Sekretaris Komisi IV Cindy Wurangian, Pertanyakan Bantuan Studi Bagi Siswa

Sulut,GN – Sekretaris Komisi IV DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Cindy Wurangian mengkritisi terkait bantuan studi bagi siswa yang berhak menerima. Hal itu, di sampaikan oleh Sekretaris Komisi IV saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Senin, (11/05/2026) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulut.

Pricilia Cindy Wurangian (foto: Gemparnews)

Cindy menegaskan apakah prosentase Kabupaten Kota di atur oleh dinas atau di buka seluas – luasnya. “Pertanyaan saya terkait bantuan studi untuk SMA dan SMK ini, prosentase per Kabupaten Kota apakah diatur oleh dinas atau dibuka seluas – luasnya untuk siapa saja yang mau mendaftar,” ucap Cindy.

Lanjut Cindy mengatakan, Sulut ada 15 Kabupaten Kota dan setiap Kabupaten Kota ada yang mewakili di gedung ini,dan banyak yang bertanya – tanya prosentase berapa setiap Kabupaten Kota.

“Yang kedua berkaitan dengan bantuan studi tersebut, apakah di tahun 2026 ini ada syarat misalnya yang sudah menerima di tahun lalu, atau tahun ini di berikan kesempatan kepada yang lain. Ataukah bisa mereka berturut – turut mendaftar untuk mendapatkan bantuan tersebut,” ujar politisi partai Golkar.

Masih berkaitan dengan bantuan studi, Cindy menanyakan bagaiman dinas pendidikan mensinkronkan data dari pemerintah pusat terkait bantuan PKH bagi anak usia sekolah.

“Ketiga masih tetap berkaitan dengan bantuan studi ini, bagaimana dinas pendidikan mensinkronkan data yang banyak digunakan oleh pemerintah pusat juga karena kita tau bersama ada bantuan – bantuan dari kementerian, kalau tidak salah PKH yang komponennya ada anak usia sekolah,” terang Cindy.

Menurut Cindy, mereka berhak mendapatkan itu, dan juga bantuan – bantuan lainnya yang ditujukan kepada anak usia sekolah mungkin dengan nama program yang beda dari kementerian yang berbeda – beda.

“Jadi bagimana dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Utara mensinkronkan data penerima sehingga bisa ada pemerataan, artinya tidak tumpang tindi dengan apa yang sudah dianggarkan oleh Pemerintah Pusat. Dan juga kami ingin tau karena program bantuan beasiswa, ini baru berjalan tahun lalu dan kendala – kendala permasalahan apa yang dihadapi. Kita tau untuk ke depan apa saja yang diperbaiki atau apakah program ini efektif atau kurang efektif untuk di lanjutkan,” pungkas Cindy.

Di ketahui, RDP Komisi IV DPRD Sulut bersama Dinas Pendidikan Sulut di Pimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV Louis Chramm sementara dari Dinas Pendidikan Sulut di hadiri langsung Kepala Dinas Femmy Suluh. (sisco)




Pemkab Sangihe Peduli Terhadap Warga Tertimpa Musibah,Keluarga Tilaar – Petahiang Terima Bantuan BBR

SANGIHE,GN – Kamis (23/4/2026), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Wakil Bupati Tendris Bulahari, secara simbolis menyerahkan bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) kepada Keluarga Tilaar-Petahiang di Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna.


Keluarga Tilaar-Petahiang mendapat musibah kebakaran yang kehilangan tempat tinggal mereka beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana bagi warga terdampak.

Wandu Labesi, Kepala BPBD Kabupaten Sangihe menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan berupa material konstruksi siap pakai untuk pembangunan kembali hunian keluarga tersebut.

“Bantuan BBR yang diserahkan meliputi balok kayu ukuran 5×10 dan 5×7, tripleks, semen, hingga material pendukung seperti paku. Total nilai bantuan yang dialokasikan mencapai Rp14.900.000,” jelas Wandu kepada awak media.

