Ermin Tora Bantah Beras Plastik Beredar di Kalangan Warga Penerima Manfaat

Sulut,GN – Kepala Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo Ermin Tora membantah issue atau pemberitaan beredarnya beras plastik di kalangan warga penerima manfaat.

Kepala Bulog Kanwil SulutGo Ermin Tora (foto: Gemparnews)

Hal itu dikatakannya kepada sejumlah media, saat menggelar pers conference, Rabu (13/8/2025) di Kantor Bulog Kanwil SulutGo.

Ermin menegaskan bahwa pemberitaan tersebut adalah tidak benar. Dia menyebutkan pihaknya telah membuktikan bersama penerima manfaat dan juga membuktikan beras yang ada.

“Saya menyampaikan bahwa berita itu tidak benar,kami sudah membuktikan dengan penerima manfaat, dan kami juga sudah membuktikan dengan beras yang ada, itu tidak benar bahwa itu beras plastik,” tegas Ermin kepada sejumlah media.

“Sekali lagi kami sampaikan, itu tidak benar. Mohon agar ini jelas semua. Ini adalah program pemerintah,” sambungnya.

Ermin mengajak untuk bekerjasama agar tujuan dari pemerintah memberikan manfaat ataupun bantuan dapat di nikmati oleh masyarakat.

“Mari kita sama – sama bekerjasama, agar supaya tujuan dari pemerintah ini untuk memberikan manfaat, bantuan kepada masyarakat, betul – betul dapat di nikmati dengan baik,” tandasnya. (sisco)




Harga Beras Melonjak, Michaela Paruntu: Komisi II Agendakan RDP Pekan Depan

Sulut,GN- Permasalahan yang kini menjadi sorotan masyarakat Sulawesi Utara dimana harga bahan pokok khususnya beras yang terus merangkak naik hingga hampir menyentuh angka Rp 20 ribu per kilogram.

Michaela E Paruntu (foto: Gemparnews)

Para ibu rumah tangga yang pendapatan keluarga hanya pas – pasan  semakin dibuat resah dengan kondisi harga beras. Padahal, harga normal beras biasanya berada di kisaran Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram.

Terkait permasalahan itu, menjadi perhatian serius dari DPRD Provinsi Sulut merupakan perpanjangan masyarakat menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi.

Wakil Ketua DPRD Sulut, dr Michaela Elsiana Paruntu Mars, menyatakan Komisi II DPRD akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) Senin (15/7/2025) pekan depan bersama pihak terkait, termasuk instansi pemerintah yang menangani urusan pangan dan perdagangan.

“RDP ini kami harapkan bisa menjadi wadah untuk mencari solusi konkret agar harga beras sebagai bahan pokok masyarakat bisa kembali stabil,” kata Michaela.

Koordinator Komisi II DPRD Sulut mengatakan kenaikan harga beras ini paling banyak dikeluhkan oleh kalangan emak-emak karena langsung berdampak pada kebutuhan dapur sehari-hari. (sisco/*)




Legislator DPRD Sulut Amir Liputo Minta Pemerintah Ambil Langkah Serius Kenaikan Harga Beras

Sulut,GN- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara daerah pemilihan Kota Manado H. Amir Liputo mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengambil langkah serius terkait kenaikan harga beras.  Harga beras premium di pasaran Kota Manado saat ini sudah di kisaran angka Rp 17 ribuan per kilogram.

Legislator DPRD Sulut Amir Liputo (foto: Gemparnews)

“Kami mohon pak gubernur dan jajaran serta pihak terkait seperti Disperindag, Bulog untuk melakukan stabilisasi harga beras dengan operasi pasar,” kata Liputo, Kamis (10/7/2025).

Beberapa hari terakhir Liputo mengatakan Dia menerima banyak keluhan dari warga Manado terkait lonjakan harga beras. Sulitnya mendapatkan Beras SPHP yang biasa disalurkan Bulog.

“Ini persoalan serius jika tidak ditangani bisa menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

“Saya dapat info dari Inobonto (Bolmong) bahwa susah juga di sana. Ini artinya sudah gawat,” tambahnya.

