BSG Semakin Berkualitas, Miliki Kantor Pusat Sekaligus Launching Program Digital BSG QRIS Di HUT Ke-62 Tahun

Sulut,GN –Bank Sulut Gorontalo (BSG) dengan bangga mengumumkan Peresmian Gedung Kantor Pusat Baru, yang terletak di Kawasan Marina Plaza Kota Manado, Sabtu (03/06/2023).

Peresmian yang dilakukan langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey selaku pemegang saham pengendali didampingi Plt Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya dirangkaikan dengan HUT BSG ke 62 Tahun.

Sementara pengguntingan pita
dilakukan Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Rita Tamuntuan, didampingi Plt Ketua tim penggerak PKK Provinsi Gorontalo Rima Agustina Pakaya.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pertumbuhan dan kesuksesan bank.

Bank Daerah ini telah melayani masyarakat selama lebih dari enam dekade, memberikan layanan perbankan serta kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan ekonomi daerah.

Selain itu, komitmen berkelanjutan bank terhadap keunggulan dan inovasi telah menjadikannya mitra tepercaya bagi individu, bisnis, dan masyarakat luas.

Kantor pusat baru yang berlokasi di jantung kota ini melambangkan dedikasi Bank SulutGo untuk menyediakan layanan keuangan mutakhir dan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi nasabah dan karyawannya.

Direktur Utama BSG Revino Pepah (foto: ist)

Hal itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) BSG Revino Pepah. Menurutnya, Bangunan berkonsep Diamond Cut itu, mencerminkan ambisi untuk bersinar di industri perbankan dan menjadi unggul dalam persaingan dengan tetap memperhatikan konsep green building.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dan persatuan, seperti berlian yang
terbentuk melalui hal ini, Bank SulutGo adalah hasil komitment para stakeholders, eksekutif, karyawan, dan para nasabah yang membentuk suatu potongan yang indah dan berharga yang terus berinovasi dan bertransformasi secara digital.

“Gedung kantor pusat ini merupakan kebanggaan kita yang harus kita jaga. Harus memacu kreatifitas dan ide untuk meningkatkan produktifitas agar tidak hanya bangunan yang baru, tapi semangat kita juga harus baru dalam upaya mendorong pertumbuhan perusahaan terutama dari sisi rentabilitas. Gedung baru, budaya baru, semangat baru” ujar Revino dalam sambutannya.

Selain itu di momentum HUT ke 62 tahun , BSG juga meluncurkan produk terbaru layanan digital BSG QRIS sebagai bukti bahwa BSG sebagai bank lokal mampu berdiri sejajar dengan bank – bank papan atas.

Revino sendiri tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dorongan positif, sehingga Bank Sulut bisa terus eksis dalam berekspansi membangun daerah.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Pemegang Saham Pengendali Melakukan Selebrasi Peniupan Lilin HUT Ke 62 Tahun (foto: ist)

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur selaku pemegang saham pengendali, seluruh pemegang saham dan tak lupa juga para management pendahulu kita yang sudah membawa BSG menjadi seperti saat ini. Ini semua tak mungkin terwujud tanpa tongkat estafet hasil kerja keras bapak/ibu sekalian. Juga para nasabah yang kami hormati, terimakasih atas kepercayaan anda sehingga BSG dapat terus exist sampai saat ini” tandasnya.

Berikut Spesifikasi dan fasilitas  kantor pusat Bank SulutGo

• Lahan kantor dengan LT 3294 m2 dibeli sejak 28 April 2004

• Tambahan pembelian lahan LT 1135 m2 dibeli sejak Agustus 2021

• Bangunan dimulai sejak Oktober 2021.

• Jangka waktu pelaksanaan ± 18 Bulan.