Lanjutnya bahwa kehadiran pemerintah daerah bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan juga dukungan moral dan bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Ini adalah wujud keprihatinan dan empati pemerintah daerah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pergumulan keluarga Tilaar-Petahiang, sehingga mereka memiliki motivasi untuk bangkit dan segera membangun kembali tempat tinggal yang layak,” pungkasnya.(RB)




Sekretariat DPRD Sulut Serahkan Bantuan Kemanusiaan Melalui Posko Terpadu Penanganan Bencana Korban Banjir Bandang di Pulau Siau

Sulut,GN-  Jajaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis (8/1/2026), menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Pulau Siau yang terdampak bencana banjir bandang.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Posko Terpadu Penanganan Bencana yang berlokasi di Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Sub Bagian Administrasi Kesekretariatan DPRD Sulut, Menli Menajang, SE, mewakili Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sulut, William Niklas Silangen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Faldy Tumarah, menerima bantuan kemanusiaan dari sekretariat DPRD Sulut. Bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah terdampak.

Menli Menajang menyampaikan, bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian dan solidaritas seluruh pimpinan serta staf di lingkungan Sekretariat DPRD Sulut terhadap musibah yang menimpa masyarakat Siau.

“Ini adalah wujud empati dan kepedulian keluarga besar Sekretariat DPRD Sulut kepada saudara-saudara kita di Siau yang sedang mengalami masa sulit akibat banjir bandang. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” kata Menli.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok yang bersifat mendesak, antara lain beras dan mie instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh para korban, khususnya yang berada di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak terparah.

Sementara, BPBD Sulut mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian berbagai pihak, termasuk Sekretariat DPRD Sulut, yang turut berkontribusi dalam penanganan logistik pascabencana.

Bantuan yang masuk akan dikoordinasikan secara terpadu agar penyalurannya tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan. (sisco)




Ketua Koperasi TKBM Hartati Kambey, Apresiasi Support dan Bantuan Seragam dari PT Pelindo Regional 4 Manado

Manado,GN – Bentuk kepedulian PT Pelindo Regional 4 Manado kepada para buruh bagasi, Jumat (12/12/2025) menyerahkan bantuan berupa seragam warna biru muda sebanyak 400 buah.

General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie Menyerahkan Secara Simbolik Bantuan Berupa Seragam Untuk Buruh Bagasi (Foto: Gemparnews)

Penyerahan bantuan secara sembolik ini diserahkan langsung oleh General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie kepada Ketua Koperasi TKBM Hartati Kambey, dan perwakilan buruh bagasi pelabuhan Manado di depan ruangan lounge terminal penumpang.

Usai penyerahan bantuan seragam, Hartati Kambey selaku Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Manado memberikan apresiasi dan terimakasih kepada General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado.

Hartati merasa bersyukur atas bantuan dan kepedulian dari Pelindo Regional 4 Manado terhadap para pencari nafkah di pelabuhan Manado.

“Kami merasa bersyukur atas bantuan dari PT Pelindo Regional 4 Manado, berupa seragam sebanyak 400 buah untuk 200 tenaga buruh TKBM di pelabuhan Manado. Kepada General Manager ibu Nurlayla Arbie atas kepedulian dan kemurahannya” kata Hartati.

“Dengan begitu saya berharap, anggota koperasi buruh bagasi makin keren, makin dikenal dan harus makin ramah lagi melayani jasa untuk para penumpang,” sambung Hartati.

Hartati memberikan apresiasi kepada General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado telah menata pelabuhan Manado dengan begitu indah.

“Dibawah kepemimpinan General Manager Ibu Nurlayla semua ditata dengan baik dan semua orang melihat kerja nyata. Semua diperbaiki dan dibuat semakin keren dan cantik wajah pelabuhan Manado,” tandasnya. (sisco)

 




GM Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie Serahkan Bantuan Seragam TKBM

Manado,GN – Sebagai bentuk perhatian kepada Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelabuhan Manado menjelang Natal dan Tahun Baru, PT Pelindo Regional 4 Manado menyerahkan bantuan seragam sebanyak 400 buah.

Sebanyak 200 orang TKBM yang akan menerima seragam tersebut. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado Nurlayla Arbie, di ruangan terminal penumpang pelabuhan Manado Jumat, (12/12/2025) tadi sore.

Selain itu, General Manager Nurlayla Arbie juga menyerahkan troli untuk penggunaan atau mengangkut barang secara gratis di area pelabuhan Manado.

Pantauan media Gemparnews.com  seragam yang diserahkan kepada para buruh bagasi (Porter red) telah diberikan nomor dan kartu. ” Ini tentunya untuk mempermudah para penumpang mengenali buruh bagasi untuk menggunakan jasa Porter,” kata Nurlayla Arbie.