Liputo berharap agar pemerintah segera mengambil langkah tegas. Bulog perlu melakukan stabilisasi harga dengan melakukan operasi pasar di pasar-pasar sentral yang menjadi tempat belanja masyarakat.

Kedua, harus melakukan sidak ke lokasi atau  tempat – tempat penjualan beras, terutama beras Bulog.

“Agar supaya masyarakat yang ekonominya kurang mampu bisa mendapatkan beras sebagaimana harga beras disubsidi Bulog atau pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, Liputo minta aparat turun tangan jika ada indikasi permainan spekulan yang memanfaatkan kondisi kurangnya stok beras.  (sisco/*)




Sikapi Lonjakan Harga Bapok, Bulog Kanwil SulutGo Gelar Operasi Pasar Murah

Sulut,GN – Sebagai bentuk perhatian dari pemerintah terhadap lonjakan harga Bahan Pokok (Bapok) di pasar, Badan Urusan Logistik (Bulog) Kanwil SulutGo melaksanakan operasi pasar di beberapa titik wilayah di Kota Manado.

Kantor Perum Bulog Kanwil SulutGo (foto: ist)

Hal itu, di sampaikan Kepala Perum Bulog Kanwil SulutGo Ermin Tora kepada media Gemparnews.com ketika di hubungi melalui telephone selular, Selasa (08/07/2025).

Ermin menjelaskan Bulog kanwil SulutGo telah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan dinas terkait untuk menggelar operasi pasar murah di wilayah Kota Manado.

” Kami bekerjasama dengan beberapa dinas terkait melakukan kegiatan pasar murah di beberapa titik wilayah di Manado,” kata Ermin.

Operasi pasar murah ini, kata Ermin untuk membantu dan menjangkau masyarakat yang kurang mampu dari segi pendapatan ekonomi dengan mendapatkan harga di bawah.

” Ini tentunya untuk membantu serta menjangkau masyarakat yang kurang mampu agar dapat membelanjakan harga bahan pokok lebih murah,” ujarnya.

Selain itu kata Ermin, pihaknya juga akan menyalurkan beras secara gratis kepada masyarakat yang kurang mampu di Sulawesi Utara.

” Kami tinggal menunggu data dari kementerian terkait data by name by addres,” terang Ermin.

Jika data sudah ada, lanjut Ermin pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan Kota untuk jadwal penyaluran bantuan beras tersebut.

“Jadi penerima bantuan masyarakat kurang mampu. Per keluarga akan menerima bantuan beras sebanyak 10 kg per bulan. Bantuan beras ini untuk dua bulan yaitu bulan Juni dan Juli 2025,” ungkap Ermin.

Ermin berharap, di pertengahan bulan Juli ini bantuan beras mulai di salurkan kepada masyarakat yang sudah terdata dari Kementerian.

“Mudah – mudahan pertengahan bulan Juli ini, sudah dapat di salurkan ke pemerintah Kabupaten dan Kota sesuai data dari Kementerian,” tandasnya. (sisco)

 




Stok Beras Di kabupaten Sangihe Empat Bulan Kedepan Aman

SANGIHE,GN- Stok beras di gudang Dolog Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk empat bulan kedepan dalam posisi aman.

Hal ini disampaikan Joko Purnomo kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tahuna kepada Gemparnews.Com ketika ditemui diruang kerjanya kamis (17/3/2022).

” Untuk stok beras di Kabupaten Kepulauan Sangihe empat bulan kedepan dalam posisi aman,”kata Purnomo.

Ditambahkannya bahwa stok beras di gudang dolog Kabupaten Sangihe aman dan mencukupi saat menjelang hari raya idul fitri.

” Harapan Kami untuk masyarakat Kabupaten Sangihe menjelang hari raya idul fitri jangan kwatir karena Posisi stok beras di gudang Dolog Kabupaten Kepulauan Sangihe aman hingga menjelang Idul Fitri nanti,” tambahnya.

Lanjut Purnomo Selain Kabupaten Sangihe, bulog Tahuna juga menangani kebutuhan beras di kabupaten tetangga yaitu,Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sitaro juga dalam posisi aman.

“Bulog Tahuna juga melayani kebutuhan beras di Kabupaten Talaud dan Sitaro,”tutup Purnomo.(ROBIN)