Ketua Lingkungan VI Niklas David Bantah Rampas Microfon Dari Kapolsek

Sulut,GN – Ketua Lingkungan VI Kelurahan Bunaken Kepulauan Niklas David, membantah atas pemberitaan di media Sulutzone.com, menyebut dirinya telah merampas microfon dari petugas kepolisian saat Kapolsek menyampaikan izin pemberitahuan keramaian pada pesta pernikahan, Sabtu 30 Mei 2025 lalu.

Ketua Lingkungan VI Kelurahan Bunaken Kepulauan, Niklas David (foto : Gemparnews)

Niklas mengatakan, dirinya tidak pernah merampas microfon dari tangan kapolsek. Justru kata Niklas, pihaknya memberikan waktu kepada Kapolsek untuk menyampaikan pemberitahuan izin keramaian kepada warga masyarakat di lingkungan VI.

” Saya tidak merampas microfon dari kapolsek, justru malam itu saya selaku ketua lingkungan VI memberikan kesempatan kepada bapak kapolsek untuk menyampaikan pemberitahuan izin keramaian, kebetulan juga malam itu bapak kapolsek hadir, dan memberitahukan kepada saya untuk di berikan waktu menyampaikan pemberitahuan pada warga yang hadir dalam pesta pernikahan saat itu,” ungkap Niklas kepada media gemparnews.com, Senin (9/6/2025).

Lebih jauh Niklas menjelaskan, usai kapolsek menyampaikan izin keramaian, pihaknya langsung menerima kembali microfon untuk meminta agar memberikan dispensasi izin waktu keramaian hingga pukul 24.00 wita (jam 12 malam).

” Saya kembali menerima mocrofon usai bapak Kapolsek menyampaikan pemberitahuan izin keramaian. Kalau acara tidak kondusif malam itu, saya juga harus bertanggungjawab, karena saya selaku ketua lingkungan VI harus bertanggung jawab terhadap warga dan masyarakat saya,” ucapnya.

Niklas sangat keberatan atas pemberitaan di media Sulutzone.com tanpa ada konfirmasi terhadap dirinya.

“Saya sangat menyayangkan pemberitaan itu, tanpa bertanya atau konfirmasi langsung kepada saya. Berita itu hanya sepihak. Saya tidak melawan pemerintah tetapi sebagai ketua lingkungan, pun saya harus bertanggung jawab terhadap warga dan masyarakat,” tandasnya.

penulis : Sisco Manossoh




Louis Carl Schramm Pertayakan Listrik dan Air Bersih di Pulau Bunaken

Sulut,GN- Usai pemaparan Dinas ESDM Provinsi Sulut, Anggota Pansus Pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2024,Louis Carl Schramm, SH,MH langsung menyampaikan pertanyaan terkait penerangan lampu listrik dan air bersih di pulau Bunaken kecamatan Bunaken kepulauan.

Louis Carl Schramm,SH,MH (foto: Gemparnews)

Louis menyampaikan bahwa saat dirinya turun reses lalu disalah satu lingkungan yakni kampung islam di pulau Bunaken, selama tiga hari mengalami pemadaman. Bahkan kata louis, sarana air bersih pun tidak ada di pulau Bunaken.

” Ketika saya melakukan reses di Bunaken, selama tiga hari listrik tidak menyala. Bahkan sarana air bersih pun sangat sulit di sana. Jadi mohon di perhatikan karena masyarakat sangat membutuhkan air bersih,” kata louis, Selasa (15/4/2025).

Sebelumnya Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulut Fransiscus Maindoka telah memaparkan bahwa ada program yang sudah dikerjakan diantaranya pemasangan listrik di beberapa desa yang belum teraliri listrik. Dan pengeboran air bersih di beberapa kabupaten di provinsi Sulawesi Utara.

SKPD Sulut (Foto : Gemparnews)

Menjawab apa yang di sampaikan anggota DPRD Sulut, Kepala Dinas menjelaskan akan melakukan koordinasi dengan pihak PLN terkait kebutuhan listrik di pulau Bunaken.

Begitu juga terkait sarana air bersih, Maindoka menjelaskan pihaknya sudah beberapa kali melakukan survei lokasi untuk pengeboran air bersih, namun belum di temukan.

” Kami akan melakukan koordinasi dengan PLN terkait kebutuhan listrik disana. Demikian juga sarana air bersih di pulau Bunaken. Kami akan kembali melakukan survei lokasi, mudah – mudahan ada titik lokasi air tawar yang bersih. Karena beberapa kali kami melakukan survei lokasi, namun airnya payau. Tetapi kami akan mencoba lagi mencari lokasi yang lain untuk air bersih,” tandasnya. (sisco)




Presiden RI Joko Widodo Kunjungi Pulau Wisata Bunaken

Manado,GN- Hari ketiga kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (20/01/2023), Presiden Joko Widodo diagendakan untuk mengunjungi Kawasan Wisata Bunaken. Presiden bersama rombongan menuju Dermaga Pulau Bunaken menggunakan Kapal Motor Ultimate Victory dan berangkat dari Dermaga Mega Mas, Kota Manado pada pukul 08.20 WITA.

Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan menuju Bunaken, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Alfret Denny Djoike Tuejeh, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Setyo Budiyanto, dan Wali Kota Manado Andrei Angouw.

Setibanya di Dermaga Pulau Bunaken, Presiden akan langsung meninjau Kawasan Wisata Bunaken sekaligus _home stay_ di lokasi tersebut. Setelah itu, Presiden akan kembali ke Kota Manado dengan Kapal Motor Ultimate Victory.

