Sekretariat DPRD Sulut Serahkan Bantuan Kemanusiaan Melalui Posko Terpadu Penanganan Bencana Korban Banjir Bandang di Pulau Siau

Sulut,GN-  Jajaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kamis (8/1/2026), menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Pulau Siau yang terdampak bencana banjir bandang.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Posko Terpadu Penanganan Bencana yang berlokasi di Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Sub Bagian Administrasi Kesekretariatan DPRD Sulut, Menli Menajang, SE, mewakili Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sulut, William Niklas Silangen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Faldy Tumarah, menerima bantuan kemanusiaan dari sekretariat DPRD Sulut. Bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah terdampak.

Menli Menajang menyampaikan, bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian dan solidaritas seluruh pimpinan serta staf di lingkungan Sekretariat DPRD Sulut terhadap musibah yang menimpa masyarakat Siau.

“Ini adalah wujud empati dan kepedulian keluarga besar Sekretariat DPRD Sulut kepada saudara-saudara kita di Siau yang sedang mengalami masa sulit akibat banjir bandang. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” kata Menli.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok yang bersifat mendesak, antara lain beras dan mie instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh para korban, khususnya yang berada di lokasi pengungsian dan wilayah terdampak terparah.

Sementara, BPBD Sulut mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian berbagai pihak, termasuk Sekretariat DPRD Sulut, yang turut berkontribusi dalam penanganan logistik pascabencana.

Bantuan yang masuk akan dikoordinasikan secara terpadu agar penyalurannya tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan. (sisco)




Kunjungi Pasien Korban Banjir Bandang di IGD, Dirut Prof Starry Rampengan Instruksikan Nakes Berikan Perhatian Khusus dan Pelayanan Humanis

Manado,GN — Bentuk perhatian dan kepedulian dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit pemerintah semakin nyata dalam misi kemanusiaan atas musibah yang telah terjadi.

Rasa empati itu, dilakukan Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, mengunjungi langsung empat pasien korban bencana banjir yang dirujuk dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (06/01/2026).‎

‎ke empat pasien rujukan musibah banjir bandang di pulau Siau langsung mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Kandou Manado. Direktur Utama memastikan para pasien mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dan cepat.

Dirut prof Starry menegaskan pelayanan maksimal dan prioritas untuk seluruh korban bencana tanpa hambatan, meskipun dokumen administrasi para pasien hilang terbawa banjir bandang.

‎“Fokus utama kami adalah keselamatan dan pemulihan kesehatan pasien, yang terpenting saat ini mereka mendapatkan penanganan medis terbaik,” kata Dirut.

Dirut pun memberikan instruksi kepada jajaran Tenaga kesehatan (Nakes) di IGD agar memberikan perhatian khusus serta pelayanan humanis kepada para korban bencana. Ini sebagai bentuk kehadiran negara melalui rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara.

‎Komitmen memberikan layanan kesehatan yang responsif dan berkeadilan, di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana sejalan dengan tugas dan fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan dan pelayanan kegawatdaruratan regional untuk Kandou yang lebih baik. (sisco/*)




Gubernur Sulut Tinjau Sejumlah Titik Lokasi Banjir di Kota Manado

Sulut,GN– Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda Kota Manado, Jumat 21 Maret 2025. Titik pertama yang dikunjungi Gubernur adalah Kecamatan Singkil dan Tuminting, di mana beliau melihat langsung kondisi warga serta bangunan yang terendam banjir.

Dalam keterangannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan bahwa warga yang rumahnya tidak bertingkat akan diungsikan guna memastikan keselamatan mereka.

“Kurang lebih 5.000 kepala keluarga telah kami ungsikan, dan kami sudah menyiapkan logistik berupa makanan siap saji,” ujar Gubernur yang didampingi oleh Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langie, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan dari arah Tondano, yang kemudian mengalir melalui daerah aliran sungai hingga menyebabkan luapan air.

“Namun, saat ini kami mendapat informasi bahwa hujan di Tondano telah berhenti, dan air laut sudah pasang. Dari pantauan kami, kondisi banjir perlahan mulai surut,” tambahnya.

Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Manado sejak pagi hingga malam hari, mengakibatkan banjir di berbagai wilayah. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana ini. (*/sisco)




Yasti Soepredjo Mokoagow Bantu Korban Banjir Di Manado

Manado,GN- Sejumlah titik di Kota Manado akhir pekan lalu dilanda banjir dan tanah longsor hingga menimbulkan korban jiwa.

Banjir yang terjadi ikut menimbulkan keprihatinan sejumlah pihak. Salah satunya Yasti Soepredjo Mokoagow.
Dengan menggadeng pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), YSM singkatan Yasti Soepredjo Mokoagow turun ke sejumlah titik di Kota Manado yang terdampak bajir untuk menyerahkan bantuan kepada warga.