• Luas Bangunan : ± 18.500 m2

• Luas Lahan : 4.429 m2

• Jumlah lantai: 8 lantai

• Terdapat 3 lantai untuk parkir gedung dengan total kapasitas hingga 60 parkiran kendaraan roda 4 dan 100 kendaraan roda 2

• Terdapat Ruang Food Court dan Comercial Area di lantai dasar

• Lounge untuk priority banking dan VIP

• 1 Ruang serba guna dengan kapasitas 500 orang dengan rooftop garden

• 11 Meeting Room

• 3 Collaborative Area sebagai ruang kreatif dan casual meeting

• 1 lantai difungsikan sebagai commercial office (kantor sewa) untuk umum

• Bangunan ini berkonsep Diamond Cut mencerminkan ambisi untuk bersinar di industri perbankan dan menjadi unggul dalam persaingan dengan tetap memperhatikan konsep green building. Kolaborasi dan persatuan, seperti berlian yang terbentuk melalui hal ini, Bank SulutGo adalah hasil komitment para stakeholders, eksekutif, karyawan, dan para nasabah yang membentuk suatu potongan yang indah dan berharga yang terus berinovasi dan bertransformasi secara digital.

Iven peresmian ini dihadiri oleh, Gubernur Sulut, Wakil Gubernur, PJ Gubernur Gorontalo, Ketua DPRD Sulut, OJK, perwakilan Bank Indonesia (BI), Forkopimda, Bupati dan Walikota, Para Pemegang Saham, termasuk pejabat pemerintah, pemangku kepentingan utama, pemimpin bisnis terkemuka, diikuti para nasabah. (*/sisco)




Unsrat Manado Dan BSG Teken MoU Kerjasama Di Bidang Pengelolaan Keuangan

Manado,GN- Kerjasama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dengan PT Bank SulutGo (BSG), dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang pengelolaan keuangan di Gedung Rektorat, selasa (11/04/23).

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama BSG Revino Pepah yang didampingi jajaran Direksi; Joubert Dondokambey (Direktur Umum), Pius Batara (Direktur Pemasaran), Louisa Parengkuan (Direktur Operasional) serta jajaran pejabat eksekutif BSG lainnya.

Sementara dari Unsrat dipimpin langsung Rektor Prof. Dr. Ir Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng yang didampingi jajaran Wakil Rektor antara lain Prof Dr. Ir Grevo Gerung, M.Sc (Bidang Akademik), Dr. Ronny Maramis SH, MH (Bidang Umum & Keuangan), Prof Dr. Ir Sangkertadi, DEA (Bidang Perencanaan) dan para Dekan Fakultas serta Direktur Pascasarjana.


Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie mengatakan bahwa Penandatanganan MoU ini wajib dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama ditingkat fakultas atau lembaga dengan intensitas implementasi aktif untuk menunjang program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

” Saya berharap penandatanganan ini memberikan manfaat dalam hal pengelolaan keuangan dan menunjang Tridharma Perguruan Tinggi.
Secara khusus Rektor berterima kasih kepada PT. Bank SulutGo yang telah memberi CSR berupa hibah 1 buah sarana transportasi bagi mahasiswa dan dosen dalam bentuk Bus untuk menunjang kegiatan pembelajaran diluar kampus,” tutur Rektor Sompie.

Direktur Utama PT. Bank SulutGo Revino M. Pepah mengatakan, salah satu agenda yang dilaksanakan pada rangkaian kegiatan tersebut adalah penyerahan bantuan Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Keuangan Berkelanjutan BSG atau yang lebih sering dikenal dengan istilah CSR

“Kesepakatan yang telah kita tandatangani pada hari ini merupakan bukti komitmen kedua belah pihak untuk memajukan institusi masing-masing. Dengan harapan pada saat kerjasama dijalin, maka dari aspek bisnis BSG dapat memperoleh keuntungan sedangkan Unsrat bisa
mendapatkan pengelolaan keuangan yang lebih modern dan akuntabel. Jadi ini merupakan winwin solution bagi kami.” tutup Dirut Revino Pepah. (sisco/*)

 