Selain itu, Nurlayla Arbie menjelaskan saat ini Pelindo Regional 4 Manado mendapat arahan untuk meningkatkan standar layanan terminal penumpang. Salah satunya kata Nurlayla Arbie, penyeragaman para buruh bagasi atau Porter, sehingga secara penampilan jauh lebih rapih, juga lebih seragam dan lebih  jelas penomorannya.

“Harapan kami bagi para penumpang merasa lebih nyaman dan aman pada saat menggunakan jasa teman -teman Porter yang ada di pelabuhan Manado,” jelas Nurlayla Arbie.

Dia menambahkan untuk pemberlakuan pemakaian seragam Porter dipastikan pada Senin pekan depan. ” Pastinya Senin depan para Porter akan wajibkan memakai seragam yang sudah kami bagikan. Sekali lagi ini untuk mempermudah para penumpang, lebih nyaman dan aman saat menggunakan jasa Porter,” tandasnya.

Turut hadir Ketua Koperasi TKBM pelabuhan Manado Hartati Kambey dalam penyerahan seragam bagi para buruh bagasi atau Porter. (sisco)




Badan Bantuan Hukum & Advokasi Sanopati 08 Resmi Berdiri di Tingkat Pusat 

Jakarta,GN- Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pelayanan masyarakat dan penegakan keadilan, Sanopati 08 secara resmi mendirikan Badan Bantuan Hukum & Advokasi Sanopati 08, yang beralamat di Cilangkap, Kecamatan Cipayung – Jakarta Timur.


Lembaga ini dipimpin oleh Advokat/Pengacara dan Konsultan Hukum Mangapul Sitanggang, S.H., M.H., C.T.A., C.P.M., yang juga Managing Partner dari Kantor Hukum Mangapul Sitanggang & Rekan. Di bawah kepemimpinannya, Badan Bantuan Hukum & Advokasi Sanopati 08 hadir sebagai wadah pelayanan hukum yang profesional dan terbuka bagi seluruh masyarakat.

Bantuan hukum yang diberikan terbuka untuk umum, mencakup seluruh masyarakat Indonesia serta personel Sanopati 08 di seluruh Nusantara. Layanan ini merupakan bagian dari program Sanopati 08, yang diketuai oleh Ibu Nurmala Sitanggang, S.E., M.Si.

Tujuan utama pendirian Badan Bantuan Hukum & Advokasi Sanopati 08 adalah:
• Memberikan perlindungan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat;
• Menumbuhkan kepedulian sosial dan kemanusiaan;
• Berkontribusi dalam pembangunan nasional untuk kesejahteraan rakyat.

Dengan hadirnya lembaga ini, Sanopati 08 berkomitmen menjadi organisasi yang berintegritas dan berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat secara luas dan secara khusus generasi muda yang nasionalis, patriotis, dan berkualitas, demi membangun Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (*/Red)




Hadirnya Kapal Klinik Ambulans Laut di Sangihe, Bukti Nyata Negara Hadir Di Perbatasan

SANGIHE,GN – Sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah pusat dan memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan dan perbatasan, maka melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melaksanakan penyerahan kapal klinik ambulans laut kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud, Kamis (23/10/2025), bertempat di Pelabuhan Marina Bay Manado.

Penyerahan ini dilakukan secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui program Rumah Sehat BAZNAS. Ia menegaskan bahwa kehadiran kapal layanan kesehatan bergerak ini merupakan momentum bersejarah dan bermakna bagi masyarakat Sangihe.

“Atas berkat dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, hari ini kita dapat mengikuti penyerahan kapal layanan kesehatan bergerak Rumah Sehat BAZNAS. Ini sebuah momentum yang bermakna dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi kami di wilayah kepulauan dan perbatasan,” ujar Thungari.

Bupati menjelaskan, Kabupaten Kepulauan Sangihe terdiri dari 144 pulau, dengan 25 di antaranya berpenghuni, dan tersebar cukup jauh antara satu dengan lainnya. Kondisi geografis tersebut menjadi tantangan besar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang cepat dan merata.

Sebagai contoh, Thungari menyebut wilayah Kecamatan Marore yang berjarak sekitar 70 mil laut dari Tahuna, ibu kota kabupaten. Dengan kapal perintis, perjalanan bisa memakan waktu hingga 18 jam dan hanya beroperasi satu kali dalam seminggu. Namun kini, dengan adanya kapal ambulans laut berkecepatan maksimal 27 knot per jam, jarak tersebut dapat ditempuh hanya dalam tiga jam.

