Hasil Lembaga Survei Antara, E2L-HJP Semakin Melejit di Kotamobagu dan Bolmong

Sulut, GN- Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei Antara pada akhir September dan awal Oktober menunjukkan simpati masyarakat Kotamobagu dan Bolmong dominan kepada pasangan calon Gubernur Elly Lasut dan Calon Wakil Gubernur HJP.

Pasangan E2L dan HJP menang hampir di seluruh segmentasi pemilih. Dari segmentasi pemeluk Agama Islam mayoritas mendukung pasangan nomor urut 2 E2L dan HJP yaitu pada angka 41.7% dan untuk segmen pemilih kristen 58.6%.

Berikut elektabilitas kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Kotamobagu :
1. YSK & Victor M 14.3%
2. E2L & HJP 44.8%
3. SK & DT 26.6%
Sisanya belum memutuskan 14.5%

Untuk Wilayah Bolmong :
1. YSK & Victor M 10.3%
2. E2L & HJP 39.3%
3. SK & DT 33.0%
Sisanya belum memutuskan 17.5%

Survei ini dilakukan dengan metode tatap muka langsung dengan margin of error +/- 5% pada tingkat kepercayaan 95%. berdasarkan pengalaman, jika merujuk angka elektabilitas E2L dan HJP pada survei itu dengan sisa waktu yang ada pada kondisi politik yang berlangsung seperti saat ini maka sulit terkejar oleh paslon lainnya.

(*/sisco)




Pemda Bolmong, Bolmut dan Mitra tandatangani MoU dan perjanjian kerjasama dengan BP2MI

Manado,GN- BP2MI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Minahasa Tenggara beserta 13 Pemda lain di Aula KH. Abdurrahman Wahid BP2MI, Rabu (8/12/2021).

Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengatakan bahwa penandatanganan PKS merupakan bentuk komitmen serius dari daerah untuk melaksanakan apa yang diamanatkan oleh Undang-undang nomor 18 Tahun 2017. “Dalam UU nomor 18 Tahun 2017 pasal 41 sudah jelas tercantum bahwa pemerintah daerah memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia. Dengan ditandatanganinya MoU dan perjanjian kerjasama hari ini, membuktikan bahwa pemerintah daerah telah berkomitmen serius untuk melaksanakan amanat UU” jelas Benny.

Benny juga menambahkan bahwa dengan adanya PKS ini, pemerintah daerah bisa fokus untuk menggenjot penempatan pada jabatan terampil dan profesional di seluruh dunia. “Dengan adanya MoU dan PKS ini juga, pemda dapat berkolaborasi positif dengan para pemangku kepentingan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun pihak swasta untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan profesional, agar para pekerja kita nantinya dapat ditempatkan pada pengguna berbadan hukum sehingga penghasilan yang akan mereka dapat juga bisa lebih besar” kata Benny.

 

Menurut Benny, minat pemuda daerah untuk bekerja ke luar negeri cukup tinggi sehingga pemerintah wajib melindungi mereka antara lain dengan memberikan pendidikan dan pelatihan yang sesuai, menempatkan sesuai dengan prosedur dan mengawasi proses penempatan mulai dari sebelum ditempatkan, di negara penempatan dan setelah ditempatkan di negara penempatan.

“Beberapa kali saya ke daerah untuk sosialisasi, saya lihat pemuda-pemuda daerah selalu antusias untuk mengikuti sosialisasi dan bertanya peluang kerja apa yang bisa mereka tempati di luar negeri. Artinya minat kerjanya tinggi namun mereka masih ragu dan bingung bagaimana prosedur kerja yang benar. Disinilah peran pemerintah sangat dibutuhkan agar para pemuda ini dapat ditempatkan disana sesuai prosedur yang berlaku,” terangnya.

Sementara itu ditemui di tempat penyelenggaraan acara, Bupati Bolmong, Bupati Bolmut dan Bupati Mitra sangat antusias untuk berkolaborasi dengan BP2MI. Ketiganya berkomitmen untuk menganggarkan pendidikan dan pelatihan bagi pekerja migran pada APBD 2022 masing-masing. (sisco/*)




Jaring Aspirasi, Kalangi : Kami Akan Perjuangkan

Sulut,GN- Masa reses II tahun 2020 anggota DPRD Sulut Sjenny Kalangi telah menyelesaikan penjaringan aspirasi masyarakat di 9 titik lokasi yang tersebar di daerah pemilihan Bolaang mongondow raya.

Banyak aspirasi yang diterima oleh Politisi Gerindra ini, diantaranya dari sektor pertanian dan peternakan. Keluhan serta aduan warga BMR untuk di perjuangkan tentunya untuk kesejahteraan warga masyarakat tersebut.

Desa solok, Warga meminta kepada pemerintah untuk memberikan bantuan ternak sapi, ayam dan bebek, dikarenakan sudah sekitar 60% lahan disana telah dikuasai oleh perusahaan Conch, jadi menurut warga sangat sulit untuk bertani disana. Demikian pula saat melakukan reses di Desa Pinogalungan timur, warga meminta adanya bantuan seperti traktor dan juga bantuan untuk warga yang mempunyai rumah tidak layak huni.

Sementara, reses di Desa Moyongkota, warga meminta untuk adanya pembuatan drainase dan juga penambahan air bersih serta mendesak pemprov untuk menaikan harga cengkih. Juga halnya di Desa Kosio, warga meminta dibuat kembali jembatan yang putus agar aktifitas warga tidak terhambat dan juga bantuan ternak.

Setelah mendengarkan aspirasi dan keluhan serta aduan warga tersebut, kepada wartawan Sjenny Kalangi menegaskan sebagian besar aspirasi yang masuk merupakan pekerjaan dari Komisi II dibidang perekonomian, dan sebagian dari lintas komisi, tentu ini akan diperjuangkan.

“Pada intinya, semua aspirasi telah direkam dan ditampung. Selain itu, ada juga aspirasi yang diluar tugas Komisi II tapi tak mengapa, pastinya sebagai wakil rakyat saya akan memperjuangkannya lewat lintas komisi dan lintas fraksi,” terangnya personil komisi II ini selasa (15/9/2020) usai mengikuti paripurna buka-tutup masa reses anggota DPRD Sulut.(sisco)