Dirut Revino Pepah: Tahun Ini Bank SulutGo Mulai Menunjukan Tren Pemulihan Dan Perbaikan

Sulut,GN- Kondisi perbankan di Sulawesi Utara (Sulut) terutama Bank SulutGo atau di singkat BSG, setelah covid ini mulai melakukan take of. Karena harus diakui, dua tahun ini situasi tidak terlalu kondusif dan kondusif dalam arti eksternal, bisnisnya tidak kondusif selama covid, banyak usaha-usaha yang tidak bergerak secara normal kemudian dampaknya ke perbankan terutama ke BSG lebih berhati-hati. Dilain pihak juga ada usaha-usaha kita seperti sektor perhotelan, usaha pariwisata yang berkaitan langsung dengan situasi kondisi ekonomi mengalami perlemahan kegiatan usaha, akibatnya tentu berdampak jika menerima fasilitas kredit. Misalnya kredit menjadi tidak lancar, sehingga harus melakukan rekstukturisasi, ini kondisi yang sebelumnya. Hal itu, dijelaskan oleh Direktur Utama (Dirut) Bank SulutGo, Revino Pepah kepada media ini, Selasa (30/8/2022).

Direktur Utama Bank SulutGo Revino Pepah (foto: gemparnews.com)

Dirut BSG mengatakan seiring dengan situasi dan kondisi, tahun ini mulai menunjukan pemulihan, walaupun ada tren mulai naik covid lagi, akan tetapi pemulihan ini sudah jalan dan memang ini mulai menunjukan ada perbaikan. Perbaikan ini belum secara seratus persen, karena ada beberapa nasabah BSG yang mulai selesai restrukturisasi dan mulai menunjukan ada perubahan. Namun juga harus di sadari setelah covid ini mulai berakhir dan mulai ada pemulihan, muncul masalah yang lain, di lingkungan internasional, walaupun kita disini cuma lokal.

” Perang Rusia dan Ukraina kemudian resesi beberapa negara maju ini Amerika menunjukan perlemahan, China masih lock down otomatis lingkungan bisnis ini atau lingkungan eksternal memiliki dampak juga. Akan tetapi kita bersyukur kemarin pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara masih menunjukan 5,93 persen Diatas rata-rata Nasional pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,4 persen lebih tinggi dari beberapa negara lain,” kata Dirut BSG.

Menurut Dirut, situasi Ini cukup menolong buat BSG artinya di negara lain inflasi sudah tinggi sekali. Walaupun juga naik inflasi kita namun tidak setinggi negara lain. “Perkembangan kita terakhir ini BI Rate sudah dinaikan seperti seven day seribu dari Bank indonesia sudah di naikan 25 basis point dari 3,50 menjadi 3,75 point. Nah ini berarti ada kenaikan tingkat bunga sehingga ini juga mempengaruhi lingkungan bisnis. Jadi tadi covidnya sudah selesai dan hampir selesai tetapi ada masalah yang lain yaitu Masalah inflasi. Ini semua berpengaruh walaupun diakui Bank SulutGo masih sebagian besar inut Sumer tetapi juga bergerak di tranding produktif karena BSG juga merupakan Bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga kita harapkan tahun ini bisa bertumbuh, meskipun belum bertumbuh secara signifikan di bandingkan tahun sebelumnya namun kita tetap harapkan terus bertumbuh,” ujarnya.

Lanjut Dirut menjelaskan tahun depan apabila memang pandemi ini dinyatakan sebagai full endemi maka diharapkan tentunya kondisi ekonomi global bisa segera pulih. “Disini juga sangat berpengaruh karena kita ini Bank banyak yang berkaitan dengan pemerintah daerah sebagai transaksi keuangan, kalau transaksi keuangan di daerah kita membaik, tentu kita juga membaik. Seperti ketahui kalau lingkungan ekonomi kurang kondusif keuangan pemerintah, berpengaruh juga di BSG tetapi kita harapkan tahun depan bisa lebih baik,” terang Dirut dengan nada optimis.