Di sana, mantan Bupati Bolmong periode 2017-2022 itu memberikan 800 paket bantuan kepada korban yang terdampak bencana banjir dan masyarakat sekitar.

Lokasi yang disasar pertama yakni Masjid Awwal Fathul Mubiin Kampung Islam Tuminting dan 110 paket bantuan diserahkan oleh YSM khusus kepada ibu- ibu BKMT yang rumahnya terdampak langsung bencana banjir.

Bantuan lain sejumlah 690 paket diserahkan di 4 (empat) titik yang ada di Kelurahan sekitar kawasan yang dilanda banjir

Tidak hanya memberikan bantuan, tapi kedatangan di lokasi banjir, YSM turut memberikan dukungan mental kepada warga agar selalu sabar atas musibah yang terjadi dan mendoakan semoga bencana banjir ini akan memberikan hikmah dan agar kita lebih waspada serta menjaga lingkungan alam agar tidak terjadi lagi pada waktu yang akan datang.

Selain menyerahkan bantuan dengan harapan dapat meringankan beban mereka. “Kedatangan kami beserta rombongan untuk mendoakan saudara-saudara yang sedang diuji kesabarannya oleh Allah SWT melalui banjir ini, dan semoga selalu dalam perlindungan dan pemeliharaanNYA.

Sedikit bantuan dari kami semoga dapat bermanfaat,” kata YSM.
Bentuk bantuan yang diberikan oleh YSM berupa bahan makanan pokok, sarung, mukennah dan sedekah kepada korban.

Saat ini keadaan sudah mulai berangsur pulih meskipun warga masih waspada. Warga sudah mulai membersihkan dan membenahi rumah mereka dengan bantuan para tim relawan.

Begitu juga Pemkot Kota Manado, dan Pemerintah Provinsi juga selalu siap siaga sejak terjadi banjir selalu memantau perkembangan di lapangan dan melaporkan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey. (*/sisco)




Pasca Bencana Banjir Dan Tanah Longsor, Ormas BARMAS Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Manado,GN– Musibah banjir dan tanah longsor yang menimpa warga kota Manado pekan lalu menyisahkan kepedihan juga kerugian materi. Musibah ini, mengundang prihatin sejumlah kalangan masyarakat yang ada di daerah Sulawesi Utara bahkan dari luar daerah. Bantuan pun datang dari berbagai kalangan yang turut merasakan kepedihan dan kepedulian sepenanggungan sesama warga.

Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (BARMAS) yang merupakan salah satu organisasi masyarakat adat turut ambil bagian membantu dan meringankan beban warga masyarakat Kota Manado yang terdampak bemcana banjir dan tanah longsor.

Di bawah komando Tonaas Wangko Dicky Maengkom Ormas BARMAS turun langsung bergerak menyalurkan bahan Natura kepada warga masyarakat di Kelurahan Tingkulu, Kampung Baru (Teling Atas), dan Mahkeret Timur. Meskipun kondisi Tonaas Wangko Decky Maengkom mengalami gangguan kesehatan namun tidak memyurutkan niatnya untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kota Manado yang mengalami musibah banjir dan tanah longsor.

Bantuan bahan natura itupun diserahkan Ormas BARMAS di sejumlah Posko yang didirikan warga.

Ketua Harian DPP BARMAS, Sevry Nelwan mengatakan bahwa bantuan bahan natura inipun didonasi jajaran pengurus BARMAS yang tersebar di Sulut dan luar Sulut.

“Apa yang kami berikan ini merupakan jerih payah kami sendiri (BARMAS). Ini bentuk kepedulian BARMAS bagi masyarakat yang menjadi korban bencana,” kata Sevry Nelwan saat menyerahkan bantuan bahan natura di lokasi bencana Tingkulu didampingi Defly Brando Lengkey (Tonaas BARMAS Sulut) dan Michael Salim (Tonaas BARMAS Kota Manado) serta jajaran pengurus BARMAS, Selasa (26/1/2021).

Sementara itu, Lurah Tingkulu Selvie Tea, SE yang menerima langsung bantuan bahan natura dari BARMAS, menyambut baik bantuan dan kepedulian DPP BARMAS.

“Kami menyampaikan terimakasih atas kepedulian BARMAS terhadap warga korban banjir dan tanah longsor di Kelurahan Tingkulu. Tentunya, masyarakat Kelurahan Tingkulu menyampaikan terimakasih pada bapak/ibu,” kata Lurah Selvie Tea.

Ucapan terimakasih juga disampaikan warga Kampung Baru (Teling Atas), dan Mahkeret Timur yang mengalami musibah bencana.

Aksi kemanusiaan BARMAS juga akan berlanjut pada sejumlah titik dan lokasi bencana lain di Kota Manado.(*/sisco)