“Kami percaya layanan seperti ini akan menurunkan angka kematian ibu hamil dan bayi, serta memperkuat layanan kegawatdaruratan di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Bupati.

Selain itu, kapal ini juga akan dimanfaatkan untuk layanan vaksinasi dan pemeriksaan dokter spesialis bagi masyarakat di kecamatan-kecamatan kepulauan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mendagri Tito Karnavian, Ketua BAZNAS, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, serta seluruh pihak yang telah mengupayakan kehadiran fasilitas kesehatan tersebut.

“Kapal ambulans laut ini adalah bukti nyata hadirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia bagi kami di wilayah perbatasan, sekaligus menjadi semangat baru bagi masyarakat kepulauan dalam menatap tahun 2026,” tutur Thungari.

Sebagai tambahan, Thungari melaporkan bahwa selain kapal senilai Rp 4 miliar, Kabupaten Sangihe juga akan menerima tambahan dana operasional sebesar Rp 1 miliar untuk mendukung keberlanjutan layanan kesehatan bergerak tersebut.

“Anggaran ini jika dikelola dengan baik bisa mendukung operasional hingga dua tahun. Semoga di tahun berikutnya dapat kembali dikucurkan,” ujarnya optimistis.

Diketahui, hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, serta jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara dan Forkopimda Kabupaten/Kota.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan kapal layanan kesehatan ini sebaik mungkin demi kesejahteraan dan keselamatan masyarakat kepulauan.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kepulauan Sangihe,” tutup Thungari.(RB)




Koramil 1302-16/Tumpaan Laksanakan Gerakan Pangan Murah Bantu Masyarakat

MINSEL GN – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, maka Kodim 1302/Minahasa menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di wilayah teritorialnya.

Kegiatan pembagian pangan murah yang dilaksanakan melalui Koramil 1302-16/Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan berlangsung pada Kamis, 16/10/25 di mulai pukul 09.00 Wita sampai selesai dan dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf. Ferdinan Tedampa di Markas Koramil 1302-16/Tumpaan.

Dalam giat pembagian pangan murah ini ada sebanyak 400 karung beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) atau setara dengan 2 ton beras disalurkan langsung kepada masyarakat yang begitu antusias menunggu berantry sejak pagi di lokasi kegiatan.
Harga yang dipatok untuk masyarakat per karung berisi 5 kilogram dengan harga jual Rp. 58.000 dengan syarat membawa tanda identitas kependudukan.

Danramil 1302-16/Tumpaan Kapten Inf. Ferdinan Tedampa menyampaikan harapannya kepada media ini bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui Kodim 1302 untuk membantu pemerintah dalam hal menstabilkan harga pangan dan memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok berkualitas dengan harga yang begitu terjangkau.

“Harapan kami dengan kegiatan dari TNI AD lewat Kodim 1302/Minahasa yang membackup program pemerintah, adalah agar masyarakat bisa diringankan bebannya dan terbantukan dengan harga beras yang murah ini, serta berupaya agar stabilitas harga pasar bisa terjaga untuk masyarakat bisa menikmati kesejahteraan dalam hal kebutuhan bahan pokok beras,” Ungkap Danramil Ferdinan.

Kegiatan ini juga dilakukan disamping menunjang program pemerintah dalam membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat, hal ini berkaitan juga dengan perayaan HUT TNI yang ke-80 tahun.

Kegiatan Pembagian bahan pangan murah kepada masyarakat ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, terpantau oleh media ini seluruh anggota Koramil 1302-16/Tumpaan begitu sangat antusias membantu melayani masyarakat bahkan ada yang di bantu oleh petugas diantarkan sampai kerumah warga. (Jp)




Cindy Wurangian Pertanyakan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, Krisen : Delapan Perkara Sudah di Tangani

Sulut,GN – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur tahun anggaran 2024 Cindy Wurangian menanyakan terkait bantuan hukum kepada masyarakat yang merupakan salah satu program di Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.

Rapat pansus Pembahasan LKPJ Gubernur Tahun 2024 (foto : Gemparnews)

“Saya menanyakan terkait bantuan hukum kepada masyarakat, sudah berapa banyak kasus yang ditangani, mohon penjelasan,” kata Wurangian yang juga ketua fraksi Golkar DPRD Sulut, Kamis (10/4/2025) diruangan rapat paripurna.

menanggapi pertanyaan tersebut Plt Kepala Biro Hukum Pemprov Sulut Dr Flora Krisen menjelaskan pada tahun 2024 sudah ada enam Lembaga Bantuan Hukum yang terakreditasi yang sudah bekerjasama dengan Pemprov Sulut.