Selanjutnya kata Dirut, kedepan pihaknya juga fokus Digitalisasi. Tentu Digitalisasi ini menjadi suatu kebutuhan untuk perbankan ke depan walaupun BSG Bank daerah tetapi Digitalisasi ini menjadi suatu concern bahwa BSG akan menuju ke Digitalisasi secara bertahap karena Digitalisasi ini costnya juga tinggi, di satu pihak BSG sebagai Bank lokal yang kemampuannya terbatas.

“Jadi kita tidak seperti Bank Nasional, Bank Internasional atau Bank BUMN, mereka punya kemapuan keuangan yang lebih baik. Jika ditanya begini, kenapa Bank SulutGo tidak seperti Bank ini dan itu.Jadi kalau kemapuan keuangan BSG seperti mereka maka Bank BSG sudah lebih baik dari mereka. Aset BSG hanya 20 triliun sedangkan aset Bank lain 2000 tirliun, coba dibandingkan 20 triliun dan 2000 triliun ini berbeda. Tidak bisa aple to aple. Nah Digitalisasi BSG bergerak secara bertahap. Jadi kita punya skala prioritas dimana yang bisa kita Digitalisasikan tentu dengan transaksi-transaksi pemerintah daerah dan bagaimana kita mendorong pemerintah daerah ini supaya PAD meningkat. Tentu kita ikut disitu karena kita punya benefit juga disitu. Kita sudah punya Kasda online dan BSG though dan sebentar lagi akan diluncurkan QR Code Indonesian Standar (QRCIS) Bank SulutGo sendiri dan ini sementara jalan,” jelasnya.

Dirut mengatakan, semua bertahap sesuai kemapuan keuangan BSG, Karena keuangan BSG lebih kecil kemampuannya dibandingkan dengan Bank BUMN atau Bank swasta yang lain sehingga semuanya bisa di jalankan secara bertahap. Digitalisasi ini kita sudah ada road map dan diharapkan BSG berdiri, minimal bisa mengikuti walaupun hanya sebagai follower dan mengikuti pada Bank-Bank yang besar, minimal BSG tidak ketinggalan.

Dirut berharap, kedepan tetap menjaga Bank SulutGo ini, harus beroperasi menjadi Bank yang sehat dan harus mengelola secara prudent (pengelolaannya harus hati-hati) dan Bank ini bisa memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan masyarakat Sulawesi Utara.

” Segmen kita juga bagi pengusaha kecil. Kita tidak akan memberikan kredit yang besar-besar, biarlah mengambil pengusaha kecil dan mikro bukan menengah. Sehingga kita harapkan bisa masuk di situ walaupun costnya tinggi. Berbeda kalau kita berikan kepada satu pengusaha besar seratus miliar hanya berurusan satu orang atau satu perusahaan tetapi kalau kita berikan kredit lima puluh juta, untuk mencapai angka seratus miliar kita harus berikan ke sepuluh ribu orang. Coba bayangkan, disitu memang mahal tetapi segmen kita memang harus di situ. Karena kalau kita main ke pengusaha besar pertama kita tidak menciptakan ekonomi multi player. Dan kita tentu lebih konsentrasi kepada retail Bank yaitu kecil dan mikro,” tutup Dirut Bank SulutGo. (sisco)




Secara Sederhana,Direktur Pemasaran BSG Rayakan Hari Ulang Tahun Ke 55

Manado,GN- Salah satu Direksi BSG Mahmud Turuis hari ini Selasa, (12 April 2022) merayakan hari ulang tahun yang ke 55 tahun.

Direksi yang di kenal ramah dengan para jurnalis ini memulai karirnya di lingkup Perbankan. Juga terpantau awak media ini perayaan hari ulang tahun ke 55 di laksanakan secara sederhana namun berkesan.

