RSUD Liun Kendage Tahuna Buka Kembali Jam Besuk Pasien

SANGIHE,GN- Sempat ditutup beberapa waktu lalu jam besuk pasien di Rumah Sakit Daerah (RSUD) liun Kendahe Tahuna dengan alasan covid 19 akhirnya dibuka kembali .

Direktur RSUD Liunkendage dr Aprikonus Loris, Sp PD mengatakan, jam besuk atau kunjungan ke rumah sakit untuk menjenguk orang sakit yang dirawat, dibuka kembali pada Jumat pekan lalu, seiring dengan terus menurunya kasus positif maupun pasien covid yang melakukan isolasi.

“Kami kembali buka waktu berkunjung kepada pasien yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna,” kata Aprikonus.

Loris menambahkan jam berkunjung kepada pasien yang dirawat ditetapkan mulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 sedangkan untuk sore hari mulai pukul 17.00 sampai dengan pukul 20.00.

“Dibukanya waktu berkunjung kepada pasien yang rawat inap sebab kasus COVID-19 di Kabupaten Sangihe secara umum sudah semakin melandai,” jelasnya.

Dan setiap orang yang mengunjungi pasien rawat inap di rumah sakit lanjut Aprikonus mengingatkan, wajib menaati jam besuk serta mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, sedangkan bagi keluarga yang menjaga pasien rawat inap, tidak boleh lebih dari dua orang untuk satu pasien.

“Saya pun mengimbau warga masyaraka Sangihe agar tidak takut berobat di rumah sakit asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Aprikonus.(ROBIN).




Hindari Kerumunan Di Kapal, Jelang Natal Dan Tahun Baru Dua Armada Tambahan Siap Layani Penumpang Ke Nusa Utara

Manado,GN- Kepala KSOP Manado Capt Mosez Karaeng mengungkapkan untuk mengantisipasi lonjakan dan kerumunan penumpang di kapal, perusahaan pelayaran telah menyiapkan dua armada kapal tambahan guna melayani penumpang ke Nusa Utara (Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud ) jelang Natal dan Tahun baru.

” Sebetulnya kami tidak mengharapkan ada lonjakan penumpang. Kami sudah memberikan hibauan, supaya masyarakat dapat mengatur perjalanan. Kami mengharapkan kalau boleh hindari tanggal 18, 21 dan 23 karena akan terjadi lonjakan penumpang meskipun dalam pantauan kemarin terjadi penurunan penumpang 50 persen dibanding tahun sebelumnya. Himbauan ini kami sudah sampaikan sejak November lalu, untuk mematuhi protokol kesehatan,” ugkap Karaeng ketika ditemui awak media ini Kamis (17/12/2020).

Kepala KSOP Manado Capten Mosez Karaeng (foto : gemparnews.com)

 

Lebih lanjut, kesiapan armada tahun ini menurutnya sudah cukup karena ada ketambahan armada baru ke Talaud yakni barcelona 3 dan ke Tahuna Merit teratai. “Jadi kapal untuk Manado-Tahuna 7 armada, Manado-Talaud 4 armada, Manado-Siau-Tagulandang 5 armada, Manado-Ternate 6 armada dan Manado-Biaro 3 armada,” jelas mantan KSOP Tanjung balai karimun ini.

Dia berharap agar masyarakat penumpang tetap mematuhi protokol kesehatan dan dapat mengatur perjalanannya. “Untuk armada Manado-Tahuna setiap hari ada kapal. Untuk KM Merit Teratai dan Sain Merry melayani penumpang setiap Selasa, Kamis dan Sabtu sementara lainnya seperti biasanya. Kami berharap peran pemerintah daerah untuk terus memberikan himbauan kepada masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Karaeng meminta masyarakat penumpang untuk tidak memaksakan diri naik ke kapal, kalau tidak memiliki tiket. “Hari-hari ini kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengutamakan keselamatan jiwa. ” Sayangilah nyawa dan keselamatan jiwa anda. Kalau kapasitas penuh jangan lagi memaksakan diri naik ke kapal apalagi tidak memiliki tiket,” terangnya.

KM Merit Teratai Siap Melayani Penumpang Ke Kabupaten Kepulauan Sangihe (foto : ist)

 

Ditanya soal himbuan kementerian perhubungan untuk pembatasan penumpang, Karaeng menjelaskan hingga saat ini, khusus angkutan laut tidak ada pembatasan penumpang. ” Dulu memang ada pembatasan penumpang dalam rangka hari raya idul fitri sekitar 50 persen tapi saat ini jelang Natal dan Tahun baru belum ada himbauan pembatasan penumpang. Yang kita himbau di kapal jangan ada melebihi dari sertifikat, kalau itu ada di kapal, bukan lagi tanggungjawab kami tapi sudah menjadi tanggungjawab perusahaan,” pungkas Karaeng. (sisco)