“Tahun ini sudah ada sembilan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota,” ucapnya.

Lebih lanjut Krisen mengatakan sudah ada delapan perkara yang ditangani Lembaga Bantuan Hukum yang bekerjasama dengan Biro Hukum.

“Memang ada beberapa yang mengajukan tetapi sesuai dengan perda no 9 tahun 2021 ada selektif dan sangat ketat, dimana menyatakan bahwa masyarakat tersebut memang sangat miskin,”terangnya.

Krisen mengatakan program bantuan hukum tersebut di tahun anggaran 2025 ini masih berlangsung dan disesuaikan dengan anggaran yang ada. (sisco)




PGE Dukung Pengembangan Pertanian Berkelanjutan melalui Penyemprotan Pupuk Booster Katrili pada Tanaman Padi Petani Lokal di Tomohon

Tomohon,GN – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong di awal 2025 ini memasuki tonggak baru dalam upaya pengembangan bisnis di luar sektor kelistrikan (beyond electricity) melalui pemanfaatan produk sampingan panas
bumi yaitu Pupuk Booster Katrili oleh para petani setempat.

Dalam kegiatan Management
Walktrough, dewan komisaris dan direksi PGE bersama para petani melakukan penyemprotan perdana pupuk yang dibuat dari endapan panas bumi terhadap tanaman padi di kawasan Lao-Lao Geothermal Park, Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon
Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Senin (6/1/2025).

Penyemprotan dilakukan oleh Sarman Simanjorang sebagai Komisaris Utama, Abdul Musawir Yahya sebagai Komisaris Independen, Ahmad Yani sebagai Direktur Operasi PT PGE Tbk, dan jajaran direksi PT PGE Tbk yang didampingi oleh General Manager PGE Area Lahendong Novi Purwono serta perwakilan kelompok petani di wilayah Kelurahan Tondangow.

Sebagai salah satu implementasi konsep “The Home of Geothermal Beyond
Energy,” Pupuk Booster Katrili memanfaatkan silika yang dihasilkan dari proses panas bumi. Silika tidak hanya menyuburkan tanah, tetapi juga meningkatkan daya tahan tanaman
terhadap serangan hama. Dengan demikian, inovasi ini menjadi solusi untuk menciptakan nilai tambah di sektor pertanian sekaligus memperkuat keberlanjutan produksi energi.

“Inisiatif ini menegaskan komitmen PGE dalam menciptakan dampak positif berkelanjutan melalui kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat. Kami optimistis langkah ini dapat
memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional dan pengembangan pertanian lokal,” ujar Novi Purwono.

Pupuk Booster Katrili merupakan hasil inovasi bersama PGE Area Lahendong dan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM). Endapan silika dari fluida panas bumi diolah menggunakan teknologi nano bersama kitosan, menghasilkan pupuk cair yang ramah
lingkungan dan ekonomis.

Kolaborasi ini bertujuan membantu petani sekitar wilayah operasional PGE, memberikan solusi atas tantangan kelangkaan pupuk di Sulawesi Utara.

Selain berinovasi melalui pengembangan pupuk, PGE Area Lahendong juga membuka peluang kerja sama baru dari produk sampingan panas bumi. Salah satunya melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Gunung Hijau Masarang untuk pengolahan gula aren menggunakan fluida panas bumi.

Direktur Utama PGE Julfi Hadi menambahkan bahwa manfaat energi panas bumi tidak hanya terbatas pada penyediaan listrik sebagai energi bersih yang berkelanjutan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai sektor lainnya, termasuk
pertanian.

“Pemanfaatan Pupuk Booster Katrili merupakan bukti konkret bahwa energi panas bumi dapat berkontribusi tidak hanya pada upaya swasembada energi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional. Ini adalah langkah inovatif yang sejalan dengan komitmen
kami untuk menciptakan nilai tambah dari energi panas bumi demi mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan dan inklusif di Indonesia,” pungkas Julfi Hadi.

Sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia, PGE terus berkomitmen mengembangkan energi panas bumi secara berkelanjutan. Dengan mendorong manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan, PGE berupaya menjadi World Geothermal Centre of Excellence yang berkontribusi pada transisi energi global sekaligus mendukung target swasembada energi dan ketahanan pangan di Indonesia. (*/sisco)