Tampak hadir dalam perayaan hari ulang tahun Komisaris Utama Edwin Silangen, kerabat dekat yang juga pernah menjabat Direktur Utama BSG Johanis Salibana dan kerabat lainnya.
Selain itu, tampak juga Direktur Utama BSG Revino Pepah, bersama jajaran direksi lainnya turut merayakan di hari yang bahagia bersama Direktur Pemasaran BSG .

Selain perpaduan warna hijau kombinasi warna keemasan menandakan suasana keakraban sesama jajaran BSG terasa indah untuk mengembangkan dan memajukan bank kebanggaan warga bumi nyiur melambai ini.

Selamat hari ulang tahun Direktur Pemasaran Bank SulutGo bapak Mahmud Turuis semoga dengan bertambahnya usia, Allah SWT panjangkan umur, sehat selalu, sukses dalam karir, Amin.
penulis : sisco




Peduli Kesehatan Pegawai, Dirut BSG Teken Kerjasama Dengan RSUP Prof RD Kandou Manado

Manado,GN- Penandatanganan kerja sama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, dan Bank SulutGo terkait dengan jaminan pelayanan kesehatan bagi pegawai dan keluarga PT Bank Sulut Go, di gelar di aula Bank SulutGo Pusat Manado, Rabu (4/4/2022).

Direktur Utama Bank SulutGo, Revino M Pepah, SE.MM, dalam sambutannya mengatakan terkait dengan PKS ini, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Dirut RSUP Kandou yang mau merespon permintaan dari Bank Sulutgo, untuk melakukan kerja sama.

“Kami akan tindak lanjut PKS ini, nanti sesudah ini kalau ada pegawai kami yang akan berobat atau melakukan ceck up, tempatnya nanti di RSUP Kandou,” Ujar Dirut Pepah.

Dirut BSG juga menambahkan dengan peralatan yang baik,SDM yang unggul, menjadi satu acuan dari Bank SulutGo untuk melakukan PKS dengan RSUP Kandou.

“Kami tau RSUP Kandou memiliki peralatan medis yang lebih baik dari rumah sakit lain, juga menjadi pusat rujukan bagi rumah sakit yang ada di Sulut,” Terangnya.

Dia berharap kedepan Bank SulutGo bisa menikmati pelayanan kesehatan yang baik, dan menimbulkan impek positif bagi RSUP Kandou Manado.

Sementara, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa,atas kepercayaan pimpinan Bank SulutGo terkait dengan pelayanan kesehatan karyawan Bank SulutGo diserahkan kepada RSUP Kandou Manado.

“Setiap jasa itu ada dampak finansialnya yang sangat dibutuhkan rumah sakit. RSUP Kandou sekarang statusnya Balai Layanan Umum (BLU), yang artinya kita (RSUP Kandou), mengharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada APBN, biaya itu harus keluar sendiri dari pendapatan Rumah Sakit,kata BLU itu,nantinya pengelolaan keuangan RSUP Kandou akan bertanggung jawab kepada kementerian keuangan,” Kata Dirut RSUP Kandou Manado.

Panelewen menjelaskan, RSUP Kandou Manado sendiri sekarang 85 persen budgetnya dari pendapatan sendiri, dan 15 persen masih dari APBN, itu sendiri untuk pembayaran gaji PNS. “Kami juga diberi wewenang untuk bisa mengangkat pegawai sendiri yang namanya pegawai BLU,” Jelas Dirut.

RSUP Kandou Manado, lanjut Panelewen mempunyai regulasi sendiri yang dibuat Direktur Utamanya, untuk memfasilitasi pasien kurang mampu untuk membayar. ” RSUP Kandou memback kepada pemerintah Kabupaten/Kota, bahwa ternyata masih ada masyarakat yang belum mempunyai jaminan kesehatan BPJS,yang dibantu oleh pemerintah, atau jamkesda. Ada juga mungkin salah alamat, yang sebenarnya dia mampu,tapi dia mengantongi kartu jaminan kesehatan tidak mampu. Untuk itu kami pemimpin RSUP Kandou mampu beradaptasi pada kondisi kondisi seperti itu,” Terang Panelewen.

