehidupan,diantaranya aspek untuk ketenangan bekerja dari semua yang ada di Kabupaten Sangihe s,diantaranya Kepala lingkungan,Ketua RT dan Petugas kebersihan untuk diberikan kesejateraan dan perlindungan bagi masyarakat.

” Komitmen Pemerintah Daerah untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan ini,diberbagai sektor yang ada bisa dirangkum yaitu,teman-teman yang bekerja di Pelabuhan,Sopir angkut,tenaga honorer,tukang ojek,kaling,RT,Petugas kebersihan demikian juga kita akan mempersiapkan teman-teman aparat di Kampung,teman-teman bekerja di sektor Pertanian dan perikanan,” kata Bupati.

Ditambahkan Bupati bahwa tatanan kehidupan dalam kerangka memberikan ketenangan dalam setiap orang bekerja kalau terlindungi dengan asuransi ada sebuah semangat baru .

“Dalam Kondisi inilah Pemerintah Daerah melalui dinas ketenagakerjaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe bekerjasama dengan BPJS tenaga kerja untuk meramu ini menjadi sebuah bagian jawaban,dan harapan dari masyarakat yang ada,Saya berharapan teman-teman dalam tugas komonikasi langsung kepada masyarakat tidak terlepas dari sentuhan-sentuhan dalam komonikasi yang dijalankan.Harapan inilah yang menjadi komitmen kita semua untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab yang ada,” tambahnya.

Sementara itu Dokta Pangandaheng Kepala dinas tenaga kerja daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ketika diwawancarai media ini mengatakan, bahwa kartu BPJS yang diserahkan meliputi dua asas manfaat yaitu,jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Ini menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi teman-teman ketika dalam pelaksanaan tugas profesi,pemerintah daerah lewat kepemimpinan Bupati dapat mengakomodasi teman-teman sekalian melalui pemberian perlindungan sosial ketenagakerjaan,ini menjadi sesuatu yang sangat istimewah,harapan kami secara teknis dari instansi yang menangani ini kiranya status kepesertaan dari teman-teman sekalian menjadi pegangan ketika melaksanakan tugas dan pekerjaan sesuai dengan profesi,” ucapnya.

Salah satu peserta Penerima Kartu BPJS Toni Kamurahang Petugas kebersihan dari Kelurahan Lesa merasa senang dan bangga dengan inisiatif,kepedulain dan perhatian dari Pemerintah Daerah.

” Terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah memberikan Kepedulian Kepada Kami dengan memberikan Kartu BPJS ini,” ujarnya.

Turut dihadiri Sekretaris Pejabat Sekretaris Daerah Harry Wolf,Kepala Perwakilan BPJS kabupaten Sangihe,Sejumlah Pimpinan OPD,Sejumlah Kabag,dan Para Camat.(ROBIN)