Selepas salat Jumat, Presiden dijadwalkan untuk meninjau Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara di Kota Manado. Presiden juga akan menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian infrastruktur tersebut.

Selanjutnya, Kepala Negara akan menuju Pantai Malalayang, Kota Manado untuk meninjau fasilitas kawasan tersebut. Selain itu, Presiden sekaligus akan meresmikan penataan Kawasan Pantai Malalayang dan Ecoutourism Village Bunaken. (*/sisco)




Menelisik Indahnya Wisata Alam Tahura HV Worang Gunung Tumpa

Sulut,GN- Wisata alam Taman Hutan Raya (Tahura) HV Worang Gunung Tumpa yang berada di Desa Meras Kecamatan Bunaken darat Kota Manado menyimpan berbagai macam pesona yang menakjubkan. Pemandangan yang indah nan rindang di kelilingi pepohonan membuat para pengunjung terpesona dengan alam sekitarnya. Ditunjang juga dengan suhu yang dingin pada saat hujan dan memanjakan mata ketika memandang panorama di saat cuaca cerah.

Gugusan pulau di pesisir seperti pulau Manado tua yang menjulang tinggi, pulau pariwisata bawah laut Bunaken dan Siladen, pulau Mantehage yang terkenal dengan pohon bakau dan pulau Nain yang memiliki rumput laut yang tersohor di dunia nampak jelas terlihat dari atas gunung tumpa.

Belum lagi, kicauan beberapa hewan dan burung penghuni gunung tumpa memanjakan telinga para pengunjung untuk mendengar dan menikmati pesona alamnya.Beberapa pengunjung di gunung tumpa sesekali tertawa dan tersenyum memandang warna laut yang nampak kebiru-biruan saat melihat karang di seputaran gugusan pulau.

Kepada awak media ini, salah satu pengunjung gunung tumpa menyebutkan suasana pemandangan panorama dan gugusan pulau di pesisir membuat suasana hatinya senang. ” Pemandangan bagus di tempat ini makanya kami datang disini untuk menikmati suasana panorama dan alam yang ada di gunung tumpa,” sebut pengunjung asal kampung Rerer Tondano.

Diapun menyebutkan bahwa sudah beberapa kali mendatangi dan berkunjung ke gunung tumpa dengan melihat pesona alam dan panorama terkesan membuat hatinya terobati dengan keidahan alam. “Sudah ke dua kalinya kami datang di sini, merasakan suasana beda dan tertarik pingin datang mengunjungi tempat ini,” ujarnya sambil tersenyum riang.

Menuju ketempat ini (Gunung Tumpa red ) butuh waktu tidak begitu jauh dari pusat kota Manado Sulawesi Utara, hanya menempuh jarak waktu satu jam untuk sampai di lokasi, menikmati indahnya panorama alam sekitarnya. Bahkan tarif masuk Tahura HV Worang gunung tumpa bisa di jangkau untuk semua kalangan.

Bagi pengunjung yang datang, jangan lupa memakai masker dan cuci tangan yang telah disiapkan oleh pengelolah gunung tumpa karena mematuhi aturan terkait protokol kesehatan dari pemerintah. (sisco)




Firman TUHAN Mengandung Berkat Setiap Hari

Sulut,GN- Ada tiga gambaran kebenaran yang mendasar Allah memanggil Musa dari dalam kemah suci. Ketiga kebenaran ini yakni pertama yang berfirman adalah Allah, kedua Allah berfirman memanggil Musa dan ketiga Allah memanggil Musa dengan firman dari kemah pertemuan.

Allah yang berfirman dan memanggil Musa adalah yang sama yang kita sembah sampai sekarang ini, Allah yang memanggil Musa adalah Allah yang hidup dan Allah yang sama menapaki hidup kita di tahun 2021 ini.
Uraian Firman Allah yang terdapat dalam pembacaan Alkitab di dalam perjanjian lama Imamat 1:1 berkata demikian “Tuhan memanggil musa dari dalam perkemahan”.

Hamba Tuhan Daniel Sasinggala (foto: gemparnews.com)

Pembacaan Firman Allah yang di sampaikan oleh hamba Tuhan, Daniel Sasinggala juga menyentil bagaimana Allah memakai Musa untuk membuat kemah suci di padang pasir ketika bangsa Israel keluar dari tanah mesir pada waktu itu. “Allah yang berinisiatif dan memanggil Musa membuat Kemah suci, Allah yang selalu berkomunikasi dan punya hubungan dengan manusia sehingga Dia (Allah red) yang berfirman memberikan petunjuk maka tidak ada yang salah dan semuanya tepat pada waktunya,” kata hamba Tuhan ini ketika menyampaikan Firman Allah Minggu (03/01/2021) di GPdI Getsemani Taman laut Bunaken.

Selain itu, dijelaskannya Tuhan Allah dapat merubah manusia menjadi bermurah hati. Dia mencontohkan ketika bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, pada waktu itu Allah mengubah hati orang mesir untuk bermurah hati memberikan emas dan lainnya kepada bangsa Israel.

Dia berharap, dengan tiga dasar kebenaran ini warga jemaat boleh melangkah di tahun 2021 dengan iman percaya. “Kita minta kepada Tuhan, apa yang dapat kita kerjakan di tahun ini. Percayalah kita dapat melangkah dan melewati tahun 2021 dengan penuh sukacita meskipun dalam situasi dan kondisi apapun kita hadapi, Tuhan memberkati. (sisco)