Turut hadir Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan, SH MARS, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN,Frets Melope,SE.MSi, dan Koordinator Administrasi Umum John R Tuwaidan ST, MSi, serta Sub Koordinator Hukormas, Novita SH. (*/sisco)




BSG Raih Penghargaan Terbaik Dari Infobank

Sulut,GN- Bank SulutGo (BSG) kembali meraih penghargaan terbaik atas kinerja positifnya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara Gorontalo. Penghargaan diterima Bank BSG dalam anugerah 26th Infobank Award 2021.

Tahun ini Bank SulutGo mendapat penghargaan predikat “Sangat Bagus” dalam kategori Modal Inti Rp1 triliun sampai dengan di bawah Rp5 triliun (buku2) – Aset Rp10 triliun Sampai Dengan Di bawah Rp.25 triliun.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis dalam acara Live Video Conference Live Streaming Youtube Channel Infobank TV. Acara penghargaan didahului dengan webinar bertajuk “LEADING UNPRECEDENTED TIME Memanfaatkan Relaksasi Restrukturisasi Kredit Jilid 3”.

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah mengucapkan syukur dan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh Infobank kepada Bank SulutGo.

Revino M Pepah selaku Dirut BSG Senin, (13/9/2021) mengatakan, pencapaian ini adalah apresiasi yang diperoleh berkat kerja keras seluruh insan perusahaan. Prestasi ini tidak bisa dilepaskan dari catatan-catatan positif Bank SulutGo dalam mempertahankan bahkan terus mendongkrak performa usahanya di tengah kondisi pandemi di Indonesia.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan. Kerja keras dan soliditas antar lini perusahaan merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan Bank SulutGo. Di tengah pandemi, kami bersyukur dapat terus bertumbuh positif. Ini adalah bukti nyata kerja keras Bank SulutGo sebagai perusahaan yang tangguh, fleksibel, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan. Bagi saya pribadi, meyakini bahwa kemampuan seorang pemimpin dalam mengolah sumber daya yang ada dengan sikap adaptif di berbagai situasi adalah kunci menuju keberhasilan,” ucapnya.

Bersamaan dengan itupula, Chairman Infobank Institute Eko B. Supriyanto menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima oleh 50 bank dengan predikat “sangat bagus” ini adalah tanda atas masih tingginya kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan. Institusi perbankan perlu menjaga kepercayaan ini melalui good corporate governance dan pelayanan yang efisien.

“Kita lihat sekarang, perbankan masih menjadi pilar utama masyarakat dalam mengelola uang mereka. Institusi perbankan perlu meningkatkan integritasnya dengan penerapan GCG dan pelayanan yang semakin efisien ke depannya,” tuturnya, saat memberikan sambutan.

Acara yang didahului dengan hybrid seminar bertajuk “Leading in Unprecedented Time: Tantangan Setelah Relaksasi Restrukturisasi Kredit Berakhir” dan diakhiri dengan awarding The Best CEO Series 2021 ini disponsori oleh banyak lembaga perbankan, yakni BCA, Bank  Kalteng, Bank Jateng, BRI, Bank BPD DIY, Bank BJB, Bank Sumselbabel, BSG, Bank Mestika, Bank Jatim, Bank Papua, Bank Kalsel, Bank Jambi, Prima, Bank Nagari, Bank DKI, BCA Syariah, Bank Sultra, Bank Woori Saudara, CTBC Bank, Mandiri Taspen, Bank Sumut, Syariah BTPN, Bank BPD Bali, Bank Bengkulu, Bank Kalbar, Bank Syariah Indonesia, OCBC NISP, dan Bank NTB Syariah.(*/sisco)




Dirut Bank SulutGo : Deviden Tahun 2020 Naik Menjadi 51 M

Sulut,GN- Setelah menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bank Sulawesi Utara Dan Gorontalo (BSG) kepada Panitia Khusus ( Pansus) DPRD Sulut Selasa, (20/4/2021) diruangan rapat paripurna DPRD, Direksi BSG langsung menggelar press conference kepada sejumlah media.

