Rombe Beberkan Proyek Lelang di Sulut

Sulut,GN- Bertempat diruangan rapat Komisi III DPRD Sulut, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) bersama Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Senin (26/2/2024).

Usai RDP kepala balai BP2JK Edyson Rombe mengatakan RDP bersama komisi III DPRD Sulut, tadi kami mempresentasikan kegiatan yang akan di kerjakan tahun 2024 di PUPR Prov. Sulut.

“Tahun ini paket-paket yang berproses di BP2JK ada 13 paket yang sudah selesai,” ucap Edyson Rombe kepada awak media ini.

Menurutnya, ada beberapa paket yang sedang berproses dan ada pula yang akan di proses.

“Untuk Balai Jalan ada sebelas paket. Delapan paket sedang di proses dan tiga paket akan menyusul. Itu semua paket perencanaan dan pengawasan serta satu paket pembangunan jembatan,” ungkapnya.

“Dan hari ini paket yang minaesa kita upayakan tayang. Sedangkan untuk Cipta Karya ada empat paket. Dua sudah kita lelang dan yang sisa duanya lagi sedang berproses,”sambungnya.

Terkait dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi  satu (BWSS I ) Provinsi Sulut ada dua belas paket, dan dari balai perumahan  belum ada paket pekerjaan.

“Enam paket sudah selesai dan enamnya lagi sedang berproses. Untuk yang dari perumahan sampai saat ini belum ada paket, sebab tahun lalu sudah ada berapa rusun sedang di selesaikan. Jadi kalaupun ada alokasi anggarannya itu untuk penuntasan paket-paket rusun yang sedang di selesaikan.,” tandasnya.

Diketahui, komisi III mendukung dan akan membantu untuk koordinasi dalam pengawasan kinerja BP2JK Sulut. (sisco)




Hearing Komisi III DPRD Sulut Dengan BP2JK, Berikut Penjelasan Ketua Komisi Berty Kapojos

Sulut,GN- Dalam rangka memperjelas pengawasan terhadap pembangunan di Sulawesi Utara dan setiap proyek yang sudah ditenderkan oleh pihak terkait maka Komisi III DPRD Sulut melakukan Hearing dengan BP2JK Sulut, Senin (26/2/2024) di ruangan rapat komisi III.

Kepada sejumlah media Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos menjelaskan hasil hearing dengan mitra kerja BP2JK Sulut.

“Tadi mengundang BP2JK Sulut hearing bersama untuk mendapatkan program – program di tahun 2024. Sesuai dengan laporan yang tertulis proses lelang dari SDA ada 6 paket, bina marga 2 paket,” kata Kapojos.

Paket yang belum di lelang yaitu satu paket khususnya jembatan minaesa dianggarkan dengan anggaran 22,14 miliar.

” Ada paket-paket yang akan menyusul. Mereka sementara menunggu, karena informasi seluruh pekerjaan di kementerian Pekerjaan Umum paling lambat di bulan Juni seluruh tender lelang sudah selesai sehingga mereka dapat melaksanakan 6 bulan terakhir,” ujar Kapojos mengutip hasil laporan yang dilaporkan oleh kepala BP2JK Edyson Rombe. (sisco)