Dirut Bank SulutGo Menggelar Press Conference (foto: gemparnews)

Direktur Utama (Dirut) Bank SulutGo Revino Pepah di dampingi Direktur Pemasaran Mahmud Turuis, Direktur Umum Joubert Dondokambey dan Direktur Operasional Louisa Parengkuan menjelaskan terkait dana Deviden yang di berikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
” Bank SulutGo pada tahun 2019 lalu memberikan Deviden kepada Pemerintah Provinsi Sulut sebesar 41 Miliar Rupiah dan tahun 2020 terjadi kenaikan signifikan sehingga Bank SulutGo kembali memberikan Deviden kepada Pemerintah Provinsi Sulut sebesar 51 Miliar Rupiah,” Jelas Pepah.

Menurut Pepah, dengan kenaikan Deviden maka secara otomatis terjadi kenaikan laba pada Bank SulutGo. ” Karena laba mengalami kenaikan maka Deviden juga menjadi naik,” tandasnya.

Selain itu, Pepah menjelaskan terkait jangka waktu kredit yang pendek bagi para debitur. Dia menegaskan pihaknya akan merubah kembali jika jangka waktu kredit pendek menjadi lebih panjang. ” Kita akan rubah jika jangka waktu kredit pendek bagi debitur. Memang harus jangka waktunya panjang. Itu pasti akan kami rubah,” pungkasnya. (sisco)




Wurangian : Kami menanti kerja nyata Membawa BSG Semakin Profesional

Sulut,GN- Pasca ditetapkanya hasil rapat RUPS Bank SulutGo (BSG) pada Kamis 18 Maret 2021 kemarin di Yamah Resort Tondano Kabupaten Minahasa, anggota DPRD Sulut juga sebagai ketua komisi II Cindy Wurangian angkat bicara.

Kepada media ini, Wurangian menyampaikan banyak selamat “Congratulations” atas terlaksananya dan telah menetapkan susunan Komisaris serta Direksi yang baru periode 2021-2025.
Wurangian pun mengharapkan dan menatikan kerja nyata dari Komisaris dan Direksi yang baru saja terpilih untuk membawa Bank milik pemerintah Sulawesi Utara ini semakin profesional.

Anggota DPRD Sulut Cindy Wurangian (foto : ist)

“Congratulations! Kami menanti kerja nyata membawa BSGo semakin profesional dan kontribusi real untuk masyarakat Sulut,” pungkas ketua Komisi II DPRD Sulut ini melalui aplikasi WA kepada awak media gemparnews.com Jumat (20/3/2021).

Untuk diketahui Bank SulutGo adalah merupakan mitra kerja dari Komisi II DPRD Sulut. Berikut komposisi Komisaris dan Direksi Bank SulutGo terpilih :

KOMISARIS BSG 2021-2025:
Edwin Silangen: Komisaris Utama
Marhani Pua: Komisaris Independen
Max Kembuan: Komisaris
Buchari Mokoagouw: Komisaris
Febriyanto Kanio: Komisaris

DIREKSI BSG 2021-2025:
Revino Pepah: Direktur Utama
Machmud Turuis: Direktur Pemasaran
Joubert Dondokambey: Direktur Umum
Louisa Parengkuan: Direktur Operasinal
Pius Batara: Direktur Kepatuhan
(sisco)




Tumbuh Positif Tahun 2020, Rompas Sebut Modal Utama BSG Di Tahun 2021

Sulut,GN- Direktur Utama (Dirut) Bank SulutGo melalui Kepala Divisi Hukum Dan Humas Daniel Rompas,SH menyebutkan pertumbuhan positif Bank SulutGo di tahun 2020 lalu menjadi modal utama dalam memajukan Bank milik pemerintah Sulawesi Utara di tahun 2021 ini. ” Tahun 2020 lalu Bank SulutGo tumbuh positif. Semua capaian rencana tahun 2020 Berhasil kami capai secara keseluruhan sesuai dengan apa yang kami targetkan dan itu akan menjadi modal kami ditahun 2021 ini,” ungkap Rompas kepada media ini saat ditemui diruangan kerjanya Senin,(11/01/21).

Kepala Divisi Hukum Dan Humas Bank SulutGo Daniel Rompas (foto: gemparnews)

Dibanding dengan perusahaan perbankan lainnya, Dia menilai Bank SulutGo dapat mencapai semua target di tahun 2020 meskipun dalam kondisi pandemi. ” Di banding perusahan perbankan lainnya, kami tumbuh positif. Yang pasti capaian-capaian yang kami targetkan dapat tercapai,” tukasnya.

Sementara,nasabah dan aset di Bank milik pemerintah Sulut ini,menurut Rompas mengalami kemajuan dan ada ketabahan nasabah. ” Yang pasti di akhir tahun 2020 BSG berhasil mencapai targetnya,” terangnya.

Selain itu, Rompas menjelaskan bahwa program penanganan covid-19 terus berlanjut di tahun 2021. ” Program itu akan berlanjut di tahun ini,” pungkas Rompas. (sisco)




Modal Inti BSG Tahun 2016 Mengalami Peningkatan

Sulut,GN- Bank SulutGo (BSG) di tahun 2016 lalu mengalami peningkatan modal inti. Modal Inti meningkat sebesar 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ini dijelaskan oleh Direktur utama (Dirut)Bank SulutGo Jefry Dendeng ketika hadir dalam rapat Panitia khusus (Pansus) DPRD Sulut Kamis (6/4/17)diruangan sidang paripurna.
“Berkaitan dengan kinerja keuangan Bank SulutGo tahun 2016 lalu, terkait modal inti telah mengalami peningkatan sebesar 47 persen dibandingkan tahun 2015 lalu,”jelas Dendeng.

Dirut Bank SulutGo Jefry Dendeng didampingi Direktur Umum Refiano Pepah ketika rapat bersama Pansus DPRD Sulut

Pertumbuhan modal inti tahun 2016 lalu menurut Dirut Jefry Dendeng, dipengaruhi oleh setoran modal dari para pemegang saham kemudian ada kontribusi laba yang meningkat dan pelaksanaan revaluasi aset yang dilakukan tahun 2016.
Lanjutnya mengatakan dengan adanya pertumbuhan modal inti, sehingga diakhir tahun 2016 Bank SulutGo sedan mencapai inti diatas satu triliun rupiah. Dengan demikian, Bank SulutGo sudah masuk di dalam buku dua yaitu Bank dengan modal diatas satu triliun sampai dengan lima triliun.

Pimpinan Pansus DPRD Sulut membahas LKPJ 2016

Selain itu, Dendeng menjelaskan program strategis dari Bank SulutGo ke depan yakni pembenahan Pengelolaan produk layanan, peningkatan transaksi nasabah dan mengembangkan BSG digital. “Kami sudah ada round map terkait pengembangan BSG digital. Yang pertama kami kembangkan untuk Q1 tahun 2017 yaitu BSG SMS dan BSG Virtual acount. Kemudian Q2 kami kembangkan BSG EDC,BSG Billing untuk mempermudah membayar dan BSG Samsat. Sementara Q3 akan di buat BSG digital branch yang rencananya akan dikembangkan dimantos, BSG Imani untuk memudahkan orang melakukan parkir bahkan membayar. Sedangkan Q4 akan dikembangkan BSG Mobile dan BSG internet banking,”tukasnya.
Dendeng berharap,diakhir tahun ini, BSG Internet Banking diakses dan Q1 ditahun 2018 segera dikembangkan BSG direct dan BSG P. (Sisco).